Arsip Tag: Ibadah Harian

BIARLAH SEGALA YANG BERNAPAS MUMUJI TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-440 : 2, Sai puji ma Tuhanta
Na sahat ma endenta tu joloNa.
Na metmet ma nang angka na umbalga dipuji ma goarNa, da!

PEMBACAAN FIRMAN
2 Pet. 3 : 14-18 (Pagi)
Rut 2 : 1-23 (Malam)

RENUNGAN
Maz. 148 : 7, 12 – Pujilah TUHAN di bumi, hai ular-ular naga dan segenap samudera raya; hai teruna dan anak-anak dara, orang tua dan orang muda!

BIARLAH SEGALA YANG BERNAPAS MUMUJI TUHAN

Sedikitnya ada tiga cara memuji Allah menurut Daud, yang pertama; HALAL, memuji Allah dengan bersukacita, suara sorak sorai. Kedua ZAMAR, memuji Tuhan dengan gerak-gerik tubuh, seperti bertepuk tangan, menari, melompat dan lain-lain. Ketiga; ZAMAR, memuji Allah dengan alat-alat musik, seperti sordam, tulila, terompet, seruling, gitar dan lain-lain. Sedikitnya ada 5 alasan mengapa kita memuji Allah, karena Allah telah mengampuni segala dosa-dosa kita, menyembuhkan segala penyakit kita, menebus hidup kita dari lobang kubur, memahkotai kita dengan kasih setia dan rahmat, dan memuaskan hasrat kita dengan kebaikan, agar hidup kita selalu baru seperti burung rajawali. Baca lebih lanjut

BERIBADAH DENGAN BENAR


RENUNGAN
Yosua 24 : 14 – Oleh sebab itu, takutlah akan Tuhan dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir dan beribadahlah kepada Tuhan.

BERIBADAH DENGAN BENAR
Bangsa Batak sebelum mengenal Kristus, mereka sudah memiliki agama, yaitu kepercayaan kepada dewa. Orang Batak sangat rajin menyembah Debata Mulajadi na Bolon dan memiliki banyak ritus untuk hal-hal tertentu, seperti mau menanam padi, penyucian kampung, perang, mandudu, mandungdang dan sebagainya. Baca lebih lanjut

MELIHAT DARI HATI ATAU DARI MATA


RENUNGAN
Kisah Rasul 11 : 23 – Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan.

MELIHAT DARI HATI ATAU DARI MATA
Barnabas adalah anggota jemaat Antiokhia yang berasal dari Siprus. Dia adalah orang yang ikut serta dalam mengkristenkan orang-orang Yunani pada saat itu. Dia seorang missioner yang berhati mulia. Baca lebih lanjut

BERANI KARENA IMAN


RENUNGAN
1 Samuel 14 : 6 – Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: “Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang”.

BERANI KARENA IMAN
Kata ‘berani’ menjadi sesuatu yang mahal. Kebanyak orang cenderung menjadi safety player maksudnya orang yang bermain aman, tidak mau ambil resiko dalam melakukan suatu kegiatan yang baik dan benar. Baca lebih lanjut

SEGERALAH KEMBALI KEPADA-NYA!


Renungan
Yeremia 2 : 27 – Yang berkata kepada sepotong kayu: Engkaulah bapaku! Dan berkata kepada batu: Engkaulah yang melahirkan aku! Sungguh, mereka membelakangi Aku dan tidak menghadapkan mukanya kepada-Ku, tetapi pada waktu mereka ditimpa malapetaka mereka berkata: Bangkitlah menyelamatkan kami!

SEGERALAH KEMBALI KEPADA-NYA!

Bila kita meneliti ke belakang, sejarah perjalanan hidup bangsa Israel, umat ini seringkali melawan dan memberontak kepada Tuhan Allah. Baca lebih lanjut

KAR’NA KASIH-NYA PADAKU


RENUNGAN

Yesaya 53 : 11 – Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.

KAR’NA KASIH-NYA PADAKU

Yesaya 53 disebut Deutero Yesaya yaitu masa di mana bangsa Israel dibuang ke Babel. Mereka dalam keadaan hancur. Yesaya memberitakan bahwa tak lama lagi Tuhan membebaskan umat-Nya dan membawa mereka pulang ke Yerusalem, untuk memulai suatu hidup baru.
Baca lebih lanjut

JANGAN TAKUT, PERCAYA SAJA


RENUNGAN
Markus 5 : 36 – Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: Jangan takut, percaya saja.

JANGAN TAKUT, PERCAYA SAJA.

Bila terjadi suatu peristiwa maka bisa muncul berbagai tanggapan atau penafsiran terhadap peristiwa tersebut, tergantung dari sisi mana seseorang itu melihatnya. Misalnya, seseorang meninggal mendadak. Bisa saja ada yang menafsirkan, itu merupakan hukuman Tuhan bagi dia karena selama ini hidupnya tidak pernah memperlihatkan rasa takut akan Tuhan.
Baca lebih lanjut