Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

Pertobatan menuju Keselamatan


Minggu XX Setelah Trinitatis, 18 Oktober 2015

Yeremia 8:4-7
Yeremia memberitakan pertobatan kepada bangsa Israel. Kata Ibrani yang dipakai menyebut “Bertobat!” adalah Syuv artinya berbalik kembali atau berbalik dari dosa pada Allah. Sedangkan bahasa Yunani memakai kata metanoia yang artinya memperbaiki kesalahan dengan perubahan pola pikir, ada penyesalan dan sikap kerendahan untuk untuk berbalik. Pertobatan sangat penting karena itu merupakan syarat mutlak untuk memperoleh keselamatan. Yeremia mendapat penglihatan dari Tuhan tentang kehancuran bangsa Israel akibat dosa-dosa yang telah mereka lakukan. Di tengah pemberitaannya, dia menghadapi para nabi palsu yang menubuatkan damai sejahtera. Kedegilan bangsa itu yang tidak jujur, terus melakukan kejahatan, dan praktik keagamaan yang keliru. Mengapa bangsa Israel tidak mau berpaling dan bangkit? Sedangkan orang yang jatuh bangkit dan burung pun tahu kembali ke tempatnya, sedangkan Israel tidak. Baca lebih lanjut

Donor Darah


Pada hari Minggu ini, 18 Oktober 2015 sesudah kebaktian minggu pagi dan siang, Seksi Kesehatan gereja kita akan mengadakan kegiatan Donor Darah bekerja sama dengan PMI Tangerang Selatan. Anggota jemaat yang berbadan sehat diundang untuk menyumbangkan sebagian darahnya untuk PMI. Untuk pendaftaran dapat menghubungi Seksi Kesehatan HKBP Serpong (koordinator dr. Nova Girsang dan dr. Riris Tarihoran).

DOSA KEKEJIAN BAGI TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-487:2 Tung Halak na Margogo
Nang hirahira mogap dibaen sitaonon i,
marsinggang do Ibana managam Tuhan i.
Dung jumpang pe tingkina sumurut arsak i,
tarapul ma rohana dibaen Tuhanna i.

PEMBACAAN FIRMAN
Obaja 1 : 10-16 (Pagi)
Wah. 8 : 1-5 (Malam)

RENUNGAN
Ulangan 18 : 10,12 – Di antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, dan oleh karena kekejian-kekejian inilah TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu.

DOSA KEKEJIAN BAGI TUHAN
Firman Tuhan hari ini mengajak agar kita tidak mempersembahkan anak-anak (laki-laki dan perempuan) atau manusia sebagai korban. Ini merupakan dosa kekejian di hadapan Tuhan. Perintah ini harus diperhatikan dan diajarkan berulang-ulang kepada anak-anak (6:1-9). Baca lebih lanjut

HIDUP DALAM DOA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-487:2 Tung Halak na Margogo
Nang hirahira mogap dibaen sitaonon i,
marsinggang do Ibana managam Tuhan i.
Dung jumpang pe tingkina sumurut arsak i,
tarapul ma rohana dibaen Tuhanna i.

PEMBACAAN FIRMAN
Obaja 1 : 10-16 (Pagi)
Wah. 8 : 1-5 (Malam)

RENUNGAN
1 Tesalonika 5 : 17 – Tetaplah berdoa

HIDUP DALAM DOA
Marthin Luther seorang Reformator berkata “ORA ET LABORA”, yang artinya Berdoa dan bekerja. Ini merupakan suatu prinsip kehidupan dari orang percaya dalam menjalani hari-hari kehidupannya. Biar dalam situasi apapun yang sedang dihadapinya dia tidak boleh lupa untuk berdoa kepada Tuhan karena dengan cara itulah dia mengundang Tuhan untuk hadir dalam situasi yang dialaminya itu. Dalam nas ini Rasul Paulus menasihatkan warga jemat di Tesalonika tetap berdoa. Baca lebih lanjut

AKU TAHIR KARENA DARAH YESUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-464:3, Huboan ma Diringku
Ias do au diburi Ho ale Tuhanhi.
Naeng dohot parulanhu hombar tu hataMi.
Pagalak ma rohangku dison managam au.
TondiMi ma suru, na boi manggomgom au.

PEMBACAAN FIRMAN
Wah. 7 : 9-12 (Pagi)
Obaja 1 : 1-9 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 20 : 9 – Siapakah dapat berkata: “Aku telah membersihkan hatiku, aku tahir dari pada dosaku?”

AKU TAHIR KARENA DARAH YESUS
Saudara, kita tahu bahwa tidak seorang pun dapat bersih dari dirinya sendiri. Coba Anda pikirkan, ketika tubuh Anda berlumuran lumpur, dapatkan Anda bersih dengan sendirinya? Tentu tidak! Anda bersih karena air dan sabun. Artinya, seseorang bersih, itu karena ada sesuatu dari luar dirinya yang menjadikan dia bersih. Baca lebih lanjut

BERSUKACITA DALAM PENDERITAAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-213:1, Dung Sonang Rohangku
Dung sonang rohangku dibaen Jesus i, porsuk pe hutaon di son.
Na pos do rohangku di Tuhanta i, dipasonang tongtong rohangkon.
Sonang do, sonang do dipasonang tongtong rohangkon.

PEMBACAAN FIRMAN
Amos 3:13 – 4:5 (Pagi)
Mat. 15 : 1-9 (Malam)

RENUNGAN
Roma 5 : 3-4 – Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

BERSUKACITA DALAM PENDERITAAN
Karakter orang Kristen terlihat jelas saat menderita, seperti: Ketekunan. Sebab kesengsaraan menimbulkan ketekunan. Segala macam hal bisa menekan orang Kristen; kebutuhan dan hidup dalam kemiskinan, dukacita, penganiayaan, rasa benci bahkan kesepian, semuanya yang menekan itu menimbulkan ketekunan (hupomone) yaitu semangat yang aktif, lebih dari rasa sabar untuk mengatasi godaan dan kesengsaraan hidup.
Baca lebih lanjut