DOSA KEKEJIAN BAGI TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-487:2 Tung Halak na Margogo
Nang hirahira mogap dibaen sitaonon i,
marsinggang do Ibana managam Tuhan i.
Dung jumpang pe tingkina sumurut arsak i,
tarapul ma rohana dibaen Tuhanna i.

PEMBACAAN FIRMAN
Obaja 1 : 10-16 (Pagi)
Wah. 8 : 1-5 (Malam)

RENUNGAN
Ulangan 18 : 10,12 – Di antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, dan oleh karena kekejian-kekejian inilah TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu.

DOSA KEKEJIAN BAGI TUHAN
Firman Tuhan hari ini mengajak agar kita tidak mempersembahkan anak-anak (laki-laki dan perempuan) atau manusia sebagai korban. Ini merupakan dosa kekejian di hadapan Tuhan. Perintah ini harus diperhatikan dan diajarkan berulang-ulang kepada anak-anak (6:1-9).

Dosa kekejian inilah yang dilakukan oleh penduduk Kanaan yang lebih mendengarkan peramal atau petenung ketimbang mendengarkan Allah. Dalam Kitab Imamat sangat jelas dikatakan tentang korban api-apian, yaitu lembu, domba, sapi dan kambing dan yang baunya harum bagi Tuhan. Ketika Firaun bermimpi, maka dipanggil seluruh ahli dan berilmu, tetapi satupun tidak dapat mengartikannya (Kej. 41 : 8, 24). Juga Nebukadnesar ketika bermimpi dan gelisah, memanggil orang-orang berilmu, ahli jampi, sihir dan para Kasdim, tetapi satupun tidak ada yang dapat mengartikannya (Daniel 2). Juga yang dihadapi oleh Paulus seorang perempuan yang mempunyai roh tenung (Kis. 16:16 dst.). Hanya Tuhanlah yang patut didengar dan disembah yang Mahatahu, Mahamelihat yang berkuasa dan Allah yang kuat. Oleh karena hal itu adalah kekejian, maka Allah akan meniadakan tanda-tanda peramal pembohong, mempermain-mainkan tukang tenung dan menguatkan perkataan hamba-hamba-Nya (Yes. 44:21-28). Kristus adalah kekuatan dan hikmat Allah. Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia (I Kor. 1:18-31). Sembahlah Tuhan Allah dan hanya pada-Nyalah berikan persembahan yaitu hidupmu sehari-hari (Rom 12:1).

BERDOA

BERNYANYI, KJ-5:2, Tuhan Allah nama-Mu
Kerubim dan seraphim memuliakan Yang Trisuci.
Para rasul dan nabi, martir yang berjubah putih.
G`reja yang kudus esa, kepada-Mu menyembah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s