Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

PENGALAMAN ADALAH GURU YANG TERBAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 155:1 Naung Moru Do Muse Sataon
Tuson ma ho ale tondingku di na mauas male ho. Manjalo basa ni Tuhanmu pinaradeNa i di ho. Dilehon Jesus do dagingNa marhitehite roti on. Dilehon dohot mudarNa marhitehite anggur on.

PEMBACAAN FIRMAN
Kol. 1:1-23 (Pagi) Ibr. 4:8-11 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 28 Februari 2018
1Korintus 10:4
Dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

PENGALAMAN ADALAH GURU YANG TERBAIK
Minum dari batu rohani yang mengikuti mereka, ini ‘lambang’ keistimewaan yang dimiliki oleh orang Isrel, yang Tuhan berikan sebagai tanda kehadiran dan penyertaan-Nya. Tetapi keistimewaan itu tidak menjamin dan meluputkan orang Israel terhadap amarah Allah, karena mereka telah mendukakan dan melawan Allah, tetap dihukum.

Rasul Paulus meminta jemaat di Korintus menarik pelajaran rohani dari leluhur mereka, bahwa walaupun orang Israel memilik hak istimewa dan menerima banyak berkat dari Tuhan, hal itu tidak menjamin mereka akan aman ketika pencobaan menyerang. Seperti orang Israel di padang gurun, orang percaya di Korintus pun dapat terjebak kepada dosa-dosa seperti yang dilakukan oleh orang Israel. Jika tidak hati-hati, orang Korintus dapat terjerumus kepada penyembahan berhala seperti umat Israel dengan lembu emas, keserakahan, percabulan, dan kejahatan lainnya. Jangan juga seperti orang Korintus, yang terpengaruh oleh hidup asusila di lingkungan kafirnya (1 Kor 6:12-20).

Godaan ‘keistimewaan’ juga mengancam manusia sampai sekarang. Nas ini memberikan nasihat dan bimbingan kepada kita dengan tujuan agar kita memiliki tanggung jawab sebagai umat, yang telah menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus. Pengalaman adalah guru yang terbaik, peristiwa yang pernah kita alami atau dialami orang lain menjadi pelajaran bagi kita, dengan harapan ke depan hidup kita akan lebih baik.

BERDOA

BERNYANYI KJ 350:1 O, Berkati Kami
O, berkati kami dan lindungi kami,
Tuhan, b’rilah rahmat-Mu oleh sinar wajah-Mu!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

ALLAH MENDENGAR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 190:1 Las Rohangku Situtu
Las rohangku situtu mida Jesus na lulu. Manjalahi hajolmaon, ai Ibana paluahon. Jolma manisia i sian hamagoan i.

PEMBACAAN FIRMAN
Fil. 2.5-11 (Pagi) Ul. 32:1-4 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 27 Februari 2018
Mazmur 18:7
Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.

ALLAH MENDENGAR
Pernahkah kita mengalami suatu keadaan yang benar-benar membahayakan jiwa kita atau orang yang kita kasihi? Kondisi kita sudah sangat kritis, kita hampir bahkan sudah putus asa. Kita sangat mengharapkan bantuan sesorang, maka kita berseru berteriak meminta tolong. Di dalam keputus-asaan tersebut datang bantuan dari sesorang yang ”mendengar” teriakan kita sehingga kita terlepas dari marabahaya. Kita bersukacita untuk semua pertolongan yang diberikan dan pasti kita mengucapkan terima kasih, yang tak terhingga dan bahkan pujian yang tinggi kepada orang, yang memberi pertolongan tersebut. Kita juga dapat membayangkan bagaimana seorang ibu di malam hari menghadapi anaknya yang masih kecil sedang sakit, dokter sudah tutup dan rumah sakit jauh, untuk itu si ibu harus memberanikan diri mengedor pintu rumah seorang dokter untuk memohon pertolongan dan sang dokter “mendengar” kemudian dengan ramah melayani dan mengobati si anak tersebut. Kita dapat membayangkan perasaan sukacita sang ibu untuk pertolongan sang dokter.

Saudara, Allah akan mendengar doa, seruan, dan teriakan pertolongan kita pada-Nya. Allah mengenal dan mengetahui isi hati, hidup dan kondisi kita secara detail. Kita manusia rapuh yang membutuhkan teman, yang mau mendengarkan keluh kesah atas masalah yang kita hadapi. Terkadang kita menginginkan cara yang cepat dan instan untuk menyelesaikan masalah, untuk itu kita pergi ke dukun atau “orang pintar.” Kita sering curhat di segala tempat, sehingga dapat mengakibatkan hasil yang kurang baik bagi diri kita sendiri dan juga lingkungan sekitar. Padahal pada-Nya sumber pertolongan. Kita dapat menyampaikan pergumulan seperti di sekolah, pekerjaan, karier, rumah tangga, bisnis, jodoh dan lain sebagainya. Datanglah dan berserulah kepada-Nya, Dia akan mendengar seruan kita, Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 300:2 Andaikan, Yesus, Kau Bukan Milikku
‘Ku tahu sungguh siapa Penghiburku; tak ada hati seperti hati-Mu. Kaulah, ya Tuhan, Kau Yang Mahakasih; lain tiada lagi.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

DAMAI DALAM TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 425:1 Batu Mamak di Au On
Batu mamak di au on, hupasahat tondingkon. Tu aek dohot mudarMi, na ro sian lambungMi; Sipalua au do i sian pardosaonki.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Pet.1:16-19 (Pagi) Maz. 31:2-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Senin 26 Februari 2018
Yesaya 26:4
Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.

DAMAI DALAM TUHAN
Manusia sudah berdosa sejak lahir, karena itu pasti banyak mengalami kesusahan dan penderitaan. Di Alkitab, terbaca oleh kita bahwa kesusahan dan penderitaan itu sudah menjadi “takdir” manusia, termasuk orang Kristen. Tetapi sebenarnya penderitaan itu, akan lebih mendewasakan iman percaya kita dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

Tapi betulkah seperti itu? Memang, ketika keadaan aman dan segala sesuatu berjalan dengan baik, mudah bagi kita untuk mengatakan bahwa kita beriman dan percaya kepada Tuhan. Tetapi ketika berada dalam kesulitan berat, penderitaan dan kesesakan yang luar biasa, kita cenderung lebih fokus pada kesulitan atau kesesakan itu saja, sehingga kita melupakan perkataan iman percaya kita kepada Tuhan, bahkan berpaling daripadaNya. Kasus seperti itu, tidak sedikit di sekitar kita. Nats di atas menekankan bahwa percaya dengan sungguh bahwa Yesus Kristus adalah tempat perlindungan yang paling aman (gunung batu) dan membuat seseorang berada dalam sebuah kedamaian yang sempurna atau ketiadaan rasa panik, sebab ia tahu Tuhan akan menjaganya.

Oleh karena itu tidak ada alasan bagi orang percaya untuk merasa takut dan gelisah, dan kita harus berkata, “Sebab Engkau menjadi tempat pengungsian bagi orang lemah, tempat pengungsian bagi orang miskin dalam kesesakannya, perlindungan terhadap angin ribut, naungan terhadap panas terik.” (Yes. 25:4). Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 344:4 Ingat Akan Nama Yesus
Bila mendengar nama-Nya, baiklah kita menyembah dan mengaku Dia Raja kini dan selamanya. Indahlah nama-Nya, pengharapan dunia! Indahlah nama-Nya, suka sorga yang baka!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

JADILAH ORANG BAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 192:1 O Tuhan Jesus Raja
O Tuhan Jesus, Raja ni sudena, tubu sian Ama i. Haholonganhu, sisombaonhu, sasada Ho do Tuhanhi.

PEMBACAAN FIRMAN
Rm 6:1-11 (Pagi) Ul. 34:1-12 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 24 Februari 2018
Mazmur 37:3a
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik.

JADILAH ORANG BAIK
Kebahagiaan sejati hanya ditemukan di dalam hati yang baik dengan melakukan hal yang baik. Mereka melakukan kebaikan itu dengan penuh tanggung jawab dan tulus. Saudara, percayalah kepada Tuhan! Sebagian orang selalu takut dan gelisah tanpa alasan. Setiap hari mereka dikelilingi oleh tanda-tanda kasih Tuhan, setiap hari mereka menikmati kelimpahan pemeliharaan-Nya, tetapi mereka tidak mensyukurinya dan melihat siapa sumber berkat-berkat itu.

Mengapa kita tidak berterimakasih dan selalu ragu? Yesus adalah sahabat kita. Seluruh surga menaruh perhatian kepada kesejahteraan kita, namun kecemasan dan kekuatiran kita sangat mendukakan Roh Kudus Tuhan. Kita tidak boleh hanyut dalam kekuatiran, yang hanya menjengkelkan dan merusak kita saja, yang tidak menolong kita untuk menghadapi kekuatiran tersebut. Kita tidak boleh memberikan tempat sedikit pun terhadap kebimbangan dan kekuatiran tersebut, karena itu justru menghilangkan rasa syukur, kebahagiaan dan iman kita kepada Tuhan. Hal itu pun berdampak untuk berbuat baik kepada sesama.

Lakukanlah segala sesuatu yang bisa anda lakukan untuk membawa hasil yang memuaskan. Bilamana sambil bergantung kepada Penolongmu yang telah teruji, anda telah melakukan segala sesuatu yang bisa anda lakukan, terimalah hasilnya dengan gembira, walaupun tidak selamanya menguntungkan dari sudut pandang duniawi. Kiranya kasih dan kebaikan yang sudah kita terima, mendorong kita untuk melakukan perbuatan baik yang Allah sediakan bagi kita, apapun panggilan profesi kita dan dimanapun kita berada. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 424:2 Yesus Menginginkan Daku
Yesus menginginkan daku menolong orang lain, manis dan sopan selalu, ketika ‘ku bermain. Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus; bersinar, bersinar, aku bersinar terus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

ANDALKAN ALLAH SAJA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 25: 1 HataMi Ale Tuhanku
HataMi Ale Tuhanku arta na ummargai, sai paian di rohangku unang so hutiop i. Molo so be sitiopan Hata na badia i, aha nama haojahan ni haporseaon i.

PEMBACAAN FIRMAN
Rm 5:1-11 (Pagi) Maz. 118:1-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 23 Februari 2018
1 Samuel 2:2
Tidak ada yang kudus seperti TUHAN, sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.

ANDALKAN ALLAH SAJA
Nas hari ini adalah bagian dari puji-pujian Hana dalam doanya kepada Tuhan. Hana berkeyakinan Tuhan akan menolongnya dalam penderitaannya. Hanya kepada Tuhan dia menumpahkan semua isi hatinya. Bertahun-tahun dia menderita karena mandul, sering diejek oleh Penina yang mempunyai anak dari suami mereka Elkana, dan dengan hati pedih ia berdoa kepada Tuhan sambil menangis tersedu-sedu (1 Sam. 1: 10). Banyak orang berpikir hidup dalam penderitaan atau kesengsaraan adalah takdir Tuhan. Benarkah demikian? Alkitab menyatakan Tuhan tidak pernah merancang kecelakaan atau hari depan yang suram bagi umat-Nya, tapi rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan (Yer. 29:11).

Mengapa penderitaan seringkali terjadi dalam hidup orang percaya? Penderitaan bisa terjadi akibat dosa dan pelanggaran, karena itu Tuhan perlu menegur dan memperingatkan agar kita bertobat. Penderitaan bisa juga terjadi sebagai sebuah proses, yang Tuhan ijinkan untuk mendewasakan iman. Bersyukurlah jika kita ditegur dan diperingatkan Tuhan melalui penderitaan atau kesengsaraan, itu adalah bukti bahwa Tuhan masih mengasihi kita dan menganggap kita sebagai anak-Nya. “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak”(Ibr. 12:5b-6). Seberat apapun penderitaan yang kita alami , kalau kita senantiasa mengandalkan Tuhan yang Kudus dan menjadikan Allah gunung batu benteng keselamatan, kita pasti mampu menghadapi segala penderitaan dan pergumulan. Firman Tuhan yang mengatakan: “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Fil. 4: 13), menguatkan kita untuk berjalan menghadapi pergumulan dan penderitaan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ 49:1-2” Firman Allah Jayalah”
Firman Allah jayalah sampai ujung dunia, kitapun dipanggil-Nya untuk hidup yang baka Firman khalik semesta yang mengasuh mahluk-Nya, bimbingan-Nya pun tepat bagi orang tersesat.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

JADILAH GUNUNG BATU TEMPAT PERLINDUNGANKU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 487 :1, Tung Halak Na Margogo
Tung halak namargogo si partangiang i.
Dokdok pe sitaonnon dang olo talu i.
Pos situtu rohana di Debatana i,
Tuhanna manaluhon sude pangalo i

PEMBACAAN FIRMAN
Yoh. 5:18-21 (Pagi) 2Sam.22:1-7+47(Malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 22 Februari 2018
Mazmur 31:3
Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!

JADILAH GUNUNG BATU TEMPAT PERLINDUNGANKU
Daud mengalami masa sulit dan tidak aman, karena musuh mengejar-ngejarnya. Dia hampir menyerah dan kehilangan semangat. Tuhan seolah-olah membiarkannya seorang diri menghadapi persoalannya tanpa ada dukungan dan pertolongan. Sepertinya doa yang diserukan siang malam sia-sia. Apa respon Daud atas itu semuanya? Dia tetap mengucap syukur, setia melayani Tuhan, percaya dan tetap berdoa. Tuhan adalah gunung batu tempatnya berlindung.

Setiap orang pernah mengalami masalah atau penderitaan yang beragam. Banyak cara dan sikap untuk menghadapinya, di antaranya: sebagian menjadi putus asa, mencari perlindungan kepada kekuatan dunia, dan tidak sabar akan pertolongan Tuhan sehingga jatuh ke dalam dosa. Tapi pengalaman Daud ini memberikan kita pilihan yang lain, yaitu untuk tetap beriman dan berdoa kepada Tuhan, yang menjadikan Tuhan sebagai gunung batu tempat perlindungan. Hidup beriman berarti hidup kita bukan ditentukan oleh musuh-musuh, bukan ditentukan oleh masalah, dan bukan ditentukan oleh penyakit. Kita harus meyakini bahwa hidup kita ada di dalam tangan Tuhan, hidup kita hanya ditentukan oleh Tuhan. Janganlah bersandar pada pikiran sendiri tapi jadikan Tuhan sebagai penolong, tempat perlindungan yang setia. Hidup berdoa berarti hidup yang tetap berdoa, walaupun itu tidak sesuai dengan permohonan kita, kita harus percaya bahwa di dalam Tuhan tersedia pertolongan-Nya. Jangan pernah berhenti untuk berdoa dan berharap kepada Tuhan, menjadikan hanya Tuhan pilihan hidup, gunung batu dan perisai. Terkadang jalan Tuhan tidak kita mengerti, tapi Daud megajak ita agar tetap percaya dan tetap berdoa. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak” (Maz 37:5). Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ- 440 :1, Di Badai Topan Dunia
Di badai topan dunia. Tuhanlah perlindunganmu; Kendati goncang semesta. Tuhanlah perlindunganmu! Ya, Yesus gunung batu di dunia, di dunia, di dunia; Ya, Yesus gunung batu di dunia, tempat berlindung yang teguh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin