Arsip Kategori: Ibadah Harian

Air Hidup


BERNYANYI BE No. 179:1 Adong do sada mual
Adong do sada mual i di na mardosa i, mansai denggan do mual i, pasonang rohangki.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Mazmur 34:2-8
Malam: Yesaya 55:1-7

RENUNGAN
Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya.
Yohanes 4:14a

Air Hidup
Yesus meminta air dari perempuan Samaria. Percakapannya dengan Yesus begitu akrab dan perempuan itu menunjukkan keramahtamahannya kepada Yesus. Sebaliknya Yesus juga menunjukkan keramahtamahan-Nya dengan menawarkan air hidup kepadanya. Pada awalnya perempuan itu salah memahaminya. Akhirnya perempuan itu percaya dan memberitakannya kepada orang lain perihal percakapan mereka dengan Yesus.

Yesus dengan tegas mengatakan bahwa Dia adalah air kehidupan. Di kitab Wahyu ada janji “Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan” (Why 21: 6). “Anak Domba itu akan menuntun mereka ke mata air kehidupan” (Wahyu 7: 17). Janji itu ialah, bahwa orang-orang yang terpilih akan dengan sukacita mengambil air dari sumur-sumur keselamatan (Yes 12:3). Bahwa orang yang meminum air dari sumur itu akan haus lagi sedangkan orang yang meminum air kehidupan tidak akan haus lagi. Pemazmur berkata “Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? (Mzm 42:3). Janji Allah ialah “Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus” (Yes 44:3a).

Panggilan yang disampaikan kepada setiap orang ialah, barangsiapa yang haus boleh datang dan minum air dengan cuma-cuma (Yes 55: 1). Untuk memperoleh air hidup ini, seseorang harus “meminumnya”. Dia harus percaya kepada Yesus sebagai Mesias. Meminum air hidup menuntut persekutuan terus-menerus dengan sumbernya, yaitu Yesus Kristus sendiri. Tidak bisa seorangpun meminum air hidup apabila hubungannya terputus dari sumber itu. Mari datanglah kepada Yesus Kristus Sang Sumber Air Hidup. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 415:1 Gembala Baik Bersuling Nan Merdu.
Kepada domba haus dan lesu, Gembala baik memb’rikan air segar;
ke dalam hati haus dan sendu dib’ri-Nya air hidup yang benar.
O, gembalaku itu Tuhanku, membuat aku tent’ram hening.
Mengalir dalam sungai kasihku kuasa damai cerlang bening.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tubuhmu Milik Tuhan


BERNYANYI BE 66:1 Debata Baen Donganmi
Debata baen donganmi. Lao mangula ulaonmu. Baen Ibana haposanmu. Sai paserep rohami. Debata baen dongami. Debata baen donganmi.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Mazmur 18:1-7
Malam: Efesus 4:17-24

RENUNGAN
Tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
Roma 6:13b

Tubuhmu Milik Tuhan
Mengapa kita harus menyerahkan diri kita kepada Allah? Sebab orang-orang yang ada dalam Kristus, hidupnya seakan-akan telah bangkit dari antara orang mati. Kita telah mati dengan Kristus. Karena itu kita memandang kehidupan dari perspektif yang baru. Kita telah mengabdikan diri kita kepada Allah. Diri itu tentu saja mencakup setiap anggota atau bagian tubuh kita dan segala kegiatan yang kita lakukan. Semua bagian dari kepribadian manusia bisa aktif mengabdi kepada kelaliman atau aktif mengabdi kepada kebenaran. Mengapdi kepada siapakah anggota-anggota tubuh kita?

Apa yang di katakan dalam Pasal 6:12 adalah mengenai keberadaan kita sebagai manusia yang utuh, sedangkan apa yang di katakan dalam ayat ini adalah mengenai bagian-bagian tubuh kita. Anggota-anggota tubuh diperalat sebagai senjata oleh kerusakan sifat kita, yang dengannya keinginan-keinginan daging dipenuhi. Tetapi kita tidak boleh membiarkan penyalahgunaan itu. Anggota-anggota tubuh kita dijadikan secara dahsyat dan ajaib. Jadi sayang bila dipakai sebagai senjata Iblis untuk melakukan ketidakbenaran yang menuntun kepada dosa, sebagai senjata untuk perbuatan-perbuatan dosa, untuk menuruti kecenderungan-kecenderungan hati yang penuh dosa. Ketidakbenaran menuntun kepada dosa. Perbuatan-perbuatan dosa meneguhkan dan menguatkan kebiasaan-kebiasaan dosa. Satu dosa melahirkan dosa lain, seperti membuka keran air. Oleh karena itu, segera tinggalkanlah dosa, jangan sampai kita berurusan dengannya. Anggota-anggota tubuh bisa saja, bila sudah dikuasai oleh godaan, dipaksa menjadi senjata dosa. Tetapi janganlah menyerahkannya untuk dijadikan seperti itu, janganlah menyetujuinya. Mematikan dosa merupakan satu bagian dari pengudusan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 436:1 Lawanlah Godaan
Lawanlah godaan, s’lalu bertekun; tiap kemenangan kau tambah teguh; nafsu kejahatan harus kautentang, harap akan Yesus: pasti kau menang. Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan; Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Karunia Dan Pemeliharaan Tuhan


BERNYANYI BE 211:1 Tuhan Jesus Siparmahan
Tuhan Jesus Siparmahan, au birubiruNa do. Jesus gok di Ho rohangku, sai ihuthononhu Ho. Sai ihuthononhu Ho, sai ihuthononhu Ho. Jesus gok di Ho rohangku, sai ihuthononhu Ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Ibrani 6:13-20
Malam: 1 Korintus 2:1-5

RENUNGAN
Hidup dan kasih setia Kaukaruniakan kepadaku, dan pemeliharaan-Mu menjaga nyawaku.
Ayub 10:12

Karunia Dan Pemeliharaan Tuhan
Siapapun, baik mereka yang percaya maupun yang tidak percaya kepada Tuhan, bahkan orang jahat sekalipun masih mendapat kesempatan untuk menikmati karunia dan berkat Tuhan. Tuhan memberikan kehidupan, mengasihi dengan setia bahkan memelihara semua orang dan semua makhluk yang bernafas. Dalam konsep ekonomi ada yang disebut opportunity cost yang artinya suatu manfaat yang harus dikorbankan untuk mencapai sesuatu yang lain, contoh konkritnya, semua orang yang masuk ke mall akan menikmati udara yang sejuk, apakah orang itu akan beberbelanja atau tidak, dalam hal ini pihak mal yang harus mengeluarkan biaya. Sepertinya Ayub sedang menggunakan teori opportunity cost ini. Ia merasa bahwa karunia dan pemeliharaan Tuhan itu tidak layak dinikmati oleh orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Ayub bahkan geram ketika melihat bahwa banyak orang yang melawan dan menghina Tuhan, juga menikmati karunia dan pemeliharaan Tuhan. Nyatanya, karunia dan pemerihaan Tuhan tidak dibatasi dengan teori opportunity cost. Tuhan tidak tunduk oleh penilaian manusia termasuk Ayub, untuk memutuskan siapa yang boleh dan siapa yang tidak boleh menikmati karunia dan pemeliharaanNya.

Lalu apa gunanya kita capek-capek menjadi orang percaya, kalau nyatanya memperoleh karunia dan pemeliharaan yang sama dari Tuhan. Yakinlah Tuhan memberikan karunia dan jaminan kehidupan bagi orang yang percaya kepada-Nya. Bukan hanya kehidupan di dunia ini tetapi kelak kehidupan kekal di Sorga. Bahwa di sekitar kita banyak orang yang tidak percaya, Tuhan ingin kita tetap mendoakan mereka. Bahkan kepada orang-orang yang membenci Tuhan atau yang membenci kita karena kita percaya kepada Tuhan kita, kita harus tetap mendoakan mereka. Adalah hak dan cara Tuhan sendiri untuk memberikan pertobatan ataupun hukuman, sebagaimana tertulis di dalam Roma 12:19. Saudara, janganlah kamu menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 410:1 Tenanglah Kini Hatiku
Tenanglah kini hatiku: Tuhan memimpin langkahku. Di tiap saat dan kerja tetap kurasa tangan-Nya. Tuhanlah yang membimbingku; tanganku dipegang teguh. Hatiku berserah penuh tanganku dipegang teguh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Keselamatan hanya dalam Tuhan


BERNYANYI BE 464:2 Huboan Ma Diringku
Ho Sipalua ahu, sun hinagogoMi. HataM do huhaposi, na so boi muba i. Pagalak ma rohangku dison managam au. TondiMi ma suru, na boi manggomgom au.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Mazmur 2:7-12
Malam: Lukas 10:38-42

RENUNGAN
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia.
Kisah Para Rasul 4:12a

Keselamatan hanya dalam Tuhan
Keselamatan menjadi sebuah kerinduan orang yang percaya bahwa ada kehidupan di hari esok sesudah kematian. Iman Kristen yang termuat juga di dalam Alkitab menyatakan bahwa keselamatan itu satu-satunya hanya ada di dalam dan melalui Yesus Kristus, Sang Mesias. Apakah kita hanya membicarakan keselamatan itu sesudah mati saja? Apakah pentingnya sekarang ini dibicarakan? Keselamatan itu tidak serta merta diberikan atau tidak, ketika tiba hari esok. Tapi semuanya dimulai dan ditentukan sejak hari ini, saat kita sudah menerima dan hidup bersama Tuhan Yesus di dunia ini. Hidup bersama-Nya tentu bagaimana iman dan perilaku kita sejalan dengan iman kita.

Pada masa sekarang ini, yang menjadi persoalan adalah, sebagian masih ada yang tidak percaya kepada Yesus Kristus. Ada yang percaya tapi masih tetap memberi hatinya kepada dunia atau si iblis. Sebagian lagi percaya tapi pertumbuhan imannya mengalami jatuh bangun. Di era digital ini ada kecenderungan bahwa segala sesuatu bisa menjadi serba lebih mudah lewat teknologi digital ini. Pekerjaan berat bisa menjadi ringan, waktu yang dibutuhkan banyak kini menjadi lebih cepat, hal-hal yang sulit menjadi mudah. Ketergantungan terhadap teknologi inipun tidak dapat dibendung. Bahkan gereja pun tidak terlepas pengaruh teknologi tersebut. Hanya saja, jika teknologi memasuki ruang iman yang mencoba menggeserkan posisi Tuhan Allah maka bisa berbahaya. Apalagi kehidupan orang beriman kepada Yesus diperbandingkan bukan lebih mudah, bukan menjadi bebas dari masalah, dan tidak ada jaminan bahwa hidup menjadi terberkati, damai sejahtera dan penuh kebahagiaan. Nas ini memberi sebuah kepastian bahwa keselamatan hari esok hanya di dalam dan melalui Yesus Kristus. Dan kita juga diundang agar kehidupan sehari-hari tetap bersama dan bersandar kepada Yesus.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 300:5 Andaikan Yesus Kau Bukan Milikku
Aku bersyukur dan memuji Tuhan, kar’na diriku ikut Kaumasukkan dalam kawanan domba tebusan-Mu oleh darah-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Hidup Bersama Tuhan


BERNYANYI BE-221: 1 Saleleleng Jesushi
Saleleng Jesushi namandongani au. Maporus holsoholsongki, sai di Ibana au.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Yesaya 28:23-29
Malam: Matius 14:22-36

RENUNGAN
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Mazmur 16:8

Hidup Bersama Tuhan
Dalam perjalan hidup tentu kita melihat berbagai hal yang bertolak belakang dengan iman. Ada orang yang tidak pernah datang ke Gereja, namun harta kekayaannya semakin bertambah; ada orang yang semakin rajin melayani namun permasalahan hidup semakin berat. Ada orang yang melakukan kejahatan namun terlihat bersuka cita di dalam kehidupannya; ada orang yang melakukan kebaikan namun banyak kesedihan menimpanya. Lalu hal ini dapat menjadikan orang yang percaya menjadi ragu akan kuasa TUHAN dan lebih parah lagi adalah menjauh dari-Nya dan melawan kehendak-Nya. Lalu apa keuntungan hidup bersama dengan Tuhan?

Di dalam perikop ini (Mzm. 16: 17) Daud mengungkapkan bagaimana perasaannya bersama dengan TUHAN. Daud mengakui bahwa kebahagiaan itu berasal dari Tuhan, dan hanya Dia yang dapat memberikannya. Kunci kebahagiaan itu adalah ketika Firman Tuhan masih berdiam dalam hati, yang akan bekerja untuk mengajari, menguatkan dan menyelamatkan. Bukannya hanya dalam hidup sekarang ini tetapi juga pada masa yang akan datang (surga). Ketika datang pergumulan hidup Tuhan mengajarkannya untuk bersabar dan berserah, ketika berkat diterima Tuhan mengajarkan untuk bersyukur, dan pada akhirnya kebahagiaan sejati diterimanya. Tidak persoalan bagi Daud orang jahat semakin bertambah kaya di dunia ini karena kehidupan di dunia ini adalah sementara. Demikian halnya dengan orang yang hidup dalam kebaikan mengalami penderitaan karena Daud memahami bahwa Tuhan melihatnya dan Dia akan memberikan kelepasan dari penderitaan. Daud mengetahui bahwa hidup bersama Tuhan adalah kunci kebahagiaan di dunia ini dan pada masa yang akan datang, sehingga dia memberikan hati untuk didiami oleh Firman Tuhan. Oleh karena itu, kita pun diajak untuk hidup bersama Tuhan di dalam setiap perjalanan hidup baik itu sukacita atau pun dukacita, karena Dia yang mampu memberikan kebahagiaan yang sempurna. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 363:2 Bagi Yesus Kuserahkan
Tanganku kerja bagi-Nya, kakiku mengikut-Nya.
Mataku memandang Yesus; yang kupuji Dialah!
Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah!
Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Allah Juruselamat Manusia


BERNYANYI BE-426: 2 Tutu Na Mate Jesus i
Tutu na mate Jesus i siala dosangki? Na lao pasaehon utangki dibahen holongNa i? songon i tutu songon i tutu. Umbahen na mate Jesus i siala dosami.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Yeremia 30:7-13
Malam: Yohanes 11:20-27

RENUNGAN
Sesungguhnya, hanya pada TUHAN, Allah kita, ada keselamatan Israel!
Yeremia 3:23b

Allah Juruselamat Manusia
Ada lima sola yaitu; Sola scriptura, keselamatan hanya diperoleh melalui firman Allah atau Alkitab (Rom 10:17; 2 Tim 3:16; Maz 119:105). Sola fide keselamatan hanya diperoleh dalam iman kepada Allah (Gal 2:16). Sola Gracia Keselamatan diperoleh hanya karena anugerah Allah (Epesus 2:8-9). Sola Cristo, keselamatan diperoleh hanya dalam Yesus Kristus (Yoh 14:6). Soli Deo Gloria, kemuliaan hanya milik Allah (Maz 115:1). Keselamatan adalah kebutuhan mutlak bagi setiap umat manusia, masalahnya masih banyak manusia yang kurang memahami makna dan jalan keselamatan tersebut. Karena masih ada yang berkata “Banyak jalan menuju Roma”, artinya banyak jalan menuju keselamatan. Pertanyaannya benarkah demikian? Jawabnya tidak karena “Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan “(Kisah 4:12). Artinya jalan untuk memperoleh keselamatan hanya ada satu saja yaitu melalui Yesus Kristus (Yohanes 14:6).

Keselamatan adalah karya Allah bukan usaha manusia untuk mengembalikan manusia pada desteni manusia semula sesuai dengan Kej 1:26. Manusia yang segambar dan serupa dengan Allah untuk mengelola ciptaan-Nya. Meskipun manusia jatuh dalam dosa kasih Allah abadi, kekal, tidak pernah berubah. Meskipun dosa telah merusak gambar Allah yang ada pada manusia, keselamatan yang Kristus lakukan dalam rangka mengembalikan hakekat manusia tersebut. Allah sendiri yang mengambil inisiatif untuk mendatangkan kebaikan bagi manusia; dan hanya karena kasih karunia-Nya manusia menjadi yang sulung di antara ciptaan-Nya (Rm 8:28-29; Ef 2:8-9). Karena itu percaya dan lakukanlah firman-Nya, berusahalah agar dari waktu ke waktu semakin serupa dengan Kristus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-396: 3 Yesus Segala-galanya
Yesus segala-galanya, setia padaku; tak akan ‘ku menyangkal-Nya, teman setiaku. Bersama-Nya ‘ku tak sesat, ia menjagaku tetap: ia tetap kawan erat sobatku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Firman Tuhan Menjamin Kehidupan


BERNYANYI BE-470: 1 Jesus Ho Nampuna Au
Jesus Ho nampuna au dohot na adong di au. Gogo dohot hosangki sahat ma tu tanganMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Petrus 1:3-21
Malam: Yesaya 30:18-26

RENUNGAN
Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.
Ulangan 30:14

Firman Tuhan Menjamin Kehidupan
Di dalam menjalankan kehidupan, kita hanya ada dua pilihan yaitu Kutuk dan Berkat; Kehidupan atau kematian. Kita diberikan pilihan, untuk hidup menjadi berkat maka kita harus mengikuti firman Tuhan. Tidak ada alasan atau dalih untuk tidak hidup dengan setia dan penuh ketaatan melaksanakan firman Tuhan. Firman Tuhan tidak sulit untuk dijangkau dan diraih karena firman itu sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.

Hidup penuh kedamaian dan diberkati adalah jalan yang dipilih oleh umat yang menjalankan firman Tuhan dalam kerhidupannya. Di dalam menjalani kehidupan dengan menerima firman Tuhan berarti kita menerima dan menyatakannya, juga dengan hati kita menghayatinya. Oleh sebab itu hidup yang diberkati adalah hidup bersama dengan firman yang hidup yaitu Yesus Kristus Tuhan dan Raja kita.
Kehidupan kita banyak liku-likunya, tidak ada yang lurus dan mulus. Banyak tantangan dan hambatan serta rintangan, apalagi jaman sekarang melalui media sosial sangat mudah mempengaruhi kehidupan kita. Kita menjadi begitu dekat dengan Iblis yang siap sedia menerkam, menarik kita ke dalam kehidupan hedonisme yang meninggalkan Tuhan. Kita jatuh ke jurang yang sangat dalam. Ini semua akan kita lewati, maka firman Tuhan mengingatkan kepada kita bahwa semua itu adalah lika-liku kehidupan yang harus kita lalui, oleh sebab itu adalah mustahil kita hidup tanpa pertolongan Tuhan, seperti yang tertulis dalam Mazmur 62:2 “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku”. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-249: 3 Serikat Persaudaraan
Dan masing-masing kamu pun dib’ri anugerah, supaya kamu bertekun dan rajin bekerja. Hendaklah hatimu rendah, tahu: Tuhan berpesan jemaat menurut firman-Nya berkasih-kasihan.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin