Minggu XX Setelah Trinitatis, 18 Oktober 2015
Yeremia 8:4-7
Yeremia memberitakan pertobatan kepada bangsa Israel. Kata Ibrani yang dipakai menyebut “Bertobat!” adalah Syuv artinya berbalik kembali atau berbalik dari dosa pada Allah. Sedangkan bahasa Yunani memakai kata metanoia yang artinya memperbaiki kesalahan dengan perubahan pola pikir, ada penyesalan dan sikap kerendahan untuk untuk berbalik. Pertobatan sangat penting karena itu merupakan syarat mutlak untuk memperoleh keselamatan. Yeremia mendapat penglihatan dari Tuhan tentang kehancuran bangsa Israel akibat dosa-dosa yang telah mereka lakukan. Di tengah pemberitaannya, dia menghadapi para nabi palsu yang menubuatkan damai sejahtera. Kedegilan bangsa itu yang tidak jujur, terus melakukan kejahatan, dan praktik keagamaan yang keliru. Mengapa bangsa Israel tidak mau berpaling dan bangkit? Sedangkan orang yang jatuh bangkit dan burung pun tahu kembali ke tempatnya, sedangkan Israel tidak. Baca lebih lanjut
