Arsip Kategori: Ibadah Harian

BERKAT DAN KEYAKINAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-23:3 Jesus hami ro dison
Sondang sian Debata, hatiuron sian ginjang. Baen ture sondangi ma rohanami asa sonang. Lao manjalo hangoluan, pinatupaM, o Tuhan.

PEMBACAAN FIRMAN
Roma 8:28-30 (Pagi) Mzm 91:1-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 6 Januari 2018
Mazmur 40:5a
Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan

BERKAT DAN KEYAKINAN
Daud menuliskan mazmur ini pada waktu ia diselamatkan oleh kuasa dan kebaikan Allah dari kesukaran berat yang menghimpitnya, yang hampir saja membuat ia kewalahan. Mungkin kesukaran itu dipicu oleh kegelisahan pikirannya setelah menyadari dosa dan ketidaksenangan Allah yang ditujukan kepadanya oleh karena dosanya itu. Dia telah dilemparkan ke dalam lobang kebinasaan dan ke dalam lumpur rawa (ay.3), dia tidak dapat keluar dari sana, malahan justru makin terperosok di dalamnya. Namun dalam kerendahan hati dan pengharapan yang penuh, ia menanti-nantikan Tuhan. Dari Allah sajalah, ia mengharapkan kelegaan, dan tanpa ragu sedikitpun bahwa kelegaan itu akan datang di saat yang tepat. Allah menjawab doa-doanya, dia mengalami kebaikan Allah walaupun kebaikan itu tidak datang dengan segera. Allah meredakan ketakutannya, menangkan jiwanya serta memberikan kedamaian di dalam hati nuraninya.

Kita tidak pernah mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi esok, tetapi kita tahu dengan pasti bahwa Tuhan yang memberikan kasih setia dapat kita percayai, kasihNya akan semakin nyata baik dalam keadaan susah maupun senang bila kita tetap setia menantikan Tuhan. Karena itu, sebagai anak Tuhan marilah kita hidup bersandar pada anugerah dan pertolongan Tuhan serta mensyukurinya dengan taat kepada firman dan menyaksikan segala kebaikan-Nya. Bagi orang-orang yang mengandalkan Tuhan, firman-Nya berkata: “Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan.” Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-445:1 – Harap akan Tuhan
Harap akan Tuhan, hai jiwaku. Dia perlindungan dalam susahmu. Jangan resah, tabah berserah. Kar’na habis malam, pagi merekah, dalam derita dan kemelut. Tuhan yang setia, Penolongmu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

SUKACITA DI DALAM TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 178:1 Ro Ma Tu Jesus
Ro ma tu Jesus, ro ma tibu. Bege hataNa jangkon burju. Na ro do Jesus pangolu ho Asal porsea ho. Mansai las rohanta i muse Molo ias sian dosa pe. Sai ro ma hita tu surgo i Laos sonang ma disi.

PEMBACAAN FIRMAN
Kisah 18: 9-17 (Pagi) Amos 5: 4-6 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 5 Januari 2018
Yesaya 61: 10
Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

SUKACITA DI DALAM TUHAN
Menjelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia, biasanya banyak narapidana yang menantikan kabar baik tentang pengurangan masa tahanan bahkan pembebasan mereka dari penjara. Namun, setelah bebas mereka sering mendapatkan kecurigaan dan penolakan. Akibatnya tidak jarang, mereka berbalik kepada kejahatan semula. Kabar baik yang dikumandangkan oleh hamba Tuhan bagi Israel bukan hanya membebaskan mereka dari belenggu pembuangan, tetapi juga memulihkan hidup mereka sebagai suatu bangsa. Musuh yang pernah menindas mereka akan berbalik menjadi hamba Allah untuk mengasihi mereka. Semua yang pernah dirampas dari Israel akan dikembalikan musuh mereka dengan berlipat ganda. Bahkan Israel akan menemukan fungsi keumatan mereka, yaitu menjadi imam Allah bagi bangsa-bangsa.

Sukacita Israel saat menyambut kabar baik itu digambarkan dengan ditukarkannya pakaian kabung menjadi pakaian pesta lengkap dengan perhiasannya dan semarak suasana pesta. Nyanyian dukacita ditukar dengan kidung pujian bagi keagungan Allah. Israel bagaikan pengantin wanita yang di-sambut pengantin pria. Mereka akan dipulihkan seperti kebun yang kembali dipenuhi oleh tanaman yang subur. Untuk itu setiap orang tanpa terkecuali diundang untuk menyambut keselamatan dari Allah di dalam Tuhan Yesus. Sambutlah Dia sebagai Tuhan, alami pembebasan sejati dari belenggu dosa, serta nikmati anugerah kekal menjadi anak-anak-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 15: 3 Berhimpun Semua
Berdoa dan jaga supaya jangan penggoda merugikan jiwamu. Di dunia tegaklah kemenangan dan dasarnya imanmu yang teguh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin, Amin, Amin

PERCAYALAH! ALLAH MEMELIHARA HIDUPMU!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin

BERNYANYI BE-188:1 Jahowa Siparmahan Au
Jahowa Siparmahan au, ndang hurang manang aha. Ai nasa jea dipadao do sian dorbiana. Tongon dibaen na lomak i, lao pangoluhon tondingki. Dibaen asi rohaNa

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 6:25-34 (Pagi) Maz. 121:1-8 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 4 Januari 2018
Filipi 4:19
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

PERCAYALAH! ALLAH MEMELIHARA HIDUPMU!
Selamat Tahun Baru! Resolusi saudara di tahun 2018 tentu sudah ditetapkan dan sebagian sudah bergelora untuk meraihnya. Bagi mereka yang mengalami kegagalan di tahun lalu, jangan bersedih, harapan dan yang terindah selalu tersedia dalam Tuhan.
Bulan Januari, kata Januari berasal dari kata Janus yaitu dalam mitologi Romawi disebut dewa permulaan, yang memiliki dua wajah, yang satu menoleh ke kiri dan yang satu ke ke kanan. Jadi dewa ini penghubung, pintu, jembatan yang menghubungkan masa lalu dan masa sekarang. Dari kata Januari hendak memberi makna bahwa masa lalu penting tapi kita tidak bisa tinggal di masa lalu, kita harus melangkah meraih masa depan. Kita jalani hari-hari ini untuk mencipta masa depan yang lebih baik.

Di awal tahun ini kita dikuatkan Tuhan melalui Firman-Nya, yang mengatakan bahwa Tuhan Allah akan memenuhi segala keperluanmu. Kita harus belajar memercayai Tuhan dalam hidup kita. Bahwa Dia akan memelihara hidup kita. Paulus mengungkapkan nas ini sebagai doa kepada Tuhan Allah kepada jemaat Filipi, yang telah memberikan buah iman mereka, berupa persebahan kepada Paulus, yang akan dibawa ke Yerusalem, melalui Epafroditus. Dari konteks ini, kita diajak agar percaya kepada Tuhan Allah. Kemudian, dari iman yang berbuah memberikan persembahan yang harum untuk keperluan pelayanan. Orang yang demikian, Paulus mendoakan agar Tuhan memelihara hidup mereka dengan memenuhi segala keperluanmu. Tahun 2018, Gereja kita fokus pada dana pelayanan dari persembahan bulanan dari setiap warga jemaat. Semoga resolusi gereja kita ini menjadi bagian dari tanggung jawab setiap keluarga dan pribadi. Percayalah ketika saudara memberi untuk Tuhan, hidupmu tidak akan berkekurangan tapi berkecukupan dan dipenuhi Allah dengan damai sejahtera-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ-387:2 ‘Ku Heran Allah Mau Memb’ri
‘Ku heran, oleh rahmat-Nya. Hatiku beriman dan oleh kuasa Sabda-Nya jiwaku pun tent’ram. Namun ‘ku tahu yang kupercaya dan aku yakin ‘kan kuasa-Nya, Ia menjaga yang kutaruhkan hingga hari-Nya kelak!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin.

TULISKAN DENGAN TEPAT DAN BENAR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-20:1 O Jesus Tuhannami
O Jesus Tuhannami, sai tatap hami on
Asi rohaM di hami, palua hami on

PEMBACAAN FIRMAN
Roma 8:35-39 (Pagi)
Yunus 1:8-16 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 3 Januari 2018: Wahyu 21:5
Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”

TULISKAN DENGAN TEPAT DAN BENAR

R.G. Lee, seorang penulis menyatakan, “Surga adalah tempat paling menakjubkan, yang diciptakan oleh hikmat Tuhan dan dipersiapkan dengan kuasa Tuhan.” Seorang anak perempuan yang buta sejak lahir hanya mengenal keindahan melalui penjelasan ibunya. Bunga-bunga mekar pada musim semi, daun-daun pohon berubah warna pada musim gugur, salju turun pada musim dingin, gelombang laut dinikmati pada musim panas. Pada usia 10 tahun, anak itu menjalani operasi mata untuk dapat melihat. Setelah selesai operasi, matanya dibalut perban selama berminggu-minggu.

Kemudian saatnya tiba, perban dibuka, ia langsung berlari ke jendela dan berdiri dengan menahan nafas. “Bunda, mengapa engkau tidak memberitahu aku, bahwa pemandangan di luar begitu indah.” Ibunya berkata, “Aku sudah mencoba menjelaskannya, nak, tetapi kata-kataku tidak cukup untuk melukiskan keindahan itu!” Kita percaya, bahwa di surga nanti kita akan berlari ke sana ke mari sambil menahan nafas. Dan ketika kita bertemu dengan Yohanes, kita akan bertanya, “Rasul, mengapa engkau tidak memberitahu aku, surga ini begitu indah!” Dan Yohanes mungkin akan berkata, “Aku sudah mencoba menjelaskannya dalam Kitab Wahyu, tetapi kata-kataku tidaklah cukup untuk melukiskan keindahan Surga!”

Dalam 1 Kor 2: 9: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” Janji tentang pembaruan dari Tuhan ditandaskan melalui sebutan “Dia yang duduk di atas tahta”. Perintah secara eksplisit untuk menuliskan janji pembaruan juga menyiratkan sesuatu yang sangat penting. Ditulis, supaya banyak orang mengetahuinya sehingga nanti dapat mengecek kebenaran dari perkataan tersebut. Bagian ini bahkan ditutup dengan menandaskan bahwa perkataan-perkataan yang diucapkan oleh Allah “tepat dan benar” Perkataan ini bukan hanya benar, tetapi juga pasti akan dilakukan oleh Allah.

BERDOA

BERNYANYI – KJ-401:1 Makin dekat Tuhan
Makin dekat Tuhan kepada-Mu, Walaupun saliblah. Mengangkatku. Inilah laguku, dekat kepada-Mu. Makin dekat Tuhan kepada-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

BERSAMA TUHAN KITA SELAMAT


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin

BERNYANYI BE-565:1 Las Rohangku Lao Mamuji
Las rohangku lao mamuji Debata Parholong i. Songon bunga na mangerbang di na binsar ari i. Arsak, dosa, haporsuhon mago dibaen asiMi. Las ni roha na manongtong lehon di au Tuhanhi

PEMBACAAN FIRMAN
Yakobus 4:13 -17 (Pagi)
Ul. 10:12-14 (Mlm)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 2 Januari 2018: Yesaya 66:22
Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap.

BERSAMA TUHAN KITA SELAMAT
Selamat Tahun Baru bagi kita semua. Biarlah melalui tahun baru ini, hati dan pikiran kita selalu baru, semangat yang baru, harapan yang baru dalam menjalani hidup ini. Baru satu hari kita melewati tahun 2018 ini, yang pasti kita bersyukur atas penyertaan Tuhan bagi kita di tahun yang lalu tahun 2017. Untuk melangkah di tahun baru ini, marilah kita dengan sepenuh hati dan percaya penuh hanya kepada Tuhan, janganlah sesekali kita mengandalkan akan kuasa, pikiran, kepandaian, pengetahuan yang kita miliki, tetapi marilah kita senantiasa selalu mengandalkan akan kuasa Tuhan. Yang pasti kita tidak mengetahui apa yang terjadi pada hidup kita, baik secara pribadi dan keluarga di tahun ini, tetapi kita sebagai orang percaya, janganlah kita khawatir dan takut menjalani hidup ini, asal kita dengan benar-benar menyerahkan hidup kita hanya kepada Allah.

Untuk menguatkan kita menjalani tahun ini, marilah kita belajar dari pernyataan Nabi Yesaya, di mana nabi Yesaya menyuarakan Allah turut campur tangan menyelamatkan hidup bangsa Israel dari musuh-musuh dan bangsa yang berusaha menghancurkan hidup mereka. Pada waktu itu, bangsa Israel yang penuh dengan penderitaan, penindasan, perbudakan, pembuangan, tetapi Allah membebaskan-Nya dengan kuasa-Nya. Sebagai bangsa umat pilihan Allah tetap berjanji untuk mengasihinya, dan menepati janji-Nya, sebagaimana disebut dalam firman ini; sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap. Untuk itulah bagi kita dalam menjalani hidup ini, jangan kita takut ada Yesus yang setia mengasihi, menolong, menyelamatkan kita dari segala pergumulan dan penderitaan yang kita alami, asalkan kita mau berserah diri kepada-Nya. Amen.

BERDOA

BERNYANYI KJ-345:1 Sertai Kami Tuhan
Sertai kami Tuhan dengan anug’rah-Mu. Berilah pertolongan, melawan si set’ru.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin.

DIA MEMBERI KASIH KARUNIA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE No. 772:1 Tuhanku Do Pature Dalanki
Tuhanku do pature dalanaki. Tuhanku do patiur dalanki. Sian nasa rohangki hupasahat ngolungki, Tuhanku do patiur langkangki.

PEMBACAAN FIRMAN
Why. 22.1-21 (Pagi) Ams. 9.1-12 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 30 Desember 2017
Yohanes 1.16
Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;

DIA MEMBERI KASIH KARUNIA
Seseorang memberi maka dari jumlah miliknya akan berkurang. Tetapi Tuhan Allah memberi bukan berarti apa yang ada pada Allah semakin berkurang melainkan tetap dan kita yang memperolehnya pun menjadi penuh. Dia memberikan kasih karunia, yaitu Firman Allah yang menjadi manusia, supaya setiap orang yang kosong menjadi penuh. Dan kasih karunia-Nya itu cukup untuk siapapun.

Pemberian Allah itu berbeda dengan pemberian yang berasal dari dunia ini. Pemberian dunia bisa saja dimulai dari yang terbaik dan semakin lama semakin berkurang dan habis. Pemberian dunia tidak seluruhnya memberikan kesejukan karena ada batasannya, bahkan terkadang ada maut dibaliknya. Pemberian dunia pun terkadang sering kali membuat kita lupa diri, semakin kehausan yang tak terpuaskan, dan tidak peduli terhadap sesama. Sebaliknya pemberian Allah itu tak terbatas, terbaik seperti mujizat Yesus air berubah menjadi anggur, yang dari awal terbaik dan tidak pernah habis. Dia akan mengalami kesejukan dan terdorong untuk memberikan kepada yang membutuhkan.
Saudara, kepenuhan itu tidak baik berhenti di situ saja. Tuhan Allah sendiri mau mengalirkannya agar sehingga setiap yang kosong menjadi penuh. Maka sudah sepantasnya kita pun mengalirkannya bagi siapapun yang hampa, kosong dan kering. Mereka pun haus akan kasih karunia itu. Maka benarlah firman Tuhan yang mengatakan bahwa dari kepenuhan-Nya kita telah menerima kasih karunia demi kasih karunia. Dan jangan takut ketika kita memberi maka kita akan kosong, justru kita akan melihat aliran yang dari Tuhan Allah itu terus mengalir pada diri kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-363:1 Bagi Yesus Kuserahkan
Bagi Yesus kuserahkan hidupku seluruhnya. Hati dan perbuatanku, pun waktuku milik-Nya. Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya. Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

BERPEGANG PADA PERINTAH-NYA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 612: 1 Sai paherbang ma habongmu
Sai paherbang ma habongmu angka pardisurgo i. Baritahon nunga tubu Sipalua jolma i. Beta hita lao manomba Raja Sipalua

PEMBACAAN FIRMAN
Why. 21.1-27 (Pagi) Yes. 49.5-15 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 29 Desember 2017
Yesaya 57.15
Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: “Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.

BERPEGANG PADA PERINTAH-NYA
Ayat ini dalam konteksnya ditulis untuk Israel pada pemerintahan Raja Manasye. Allah menyatakan diri-Nya sebagai Allah, yang tidak jauh dari mereka, di langit, melainkan dekat. Ia adalah Allah yang dekat dengan pergumulan hidup setiap orang, kepada mereka yang “remuk” hatinya dan yang rendah hati. Allah tidak sama dengan dewa-dewa yang mereka sembah.
Kasih Tuhan tetap selamanya. Dia mengutus Anak-Nya sebagai jalan bagi orang yang berdosa untuk datang kepada-Nya dengan mengalahkan kuasa dosa, yang selama ini menjadi penghalang. Kasih Allah itu seharusnya direspon dengan sikap rendah hati dan merenungkan segala dosa-dosa yang meremehkan anugerah Tuhan dalam hidup kita.
Setelah diberikan pengampunan, sekarang apa yang harus kita lakukan? Datanglah hai yang remuk hatinya dan lakukanlah firman-Nya dalam segala gerak hidup kita. Pujilah Dia dan hanya Dia. Hendaklah tidak menyandarkan diri dan berlindung pada kekuatan-kekuatan dunia. Jangan terlena dalam hiburan dan rayuan gemerlap untuk mendapatkan kebahagiaan sesaat. Pergunakanlah kemajuan teknologi sebagai anugerah untuk memuliakan Tuhan dan kebaikan manusia, bukan malah mendewakannya dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi dan merusak hubungan sesama manusia dan hubungan dengan Tuhan.

BERDOA

BERNYANYI PKJ 138 : 3 Setia Mu Tuhanku
Ampunan dosaku, damai abadi. Kehadiran-Mu dan bimbingan-Mu. Kini kekuatan dan besok harapan, hujan berkat Kau beri padaku. Setia-Mu Tuhanku mengharu hatiku. Setiap pagi bertambah jelas, yang kuperlukan tetap kau berikan. Sehingga aku pun puas lelas.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin