Semua karena Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-492 : 1, Na mora tutu
Na mora tutu sangap Damang i, Ibana nampuna sude arta i.
Nang sere nang perak, nang hepeng sude ta puji Ibana unduk hita be.
Anakhon-Na do au, anakhon-Na do au, dibaen Tuhan Jesus anakhon-Na do au.

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 21 : 1-16 (Pagi)
Ay. 29:21 – 30:15 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 4 : 8 – Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur.

SEMUA KARENA TUHAN

Sedikitnya ada dua alasan mengapa kita harus memuliakan Tuhan, yaitu: karena keberadaan Allah yang agung dan perbuatan-Nya yang tak terbatas. Bila kita memeriksa pengalaman hidup, maka kita akan menyimpulkan bahwa apa yang Allah perbuat di dalam kehidupan kita itu ajaib “Karena Tuhan tidak pernah meninggalkan orang yang mencari Dia (Maz 9:11). Baca lebih lanjut →

Istri yang cakap” (Soripada na pantas marroha)


Amsal 31 : 10-31

Tahun 2015 ini, Pimpinan HKBP telah menetapkan tahun Perempuan di seluruh HKBP. Tahun Perempuan HKBP yang diterangi oleh Firman Allah: “Satu di dalam Kristus,” yang menekankan kesamaan hak dengan semua orang di hadapan Kristus (Gal. 3:26-28). Sub-tema: “Perempuan HKBP dipanggil menjadi pelopor Pembaharuan, Perdamaian dan pemberdayaan keluarga, gereja dan masyarakat.” Tentu keluarga, gereja dan masyarakat adalah hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan harus menjadi satu kesatuan. Banyak kita jumpai dalam Perjanjian Lama dan perjanjian Baru kaum perempuan terpanggil menjadi Pelopor, seperti: Sarah, Yokebed (Ibu Musa dan Harun Kel. 6:20), Meriam (Kel. 15:20 ; Mika 6:4), Debora, Rut, Naomi, Esra, Ester, Elisabeth, Maria ibu Yesus dan Maria lainnya, Marta, Lois dan Eunike (Nenek-Ibu Timoteus), Lidia, Tabita, Friskila dan lain sebagainya. Baca lebih lanjut →

Ikutlah Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-238 : 1, Ihuthon Au sude hamu
Ihuthon au sude hamu, didok Tuhanta Jesus.
Sai soadahon dirimu, hatangKu ma patulus.
Alai bolonghon ma sude parulanmu na so ture.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoab 29 : 1-20 (Pagi)
Kis. 20 : 1-16 (Malam)

RENUNGAN
Matius 9 : 9 – Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku.” Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.

IKUTLAH AKU

Seseorang yang berkata kepada orang lain “Ikutlah aku!” menunjukkan bahwa orang yang mengajak itu akan membawanya kepada satu tempat. Setidaknya dia akan membawa melewati jalan yang menurut orang yang membawa itu adalah tepat.
Baca lebih lanjut →

Tidak menyia-nyiakan kasih karunia Allah


Minggu III Setelah Trinitatis, 21 Juni 2015
2 Korintus 6:1-13

Paulus sangat berusaha untuk menghadapi para pemfitnahnya yang meracuni jemaat Korintus. Propaganda yang timbul di tengah-tengah jemaat Korintus akhirnya memuncak, pada pertanyaan tentang surat rekomendasi, yang harus dibawa oleh seorang utusan, yang tidak dapat diperlihatkan oleh Paulus. Baca lebih lanjut →

Hidup untuk kebenaran


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-260 : 1, Holan Jesus do hubaen donganku
Holan Jesus do hubaen donganhu, ai Ibana pasonanghon au.
Ingkon sai tongtong tiur langkangku, molo raphon Jesus i au lao;
molo raphon Jesus i au lao.

PEMBACAAN FIRMAN
Jer. 22 : 1-9 (Pagi)
Luk. 6 : 43-45 (Malam)

RENUNGAN
1 Petrus 2 : 24 – Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

HIDUP UNTUK KEBENARAN

Menanggung penderitaan yang tidak harus ditanggung. Mempunyai urusan kerja atau usaha dengan seorang yang tidak baik dan bukan peramah alias bengis. Hal-hal ini adalah situasi penderitaan yang sangat tidak kita sukai, namun sering terjadi. Reaksi spontan dan normal adalah kita menjadi tidak nyaman, marah atau berontak bahkan menyerang. Baca lebih lanjut →

Pemeliharaan Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-188 : 1, Jahowa Siparmahan au
Jahowa Siparmahan au ndang hurang manang aha. Ai nasa jea dipadao do sian dorbiana.
Tongon dibaen na lomak i, lao pangoluhon tondingki, dibaen asi rohaNa.

PEMBACAAN FIRMAN
Wah. 21:21 – 22:5 (Pagi)
Yer. 21 : 11-14 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 23 : 2-3 – Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

PEMELIHARAAN TUHAN

Pemazmur menggambarkan orang-orang percaya ibarat sekumpulan domba yang sedang digembalakan. Kehadiran dan kede-katan sang gembala membuat kita tidak perlu takut pada apapun juga, sekalipun ada di dalam bahaya dan kesulitan besar. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau (ay 2a). Membaringkan secara perlahan-lahan seperti membaringkan seorang bayi. Baca lebih lanjut →

Hati yang baik menghasilkan perkataan yang baik


❶ PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI, BE-72 : 1, Hehe ma hamu parbegu
Hehe ma hamu parbegu asa tung tiur hamu.
Ai naung binsar di ginjangmu do Panondang di hamu.
Haholomonmuna i disondangi Jesus i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yeh. 31 : 1-12 (Pagi)
Gal. 6 : 11-18 (Malam)

RENUNGAN
Matius 12 : 34-35 – Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati. Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.

HATI YANG BAIK MENGHASILKAN PERKATAAN YANG BAIK

Saudara, orang mungkin menganggap kata-kata itu tidak ada artinya. Namun tidak demikian halnya di hadapan Tuhan. Alkitab menegaskan setiap kata-kata yang sia-sia harus dipertanggungjawabkan pada hari penghakiman. Karena itu perhatikanlah dengan baik-baik setiap perkataan yang hendak kita ucapkan. Jangan ucapkan perkataan yang sia-sia tetapi hendaklah perkataan yang keluar itu berasal dari hati yang tulus dan murni. Baca lebih lanjut →