HIDUP DALAM DOA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-487:2 Tung Halak na Margogo
Nang hirahira mogap dibaen sitaonon i,
marsinggang do Ibana managam Tuhan i.
Dung jumpang pe tingkina sumurut arsak i,
tarapul ma rohana dibaen Tuhanna i.

PEMBACAAN FIRMAN
Obaja 1 : 10-16 (Pagi)
Wah. 8 : 1-5 (Malam)

RENUNGAN
1 Tesalonika 5 : 17 – Tetaplah berdoa

HIDUP DALAM DOA
Marthin Luther seorang Reformator berkata “ORA ET LABORA”, yang artinya Berdoa dan bekerja. Ini merupakan suatu prinsip kehidupan dari orang percaya dalam menjalani hari-hari kehidupannya. Biar dalam situasi apapun yang sedang dihadapinya dia tidak boleh lupa untuk berdoa kepada Tuhan karena dengan cara itulah dia mengundang Tuhan untuk hadir dalam situasi yang dialaminya itu. Dalam nas ini Rasul Paulus menasihatkan warga jemat di Tesalonika tetap berdoa.

Nasihat ini dilatarbelakangi oleh informasi yang dia terima dari Timotius bahwa pemberitaan tentang kedatangan Yesus yang kedua telah menimbulkan situasi yang tidak sehat karena orang-orang telah berhenti bekerja dan meninggalkan semua usahanya untuk menantikan kedatangan Yesus kembali. Paulus menasihati mereka bahwa ada tiga ciri Gereja yang sejati, dan salah satu ialah: Gereja yang berdoa (gereja yang bersukacita, gereja yang berdoa dan gereja yang mengucap syukur).

Tetap berdoa artinya menjadikan doa itu sebagai bagian yang tak terpisahkan dari aktifitas sehari-hari. Banyak tantangan untuk berdoa, misalnya oleh karena padatnya beban pekerjaan kita sehingga kita merasa tidak ada waktu yang bisa kita sisihkan untuk berdoa. Atau mungkin kita merasa tidak ada gunanya berdoa sebab beberapa kali berdoa yang di dalamnya ada permohonan khusus kita, tetapi nyata tidak ada jawaban yang memuaskan dari Tuhan; sehingga bisa timbul pikiran bahwa berdoa itu hanya buang-buang waktu saja. Yesus memberi teladan bahwa Dia tetap berdoa. Di waktu-waktu tertentu Dia berdoa sendirian, waktu mengakhiri pelayanan-Nya, saat hendak ditangkap di taman Getsemane dan sebagainya. Bagian kita adalah tetaplah berdoa dan percayalah pada Tuhan Yesus (Mat. 7:7-11). Amin.

BERDOA
BERNYANYI, KJ-457:1, Ya Tuhan tiap Jam
Ya Tuhan tiap jam ‘ku memerlukan-Mu
Engkaulah yang memb’ri sejahtera penuh.
Setiap jam ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
‘ku datang Jurus’lamat berkatilah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s