SERING BERKATA BAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-6:1 Puji Jahowa na Sangap
Puji Jahowa na sangap huhut marmulia.
Hamu sude na paroha na ringgas na ria.
Marpungu be, marolopolop sude, hamu sude manisia.

PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 1 : 9-16 (Pagi)
Kel. 32 : 15-35 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 109 : 30 – Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak.

SERING BERKATA BAIK

Nas ini mengingatkanku pada masa kecil, ketika berteman dengan seorang tuna wicara. Waktu itu perhatian dan pikiranku sangat sederhana dalam menilai dia yang memiliki keterbatasan dalam berbicara. Ternyata ada hal luar biasa yang bisa dipelajari darinya, yaitu hati yang selalu bersyukur. Dia berkomunikasi dengan menggunakan gesture, yaitu gerakan tangan atau jari tangan, raut wajah, mata dan juga mulut (meskipun tidak mengeluarkan kata-kata).

Orang lain tidak sabar karena tidak mudah memahami arti dan maksudnya. Jadi dia berusaha berkomunikasi dengan gesturenya secepat mungkin. Ternyata pesan yang selalu disampaikan adalah berbagai hal positif seperti berterima kasih, menyampaikan pujian, bersyukur atas bantuan orang, pokoknya segala hal yang menye-nangkan hati orang lain. Kenapa selalu hal yang positif? Menurut saya, karena hal positif disenangi dan mudah dimengerti orang. Lalu karena terbiasa, akhirnya juga mempengaruhi, memben-tuk hati, pikiran dan kelakuannya yang selalu baik dan tidak pernah menyakiti hati orang.

Banyak orang dengan fungsi mulut normal dan punya kesempatan untuk berkata-kata dengan baik, tetapi sering mengatakan hal negatif, keluhan, kemarahan, sindiran dan hinaan. Sepertinya dewasa ini sulit seseorang mengatakan kata-kata yang menyemangati, ucapan terima kasih, rasa syukur, pujian dan kata-kata bijak, apalagi di tengah-tengah keramaian. Sekarang sering digunakan mesin pendeteksi kebohongan (lie detector) untuk memperkirakan kebenaran kata-kata yang diungkapkan oleh tersangka kejahatan. Mungkin ketika seorang kriminal diinterogasi, dia berusaha untuk berkata-kata positif, tapi karena hati dan pikirannya negatif dan jahat, maka mesin ini meprediksikan kebohongan kata-kata kriminal ini. Biasakanlah berkata-kata positif kepada sesama kita, karena itu akan mempengaruhi dan membentuk hati dan pikiran kita menjadi positif. Demikian juga kepada Tuhan, biasakanlah mengucap syukur, berterima kasih dan menaikkan pujian kepada Tuhan, karena itu akan membentuk dan membangun hubungan kita semakin baik dengan Tuhan.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-26:2 Mampirlah dengar doaku
Di hadapan tahta rahmat aku menyembah,
tunduk dalam penyesalan. Tuhan tolonglah!
Yesus Tuhan, dengar doaku; orang lain Kau hampiri, jangan jalan t’rus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s