Hidup Bersama Tuhan


BERNYANYI BE-221: 1 Saleleleng Jesushi
Saleleng Jesushi namandongani au. Maporus holsoholsongki, sai di Ibana au.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Yesaya 28:23-29
Malam: Matius 14:22-36

RENUNGAN
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Mazmur 16:8

Hidup Bersama Tuhan
Dalam perjalan hidup tentu kita melihat berbagai hal yang bertolak belakang dengan iman. Ada orang yang tidak pernah datang ke Gereja, namun harta kekayaannya semakin bertambah; ada orang yang semakin rajin melayani namun permasalahan hidup semakin berat. Ada orang yang melakukan kejahatan namun terlihat bersuka cita di dalam kehidupannya; ada orang yang melakukan kebaikan namun banyak kesedihan menimpanya. Lalu hal ini dapat menjadikan orang yang percaya menjadi ragu akan kuasa TUHAN dan lebih parah lagi adalah menjauh dari-Nya dan melawan kehendak-Nya. Lalu apa keuntungan hidup bersama dengan Tuhan?

Di dalam perikop ini (Mzm. 16: 17) Daud mengungkapkan bagaimana perasaannya bersama dengan TUHAN. Daud mengakui bahwa kebahagiaan itu berasal dari Tuhan, dan hanya Dia yang dapat memberikannya. Kunci kebahagiaan itu adalah ketika Firman Tuhan masih berdiam dalam hati, yang akan bekerja untuk mengajari, menguatkan dan menyelamatkan. Bukannya hanya dalam hidup sekarang ini tetapi juga pada masa yang akan datang (surga). Ketika datang pergumulan hidup Tuhan mengajarkannya untuk bersabar dan berserah, ketika berkat diterima Tuhan mengajarkan untuk bersyukur, dan pada akhirnya kebahagiaan sejati diterimanya. Tidak persoalan bagi Daud orang jahat semakin bertambah kaya di dunia ini karena kehidupan di dunia ini adalah sementara. Demikian halnya dengan orang yang hidup dalam kebaikan mengalami penderitaan karena Daud memahami bahwa Tuhan melihatnya dan Dia akan memberikan kelepasan dari penderitaan. Daud mengetahui bahwa hidup bersama Tuhan adalah kunci kebahagiaan di dunia ini dan pada masa yang akan datang, sehingga dia memberikan hati untuk didiami oleh Firman Tuhan. Oleh karena itu, kita pun diajak untuk hidup bersama Tuhan di dalam setiap perjalanan hidup baik itu sukacita atau pun dukacita, karena Dia yang mampu memberikan kebahagiaan yang sempurna. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 363:2 Bagi Yesus Kuserahkan
Tanganku kerja bagi-Nya, kakiku mengikut-Nya.
Mataku memandang Yesus; yang kupuji Dialah!
Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah!
Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s