Arsip Kategori: Ibadah Minggu

Pertobatan menuju Keselamatan


Minggu XX Setelah Trinitatis, 18 Oktober 2015

Yeremia 8:4-7
Yeremia memberitakan pertobatan kepada bangsa Israel. Kata Ibrani yang dipakai menyebut “Bertobat!” adalah Syuv artinya berbalik kembali atau berbalik dari dosa pada Allah. Sedangkan bahasa Yunani memakai kata metanoia yang artinya memperbaiki kesalahan dengan perubahan pola pikir, ada penyesalan dan sikap kerendahan untuk untuk berbalik. Pertobatan sangat penting karena itu merupakan syarat mutlak untuk memperoleh keselamatan. Yeremia mendapat penglihatan dari Tuhan tentang kehancuran bangsa Israel akibat dosa-dosa yang telah mereka lakukan. Di tengah pemberitaannya, dia menghadapi para nabi palsu yang menubuatkan damai sejahtera. Kedegilan bangsa itu yang tidak jujur, terus melakukan kejahatan, dan praktik keagamaan yang keliru. Mengapa bangsa Israel tidak mau berpaling dan bangkit? Sedangkan orang yang jatuh bangkit dan burung pun tahu kembali ke tempatnya, sedangkan Israel tidak. Baca lebih lanjut

BEKERJASAMA MENGGUNAKAN KARUNIA BERBEDA


Minggu XVII Setelah Trinitatis, 27 September 2015
Markus 9:38-50

Saudara yang dikasihi Tuhan, dalam bacaan injil, kita menyaksikan murid Yesus bertindak mencegah, melarang dan menghentikan praktik-praktik pengusiran setan dalam nama Kristus, yang dilakukan oleh mereka-mereka yang sesungguhnya bukan pengikut Kristus. Ini adalah sebuah tindakan wajar para murid Yesus. Ada beberapa masalah yang dimunculkan dalam teks, antara lain, tentang Superioritas Pribadi: “Siapa yang terbesar di antara para murid-murid”. Baca lebih lanjut

Kekuatan Lidah


Minggu XV Setelah Trinitatis, 13 September 2015

Yakobus 3:1-12
Lidah adalah anggota tubuh yang tersembunyi dan tidak dapat dilihat oleh orang lain dan lidahlah yang mengecap rasa makanan yang masuk ke dalam mulut. Ada empat rasa yang mampu dikecap oleh lidah, yaitu: manis, pahit, asam dan asin ditambah rasa pembakaran yaitu pedas. Namun sama seperti pengecap rasa, demikian juga kemampuannya untuk mengeluarkan kata-kata. Setiap kata yang dikeluarkan mengandung makna tersendiri. Baca lebih lanjut

Tuhan Sanggup Mengubahkan Deritamu!


Minggu XIV Setelah Trinitatis, 06 September 2015
Yes. 35:4-7a
Dia meninggalkan kelasnya karena dia selalu memiliki nilai yang jelek. Dia tidak memiliki ayah dan ibu yang bisa diharapkan kelak bangga jika nanti dia menjadi seorang dokter. Dia harus bekerja untuk membiayai uang kuliahnya sehingga terganggu konsentrasi untuk kuliah. Dan masih banyak lagi yang mencoba untuk menghentikan langkahnya mewujudkan mimpinya menjadi seorang dokter. Sebuah mimpi untuk menolong orang lain di tengah dia sangat butuh pertolongan. Tapi perkataan dosennya itu mengubahkan dirinya dengan berkata: “Aku sendiri yang bangga melihatmu kelak menjadi seorang dokter. Baca lebih lanjut

Suam-suam Kuku bukanlah Pilihan Orang Kristen!


Minggu XIII Setelah Trinitatis, 30 AGUSTUS 2015
(Wahyu 3:14-22)
Kota Laodikia adalah kota kaya. Pada tahun 60 M kota ini hancur karena gempa bumi, tetapi dibangun kembali tanpa pertolongan pihak luar, karena kayanya kota ini. Kota Laodikia menghasilkan wol. Tanahnya yang subur menyebabkan banyak rumput untuk domba, dan ini menghasilkan wol, khususnya wol hitam. Di kota ini ada pabrik pakaian yang memproduksi pakaian dari wol hitam ini. Baca lebih lanjut

Tuhan mendengar dan menyelamatkan orang tertindas


Minggu X Setelah Trinitatis, 09 AGUSTUS 2015

Mazmur 34:1-8

Sejak Samuel mengurapi Daud, maka dia dapat mengalahkan Goliat (1 Sam. 17:40-58). Saul mengangkat Daud menjadi kepala prajurit dan setiap dia memimpin peperangan Daud selalu menang. Bahkan, para perempuan Israel menyanyikan: “Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa”(1 Sam. 18:7). Syair ini membuat Saul menjadi iri dan benci kepada Daud. Baca lebih lanjut

Pilih mana: Percaya Yesus atau tidak?


Minggu V Setelah Trinitatis, 05 Juli 2015

Markus 6:1-13

Yesus selama di dunia ini banyak melakukan pengajaran kepada para murid dan orang banyak, mengusir roh jahat dan menyembuhkan orang sakit. Setelah peristiwa mujizat di rumah Yairus yaitu bangkitnya puterinya dari kematian dan perempuan yang sembuh dari sakit pendarahannya, Yesus berangkat ke kampung halaman-Nya yaitu Nazaret. Baca lebih lanjut