Arsip Kategori: Ibadah Harian

Sukacita Atas Jemaat


BERNYANYI BE-392:1 Sai Pasiat Tuhan Jesus
Sai pasiat Tuhan Jesus, tu bagasan rohami. Sai maimaima Jesus, bege panuktukNa i. Sai pasiat Tuhan Jesus, jangkon i tu rohami. Nunga tingki parasian sotung jolo salpu i.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Ulangan 32:44-47
Malam: Matius 14:1-12

RENUNGAN
Bukan sebagai perkataan manusia, tetapi — dan memang sungguh-sungguh demikian — sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya.
1 Tesalonika 2:13b

Sukacita Atas Jemaat
Sukacita akan dirasakan ketika sebagai orang tua melihat anak-anak kita tumbuh dewasa, mandiri dan hidup senantiasa di jalan Tuhan. Sebagai guru ketika mengetahui anak didik kita mencapai keberhasilan dalam hidupnya dan senantiasa ingat akan jasa-jasa orang yang menghantarkannya menuju keberhasilan. Sebagai parhalado ketika jemaat yang kita layani benar-benar menjadikan Tuhan sebagai pegangan hidupnya dalam suka dan duka dan ambil bagian dalam tugas dan pelayanan di gereja. Demikian halnya dengan Paulus, sebagai rasul yang memberitakan firman Allah kepada jemaat di Tesalonika, dia sangat bersukacita mendengar bahwa iman jemaat bertumbuh dan mereka benar-benar hidup berlandaskan firman Tuhan.

Bagaimanakah ciri-ciri jemaat yang bertumbuh dan hidup dalam firman Tuhan? Jemaat hidup dalam fiman Tuhan, akan mendengar firman Tuhan dan melakukannya, pencobaan yang dihadapi tidak akan membuatnya berputus asa tapi sebaliknya memperkuat iman dan keyakinannya akan penyertaan Tuhan. Menyikapi keadaan yang akan datang dan memiliki persediaan (bnd. Ams. 6:6). Menyerahkan jalan hidupnya dipimpin dan ditentukan oleh Tuhan (Yer. 10:23), menerima dan mengasihi didikan, takut akan Tuhan sehingga dia akan beroleh hikmat (Amsal 1:7), membenci kejahatan, melakukan hal yang benar, rendah hati dan tidak sombong (Amsal 8:13). Jemaat yang bertumbuh juga memiliki persekutuan yang akrab dengan Tuhan. Mereka akan menyediakan waktunya untuk bersama-sama bersekutu dan berdoa memuji dan memuliakan Tuhan. Tertawa bersama dikala berbahagia dan menangis bersama tatkala menghadapi dukacita (Roma 12 : 13).

BERDOA

BERNYANYI KJ-379: 1 Yang Mau Dibimbing Oleh Tuhan
Yang mau dibimbing oleh Tuhan dan yang berharap tak henti akan mendapat pertolongan, bahkan disaat terpedih. Tuhanlah dasar imannya bukanlah pasir alasnya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Firman Tuhan Penuh Kuasa


BERNYANYI BE-9:1 Hupuji Holong ni RohaMu
Hupuji holong ni rohaMu O Tuhan Jesus Rajangki. Tu Ho hulehon ma tondingku, ai i do pinangidoMi. Huhalupahon ma diringku mamingkir holong ni rohaMu

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Kisah Para Rasul 15:12-20
Malam: Yesaya 52:1-7

RENUNGAN
Tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.
Yesaya 40:8b

Firman Tuhan Penuh Kuasa
Firman Allah atau “logos” adalah ya dan amin. Firman Allah memiliki kebenaran absolut. Pada mulanya adalah Firman dan Firman itu bersama Allah, dan Firman itu adalah Allah (Yoh. 1:1). Pemazmur sangat indah mengatakan :” Firman-Mu pelita bagi kakiku, dan terang bagi jalanku (Maz. 119:105). Kemudian dikatakan: Aku berkata kepadamu: ”Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi. Langit dan bumi akan berlalu tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu (Mat. 24:34-35). Kemudian dalam Yesaya 59:21 juga dikatakan:” Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN.” Firman Tuhan abadi, penuh kuasa, dan tidak bisa dirubah oleh kuasa jahat dan kehendak manusia.

Bagaimana kita pada abad post-modernisme atau abad internet ini memaknai Firman Tuhan? Bagaimana peranan Firman Tuhan dalam hidup kita? Atheis tidak percaya Tuhan dan firman Tuhan, orang post-modernisme menolak Firman Tuhan dan mengangap tidak ada kebenaran absolut, semua kebenaran dianggap relatif. Bagaimana dengan kita? Sebagai orang beriman, ingat dan percayalah bahwa Firman Tuhan itu melebihi segala logika manusia. Firman Tuhan itu penuh kuasa, kebenarannya absolut, dan tetap selama-lamanya. Melalui Rasul Paulus, Tuhan berfirman: “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” Pada 2Timotius 3:16. Pelajari dan imanilah Firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, kemudian bersedialah dipimpin oleh Firman Tuhan setiap hari. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-54: 4 Tak Kita Menyerahkan
Di hati kami, Tuhan Kautulis Sabda-Mu. Supaya kami juga setia dan teguh. Kendati gunung goyah, binasa dunia, kekallah firman Allah selama-lamanya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Kasih Allah


BERNYANYI BE-467: 2 Asi Ni RohaM Hupuji
Sai ramoti ma rohangku asa boi gohanMu au. Sai mabaor ma pasupasu nang marhite sian au. IngananMu rohanami, TondiMi manggohi i. Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Samuel 7:25-29
Malam: Yesaya 51:17-23

RENUNGAN
Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah
1 Yohanes 2:5a

Kasih Allah
Pada Roma 6:23 disebutkan: “Upah dosa adalah maut.” Dan atas itu setiap manusia haruslah binasa karena tak seorang yang tidak berdosa. Namun karena kasih Allah yang menganugerahkan hidup yang kekal bagi manusia. Sebagaimana disebut di Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang benar.” Jadi kasih Allah itu adalah mengaruniakan Anak-Nya (satu hal) supaya setiap orang yang percaya kepada yang dianugerahkan itu (hal lainnya) tidak binasa. Ibarat satu koin dengan dua mata sisinya dapat dikatakan koin tersebut berharga, demikianlah satu hal dengan hal lainnya tersebut harus diperagakan sehingga manusia itu memiliki kesempurnaan kasih Allah.

Bagaimanakah caranya memperagakan kasih Allah yang sempurna dalam kehidupan kita? Ayat renungan ini mengatakan turuti firman Allah. Berbicara menuruti tentu kita harus kenal yang diikuti. Siapakah yang kita ikuti, tidak lain adalah Yesus, Dia adalah firman yang menjadi manusia (Yoh.1:14). Ketika kita mengikut Yesus, maka di dalam kita, sungguh sudah sempurna kasih Allah. Kasih Allah itu yaitu kehidupan yang kekal dianugerahkan kepada kita. Tapi janganlah mengikut Yesus menurut cara pandang dunia ini, yang bisa berubah-ubah sesuai dengan selera manusia itu sendiri. Hakikat mengikut Yesus dapat berdampak mendapat penolakan, dihina, dicerca, diludahi, dan bahkan nyawa taruhannya. Namun Alkitab bersaksi bahwa setiap orang yang setia menuruti firman-Nya maka dia akan mendapat seratus kali lipat suka cita dan kehidupan yang kekal. Kasih Allah sempurna bagi mereka yang tetap setia sebagai penurut firman. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 363:1 Bagi Yesus Kuserahkan
Bagi Yesus kuserahkan, hidupku seluruhnya. Hati dan perbuatanku, pun waktuku milik-Nya. Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya. Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Memperkatakan Firman Tuhan


BERNYANYI BE-227: 4 Jesus Ngolu ni Tondingku
Tangkup au Jesus Tuhanku, tiop au mansai gomos, asa unang runsur pathu sian dalan na tingkos.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Samuel 7:17-24
Malam: Yesaya 51:9-16

RENUNGAN
Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.
Roma 10:8

Memperkatakan Firman Tuhan
Setiap hari pastilah kita berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar, sekolah, kantor, dan sebagainya. Komunikasi secara verbal yakni dengan mulut diperlukan agar komunikasi lebih jelas. Sering tidak disadari bahwa kita sebagai umat yang telah ditebus oleh Kristus, maka ucapan kita sebenarnya mencerminkan identifikasi diri kita. Sesungguhnya kita juga adalah utusan-utusan Tuhan untuk memberitakan Firman berupa berita keselamatan, sebagai konsekuesi dari kita telah menjadi murid Yesus, yang kita percaya telah mati dan bangkit untuk keselamatan manusia. Jadi di semua aktivitas kehidupan, kita sepatutnya mempersaksikan kebaikan dan anugerah Kristus pada kita. Itu akan terlihat dari perkataan kita apakah perkataan kita benar, dapat dipertanggungjawabkan, membangun dan membuat orang di sekitar kita menjadi terberkati dengan apa yang kita sampaikan. Kesaksian kita melalui mulut dan tindakan harusnya membuat orang-orang bahagia dan berkeinginan menjadi sama seperti kita sebagai pengikut Kristus.

Kita telah mendengar Kebenaran Firman, melalui Alkitab, pemberitaan para pendeta, evangelis, parhalado, dan orang tua kita. Sebarkanlah Berita Baik itu ke sekeliling kita, pertama-tama sebagai orang tua kepada anak-anak kita. Sebagai orang yang bekerja ke kalangan rekan-rekan kita. Firman dan kebenarannya harus disebarkan. Jangan ditahan karena keegoisan kita. Selain itu kita harus konsisten dengan melakukan apa yang kita katakan dan apa yang dilakukan. Belajarlah dan renungkanlah kebenaran Firman siang dan malam, agar itu menjadi acuan dalam bertindak dan berkata-kata. Kita harus seperti Yosua, Yosua diberi ‘kunci’ penting oleh Tuhan agar perjalanan hidupnya dan tugas dari Tuhan itu berhasil dan berkemenangan. Kunci itu adalah: memperkatakan kitab Taurat, renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati, sesuai firman, sehingga perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Band Yosua 1:8).

BERDOA

BERNYANYI KJ-345: 1 Sertai Kami Tuhan
Sertai kami, Tuhan dengan anugerah-Mu.
Berilah pertolongan melawan si set’ru

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Dibersihkan Supaya Berbuah Banyak


BERNYANYI BE-12: 2 Dipuji Rohangkon Do Ho
Huboto Ho do mual ni na denggan sasude. Dilehon Ho do sian i godang di hami be.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Samuel 7:4-16
Malam: Yesaya 56:1-7

RENUNGAN
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Yohanes 15:3

Dibersihkan Supaya Berbuah Banyak
Setiap kita mandi dan membersihkan badan maka sesudahnya tubuh dan jiwa kitapun menjadi segar. Kesegaran itu menjadi modal kita untuk melakukan banyak aktifitas dan pekerjaan yang baik dan menyenangkan. Sebaliknya tubuh yang selalu kotor membuat badan dan jiwa kita malas dan tidak bergairah. Demikian halnya rohani kita yang sudah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat akan menjadikan kita bersukacita dan siap melakukan banyak hal kebaikan dan menyenangkan. Namun Yesus bersabda: “Akulah pokok anggur dan kamulah rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam Aku dan Aku dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”

Sebagai ranting kita memang melekat pada pokok Anggur, namun kotoran atau kuman dari luar dapat merusak dan menghambat pertumbuhannya. Syukurlah dengan Firman Tuhan yang selalu kita dengar dan percayai dapat membersihkan kita. Namun di dalam Yohanes 3:36 dikatakan percaya saja tidaklah cukup karena supaya kita dapat melihat dan menikmati hidup yang dijanjikan-Nya harus taat kepada Anak. Jadi di samping Iman percaya, kita juga harus taat yakni menuruti perintah-Nya. Melakukan perintah-Nya dengan taat akan menghasilkan buah-buah kebaikan dan juga pertobatan (Mat.3:8). Tuhan memberkati kita.

BERDOA

BERNYANYI KJ-341: 1 Kuasa-Mu dan Nama-Mulah
Kuasa-Mu dan Nama-Mulah hendak kami sebar. Dan kar’na itu, ya Tuhan, kami takkan gentar. Bagaikan padi segenggam mestilah mati dipendam. Supaya tumbuh dan segar, dipanas surya memekar, berbuahlah tuaian pun besar.

BERNYANYI
DOA BAPA KAMI
Amin-amin-amin

Bagi Allah Tidak Ada Yang Mustahil


BERNYANYI BE-569:1 O Debata Tung Longang do Rohangku
O Debata, tung longang do rohangku molo hubereng na tinompa-Mi. Saluhut bintang, hilap dohot ronggur, manghatindangkon hasangaponMi. ;; Marende au Tuhan mamuji Ho, O Debata sangap do ho;;

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Samuel 7:1-3
Malam: Yesaya 50:1-3

RENUNGAN
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.
Lukas 1:37

Bagi Allah Tidak Ada Yang Mustahil
Alkitab banyak menceritakan tentang kuasa Allah yang besar dan ajaib, yang sulit dipahami. Tidak ada sesuatu pun yang tidak sanggup Allah kerjakan dalam kehidupan manusia karena Dia adalah Allah yang Mahakuasa yang tidak terbatas. Dia sanggup melakukan mujizat, membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada. Dia menciptakan alam semesta, langit dan bumi dan segala isinya, hanya dengan perkataan-Nya. Dalam hidup kita sering menghadapi keadaan atau masalah yang sulit yang membuat kita menjadi cemas dan mudah menyerah ataupun berfikir tidak ada jalan keluar. Ingatlah! Di dalam Tuhan selalu ada jalan keluar. Bagi Tuhan tidak ada yg terlalu sulit. Apapun yg sedang kita hadapi, Ia lebih dari sanggup dan bersedia untuk menolong dan memberkati kita. Menjalani hidup bersama Tuhan dapat membuat kita menjadi orang yang kuat serta teguh di dalam mencapai setiap tujuan. Berserahlah hanya pada Tuhan sebab tidak ada perkara yang mustahil bagi Dia. Milikilah iman dan sikap yang menerima dan mempercayai apapun yang Tuhan katakan. Jangan pernah meragukan dan mengkhawatirkan kuasa dan janji Tuhan Allah dalam hidup ini, sebab kekhawatiran dapat menghalangi kita untuk melihat kuasa dan mujizat Tuhan. (Bnd. Yeremia 32:27).

Dalam situasi yang sulit sekalipun tetaplah belajar percaya serta berharap kepada Tuhan karena Dia sanggup memberikan melebihi dari yang kita doakan, atau pikirkan, karena Dialah Tuhan yang besar sehingga segalanya mungkin bagi Dia bahkan segalanya Dia sediakan bagi kita yang percaya padaNya. Andalkan Tuhan dalam setiap langkah hidupmu, karena tidak ada yang mustahil bagi Tuhan! Tuhan Yesus memberkati. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-376: 1 Ikut Dikau Saja Tuhan
Ikut Dikau saja Tuhan, jalan damai bagiku. Aku s’lamat dan sentosa hanya oleh darah-Mu. Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi pada-Mu. Dalam dikau Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Hidup Dipimpin Roh Allah


BERNYANYI BE-252: 1-2 Paian ma dihami
O Jesus Sai dongani ma hami sasude. Pasada rohanami, asa bulus sude. Ndang hadalanan hami salangka na ture, dung Ho pe dongannami tiur ma sasude.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Mazmur 55:15-23
Malam: Lukas 12:10-24

RENUNGAN
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
Roma 8:14

Hidup Dipimpin Roh Allah
Tentu semua orang ingin hidup merdeka, merdeka dari perbudakan, merdeka dari rasa takut, merdeka dari perbuatan dosa dan lain-lain. Namun, dapatkah manusia sungguh-sungguh merdeka? Ternyata manusia tidak akan pernah sungguh-sungguh merdeka dari dan oleh dirinya sendiri. Sejak manusia pertama jatuh ke dalam dosa, citra Allah yang ada dalam diri manusia menjadi rusak. Kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan, bertentangan dengan keinginan Tuhan. Meskipun Tuhan telah memberikan hukum Taurat dan firman-Nya, namun manusia yang sudah jatuh kedalam dosa selalu melanggarnya, Manusia tidak mampu menuruti dan melakukannya. Kuasa dosa itu begitu kuat, sehingga manusia tidak dapat melepaskan diri dengan kemampuannya sendiri.

Syukur kepada Allah, karena begitu besar kasih-Nya akan dunia ini (baca – manusia), Ia telah mengutus Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Hukuman yang seharusnya kepada manusia, telah ditimpakan kepada Kristus Yesus melalui penderitaan, pengorbanan dan kematian-Nya di kayu salib. Kebangkitan-Nya dari antara orang mati adalah bukti bahwa Tuhan telah mengalahkan kuasa dosa dan maut. Selanjutnya, Tuhan dalam kasih setia-Nya memberikan Roh Kudus untuk memimpin manusia yang percaya kepada pengorbanan Kristus Yesus untuk bertumbuh dalam pengenalan yang sempurna akan Allah. Roh Allah akan terus memimpin orang-orang percaya untuk hidup dalam damai sejahtera, merdeka dari hukum dosa dan maut. Pertanyaan: apakah kita mau dan rela dipimpin oleh Roh Allah? Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-57: 2 Yesus, Lihat Umat-Mu
Tanpa cah’ya Roh Kudus kami dalam kegelapan;
biar oleh sabda-Mu akal budi Kau cerahkan,
hingga Tuhan kuasai karya dan ucapan kami.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin