Ibrani 12:18-29
Simul Iustus et peccator (setiap orang dibenarkan dan sekaligus orang berdosa) dijelaskan Marthin Luther bahwa setiap orang adalah orang yang benar dan sekaligus orang yang berdosa. Setiap orang yang datang beribadah ke Gereja adalah orang-orang berdosa yang menerima pembenaran dari Tuhan Allah dengan pengudusan yang diberikan Tuhan Allah. Kalau dari keberadaan kita sendiri sesungguhnya tidak seorang pun yang layak berjumpa dengan Allah karena keberdosaannya, tapi kita dilayakkan oleh kemurahanNya. Baca lebih lanjut
Arsip Tag: Renungan Minggu
Segala kuasa tunduk dihadapan Tuhan
Markus. 1:21-28
Roh jahat atau iblis dapat dan sering tinggal di dalam tubuh manusia yang tidak percaya dengan mempengaruhi manusia melakukan kejahatan mencapai hasrat duniawi.
Baca lebih lanjut
Terang Tuhan telah Terbit: Kemuliaan-Nya menjadi Nyata
Renungan Minggu Epipanias, 11 Januari 2015
(Yes. 60:1-6)
Minggu Epipanias yang dirayakan beberapa minggu sesudah tahun baru merupakan kelanjutan minggu sesudah Natal yang menunjukkan bahwa terang Kristus telah nyata ke dalam dunia ini. Mengingat kisah Natal, Bintang Timur itu terus menyinari dan menuntun orang majus untuk dapat menemui Sang Mesias yang telah lahir. Baca lebih lanjut
Sunat di dalam Hati secara Rohani
Rom. 2:17-29
Tradisi sunat terpelihara bagi bangsa Israel sejak leluhur mereka, yaitu: Abraham (Kej.17:9-27), Musa (Im. 12:3) dan Yosua (Yos. 5:2-7). Semula sunat (memotong ujung kulit khatan laki-laki) semacam upacara magis, seperti yang dilakukan oleh istri Musa, Zipora, yang menyunat anaknya untuk menyelamatkan Musa (Kel. 4:24-26). Masyarakat Barat modern mendukung pelaksanaan sunat ini dengan alasan kesehatan. Baca lebih lanjut
Mati, bangkit dan hidup
MINGGU AKHIR TAHUN GEREJAWI, 23 NOPEMBER 2014
Minggu Peringatan Orang Yang Telah Meninggal
Yohanes 11:25-26
Sampai saat ini, kematian sangat ditakuti oleh banyak orang. Seorang penyair yang kondang mengatakan “Kematian itu indah, seperti indahnya hidup tanpa dunia penghalang, tidak ada martabat yang harus di jungjung, tidak ada sakit yang harus dialami. Kita kembali seperti seorang bayi, yang hidup dalam rahim seorang ibu, demikianlah kematian bagi setiap orang, ia akan tidur dan tetap hidup dalam rahim dunia.” Baca lebih lanjut
Taat Kepada Perintah di dalam Ketaatan Kepada Tuhan
Minggu XVIII Setelah Trinitatis, 19 Oktober 2014
Matius 22 : 15 -22
Perikop ini menampilkan intrik politik yang dihalalkan para orang – orang Farisi. Mereka memakai orang lain untuk memuji pengajaran Yesus sekaligus mengajukan pertanyaan ; apakah kami diperbolehkan membayar pajak kepada kaisar? Orang – orang Farisi sebenarnya secara politis bertentangan posisi dengan pemerintah Roma. Mereka adalah pembrontak yang selalu berusaha melawan kebujakan – kebijakan pemerintah Roma termasuk pembayaran pajak. Mereka cenderung anti Kaisar (Pemerintahan Romawi). Baca lebih lanjut
Kebun Anggur Allah
Minggu XVI Setelah Trinitatis, 05 Oktober 2014
(Yesaya 5:1-7)
Yesaya dipanggil Allah menjadi seorang nabi di tengah-tengah umatNya Israel. Karena itu Yesaya sangat memahami kehidupan umat Israel. Selain itu Yesaya juga memahami pekerjaan dan karya Allah bagi umatNya Israel. Dalam nas ini Nabi Yesaya menggambarkan betapa Allah itu sungguh memperhatikan umatNya Israel. Baca lebih lanjut
