KITA SATU KELUARGA DI DALAM TUHAN!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-2 : 1, Naeng Pujionku Ho Jahowa
Naeng pujionku Ho Jahowa ai Ho do Debata na tutu i.
sai suru Tondi Parbadia tu au asa hupuji goarMi.
Marhitehite Jesus AnakMi asa lomo rohaM di endengki.

PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 32 : 1-14 (Pagi)
Yak. 1 : 1-8 (Malam)

RENUNGAN
Markus 6:2-3 – Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.

KITA SATU KELUARGA DI DALAM TUHAN!

Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Lalu mereka kecewa dan menolak-Nya. Sangat ironis perbuatan dari orang Nazaret, teman sekampung Yesus ini. Jikalau sekarang ini banyak orang yang bangga jika teman semarganya, segerejanya, sekampungnya hidup di jalan Tuhan dan hidup sukses.

Entah apa dasar pemikiran mereka sehingga mereka kecewa dan menolak Yesus. Apakah karena Yesus adalah anak orang miskin, keluarganya memiliki derajat yang biasa, saudara-saudaranya dikenal juga tidak hidup seperti Yesus yang berhikmat dan saleh. Entah apapun itu, tapi perlakukan mereka terhadap Yesus itu adalah salah. Begitu juga dengan kehidupan sekarang ini, janganlah atribut dan stigma-stigma yang ada menutup untuk saling menerima, mengasihi, dan bersahabat dalam sebuah persekutuan. Justru, dalam sebuah kesempatan di Matius 12:46-50, Yesus menjawab bahwa Dia hendak membangun sebuah persaudaraan yang lebih luas, rohani, dan intim bersama Tuhan. Yesus bukannya hendak meniadakan hubungan keluarga inti melainkan meneguhkan ikatan-ikatan keluarga rohani Allah yang didasarkan pada ketaatan kepada kehendak Tuhan Allah. Karena apa yang dilakukan oleh orang Nazaret itu justru tidak baik, sehingga Tuhan membaharuinya dalam satu keluarga di dalam Tuhan. Amin.

BERDOA
BERNYANYI, KJ-300:4 Andaikan Yesus Kau bukan Milikku
Andaikan Tuhan tidak meraihku, tak mungkin aku akan mencari-Mu.
Kar’na kasih-Mu Kaupeluk diriku dalam tangan-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1, Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s