SABAR DAN KUASAILAH DIRI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-770:1, Tu Debatami
Tu Debatami na sun gogo i sai maporus ma ho ganup ari.
Di tanganNa do ho molo musu ro tung na sonang di ampuanNa ho.
Di tanganNa do ho molo musu ro tung na sonang di ampuanNa ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Yeh. 28 : 1-10 (Pagi)
Kis. 7:54 – 8:1a (Malam)

RENUNGAN
Amsal 16 : 32 – Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

SABAR DAN KUASAILAH DIRI
Raja Salomo, Raja Israel, adalah seorang raja yang terkenal penuh hikmat dan bijaksana, dia menuliskan nasihat ini untuk mendorong umat Allah agar hidup benar. Raja Salomo pada bacaan nas kita hari ini, menggambarkan seorang yang sabar melebihi kehebatan seorang pahlawan dan orang yang dapat menguasai diri melebihi seorang yang merebut kota. Baca lebih lanjut →

Susunan Panitia Pesta Perak


I. Pelindung
Pdt. Willem TP Simarmata, MA. ( Ephorus HKBP )
Pdt. Patar S Napitupulu, M.Min. ( Praeses HKBP Distrik XXI Banten )II. Penanggung Jawab
Pdt. Leonard Sigalingging, STh. ( Pendeta HKBP Ressort Serpong )

III. Penasehat
a. Parhalado HKBP Serpong
b. Pendeta Pagaran HKBP Serpong
c Pdt. Daniel T.A Harahap (Jerusalem)
d. Pdt. Singhan Pardede (Sion)
e. Pdt. Jhon Kristo Naibaho (Kanaan)
f St. Sahat Manogari Tambunan (Kanaan)
g St. Krisman Simanjuntak (Jerusalem)
h St. Daniel Silitonga (Jerusalem)
i St Oberlin Sianipar (Galilea)
j St. Saut Sianipar (Jerusalem)
k Uthand Sitorus (Sion)
l Maruasas Panjaitan (Galilea)
m Albert Simanjuntak (Sion)
n Harapan Makmur Hutajulu (Filadelfia)
o Toni Butarbutar (Ebenezer)

VI. Organizing Committee (Komite Pelaksana)
a. Ketua : St. Erwin O.Y Simatupang (Sion)
b. Wakil ketua : Sofendi Harianja (Jerusalem)
c. Sekretaris : St. Panahatan Tambunan (Galilea)
d. Wakil Sekretaris : Rim Marluat Napitupulu (Sion)
e. Bendahara : St. Ida Pola Pandiangan (Sion)
F Wakil Bendahara : Heramawati br Sihite (Kanaan) Baca lebih lanjut →

SETIALAH DALAM MENANTI


Minggu Akhir Tahun Gerejawi, 22 November 2015
Minggu Peringatan Orang Yang Telah Meninggal
LUKAS 12:35-43

Menunggu atau menanti adalah salah satu pekerjaan yang membosankan. Apalagi yang ditunggu atau yang dinanti-nantikan tidak jelas kapan datangnya. Satu jam serasa satu hari, sehari serasa seminggu, dan seterusnya. Namun demikian, kita tetap disuruh harus menunggu atau menanti. Bagaimana sikap kita dalam menunggu itu seharusnya? Di sini kita dituntut dalam menunggu itu harus berjaga-jaga. Yang dimaksudkan berjaga-jaga di sini, adalah dengan sebuah sikap yang aktif, siaga, peduli, tidak bisa tidur, bukan berpangku tangan, pasrah tidak menentu atau nrimo saja, supaya tidak kecolongan. Baca lebih lanjut →

Berita Kegiatan Perayaan Natal s/d Tahun Baru 2016


a. Perayaan Natal di tahun ini di bawah terang tema: ”Hidup bersama sebagai keluarga Allah (Kej. 9:16) dan Sub-tema: ”HKBP Memberdayakan warga untuk hidup rukun dan damai ditengah keluarga Majemuk dan Masyarakat Majemuk”. Melalui tema dan sub-tema ini, diharapkan seluruh jemaat menyadari bahwa kita adalah keluarga besar di dalam Tuhan maka hendaknya setiap perjumpaan seluruh jemaat dirayakan dalam sukacita dan penuh ucapan syukur kepada Tuhan. Baca lebih lanjut →

MENGUCAP SYUKUR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-564:1, Las ma Rohanta di Tuhanta Debata
Las ma rohanta di Tuhanta Debata, las ma rohanta di Tuhanta Debata.
Las marohanta di Tuhanta Debata, haroroan ni hagogoon i.

PEMBACAAN FIRMAN
Zak. 12:1 – 13:1 (Pagi)
Mar. 13 : 9-23 (Malam)

RENUNGAN
Efesus 5 : 19 – Dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.

MENGUCAP SYUKUR
Menghadapi jalan hidup yang penuh tantangan dan pergumulan, seringkali membuat hati kita galau dan jatuh untuk berbuat dosa. Kenyataan semacam ini bukan hanya dialami oleh mereka yang belum percaya kepada Tuhan Yesus, termasuk juga yang percaya. Kenyataan inilah yang dialami oleh jemaat Tuhan di Efesus. Mereka menghadapi tantangan pada bidang politik-religius dan kondisi perekonomian yang kurang mendukung, yang menggoda agar meninggalkan iman mereka. Baca lebih lanjut →