Arsip Kategori: Ibadah Harian

KUASAI DIRI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-470: 1. Jesus Ho Nampuna Au
Jesus Ho nampuna au. Dohot na adong di au. Gogo dohot hosangki sahat ma tu tanganMi

PEMBACAAN FIRMAN
Maz. 62:10-13 (Pagi)
Ams. 22:22-29 (Malam)

RENUNGAN
Titus 2: 6
Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal.

KUASAI DIRI
Titus adalah seorang pemuda Yunani rekan kerja Rasul Paulus yang bertugas melayani kumpulan orang-orang pilihan Allah di Kreta dan Dalmatia. Secara khusus ia bertugas untuk mempersiapkan mereka agar menjadi jemaat Tuhan yang tertib dan sopan, rukun di dalam masyarakat serta tunduk kepada pemerintah. Dalam perikop “Kewajiban Orangtua, Pemuda dan Hamba “, maka ayat 6 ini mengingatkan perihal sikap dan perilaku pemuda agar dapat menguasai diri dalam segala hal. Penekanan kata “segala hal” mungkin lebih membedakan bahwa dunia pemuda mempunyai ruang dan kesempatan kebebasan yang sangat besar dan beragam. Namun pesan “menguasai diri’ di dalam berkehendak, apakah melalui ucapan ataupun perbuatan, berlaku untuk semua orang yang muda maupun tua.

Tidak menguasai diri berarti jatuh atau tunduk pada kemauan diri sendiri atau keluar dari kehadiran atau Hikmat Allah. Ketidakhadiran hikmat Allah berarti kita berada dalam kebenaran diri sendiri dan di luar perlindungan-Nya. Kehidupan yang tertumpu hanya pada diri sendiri akan membawa kita selalu sibuk di dalam berbagai-bagai kegiatan dan cobaan untuk mendapatkan kemuliaan yang lebih bersifat materiel dan egoistis. Rasul Paulus melalui rekan kerjanya Titus mendambakan supaya orang-orang pilihan Allah di Kreta (dan kita juga), bisa terpelihara dan bertumbuh dalam Iman serta memiliki pengetahuan Kebenaran Kristus yang sesungguhnya. Hanya dalam Iman dan pengetahuan kebenaran Kristuslah yang memampukan kita menguasai diri dan terlepas dari sikap dan prilaku egois yang menyesatkan. Berbekal Iman dan Kasih Kristus kita menjadi orang-orang yang tertib dan sopan, penuh semangat bekerja, ikhlas melayani serta mampu berbagi kebaikan dengan orang lain. Mari kuasai diri dalam segala hal dan tetap tekun memelihara Iman dalam doa, pujian, membaca Firman Tuhan.Tuhan memberkati kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-355: 2. Yesus Memanggil
Hai marilah, kecil dan besar, biar hatimu girang benar. Pilihlah Yesus jangan gentar. Hai mari datanglah! Sungguh, nanti kita ‘kan senang, bebas dosa hati pun tent’ram. Bersama Yesus dalam terang di rumah yang kekal.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

RESPON PERTOBATAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-470: 1. Jesus Ho Nampuna Au
Jesus Ho nampuna au. Dohot na adong di au. Gogo dohot hosangki sahat ma tu tanganMi

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 10:23-28 (Pagi)
Kej. 34:18-24 (Malam)

RENUNGAN
Lukas 3: 14
Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: “Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?” Jawab Yohanes kepada mereka: “Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu.

RESPON PERTOBATAN
Pengertian tentang pertobatan berarti berubah cara berpikir (metanoia). Jadi defenisi pertobatan adalah perubahan pikiran yang menghasilkan perubahan tingkah laku, berbalik kepada Allah (Kisah Rasul 26:20). Di dalam Lukas 3, dijelaskan setelah Yohanes melakukan seruan pertobatan dan pembaptisan ada tiga golongan yang merespon dengan sunguh-sungguh yaitu golongan orang banyak, mewakili masyarakat umum (ayat 10-11), pemungut-pemungut cukai (ayat 12-13) dan para prajurit. Yohanes mengajarkan kepada orang banyak supaya meningkatkan terhadap kepedulian sosial, yaitu membantu yang berkekurangan. Untuk para pemungut cukai Yohannes mengajarkan jangan mengambil keuntungan pribadi melalui jabatan, di mana pemungut cukai mengumpulkan uang rakyat untuk dikelola bagi kepentingan rakyat.

Pesan moral pertobatan dari perikop ini adalah hiduplah dengan jujur dan menjadikan jabatan menjadi suatu kehormatan. Yohanes memberi pesan kepada prajurit supaya menjamin keamanan warga atau rakyat jangan merampas dan memeras tapi cukupkanlah hidupmu dengan gajimu, dimana pada zaman itu prajurit bertindak sebagai pemeras bagi rakyat. Sehingga Yohanes mengajarkan agar bekerjalah dengan penuh rasa syukur, maka Allah akan mencukupkan kebutuhanmu. Ketiga golongan di atas mewakili gambaran kemanusiaan kita pada saat ini. Melalui Firman ini kita dituntut supaya bertobat secara sungguh-sungguh yaitu pertobatan yang dapat dilihat dan dirasakan oleh diri sendiri, dan orang lain terlebih oleh Allah. Yohanes Pembaptis berkata, “Jadi hasilkan buah-buah yang sesuai dengan pertobatan….” Pertobatan sejati akan menghasilkan buah, sehingga pertobatan akan menjadi pertobatan yang berkenaan di hadapan Tuhan dan ini akan menuntun kita pada keselamatan kekal. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-35:1 “ Tercurah Darah Tuhanku”
Tercurah darah Tuhanku di bukit Golgota; yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya, terhapus dosanya, yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

PERSEMBAHAN YANG BENAR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-691: 1. Hupasat ma tu Jesus
Hupasat ma tu Jesus, saluhut na ngolungki. Roha nang pambahenanhu, saluhut na tingki ki. Hupasahat ma tu Jesus saluhutna diringki, hupasahat ma tu Jesus saluhutna ngolungki.

PEMBACAAN FIRMAN
Ef. 4:17-24 (Pagi)
2 Taw. 1:7-12 (Malam)

RENUNGAN
Roma 12: 2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

PERSEMBAHAN YANG BENAR
Pada ayat 1 di perikop ini, dapat kita baca tertulis demikian: “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Allah menginginkan kita mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup dalam arti hidup baru yang menjauhi dosa dan menentang kuasa dosa. Hidup kudus sebagai orang-orang yang sudah dimenangkan karena iman. Ketika kita bersaksi sebagai pengikut Kristus, tentu saja kesaksian ini harus ditunjukkan dengan perbuatan-perbuatan kita, bukan semata-mata hanya dengan perkataan. Di saat kita mengajarkan orang lain untuk tidak menyembah berhala, untuk tidak mencuri, untuk tidak melakukan zinah, maka ajaran itu adalah juga untuk diri kita sendiri. Jika kita sudah mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, maka hiduplah di dalam Tuhan. Gunakanlah tubuh kita untuk melakukan kehendak Tuhan dan untuk memuliakan Tuhan sesuai dengan talenta kita masing-masing. Tuhan menghendaki kita untuk tidak serupa dengan dunia ini, bukan berarti kita harus menjauhkan diri dari orang-orang di sekitar kita. Kita tetap hidup di tengah-tengan dunia ini namun Tuhan menghendaki kita untuk tidak terpengaruh dan tergoda dengan kesenangan dunia yang bersifat sementara ini. Dunia ini tidak akan mengubah perilaku dan ketaatan kita pada Tuhan, tapi kitalah yang akan mengubah dunia ini, mengajak semakin banyak orang untuk percaya akan kebenaran Tuhan. Amin

BERDOA

BERNYANYI PKJ-264: 1. Apalah Arti Ibadahmu
Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan, bila tiada rela sujud dan sungkur? Apalah arti ibadah mu kepada Tuhan, bila tiada hati tulus dan syukur? Ibadah sejati, jadikanlah persembahan. Ibadah sejati: kasihilah sesamamu! Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan, jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HIDUPLAH KUDUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-123: 3. Ale dongan na saroha
Sai pasada ale Tuhan, Angka na porsea i. Asa masihaholongan Songon na pinatikMi. Dibagasan hasintongan, I do pinangidoMi. Sai padomu angka dongan, Na tutu sinondangMi.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Tim. 3:1-5 (Pagi)
Yer. 22:13-17 (Malam)

RENUNGAN
Imamat 19: 13
Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya.

HIDUPLAH KUDUS
Karena Allah kudus maka umat-Nya pun wajib hidup kudus dalam semua aspek. Ayat di atas menekankan kekudusan pada sikap dan tindakan terhadap sesama manusia. Betapa banyak orang, sepertinya tidak punya hati nurani, mempermainkan hak orang lain. Janganlah kita kedapatan memeras sesama manusia, sebab mereka juga berharga di mata Tuhan. Apa yang berharga bagi Tuhan, kita juga harus menghargainya. Bukan sebaliknya, apa yang tidak berkenan di mata Tuhan kadang-kadang begitu berharga bagi kita.

Ayat ini kiranya menumbuhkan kesadaran kita bersama agar menguduskan sesama. Kesadaran seperti ini sebaiknya kita bangun mulai dari rumah tangga kita sendiri, yaitu mendidik anak-anak kita agar memahami dan menghargai kekudusan setiap pribadi manusia. Pemahaman seperti itu, akan sangat berharga dalam kehidupan mereka di kemudian hari, sehingga mereka bersikap dan berperilaku tidak mau menindas orang lain, tidak mau merampas dan mengambil hak orang lain.

Dalam sebuah catatan Alkitab, Tuhan berkata bahkan mereka yang tidak mampu lagi bersuara dan habis suaranya sebagai akibat penganiayaan, orang-orang seperti itu jeritannya pun sampai kepada Tuhan. Darah Habel, yang tertumpah di bumi itu kemudian berseru-seru kepada Tuhan Allah; dan Tuhan mendengarnya. Tuhan sendiri akan menjadi pembela mereka, dan Dia akan menuntut kepada setiap orang yang menindas dan menganiaya sesamanya (Lukas 11, 51). Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-436: 2. Lawanlah Godaan
Tinggalkan yang jahat, dosa dicegah; tindakanmu tulus tiada bercela: junjung kebenaran, hidup dalam t’rang, harap akan Yesus: pasti kau menang. Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan; Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

BEKERJA DAN BERHENTI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-275: 1. O Jesus Tuhanki
O Jesus Tuhanki, Ho Siparmonang i. Raja tongtong. Ndang na margogo au. Molo so Ho di au, I pe dongani au Di tano on.

PEMBACAAN FIRMAN
Ams. 6:6-11 (Pagi)
Ul. 15:1-9 (Malam)

RENUNGAN
Keluaran 34: 21
Enam harilah lamanya engkau bekerja, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah engkau berhenti, dan dalam musim membajak dan musim menuai haruslah engkau memelihara hari perhentian juga.

BEKERJA DAN BERHENTI
Kita mengetahui dari Alkitab bahwa Tuhan Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya dalam enam hari. Jika kita membaca Alkitab, kita akan mengetahui, bagaimana Tuhan Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya dengan urutan penciptaan yang sempurna. Allah melihat segala yang diciptakan-Nya itu sungguh amat baik. Kemudian pada hari ketujuh, Allah berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya, lalu memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya.

Sesungguhnya, Allah yang adalah pencipta telah memberikan teladan kepada kita ciptaan-Nya. Ketika menciptakan makhluk hidup, Allah memberkatinya. Kepada manusia sebagai ciptaan tertinggi diberi-Nya kuasa untuk menaklukkan dan menguasai ciptaan lainnya. Namun bukan hanya kuasa yang Dia berikan, tetapi juga peraturan, hukum dan tanggung jawab supaya manusia tidak lupa akan kodratnya sebagai ciptaan. Karena itu, melalui nas hari ini, kita dapat memetik beberapa hal, yaitu: 1. Bekerja lebih banyak daripada berhenti. Waktu yang Tuhan berikan kepada kita harus lebih banyak dipergunakan untuk bekerja dari pada berhenti. Itu berarti tidak ada kata malas bagi setiap orang percaya. 2. Berkuasa bukan dikuasai oleh pekerjaannya. Ini sesuai firman Allah pada waktu penciptaan manusia pertama. Manusialah yang harus mengendalikan pekerjaannya, bukan sebaliknya manusia diperbudak oleh pekerjaannya. Di tengah-tengah perjuangan hidup yang semakin berat, tidak jarang manusia diperbudak oleh pekerjaannya, bekerja siang dan malam sampai lupa makan dan beristirahat sehingga jatuh sakit. 3. Berhenti atau beristirahat. Ini akan memberikan kesempatan kepada tubuh dan pikiran kita untuk disegarkan kembali. Namun yang lebih utama adalah supaya kita beribadah dan bersyukur atas pemeliharaan Tuhan dalam satu minggu yang sudah kita lalui. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-406: 2. Ya Tuhan Bimbing Aku
Lindungilah hatiku di rahmat-Mu, dan buatlah batinku tenang teduh. Dekat kaki-Mu saja ‘ku mau rebah, dan tidak ragu-ragu ‘ku berserah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HIDUP BAHAGIA MENURUT JALAN TUHAN !


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-275: 1. O Jesus Tuhanki
O Jesus Tuhanki, Ho Siparmonang i. Raja tongtong. Ndang na margogo au. Molo so Ho di au, I pe dongani au di tano on.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 24:45-51 (Pagi)
Ayub 27:13-19 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 128: 1b-2
Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!

HIDUP BAHAGIA MENURUT JALAN TUHAN !
Satu hal yang tak dapat disangkal ialah bahwa kebahagiaan merupakan dambaan bagi setiap orang dalam hidupnya. Siapapun dan di manapun dia; baik selaku pribadi maupun keluarga, pasti mengharapkan yang namanya kebahagiaan. Oleh karena itu, manusia selalu berusaha memikirkan dan mengupayakan hal-hal yang dianggapnya dapat mengantarnya demi menggapai harapan tersebut. Proses tersebut membawa manusia dalam sebuah pergumulan yang panjang. Selaku orang percaya, pegangan satu-satunya untuk dapat mengetahui langkah-langkah yang bisa mengantar kita untuk mewujudkan kebahagiaan dalam rumah tangga adalah melalui Firman-Nya.

Alkitab adalah merupakan petunjuk yang memberikan konsep ideal/paling sempurna untuk mewujudkan kebahagiaan.
Saudara, orang yang takut kepada Tuhan akan memahami dengan baik dan benar tentang tugas dan tanggung jawabnya, sehingga dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan keluarganya dia pasti selalu mencarinya sesuai dengan prinsip imannya. Ia pasti jujur dan tekun. Sekalipun banyak godaan, ia tidak terpancing dengan jalan pintas dan cara-cara yang tidak benar serta pragmatis. Ia menikmati hidupnya dari hasil keringatnya yang diberkati oleh Tuhan dengan penuh rasa syukur; walaupun mungkin keadaan hidupnya hanya pas-pasan. Ia tidak kuatir dan gelisah. Dengan senantiasa setia berjalan pada jalan yang ditunjukkan-Nya maka ‘di situlah’ dan pada ‘saat itulah’ berkat-Nya yaitu kebahagiaan mengalir untuk kehidupan kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-392: 1. Ku Berbahagia
“Ku berbahagia, yakin teguh: Yesus abadi kepunyaanku! Aku waris-Nya, ‘ku ditebus, ciptaan baru Rohul kudus. Aku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya. Aku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HARTA YANG BERKENAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-169: 1. Ho Sipangolu Au
Ho sipangolu au, sai topot ma au on. Sai unang mandaodao. Ho sian rohangkon. Ro Sipangolu ro tibu. Baen ma au anakMu tutu. Dohot mudarMi buri au ias songon hapas ma au. Ias tutu, ias tutu, dohot mudarMi buri au. Ias songon hapas ma au.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 25:14-23 (Pagi)
Pengk. 2:22-26 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 13: 11
Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.

HARTA YANG BERKENAN
Firman Tuhan pada hari ini berbicara kepada kita tentang dua pilihan untuk memperoleh harta, yaitu: dengan cara cepat atau cara bertahap yang berproses. Dengan cara cepat berarti mendapatkan harta dengan cara mudah, instan dan memakai jalan pintas dengan menghalalkan berbagai cara. Koruptor adalah contoh pelaku yang memakai cara cepat dengan memakai jalan pintas dengan mudah memperkaya diri. Cara mudah ditempuh dengan menggelembungkan harga dari harga wajar. Tuhan menyatakan melalui firman hari ini bahwa orang yang mencari harta dengan cepat, pastinya dengan cara yang tidak benar, bukan membuat dia kaya justru semakin berkurang.

Sedangkan proses yang kedua adalah dengan tahapan. Karyawan swasta atau pegawai mengumpulkan harta secara bertahap sesuai dengan kinerja dan prestasinya. Dari level paling rendah menuju ke jenjang yang lebih tinggi setahap demi setahap dan membutuhkan waktu. Pedagang dan pengusaha memperoleh keuntungan setelah berhasil dari omset yang kecil lalu berkembang ke yang lebih besar. Tuhan menyatakan melalui firman ini justru orang yang mencari harta dengan lambat, dengan cara yang benar, justru dia menjadi kaya.

Siapa penulis nas ini? Dialah Salomo yang terkenal sangat kaya. Kekayaaan dari Salomo diperkirakan USD 127 milyar bandingkan dengan Bill Gate yang menjadi terkaya di dunia hanya USD 87 milyar. Apa saja kekayaan dari Salomo bisa kita baca pada 2 Tawarikh 9; 20-25. Harta ini dikumpulkan lebih kurang 40 tahun. Dia memperoleh kekayaan bisa digolongkan dengan cepat. Tapi seketika itu juga semuanya hilang karena Tuhan tidak bertahta di dalamnya, dan dia memperolehnya dengan cara licik. Dia membiarkan tempat-tempat penyembahan ilah-ilah dibangun di Kerajaan Salomo. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ-450:1 – Hidup Kita Yang Benar
Hidup kita yang benar haruslah mengucap syukur. Dalam Kristus bergemar; janganlah tekebur. Dalam susah pun senang; dalam segala hal. Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendak-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin