BERIBADAHLAH KEPADA TUHAN ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-697:1 Molo Ho do Huihuthon
Molo Ho do huihuthon, dame sonang rohangki
Sai horas jala martua nasa nahinophop-Mi
Ho tontong ihuthononku, Jesus napalua au
Ho sambing do oloanku ala nii martua au.

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 9:13-14 (Pagi)
1 Sam. 7:3-4 (Malam)

RENUNGAN
2 Tawarikh 30:8
Sekarang, janganlah tegar tengkuk seperti nenek moyangmu. Serahkanlah dirimu kepada TUHAN dan datanglah ke tempat kudus yang telah dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya, serta beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu, supaya murka-Nya yang menyala-nyala undur dari padamu.

BERIBADAHLAH KEPADA TUHAN ALLAH
Pengalaman bangsa Israel yang dituntun, dipelihara, diberkati, ditopang oleh Allah dalam segala perjalanan hidup mereka, rupanya tidak cukup untuk menumbuhkan kesetiaan yang teguh kepada Tuhan Allah. Begitu banyak berkat dan kasih serta penyertaan Tuhan yang tidak pernah berhenti sepanjang sejarah bangsa ini, namun bangsa ini sering lupa, berpaling dari Tuhan, memberontak, mengeraskan hati dan menyimpang dari jalan Tuhan Allah sehingga Allah sering murka dan menghukum bangsa-Nya. Belajar dari pengalaman inilah Hizkia berupaya mengembalikan keadaan itu. Hizkia belajar jika nenek moyangnya jauh dari Tuhan maka Tuhan murka, sebaliknya jika beribadah kepada Tuhan maka Tuhan menyertai hidup bangsa Israel. Sebagai raja yang usianya masih sangat muda, ia menetapkan hati untuk hidup benar di hadapan Allah (1-2). Perhatian hidupnya tertuju kepada ibadah untuk memuji Tuhan. Hizkia menyadari tanpa berserah dan hidup kudus di hadapan Allah, maka Allah tidak akan mendatangkan berkat Allah. Itulah yang mendasarkan Hizkia berusaha merevolusi mental bangsanya yang sudah rusak dan jauh berpaling dari Tuhan Allah. Ia mempelopori memusnahkan tempat-tempat pemujaan berhala (31:1). Ia mengadakan pembaharuan mental yang bersifat menyeluruh terhadap kehidupan bangsa Yehuda dan memerintahkan seluruh suku Lewi menguduskan dirinya di hadapan Allah dan meninggalkan dosa supaya ibadah mereka berkenan kepada Tuhan Allah. Nasihat dan perintah raja Hizkia diikuti oleh seluruh bangsa itu, sehingga doa-doa mereka didengar Tuhan kembali (27).
Saudara, nas ini mengingatkan kondisi kerohanian kita saat ini. Selagi masih diberi kesempatan beribadahlah kepada Tuhan dengan segenap hati dan jiwa. Reformasilah hidupmu, cara beribadahmu dan beribadah dengan sungguh-sungguh agar Tuhan memberkatimu. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ No-29 : 3, Di Muka Tuhan Yesus
Di muka Tuhan Yesus, ’ku insaf akan salahku;
Bertobat kini hatiku, di muka Tuhan Yesus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tata Ibadah Arisan (Bahasa Indonesia)


1. Saat Teduh

2. Bernyanyi KJ. No. 38: 1, 5 T’lah Kutemukan Dasar Kuat
T’lah kutemukan dasar kuat, tempat berpaut jangkarku.
Kekal, ya Bapa, Kau membuat Putra-Mu Dasar yang teguh:
biar pun dunia lenyap, pegangan hidupku tetap.
Inilah dasar andalanku, biar pun apa kutempuh:
ya Tuhan, rahmat-Mu berlaku sepanjang jalan hidupku!
Sampai kekal kupujilah samud’ra rahmat yang baka!

3. Invocatio – Doa
L : Di dalam Nama Allah Bapa dan Nama Anak-Nya, Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus, yang menciptakan langit dan bumi!
J : Amin!
L : Haleluya! Pujiilah nama Tuhan, pujilah, hai hamba-hamba TUHAN,
J : Hai orang-orang yang datang melayani di rumah Tuhan, di pelataran rumah Allah kita!
L : Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik, bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah!
J : Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi-Nya, Israel menjadi milik kesayangan-Nya. Sesungguhnya, aku tahu, bahwa Tuhan itu maha besar dan Tuhan kita itu melebihi segala allah.
L : Tuhan melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi, di laut dan di segenap samudera raya. Haleluya.
Marilah kita berdoa: Ya Tuhan Allah Mahapengasih, kami bersyukur atas kasih Tuhan yang telah kami terima di dalam kehidupan kami. Kami juga bersyukur karena Tuhan mempersatukan hati kami, sehingga kami berkumpul untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan. Kami memohon kiranya Tuhan semakin melimpahkan kasih Tuhan di dalam hidup kami, agar kami semakin mengasihi saudara-saudari kami sebagai bukti bahwa kami mengasihi Tuhan. Kiranya Tuhan mendengar doa permohonan kami di dalam Nama Anak-Mu Tuhan Yesus Kristus.
S : Amin!

4. Bernyanyi KJ. No. 40: 1,4 Ajaib Benar Anugerah
Ajaib benar anugerah, pembaru hidupku! ‘
‘Ku hilang, buta, bercela; oleh-Nya ‘ku sembuh.
Kudapat janji yang teguh, kuharap sabda-Nya
dan Tuhanlah perisaiku tetap selamanya.

5. Mazmur Pujian : Mazmur 98: 1 – 9 (Responsoria)
L : Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan-Nya oleh lengan-Nya yang kudus.
J : TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang daripada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
L : Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.
J : Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!
L : Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring.
J : Dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!
L : Biarlah gemuruh laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya!
J : Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama,
L : Di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran. Demikian Firman Tuhan; Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memelihara-Nya.”
S : Amin!

6. Bernyanyi KJ. No. 282: 1, 3 Seluruh Umat Tuhan oleh-Nya Dikenal
Seluruh umat Tuhan, oleh-Nya dikenal, besar kecil semua, sekarang dan kekal.
Mereka dijagai di dalam dunia; baik hidup maupun mati mereka milik-Nya.
Baik hidup maupun mati mereka milik-Nya.
Mereka dikenal-Nya yang harapnya teguh mengaku Yesus saja Tuhannya yang kudus. Mereka disinari sabda-Nya yang benar; dan tumbuh tiap hari menghijau dan segar. Dan tumbuh tiap hari menghijau dan segar.

7. Renungan

8. Bernyanyi KJ. No. 379: 1, 4 Yang Mau Dibimbing Oleh Tuhan
Yang mau dibimbing oleh Tuhan dan yang berharap tak henti,
akan mendapat pertolongan, bahkan di saat terpedih.
Tuhanlah dasar imannya, bukanlah pasir alasnya.
Pada-Nya ada sukacita; nantikan saja waktunya.
Bila kau tulus dan setia, Tuhan menolong segera.
Ia beri berkat penuh yang tak terduga olehmu.

9. Doa Syafaat

10. Bernyanyi KJ. No. 424: 1 . . . Yesus Menginginkan Daku
Yesus menginginkan daku bersinar bagi-Nya,
di mana pun ‘ku berada, ‘ku mengenangkan-Nya.
Bersinar, bersinar, itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
Yesus menginginkan daku menolong orang lain,
manis dan sopan selalu, ketika ‘ku bermain.
Bersinar, bersinar, itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
Kumohon Yesus menolong, menjaga hatiku,
agar bersih dan bersinar meniru Tuhanku.
Bersinar, bersinar, itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.

11.Doa Penutup: Doa Bapa Kami – Berkat (menyanyikan) Amin – Amin – Amin

LATIHAN OLAH ROHANI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-475 Tuhan Jesus Siparmahan
Ho tongtong ihuthononhu Jesus Sipangolu au. Tung na so tadinghononhu Ho na paluahon au. Sai marguru au tu Ho, sai marguru au tu Ho. Ho tongtong ihuthononhu, Jesus Sipangolu au.

PEMBACAAN FIRMAN
Fil. 3:1b-3 (Pagi)
Kel. 23:24-26 (Malam)

RENUNGAN
1 Timotius 4:7-8
Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

LATIHAN OLAH ROHANI
Ayat renungan di atas bagian dari nasihat Paulus kepada Timotius agar bisa menjadi pelayan Firman Tuhan yang baik dan berhasil. Paulus merasakan bahwa tanpa beribadah yang tekun seseorang akan dengan mudahnya dipengaruhi orang lain atau disesatkan dengan ajaran-ajaran takhayul. Paulus juga mengatakan bahwa manusia itu perlu melakukan latihan badan atau olah raga jasmani untuk kesehatannya, tapi itu ada batasnya juga. Namun yang lebih penting lagi adalah beribadah atau latihan olah rohani karena beribadah itu berguna dalam segala hal yang mengandung janji keselamatan untuk hidup di zaman now dan juga untuk hidup yang akan datang.

Banyak kejadian atau peristiwa yang terjadi saat ini membuat manusia menjadi ragu akan pertolongan Tuhan. Kesulitan kehidupan dan permasalahan yang ditimbulkannya membuat orang itu jadi risau, marah, khawatir, stress dan berputus asa. Sehingga sebagian orang mencari solusi dengan mencari wangsit ke daerah-daerah sakral dan terpencil, berharap para roh-roh akan memberikan rezeki berlimpah bagi mereka. Namun yang didapat adalah kesia-siaan belaka bahkan ada yang sampai meninggal dunia ataupun gila. Ayat hari ini mengingatkan kita untuk kembali kepada Allah, karena hanya Dialah yang Mahakuasa, yang mampu menolong kita. Dan untuk bisa dekat dengan Allah, kita harus tekun beribadah, sehingga Firman Tuhan yang kita peroleh dapat menjadi kekuatan bagi kita dan memampukan kita selamat di dunia ini bahkan selamat juga di kehidupan yang akan datang. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-446:4 Setialah
Setialah kepada Yang Menang, meski maut kautempuh. Setialah sehabis berperang terima upahmu: mahkota hidup diberi-Nya, kau masuk dalam t’rang ceria setialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tata Ibadah Arisan (Bahasa Batak)


1. Tangiang na hohom

2. Marende BE. No. 15: 4, 8 Aut Na Saribu Hali Ganda
Mauliate ma rohangku di Ho o Debata tongtong./
Dibaen sude denggan basaMu naung nilehonMu di au on./
Ai dipatongon Ho tongtong sude na ringkot di au on.
Sai pujionhu do basaMu saleleng na mangolu au./
Pasangaponhu do goarMu saleleng na marhosa au./
Maradu tos pe hosangki, naeng pujionku sangapMi.

3. Invocatio – Tangiang
U : Marhitehite Goar ni Debata Ama dohot Goar ni AnakNa, Tuhan Jesus Kristus dohot Goar ni Tondi Parbadia, na tumompa langit dohot tano on!
H : Amen!
U : Haleluya! Puji hamu ma goar ni Jahowa, mamujimuji ma hamu, ale naposo ni Jahowa!
H : Hamu angka na jongjong di bagasan joro ni Jahowa, ai Pardengganbasa do Jahowa, di angka alaman ni bagas ni Debatanta!
U : Puji hamu ma Jahowa, ai Pardengganbasa do Jahowa, endehon hamu ma goarNa, ai hasudungan do Ibana.
H : Ai nunga pola dipillit Jahowa si Jakob di Ibana, nang Israel asa Ibana nampunasa. Ai anggo ahu tangkas do huboto, tung na timbul do Jahowa, jala Tuhanta i mangatasi sude angka Debata sileban.
U : Nasa lomo ni rohaNa dipatupa Jahowa do di angka langit dohot tano on, di bagasan angka laut ro di sude angka lung. Haleluya!
Martangiang ma hita: Ale Tuhan Debata Parasiroha, mauliate ma dipasahat rohanami tongtong dibahen saluhut asi ni rohaM naung dijalo hami di bagasan parngoluonnami. Mauliate ma ala dipasada Ho do rohanami umbahen boi marpungu hami di bagasan tingki on laho mamuji pasangaphon GoarMu na badia i. Sai lam paganda ma asi dohot holong ni rohaM di bagasan parngoluonnami, asa lam tau hami manghaholongi dongannami tanda holongnami tu Ho ale Tuhan. Sai tangihon ma ale Tuhan tangiang pangidoannami on, marhite Jesus Kristus Tuhannami.
S : Amen.

4. Marende BE. No. 190: 1, 3 Las Rohangku Situtu
Las rohangku situtu mida Jesus na lulu./
Manjalahi hajolmaon, ai Ibana paluahon./
Jolma manisia i sian hamagoan i.
Las rohangku situtu ai parjambar au tutu./
Di na denggan sasudena, pinarbaga ni Debata./
Di sude na burju i mangihuthon Jesus i.

5. Manjaha Ende Pujian : Psalmen 98: 1 – 9 (Responsoria)
U : Endehon hamu ma di Jahowa ende na imbaru sada, ai nunga dipambahen Ibana angka halongangan; nunga ditumpahi siamunNa i dohot tanganNa na badia i Ibana.
H : Nunga dipabotohon Jahowa hatuaonNa i, nunga dipapatar Ibana hatigoranNa i di adopan ni angka parbegu.
U : Nunga diingot Ibana asi ni rohaNa dohot hasintonganNa tu bagas ni Israel, nunga diida luhut ujung ni tano on hatuaon ni Debatanta.
H : Marsuraksurak ma ho ale sandok tano on, mangolophon Jahowa, pangiar ma soaram marolopolop, jala marende ma hamu.
U : Puji hamu ma Jahowa, marangkup arbap dohot soara ni ende!
H : Marolopolop ma hamu di jolo ni Raja Jahowa, mardongan sarune dohot soara ni sangka.
U : Mardorom ma laut ro di isina, portibi on ro di pangisina i.
H : Martopaptopap ma angka batang aek, rap marolopolop ma angka dolok.
U : Di jolo ni Jahowa, ai nunga ro Ibana laho manguhum tano on, uhumonNa ma portibi on marhitehite hatigoran dohot angka bangso marhitehite hasintongan.
I do sahatna: Martua ma angka na tumangihon hata ni Debata jala na umpeopsa.
S : Amen.

6. Marende BE. No. 238: 1, 3 Ihuthon Au Sude Hamu
Ihuthon Au sude hamu, didok Tuhanta Jesus,/
Sai soadahon dirimu, hatangKu ma patulus,/
alai bolonghon ma sude parulanmu na so ture.
Hupatuduhon di hamu sipasidingonmuna./
Sude geduk ni rohamu sipaubaonmuna./
Ai naeng ias tondimu di na lao suda bohalmu.

7. Renungan

8. Marende BE. No. 221: 1, 3 Saleleng Jesushi
Saleleng Jesushi na mandongani au./
Maporus holsoholsongki, sai di Ibana au.
Sai dipatongon au tu hasonangan i./
Diiringiring Jesus au, mardalan lao tusi.

9. Tangiang Pangondian

10. Marende BE. No. 720: 1 . . . Naeng Marsinondang Ngolungku
Naeng marsinondang ngolungku diigil Jesus i,/
manang didia pe ahu tongtong huingot i./
Tiur marsinondang ido niigil ni Jesus,/
tongtong marsinondang, panondang do au tutu.
Ingkon hobas mangurupi angka na gale i,/
jala burju manghobasi songon Tuhanta i./
Tiur marsinondang ido diigil Jesus,/
tongtong marsinondang panondang do au tutu.
Tuhan urupi ma ahu, sai jaga rohangki./
Asa marsinondang ahu, Ho naeng tiruonhi./
Tiur marsinondang ido diigil Jesus,/
tongtong marsinondang panondang do au tutu.

11. Tangiang Panutup: Ale Amanami – Pasupasu (mengendehon) Amen – Amen – Amen.

HIDUP KUDUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-566:1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do; diboto rohangkon do mandok: “Badia do Ho.”

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 10:22-25 (Pagi)
1 Taw. 28:6-10 (Malam)

RENUNGAN
Titus 2:12
Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini

HIDUP KUDUS
Kita semua yang membaca firman pada saat ini pasti pernah mengalami suasana sekolah, kita dapat melihat bagaimana bagaimana guru kita di depan kelas mencoba mendidik kita mengajari kita tentang hal-hal yang belum kita ketahui dan mengajari kita hal-hal yang baik yang harus kita ikuti dan hal-hal yang salah yang harus kita hindari. Firman Tuhan pada hari ini menjelaskan kepada kita bagaimana Ia sebagai Guru kita mendidik dan membimbing kita umat-Nya untuk meninggalkan, menolak, menyangkal “kefasikan” (kefasikan: sikap yang bertentangan dengan hukum Tuhan) dan juga keinginan keinginan duniawi atau nafsu duniawi. Juga, kita umat Tuhan diajak untuk melakukan kebenaran yaitu kita hidup “Bijaksana” artinya hidup dengan pikiran yang sehat, sabar, menunjukkan penguasaan diri, dan tenang. Juga, kita harus “Adil” yang berarti kita harus jujur, bertindak dengan tepat dan tulus. Dan kita juga harus “Beribadah” yang artinya hidup kita harus saleh, penuh iman. Dan semuanya ini disebut dengan “hidup kudus”.

Hidup di dalam kekudusan adalah merupakan tujuan hidup orang percaya dan juga kerinduan hidup bagi semua orang yang tekun beribadah. Hidup kudus merupakan ciri khas orang percaya. Untuk itu kita harus hidup dengan melakukan atau mempraktikkan apa yang telah diperintahkan oleh Firman Tuhan (Yak. 2:26) bukan hanya perkataan atau teori saja akan tetapi tindakan konkrit atau nyata. Untuk itulah marilah mengikuti apa yang telah diperintahkan oleh Firman Tuhan dan menjauhi apa yang telah dilarang dalam firman Tuhan, Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-370:1 ‘Ku Mau Berjalan Dengan Jurus’lamatku
‘Ku mau berjalan dengan Jurus’lamatku di lembah berbunga dan berair sejuk. Ya, kemana juga aku mau mengikut-Nya sampai aku tiba di neg’ri baka. Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus; ‘ku tetap mendengar dan mengikut-Nya. Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus; ya, kemana juga ‘ku mengikut-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

LITURGI HKBP: “Berita dari Surga”


Bahagian ini adalah bahagian Allah yang kedua. Berita sukacita yang disampaikan melalui Khotbah adalah bentuk berita dari Surga. Itu sebabnya mimbar khotbah jauh lebih tinggi dibanding dengan mimbar warta jemaat. Khotbah di mulai dengan “salam dari mimbar”. Kalimat “damai sejahtera Allah yang melampaui akal, itulah yang memelihara hati dan pikiranmu, di dalam Kristus Yesus Tuhan kita” (Filipi 4:7) bukanlah sebuah doa yang disampaikan, tetapi sebuah salam yang menjiwai seluruh pemberitaan. Dikatakan “melampaui akal”, itu berarti bahwa pemberitaan yang dinyatakan jangan dicerna dengan menggunakan logika, sebab karya Allah diluar dari logika manusia, dan sering tidak masuk akal.

Pemberitaan Firman Allah ini dilanjutkan dengan respon jemaat dalam pengumpulan persembahan. Hal ini menunjukkan bahwa firman yang diterima bukan hanya untuk didengarkan saja, tetapi dilanjutkan dengan perbuatan nyata yaitu memberikan persembahan kepada Allah. Bukan mengenai uang yang dikumpulkan tetapi jauh lebih dari itu, artinya jemaat benar-benar membuka diri untuk membantu serta mengupayakan pemberitaan Injil kepada segala makhluk. Tugas yang terutama orang percaya adalah membantu pelayanan pengabaran Injil, sebab hal itu dinyatakan langsung oleh Yesus Kristus. Matius 28:19 berkata: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus”.

MENERAPKAN PRINSIP-PRINSIP PENAFSIRAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE – 30:1 Jesus Lehon Hatorangan
Jesus lehon hatorangan, hapistaran mangantusi hataMi. Lehon mata na marnida dohot roha na umboto dalanMi. Asa tongtong maradophon bohiMi mardalan hami. Asa digomgomi TondiMi ma hami.

PEMBACAAN FIRMAN
Fil. 1:27-30 (Pagi)
Kel. 24:1-8 (Malam)

RENUNGAN
2 Petrus 1:20
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri.

MENERAPKAN PRINSIP-PRINSIP PENAFSIRAN
Dinyatakan bahwa nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri. Nubuat adalah wahyu Allah yang disampaikan melalui nabi, bukan bersumber dari manusia atau didasarkan atas kehendak manusia. Oleh karena itu, saat kita membaca firman undanglah Roh Kudus untuk bisa mengerti isi Alkitab. Tetapi sayang sering Alkitab dipahami menurut si pembaca bukan menurut si penulis Alkitab itu. Itulah sebabnya lahirnya pengajaran sesat yang berkedok nas Alkitab.

Jadi bagaimana cara memahami Alkitab secara benar? Ada 2 cara untuk memahami Alkitab yaitu, pertama “Jangan mengandalkan akal manusia”. Dalam 2 Petrus 1:20 dikatakan “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri.” Sekalipun yang menulis Alkitab itu adalah manusia, tetapi dia diilhami Roh Kudus. Memang manusia dikaruniai Tuhan akal untuk dapat memikirkan hal-hal yang dapat dipikirkan tetapi akal manusia terbatas untuk memahami rahasia firman Allah. Sebab kita tidak akan pernah bisa menemukan maksud yang sesungguhnya dari firman Allah yang kita pelajari kalau kita mendasarinya dengan kemampuan berpikir kita. Yang kedua “Andalkan Roh Kudus” dalam 2 Petrus 1:21 dikatakan “Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.” Karena penulis Alkitab diilhami Roh Allah, maka kita harus memakai pendekatan Roh Kudus dalam mempelajari firman Allah. Memahami Alkitab yang benar adalah dengan melihatnya dari Roh Kudus. Hanya Roh Kudus yang dapat menjelaskan firman-Nya itulah sebabnya perlu memberikan keleluasaan pada Roh Kudus untuk mengartikan firman-Nya. Roh itu akan memampukan kita untuk menerima, mempercayai dan mengihidupi firman Allah melalui dan di dalam iman percaya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-49:1 Firman Allah Jayalah
Firman Allah jayalah sampai ujung dunia: kita pun dipanggilnya untuk hidup yang baka.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin