HATI YANG PEDULI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-281 : 1, Martua do na Marhaposan
Martua do na marhaposan Tu Debata Amanta i.
Ai i do dapot pangapulan di nasa parsorion i.
Ndang rihit haojahan ni na mangkaposi Tuhan i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yos. 22 : 10-20 (Pagi)
Rom. 13 : 11-14 (Malam)

RENUNGAN
Matius 14 : 19-20 – Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.

HATI YANG PEDULI

Di tengah-tengah dunia yang individualistik, orang Kristen dipanggil untuk menyatakan kepedulian dengan meneladani Yesus. Sebenarnya Yesus dan murid-murid ingin menenangkan diri di tempat yang sunyi. Namun, melihat antusias orang banyak, Yesus menunjukkan belas kasihan-Nya dan menyembuhkan mereka yang sakit (5, 34-36). Yesus juga peduli terhadap kebutuhan jasmani orang banyak. Ia mengubah lima roti dan dua ikan sehingga banyak orang yang makan dan sisa 12 bakul.

Kisah mujizat ini, pertama, kita dapat belajar bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Dia adalah Tuhan yang berkuasa atas segala-galanya. Kedua, agar para murid semakin peduli dan mau segera bertindak terhadap yang membutuhkan pertolongan. Dia mendesak para murid untuk menolong mereka yang kelaparan. Ketiga, Tuhan menyanggupkan kita untuk menolong orang di tengah ketidakmampuan kita. Bahkan sesungguhnya, kita menolong orang lain karena Tuhan memperlengkapi kita. Yesus mengatakan, “apa yang ada padamu?” Dia memeriksa terlebih dahulu apa yang kita miliki. Oleh karena itu, terkadang bukan kesanggupan kita yang ditanya tapi kemauan kita untuk peduli.

Kita bisa belajar dari kisah ini bahwa mukjizat Tuhan timbul karena kasih dan akibat tanda kepedulian-Nya pada kita. Dia pun hendak meminta kesediaan kita untuk mau peduli dan berbagirasa melalui apa yang ada pada kita, seperti: talenta, dana, tenaga, pikiran dan sebagainya. Siapkah anda untuk menjadi saluran berkat dan mukjizat Tuhan bagi orang-orang di sekitar anda? Amin.

BERDOA
BERNYANYI, KJ-289:1 Tuhan Pencipta semesta
Tuhan Pencipta semesta, Kaulah yang Mahamulia.
Sungguh besar karunia yang Kauberi.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s