Arsip Tag: Ibadah Harian

BERTEKUN DAN SEHATI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-122 : 1, Ida hinadenggan ni
Ida hinadenggan ni Angka na saroha i
Parpambaenan na burju nang hatana pe tutu.

PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 34: 8-28 (Pagi)
Yoh. 18 : 28-32 (Malam)

RENUNGAN
Kisah Rasul 2 : 46-47 – Dengan berte-kun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

BERTEKUN DAN SEHATI

Dalam perjalanan suatu organisasi, kelompok atau perkumpulan masyarakat, pasti pernah mengalami masalah-masalah perbedaan pendapat dari sesama pengurus maupun anggotanya. Banyak contoh di masyarakat yang dapat kita lihat dan saksikan, tapi untuk jemaat HKBP sudah pernah mengalami prahara perpecahan yang sangat dahsyat daya rusaknya, namun karena Tuhan masih sayang dengan HKBP dan setelah menjalani proses mediasi yang lama dan melelahkan akhirnya bisa bersatu kembali. Dan banyak lagi contoh perpecahan seperti partai politik, kumpulan marga, organisasi olahraga, dan keluarga. Baca lebih lanjut

SERING BERKATA BAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-6:1 Puji Jahowa na Sangap
Puji Jahowa na sangap huhut marmulia.
Hamu sude na paroha na ringgas na ria.
Marpungu be, marolopolop sude, hamu sude manisia.

PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 1 : 9-16 (Pagi)
Kel. 32 : 15-35 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 109 : 30 – Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak.

SERING BERKATA BAIK

Nas ini mengingatkanku pada masa kecil, ketika berteman dengan seorang tuna wicara. Waktu itu perhatian dan pikiranku sangat sederhana dalam menilai dia yang memiliki keterbatasan dalam berbicara. Ternyata ada hal luar biasa yang bisa dipelajari darinya, yaitu hati yang selalu bersyukur. Dia berkomunikasi dengan menggunakan gesture, yaitu gerakan tangan atau jari tangan, raut wajah, mata dan juga mulut (meskipun tidak mengeluarkan kata-kata). Baca lebih lanjut

KITA SATU KELUARGA DI DALAM TUHAN!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-2 : 1, Naeng Pujionku Ho Jahowa
Naeng pujionku Ho Jahowa ai Ho do Debata na tutu i.
sai suru Tondi Parbadia tu au asa hupuji goarMi.
Marhitehite Jesus AnakMi asa lomo rohaM di endengki.

PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 32 : 1-14 (Pagi)
Yak. 1 : 1-8 (Malam)

RENUNGAN
Markus 6:2-3 – Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.

KITA SATU KELUARGA DI DALAM TUHAN!

Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Lalu mereka kecewa dan menolak-Nya. Sangat ironis perbuatan dari orang Nazaret, teman sekampung Yesus ini. Jikalau sekarang ini banyak orang yang bangga jika teman semarganya, segerejanya, sekampungnya hidup di jalan Tuhan dan hidup sukses. Baca lebih lanjut

KUASA-MU MELINDUNGI DAN MENYELAMATKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-289 : 1, Pos ma ho Rohangku
Pos ma ho rohangku di Debata. Bonom ma arsakmu tu rohaNa da.
Unang lomos tiop ma gomos. Haporseaonmu unang ho bobos.
PaluaonNa Ho ma antong sian nasa jea di tano on.

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 33 : 10-16 (Pagi)
Yoh. 15 : 16-25 (Malam)

RENUNGAN
Matius 6 : 13 – Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

KUASA-MU MELINDUNGI DAN MENYELAMATKAN

Nas hari ini merupakan penggalan Doa Bapa Kami yang terakhir. Kata pencobaan diartikan menjadi: pertama, menguji atau mencoba ketahanan, kesetiaan serta kecakapannya untuk pekerjaan pelayanan. Seperti, Yesus yang sedang diuji oleh si Iblis saat berada di padang gurun. Pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin lebih kuat dan lebih baik. Kedua, pencobaan itu disebutkan datangnya dari yang orang yang mengasihi kita. Itu memang sebagai sebuah tugas yang harus dilakukan karena itu adalah pekerjaan yang benar dan harus dikerjakan. Ketiga, kadang ada pencobaan yang datang dari diri sendiri. Baca lebih lanjut

TUHAN MEMULIHKAN HIDUPMU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-194 : 1, Aut so asi rohaM
Aut so asi rohaM, aut so godang basaM tu dia au?
Alai dibaen basaM dohot asi rohaM tu surgo au.

PEMBACAAN FIRMAN
Ef. 6 : 21-24 (Pagi)
Neh. 9 : 16-31 (Malam)

RENUNGAN
Yeremia 31 : 8 – Sesungguhnya, Aku akan membawa mereka dari tanah utara dan akan mengumpulkan mereka dari ujung bumi; di antara mereka ada orang buta dan lumpuh, ada perempuan yang mengandung bersama-sama dengan perhimpunan yang melahirkan; dalam kumpulan besar mereka akan kembali ke mari.

TUHAN MEMULIHKAN HIDUPMU

Beraneka ragam persoalan dan penderitaan yang terjadi di dalam kehidupan kita. Kita menderita karena keadaan ekonomi yang tidak baik, penyakit yang tidak kunjung sembuh, memikirkan sifat dan keadaan anak-anak yang melawan orang tuanya, memikirkan pekerjaan yang mendesak, bahkan kita menderita karena iman kita kepada-Nya. Penderitaan semakin berat apabila kita semakin menjauh dari pada-Nya. Tetapi Tuhan Maha pengasih dan penyayang. Ia tetap dan akan selalu mengasihi kita. Baca lebih lanjut

FIRMAN TUHAN TAK PERNAH BOHONG


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-28 : 1, Hata ni Jahowa
Hata ni Jahowa si padame jolma, hangoluan i.
Halalas ni roha siapuli roha, ni na marsak i.
Gogo ni Debatangki paluahon na porsea sian nasa jea.

PEMBACAAN FIRMAN
Yos. 22 : 21-34 (Pagi)
Luk. 11 : 5-13 (Malam)

RENUNGAN
2 Tawarikh 18 : 4 – Tetapi Yosafat berkata kepada raja Israel: “Baiklah tanyakan dahulu Firman Tuhan”.

FIRMAN TUHAN TAK PERNAH BOHONG

Ahab, raja Israel mengajak Yosafat, raja Yehuda untuk memerangi Ramot-Gilead. Tetapi Yosafat mengatakan agar terlebih dahulu menanyakan firman Allah terlebih dahulu. Kemudian Ahab mengumpulkan 400 orang nabi dan semua nabi itu mengatakan agar maju berperang dan kemenangan akan mereka raih. Tapi Yosafat mengatakan agar ditanyakan lagi kepada nabi yang lain. dan tinggal seorang lagi nabi yang belum ditanya, nabi yang dibenci raja Ahab, yaitu Mikha bin Yimla. Baca lebih lanjut

HATI YANG PEDULI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-281 : 1, Martua do na Marhaposan
Martua do na marhaposan Tu Debata Amanta i.
Ai i do dapot pangapulan di nasa parsorion i.
Ndang rihit haojahan ni na mangkaposi Tuhan i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yos. 22 : 10-20 (Pagi)
Rom. 13 : 11-14 (Malam)

RENUNGAN
Matius 14 : 19-20 – Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.

HATI YANG PEDULI

Di tengah-tengah dunia yang individualistik, orang Kristen dipanggil untuk menyatakan kepedulian dengan meneladani Yesus. Sebenarnya Yesus dan murid-murid ingin menenangkan diri di tempat yang sunyi. Namun, melihat antusias orang banyak, Yesus menunjukkan belas kasihan-Nya dan menyembuhkan mereka yang sakit (5, 34-36). Yesus juga peduli terhadap kebutuhan jasmani orang banyak. Ia mengubah lima roti dan dua ikan sehingga banyak orang yang makan dan sisa 12 bakul.
Baca lebih lanjut