Arsip Kategori: Ibadah Harian

Mulutmu Harimaumu


BERNYANYI BE 248:2 Saleleng Ho Di Tano on
Sai songon hau na denggan ho ramos parbue ni. Bulungna pe na uli do, antong sai tiru i.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Amos 5:7-13
Malam: Matius 7:15-20

RENUNGAN
Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya.
Matius 12:33a

Mulutmu Harimaumu
Hati adalah akar pohon, bahasa adalah buah. Jika pohonnya baik, buahnya juga akan baik. Jika anugerah bertakhta dalam hati manusia, maka bahasa yang keluar adalah bahasa yang takut akan Tuhan, dan mensyukuri berkat-berkat Tuhan. Hati murni dapat melahirkan kata kata yang murni dan perbuatan yang murni. Akibat dosa manusia, hati murni dalam hati manusia telah hilang, sehingga kata kata dan perbuatan manusia telah berdosa. Pengampunan oleh darah Tuhan Yesus menjadikan hati, kata-kata dan perbuatan manusia dimurnikan kembali. Oleh sebab itu, percaya dan hidup dalam pengajaran Yesus akan melahirkan hati murni, jujur, baik, kasih, berkata berbuat jujur.

Perkataan harus sesuai perbuatan. Tuhan Yesus melayani manusia melalui Firman-Nya. Apa yang dikatakan, sesuai dengan apa yang dilakukannya, Yesus mendidik manusia agar perkataan sesuai dengan perbuatan, agar dalam berkata-kata perlu hati hati, apa yang dikatakan perlu dipertimbangkan apakah menyakiti orang lain, atau kita tidak mampu melakukannya, lebih baik sedikit bicara banyak berbuat. Ada ungkapan: “Mulutmu adalah harimaumu, dan jangan pula lain di bibir lain di hati atau manis di mulut pahit perbuatannya.” Melalui Firman ini, Tuhan Yesus mengajar kita agar kata-kata dan perbuatan kita sesuai, dapat dipercayai, sehingga kebaikan, kejujuran, dan kasih kita tidak sia-sia. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ. 309:1. Biar ‘Ku Tumbuh Di Batang-Mu
Biar ‘ku tumbuh di batang-Mu, ya Pokok Anggur yang benar, supaya Kau hidupkan daku menjadi ranting yang segar. Jika Engkau beri berkat, aku berbuah yang lebat.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Allah Memberikan Kekuatan Kepada Orang Percaya


BERNYANYI BE 247:1 Sai Hehe Ma Hamuna
Sai hehe ma hamuna, hamu parangan ni Tuhanta Jesus Kristus, tu paraloan i. Ai ndang tarbaen ho monang, nda na mangalo ho; ai musu ni Tuhanta tung ingkon talu do.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 1 Timotius 1:3-11
Malam: Imamat 19:1-8

RENUNGAN
Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
Roma 8:31b

Allah Memberikan Kekuatan Kepada Orang Percaya
Kemenangan Kristus di atas kayu salib adalah berita buruk bagi si Iblis, tapi merupakan berita sukacita bagi kita orang percaya. Maut telah ditelan dalam kemenangan. Allah yang telah memberikan kepada kita kemenangan melalui Yesus Kristus, Tuhan kita. Kini, belenggu dosa dan akibatnya, telah dipatahkan.

Kekuatan orang percaya tidak ditentukan oleh berapa lama ia menjadi orang Kristen, atau seberapa aktif ia terlibat dalam pelayanan di gereja; tapi kekuatan sepenuhnya ditentukan oleh faktor iman, “sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?” (1 Yohanes 5:4-5). Berbicara tentang iman tak lepas dari apa yang disebut ketaatan, asal kita hidup taat maka tak ada yang perlu ditakutkan! Sebab kekuatan kita untuk mencapai kemenangan bukan tergantung keadaan yang ada di sekeliling, tetapi tergantung seberapa dekat hubungan kita dengan Tuhan, karena Tuhanlah yang membawa kita kepada jalan kemenangan. Kata lawan bisa berbicara tentang masalah, kesulitan, penderitaan, atau orang-orang yang merancang kejahatan terhadap kita.
Mengapa masih banyak orang Kristen yang hidup dalam kekalahan? Karena mereka tidak memahami benar siapa dirinya di dalam Tuhan. Ini terjadi karena mereka tidak memiliki persekutuan yang karib dengan Tuhan. Artinya kita ini sangat berharga dan istimewa di mata Tuhan Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 453:1 Yesus Kawan Yang Sejati
Yesus kawan yang sejati bagi kita yang lemah. Tiap hal boleh dibawa dalam doa pada-Nya. Oh, betapa kita susah dan percuma berlelah, bila kurang pasrah diri dalam doa pada-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Doa Kemenangan


BERNYANYI BE-504:1 Ditogu Tuhan Jesus Au
Ditogu Tuhan Jesus au, ido na mangapuli au. Di ganup dalan nang tung maol tanganNa do tongtong huhaol. Ditogutogu Jesus au tanganNa sai maniop au. Tongtong ma siseanNa au, paima boi tu surgo lao.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Kejadian 12:1-9
Malam: Markus 1:16-20

RENUNGAN
Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.
Mazmur 60:14

Doa Kemenangan
Ayat Renungan di atas bagian dari penutup doa Daud yang memohon pertolongan Tuhan untuk memenangkan peperangan terhadap Orang Aram dan Orang Edom. Daud sangat merasakan betapa berkuasanya Tuhan terhadap alam semesta beserta seluruh makhluk pengisinya. Daud sangat menyadari bahwa tidak ada kekuatan manusia yang bisa diandalkan kecuali hanya kekuatan Tuhan semata.

Kehidupan zaman now juga merupakan arena peperangan batin bagi kebanyakan orang, permasalahan dan tantangan hidup, bencana dan kejahatan yang merajalela sangat terasa menekan kehidupan ini. Terkadang di suatu saat kita terpojok ke dalam situasi yang sangat menggalaukan hati dan perasaan kita, bahkan terkadang kekhawatiran tersebut bermanefestasi dalam kesakitan fisik tubuh kita sendiri, seperti munculnya penyakit yang mengejutkan kita dan keluarga. Mari kita meneladani sikap Daud yang beribu tahun lalu sudah berada dalam posisi kita saat ini. Mari berdoa kepada Tuhan dalam segala kerendahan hati kita, memohon kekuatan dan penyertaan Tuhan dalam menghadapi badai kehidupan kita. Serahkan segala beban tersebut kepada Tuhan dan berpasrah diri menunggu dan mensyukuri apa yang baik yang telah Tuhan berikan kepada kita. Jangan ragu dan jangan mencoba mengandalkan kekuatan manusia dan dunia, karena situasinya malah makin memburuk. Tuhan akan melakukan apa yang terbaik bagi kita. Mungkin Tuhan juga akan menggunakan orang lain untuk membantu kita menyelesaikan persoalan hidup kita. Percayalah bahwa Tuhan itu sebenarnya adalah sumber kemenangan yang sejati. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita (1 Kor. 15:57). Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 402:1 Kuperlukan Jurus’lamat
Kuperlukan Jurus’lamat, agar jangan ’ku sesat; s’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat. Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan; bila Tuhanku membimbing, ’ku di malam pun tentram.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Kuasa Tuhan


BERNYANYI BE 574:2 Puji ma Debata
Olophon, olophon Tuhan i, hatindanghon denggan basaNa i. Sai arahon donganmi, ro tu Sipalua i. Olophon, olophon Tuhan i, hatindanghon ma denggan basaNa i.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Amsal 18:1-10
Malam: Ibrani 6:9-12

RENUNGAN
Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Lukas 1:51

Kuasa Tuhan
Teks ini merupakan nyanyian pujian Maria saat dia sedang mengandung Bayi Kudus. Dia memuji kebesaran kuasa Tuhan Allah karena dia melihat apa yang telah diperbuat Tuhan Allah kepada dirinya. Sejak Maria mengatakan: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu” kepada malaikat, maka dia melihat perkara-perkara besar dalam dirinya. Hidup Maria menjadi teladan bagi kita untuk percaya kepada Tuhan Allah bahwa kuasa Tuhan besar. Bagaimana kita berkata ya kepada Tuhan Allah, taat dan setia kepada-Nya. Kuasa Tuhan tidak hanya melakukan perbuatan baik tapi juga melawan setiap perbuatan yang jahat. Tuhan tidak mau kompromi terhadap kuasa Iblis yang mau menguasai dunia ini dan segala isinya agar tunduk menyembah kepadanya. Bukti kesungguhan dan cinta kasih Tuhan kepada kita semua adalah dengan lahirnya Yesus ke dalam dunia. Dia akan menggenapi janji Tuhan untuk menaklukkan kuasa si Iblis dan menyelamatkan umat manusia dan dunia ini. Kini, kita semua sebagai anak-anak Tuhan, yang menjadi milik Tuhan, diberi kuasa untuk menyatakan kebesaran-Nya lewat melakukan perbuatan-perbuatan sesuai kehendak Tuhan Allah dan menceraiberaikan perbuatan jahat. Isi dari berkat yang disampaikan oleh pendeta saat seseorang menerima peneguhan sidi adalah: “Terimalah berkat Tuhan, Allah Bapa kita dan Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus. Dialah yang menyertai saudara untuk melawan segala yang jahat dan menguatkan saudara untuk melakukan segala yang baik.” Maka melalui diri kita yang percaya kepada Yesus Kristus, kita boleh nyatakan kuasa Tuhan dalam hidup kita dengan melakukan yang baik dan melawan yang jahat. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 413:2 Tuhan Pimpin Anakmu
Hanya Dikau sajalah perlindungan yang teguh. Biar hidup menekan, Kau harapanku penuh. Tuhan, pimpin! Arus hidup menderas; agar jangan ’ku sesat, pegang tanganku erat.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Cari Dahulu Kerajaan Allah


BERNYANYI BE 789:1 Lului Hamu Harajaon Ni Debata
Lului hamu harajaon ni Debata rap dohot hatigoranNa. TambahononNa ma ondeng tu hamu, Haleluya, Haleluya. (Haleluya) 5x

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Timotius 2:11-14
Malam: Yehezkiel 39:25-29

RENUNGAN
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Matius 6:33

Cari Dahulu Kerajaan Allah
Nas ini sudah tidak asing lagi buat kita. Sebelum nas ini banyak berbicara tentang kehidupan duniawi seperti: hal mengumpulkan harta (19-24) dan kekuatiran (25-34). Ini merupakan gambaran konteks kehidupan pada waktu itu dan itu juga dapat kita temukan pada saat ini. Banyak orang cemas atas masa depan, kuatir atas biaya hidup, biaya uang sekolah anak-anak, kekuatiran terhadap berbagai perilaku menyimpang dan sebagainya.
Apakah “Kerajaan Allah” itu? Kerajaan Allah berarti pemerintahan yang didirikan oleh Allah. Sifatnya kekal, kudus, dan mulia. Di mana para penghuninya bersukacita untuk melakukan kehendak Allah Bapa. Oleh karena itu, orang yang berusaha dan mengutamakan Kerajaan Allah dalam hidupnya maka dia sudah berada di jalan yang benar dan tahu apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya. Namun, apakah ketika kita masih di bumi ini kita tidak boleh mengurusi hal duniawi? Apakah bertentangan dengan hal mencari kerajaan sorga? Pasti tidak. Tetapi sebagai orang Kristen, pekerjaan Allah menjadi prioritas seperti: hidup taat kepada-Nya, memberitakan Kerajaan Allah dan sebagainya.

Sebagai orang percaya, mencari Kerajaan Allah menjadi sebuah keharusan dan mereka yakin bahwa Tuhan akan mencukupkan, memelihara dan menuntun hidup kita di dalam dunia ini. Mencari berarti membutuhkan sebuah usaha tapi mencari di dalam Tuhan seperti seorang anak sekolah minggu yang sedang mencari telor Paskah. Tentu Guru Sekolah Minggunya tidak menaruh jauh-jauh, tempat yang sangat sulit ditemukan, posisinya pasti aman, dan di bawah kendali Guru Sekolah Minggu. Demikian halnya mencari di dalam Tuhan maka harapan, percaya, dan iman sangat penting. Kiranya nas ini menguatkan dan menuntun kita dalam menjalani tahun 2019 ini. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 415:1 Gembala Baik Bersuling Nan Merdu
Gembala baik bersuling nan merdu membimbing aku pada air tenang, dan membaringkan aku berteduh di padang rumput hijau berkenan. O, Gembalaku itu Tuhanku, membuat aku tent’ram hening. Mengalir dalam sungai kasihku kuasa damai cerlang bening.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Utamakan Tuhan


BERNYANYI BE 698 Sai Ihuthononhu Jesus
Sai ihuthononhu Jesus, sai ihuthononhu Jesus salelenglelengna i. Nang godang haporsuhon sai benget do au manaon, sai ihuthononhu Jesus salelenglelengna i.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Samuel 22:3-4
Malam: 1 Raja-raja 18:23-26

RENUNGAN
Sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.
Mazmur 9:11b

Utamakan Tuhan
Tuhan mau kita lebih dulu menjadikan-Nya sebagai prioritas utama dalam seluruh aspek hidup kita. Itulah sebabnya, dalam Doa Bapa Kami, kata “Datanglah kerajaan-Mu jadilah kehendak-Mu“ ditempatkan lebih dulu dari doa meminta berkat atau kebutuhan seperti makanan. Dengan mengutamakan Allah sebagai prioritas utama, yaitu dengan hidup taat kepada-Nya, maka Tuhan akan menjaga urusan kita sebagaimana telah Dia janjikan. Berkat-Nya pasti dilimpahkan bagi kita yang mengutamakan Dia dan hidup menurut kehendak-Nya. Sebaliknya jika kita tidak mengutamakan Tuhan dan memilih berjalan menurut kehendak dan keinginan diri sendiri niscaya kita menghadapi banyak kesulitan dan persoalan.

Tekun beribadah, membaca dan merenungkan fiman-Nya, dan melayani Dia sepenuh hati, adalah contoh sederhana dan konkrit perihal mengutamakan atau memprioritaskan Tuhan. Dengan mengutamakan Tuhan pasti Dia memiliki rancangan yang terbaik bagi kita, “…yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” (Yer.29:11). Nas hari ini menguatkan kita bahwa setiap orang yang mencari, mengutamakan dan setia di dalam Tuhan maka dia tidak akan pernah dikecewakan Tuhan, dia akan mendapatkan kebahagiaan, damai sejahtera dan sukacita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-376:1 “Ikut Dikau Saja, Tuhan
Ikut dikau saja, Tuhan, jalan damai bagiku;
Aku s’lamat dan sentosa hanya oleh darah-Mu
Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi pada-Mu:
Dalam Dikau, Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Percaya Kepada Tuhan


BERNYANYI BE No. 149:3 Ho Tongtong Ihuthononhu
Manang aha pe na masa, las ni roha arsak pe. Tioponhu Ho na basa na marholong roha pe. Tung saleleng au mangolu, nang dung suda bohalhon. Ingkon Ho, O Sipangolu, pujionhu sai tongtong.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 1 Yohanes 4:1-6
Malam: Yesaya 33:20-24

RENUNGAN
Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.
Yesaya 26:4

Percaya Kepada Tuhan
Hari esok seseorang tidak seorang pun yang tahu pasti apa yang akan terjadi. Masa depan seseorang pun tidak seorang pun yang bisa mengklaim akan seperti ini dan seperti itu. Hanya nubuatan yaitu melihat “sebagian” hari esok bisa membantu kita memiliki gambaran bahwa hari esok atau masa depan akan seperti ini dan itu. Meski demikian masa depan seseorang pun bisa diprediksi akan seperti apa dilihat dari apa yang dilakukannya sekarang ini. Tentu ada dasar dan ukuran yang mendasarinya. Alkitab dan ajaran gereja memberikan dasar bahwa iman menjadi sangat penting dan utama. Dibutuhkan iman tentang bagaimana hari esok. Dibutuhkan iman untuk menjalani hari ini, yaitu kehidupan sekarang ini. Dan paling utama dibutuhkan iman untuk meyakini bahwa ada Pribadi yang berkuasa atas itu semuanya. Nas hari ini meyakinkan agar kita hanya boleh percaya dan dibantu untuk menjalani kehidupan sekarang ini dengan tetap percaya hanya kepada Tuhan Allah.

Iman itu seringkali diuji oleh berbagai keadaan dan peristiwa yang bisa membuat goyah, khawatir dan berpaling dari Tuhan Allah. Bagaimana agar kita bisa percaya kepada Tuhan selama-lamanya bahwa Dia adalah gunung batu yang kekal. Kesaksian di Alkitab cukup untuk membantu kita agar senantiasa percaya kepada-Nya. Pengalaman para leluhur bangsa Israel yang takut Tuhan dan mereka yang tidak percaya kepada Tuhan dapat membantu kita. Percaya kepada Tuhan pun masih aktual dan relevan pada masa sekarang ini, bahkan kita bisa saksikan bahwa Tuhan itu ada dan hidup.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 405:1 Kaulah Ya Tuhan Surya Hidupku
Kaulah ya Tuhan Surya hidupku; asal Kau ada yang lain tak perlu. Siang dan malam Engkau kukenang; di hadirat-Mu jiwaku tenang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin