SEMUA UNTUK KEBAIKAN KITA


RENUNGAN
Roma 8 : 28 – Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

SEMUA UNTUK KEBAIKAN KITA
Sejak manusia pertama (Adam dan Hawa) jatuh ke dalam dosa, gambar dan rupa Allah di dalam diri manusia itu menjadi rusak. Akibatnya, manusia sebagai ciptaan terpisah dari Allah penciptanya. Baca lebih lanjut →

BERIBADAH DENGAN BENAR


RENUNGAN
Yosua 24 : 14 – Oleh sebab itu, takutlah akan Tuhan dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir dan beribadahlah kepada Tuhan.

BERIBADAH DENGAN BENAR
Bangsa Batak sebelum mengenal Kristus, mereka sudah memiliki agama, yaitu kepercayaan kepada dewa. Orang Batak sangat rajin menyembah Debata Mulajadi na Bolon dan memiliki banyak ritus untuk hal-hal tertentu, seperti mau menanam padi, penyucian kampung, perang, mandudu, mandungdang dan sebagainya. Baca lebih lanjut →

MELIHAT DARI HATI ATAU DARI MATA


RENUNGAN
Kisah Rasul 11 : 23 – Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan.

MELIHAT DARI HATI ATAU DARI MATA
Barnabas adalah anggota jemaat Antiokhia yang berasal dari Siprus. Dia adalah orang yang ikut serta dalam mengkristenkan orang-orang Yunani pada saat itu. Dia seorang missioner yang berhati mulia. Baca lebih lanjut →

BERANI KARENA IMAN


RENUNGAN
1 Samuel 14 : 6 – Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: “Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang”.

BERANI KARENA IMAN
Kata ‘berani’ menjadi sesuatu yang mahal. Kebanyak orang cenderung menjadi safety player maksudnya orang yang bermain aman, tidak mau ambil resiko dalam melakukan suatu kegiatan yang baik dan benar. Baca lebih lanjut →

Tuhan mendengar dan menyelamatkan orang tertindas


Minggu X Setelah Trinitatis, 09 AGUSTUS 2015

Mazmur 34:1-8

Sejak Samuel mengurapi Daud, maka dia dapat mengalahkan Goliat (1 Sam. 17:40-58). Saul mengangkat Daud menjadi kepala prajurit dan setiap dia memimpin peperangan Daud selalu menang. Bahkan, para perempuan Israel menyanyikan: “Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa”(1 Sam. 18:7). Syair ini membuat Saul menjadi iri dan benci kepada Daud. Baca lebih lanjut →

SEGERALAH KEMBALI KEPADA-NYA!


Renungan
Yeremia 2 : 27 – Yang berkata kepada sepotong kayu: Engkaulah bapaku! Dan berkata kepada batu: Engkaulah yang melahirkan aku! Sungguh, mereka membelakangi Aku dan tidak menghadapkan mukanya kepada-Ku, tetapi pada waktu mereka ditimpa malapetaka mereka berkata: Bangkitlah menyelamatkan kami!

SEGERALAH KEMBALI KEPADA-NYA!

Bila kita meneliti ke belakang, sejarah perjalanan hidup bangsa Israel, umat ini seringkali melawan dan memberontak kepada Tuhan Allah. Baca lebih lanjut →

CEPAT- LAMBAT-LAMBAT


RENUNGAN
Yakobus 1 : 19 – Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;

CEPAT- LAMBAT-LAMBAT
Saudara, dalam belajar kita membutuhkan kiat (cara) agar cepat menangkap dan mengerti. Begitu pula dalam hal bekerja pada bidang-bidang lainnya. Demikian juga belajar firman Tuhan. Baca lebih lanjut →