HIDUPLAH KUDUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-123: 3. Ale dongan na saroha
Sai pasada ale Tuhan, Angka na porsea i. Asa masihaholongan Songon na pinatikMi. Dibagasan hasintongan, I do pinangidoMi. Sai padomu angka dongan, Na tutu sinondangMi.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Tim. 3:1-5 (Pagi)
Yer. 22:13-17 (Malam)

RENUNGAN
Imamat 19: 13
Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya.

HIDUPLAH KUDUS
Karena Allah kudus maka umat-Nya pun wajib hidup kudus dalam semua aspek. Ayat di atas menekankan kekudusan pada sikap dan tindakan terhadap sesama manusia. Betapa banyak orang, sepertinya tidak punya hati nurani, mempermainkan hak orang lain. Janganlah kita kedapatan memeras sesama manusia, sebab mereka juga berharga di mata Tuhan. Apa yang berharga bagi Tuhan, kita juga harus menghargainya. Bukan sebaliknya, apa yang tidak berkenan di mata Tuhan kadang-kadang begitu berharga bagi kita.

Ayat ini kiranya menumbuhkan kesadaran kita bersama agar menguduskan sesama. Kesadaran seperti ini sebaiknya kita bangun mulai dari rumah tangga kita sendiri, yaitu mendidik anak-anak kita agar memahami dan menghargai kekudusan setiap pribadi manusia. Pemahaman seperti itu, akan sangat berharga dalam kehidupan mereka di kemudian hari, sehingga mereka bersikap dan berperilaku tidak mau menindas orang lain, tidak mau merampas dan mengambil hak orang lain.

Dalam sebuah catatan Alkitab, Tuhan berkata bahkan mereka yang tidak mampu lagi bersuara dan habis suaranya sebagai akibat penganiayaan, orang-orang seperti itu jeritannya pun sampai kepada Tuhan. Darah Habel, yang tertumpah di bumi itu kemudian berseru-seru kepada Tuhan Allah; dan Tuhan mendengarnya. Tuhan sendiri akan menjadi pembela mereka, dan Dia akan menuntut kepada setiap orang yang menindas dan menganiaya sesamanya (Lukas 11, 51). Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-436: 2. Lawanlah Godaan
Tinggalkan yang jahat, dosa dicegah; tindakanmu tulus tiada bercela: junjung kebenaran, hidup dalam t’rang, harap akan Yesus: pasti kau menang. Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan; Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

BEKERJA DAN BERHENTI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-275: 1. O Jesus Tuhanki
O Jesus Tuhanki, Ho Siparmonang i. Raja tongtong. Ndang na margogo au. Molo so Ho di au, I pe dongani au Di tano on.

PEMBACAAN FIRMAN
Ams. 6:6-11 (Pagi)
Ul. 15:1-9 (Malam)

RENUNGAN
Keluaran 34: 21
Enam harilah lamanya engkau bekerja, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah engkau berhenti, dan dalam musim membajak dan musim menuai haruslah engkau memelihara hari perhentian juga.

BEKERJA DAN BERHENTI
Kita mengetahui dari Alkitab bahwa Tuhan Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya dalam enam hari. Jika kita membaca Alkitab, kita akan mengetahui, bagaimana Tuhan Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya dengan urutan penciptaan yang sempurna. Allah melihat segala yang diciptakan-Nya itu sungguh amat baik. Kemudian pada hari ketujuh, Allah berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya, lalu memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya.

Sesungguhnya, Allah yang adalah pencipta telah memberikan teladan kepada kita ciptaan-Nya. Ketika menciptakan makhluk hidup, Allah memberkatinya. Kepada manusia sebagai ciptaan tertinggi diberi-Nya kuasa untuk menaklukkan dan menguasai ciptaan lainnya. Namun bukan hanya kuasa yang Dia berikan, tetapi juga peraturan, hukum dan tanggung jawab supaya manusia tidak lupa akan kodratnya sebagai ciptaan. Karena itu, melalui nas hari ini, kita dapat memetik beberapa hal, yaitu: 1. Bekerja lebih banyak daripada berhenti. Waktu yang Tuhan berikan kepada kita harus lebih banyak dipergunakan untuk bekerja dari pada berhenti. Itu berarti tidak ada kata malas bagi setiap orang percaya. 2. Berkuasa bukan dikuasai oleh pekerjaannya. Ini sesuai firman Allah pada waktu penciptaan manusia pertama. Manusialah yang harus mengendalikan pekerjaannya, bukan sebaliknya manusia diperbudak oleh pekerjaannya. Di tengah-tengah perjuangan hidup yang semakin berat, tidak jarang manusia diperbudak oleh pekerjaannya, bekerja siang dan malam sampai lupa makan dan beristirahat sehingga jatuh sakit. 3. Berhenti atau beristirahat. Ini akan memberikan kesempatan kepada tubuh dan pikiran kita untuk disegarkan kembali. Namun yang lebih utama adalah supaya kita beribadah dan bersyukur atas pemeliharaan Tuhan dalam satu minggu yang sudah kita lalui. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-406: 2. Ya Tuhan Bimbing Aku
Lindungilah hatiku di rahmat-Mu, dan buatlah batinku tenang teduh. Dekat kaki-Mu saja ‘ku mau rebah, dan tidak ragu-ragu ‘ku berserah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HIDUP BAHAGIA MENURUT JALAN TUHAN !


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-275: 1. O Jesus Tuhanki
O Jesus Tuhanki, Ho Siparmonang i. Raja tongtong. Ndang na margogo au. Molo so Ho di au, I pe dongani au di tano on.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 24:45-51 (Pagi)
Ayub 27:13-19 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 128: 1b-2
Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!

HIDUP BAHAGIA MENURUT JALAN TUHAN !
Satu hal yang tak dapat disangkal ialah bahwa kebahagiaan merupakan dambaan bagi setiap orang dalam hidupnya. Siapapun dan di manapun dia; baik selaku pribadi maupun keluarga, pasti mengharapkan yang namanya kebahagiaan. Oleh karena itu, manusia selalu berusaha memikirkan dan mengupayakan hal-hal yang dianggapnya dapat mengantarnya demi menggapai harapan tersebut. Proses tersebut membawa manusia dalam sebuah pergumulan yang panjang. Selaku orang percaya, pegangan satu-satunya untuk dapat mengetahui langkah-langkah yang bisa mengantar kita untuk mewujudkan kebahagiaan dalam rumah tangga adalah melalui Firman-Nya.

Alkitab adalah merupakan petunjuk yang memberikan konsep ideal/paling sempurna untuk mewujudkan kebahagiaan.
Saudara, orang yang takut kepada Tuhan akan memahami dengan baik dan benar tentang tugas dan tanggung jawabnya, sehingga dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan keluarganya dia pasti selalu mencarinya sesuai dengan prinsip imannya. Ia pasti jujur dan tekun. Sekalipun banyak godaan, ia tidak terpancing dengan jalan pintas dan cara-cara yang tidak benar serta pragmatis. Ia menikmati hidupnya dari hasil keringatnya yang diberkati oleh Tuhan dengan penuh rasa syukur; walaupun mungkin keadaan hidupnya hanya pas-pasan. Ia tidak kuatir dan gelisah. Dengan senantiasa setia berjalan pada jalan yang ditunjukkan-Nya maka ‘di situlah’ dan pada ‘saat itulah’ berkat-Nya yaitu kebahagiaan mengalir untuk kehidupan kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-392: 1. Ku Berbahagia
“Ku berbahagia, yakin teguh: Yesus abadi kepunyaanku! Aku waris-Nya, ‘ku ditebus, ciptaan baru Rohul kudus. Aku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya. Aku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HARTA YANG BERKENAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-169: 1. Ho Sipangolu Au
Ho sipangolu au, sai topot ma au on. Sai unang mandaodao. Ho sian rohangkon. Ro Sipangolu ro tibu. Baen ma au anakMu tutu. Dohot mudarMi buri au ias songon hapas ma au. Ias tutu, ias tutu, dohot mudarMi buri au. Ias songon hapas ma au.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 25:14-23 (Pagi)
Pengk. 2:22-26 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 13: 11
Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.

HARTA YANG BERKENAN
Firman Tuhan pada hari ini berbicara kepada kita tentang dua pilihan untuk memperoleh harta, yaitu: dengan cara cepat atau cara bertahap yang berproses. Dengan cara cepat berarti mendapatkan harta dengan cara mudah, instan dan memakai jalan pintas dengan menghalalkan berbagai cara. Koruptor adalah contoh pelaku yang memakai cara cepat dengan memakai jalan pintas dengan mudah memperkaya diri. Cara mudah ditempuh dengan menggelembungkan harga dari harga wajar. Tuhan menyatakan melalui firman hari ini bahwa orang yang mencari harta dengan cepat, pastinya dengan cara yang tidak benar, bukan membuat dia kaya justru semakin berkurang.

Sedangkan proses yang kedua adalah dengan tahapan. Karyawan swasta atau pegawai mengumpulkan harta secara bertahap sesuai dengan kinerja dan prestasinya. Dari level paling rendah menuju ke jenjang yang lebih tinggi setahap demi setahap dan membutuhkan waktu. Pedagang dan pengusaha memperoleh keuntungan setelah berhasil dari omset yang kecil lalu berkembang ke yang lebih besar. Tuhan menyatakan melalui firman ini justru orang yang mencari harta dengan lambat, dengan cara yang benar, justru dia menjadi kaya.

Siapa penulis nas ini? Dialah Salomo yang terkenal sangat kaya. Kekayaaan dari Salomo diperkirakan USD 127 milyar bandingkan dengan Bill Gate yang menjadi terkaya di dunia hanya USD 87 milyar. Apa saja kekayaan dari Salomo bisa kita baca pada 2 Tawarikh 9; 20-25. Harta ini dikumpulkan lebih kurang 40 tahun. Dia memperoleh kekayaan bisa digolongkan dengan cepat. Tapi seketika itu juga semuanya hilang karena Tuhan tidak bertahta di dalamnya, dan dia memperolehnya dengan cara licik. Dia membiarkan tempat-tempat penyembahan ilah-ilah dibangun di Kerajaan Salomo. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ-450:1 – Hidup Kita Yang Benar
Hidup kita yang benar haruslah mengucap syukur. Dalam Kristus bergemar; janganlah tekebur. Dalam susah pun senang; dalam segala hal. Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendak-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

AKULAH TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-730: 1. Sai Patau Ma Au Tuhan
Sai patau ma diringku ale Tuhan, Papatarhon HinauliMi Tuhan, Suru ma tondiMi saor tu rohangki, Lao papatar HolongMu tu donganki.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Tim. 6: 17-19 (pagi)
Pengk. 9: 8-10 (malam)

RENUNGAN
Keluaran 6: 6
Sebab itu katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat.

AKULAH TUHAN
Setiap orang membutuhkan jaminan yang pasti di saat hidup ini, di tengah kehidupan yang terus berhadapan dengan ketidakpastian. Ada yang merasa aman dan terjamin dengan harta berlimpah, jabatan tinggi dan tingkat sosial yang mapan. Persoalannya, semua yang dianggap bisa menjamin, dapat lenyap dengan seketika. Yang dianggap dapat menjamin hidup, justru memerlukan jaminan agar terus ada. Adakah jaminan yang pasti?

Musa diperintahkan Tuhan untuk memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir menuju tempat yang Tuhan sudah janjikan. Ia diperintahkan untuk mendatangi Firaun. Ada keraguan dalam diri Musa. Terbukti ia pun mengatakan, “… aku seorang yang berat lidahnya!” Keraguan atas dirinya dapat berkata di depan bangsa Israel dan terlebih di hadapan Firaun. Ada kebimbangan apakah ia sanggup untuk memimpin suatu bangsa yang besar menuju satu tempat baru. Tuhan tahu betul isi hati Musa. Oleh sebab itu Tuhan memberikan jaminan, yaitu diri-Nya sendiri dengan berkata tegas, “Akulah TUHAN!” Jaminan yang luar biasa. Jaminan yang diikuti dengan pernyataan-Nya sendiri, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat. Janji yang sungguh menenangkan Musa.

Apakah hari ini kita membutuhkan jaminan agar hidup kita baik? Jaminannya adalah Tuhan sendiri. Bisa jadi hidup kita tidak selamanya mulus dan lancar, ada riak dan gelombang besar yang siap menghempas. Jaminan Tuhan adalah penyertaan-Nya, kekuatan-Nya dan pertolongan-Nya setiap saat. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-408: 1. Di Jalan ‘Ku Diiring
Di jalanku ‘ku diiring oleh Yesus Tuhanku. Apakah yang kurang lagi, jika Dia Panduku? Diberi damai sorgawi, asal imanku teguh. Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku; Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-Amin-Amin

ORA ET LABORA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-182:1 – Tu jolom o Debatangku
Tu joloM o Debatangku sai use do rohangkon
Sai pasiat tangiangku dohot ilu-ilungkon

PEMBACAAN FIRMAN
2 Tes. 3:5-9 (Pagi)
Ul. 24:10-15 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 28:19
Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia akan kenyang dengan kemiskinan

ORA ET LABORA
Prinsip kerja orang Kristen adalah “Ora et Labor” artinya berdoa dan bekerja; keduanya harus seimbang. Sejak awal Tuhan memberikan perintah pada Adam dan Hawa agar bekerja mengelola ikan-ikan, tanaman dan binatang di taman Firdaus (Kej 1:28). Dalam perjalanan sejarah, manusia hidup dan menikmati kemajuan akibat bekerja. Itulah sebabnya manusia disebut mahluk bekerja (homo faber). Sejatinya, manusia diperintahkan bekerja. Misalnya orang Batak khususnya memiliki semangat hidup dan kerja keras. Bekerja adalah anugerah dan sumber kesejahteraan. Barangsiapa yang bekerja giat dan jujur, ia menjadikan dirinya sebagai kawan sekerja Allah (1Kor 3:9). Jika seorang tidak mau bekerja janganlah ia makan (2 Tes 3:10b), demikian Firman Tuhan tentang bekerja.

Melalui renungan hari ini kita disadarkan indahnya bekerja, dan menghindari malas atau mengejar barang yang sia-sia (Batak: marlanggelangge). Agar kita sukses dalam bekerja sebaiknya terapkanlah empat pedoman berikut: Pertama, Bekerja adalah sebuah panggilan (calling), maka lakukan dengan kasih, iklas dan sungguh-sungguh, Kedua, Bekerja adalah kesempatan, maka lakukan dengan tekun dan setia, Ketiga, Bekerja adalah suci, sehingga tidak berpusat pada pengejaran materi saja, maka bekerjalah jujur penuh integritas, keempat, Bekerja adalah anugerah Tuhan, sehingga tidak boleh mengandalkan kekuatan sendiri, sebab hasilnya adalah anugerah Tuhan. Kesimpulannya, marilah bekerja lebih sungguh-sungguh, penuh semangat syukur kapan dan dimana pun, sebab hidup ini adalah kesempatan. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ-370:1 – ‘Ku Mau Berjalan Dengan Jurus’lamatku
‘Ku mau berjalan dengan Jurus’lamatku di lembah berbunga dan berair sejuk. Ya, kemana juga aku mau mengikut-Nya sampai aku tiba di neg’ri baka. Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus; ‘ku tetap mendengar dan mengikut-Nya. Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus; ya, kemana juga ‘ku mengikut-Nya!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

WASPADA TERHADAP KETAMAKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-248:5 Saleleng ho di tano on
Sai tiru Tuhan Jesus i, naung ro humophop ho. Pambaenna nang hatana i, hangoluanmu do.

PEMBACAAN FIRMAN
Maz. 112:1-6a (Pagi)
Yer. 9:23-25 (Malam)

RENUNGAN
Lukas 12:15
KataNya lagi kepada mereka: “berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung daripada kekayaan itu.

WASPADA TERHADAP KETAMAKAN
Seringkali tanpa sadar orang terjerumus kepada sebuah perilaku yang disebut ketamakan. Orang menjadi tamak karena meyakini bahwa harta memberikan keamanan & keselamatan sehingga menggantungkan hidupnya pada harta. Melalui Firman hari ini, Yesus mengingatkan kita semua agar berjaga-jaga dari segala bentuk ketamakan. Mungkin tanpa kita sadari sudah terjerumus ke dalam sebuah bentuk ketamakan akan jabatan, tamak akan nilai yang baik di sekolah, sehingga berambisi untuk menduduki jabatan, dan nilai yang bagus dengan menggunakan segala cara. Tanpa disadari mungkin kita sudah menjadi seorang yang tamak karena merasa tidak puas dengan kekayaan yang dimiliki sehingga menutup hati dan akhirnya melakukan korupsi.

Ada begitu banyak hal yang membuat kita menjadi tamak. Agar seseorang tidak terjebak kepada segala bentuk ketamakan, maka Yesus Kristus memagari kita dengan sejumlah rambu-rambu yang harus kita imani. Tuhan Yesus tahu bahwa kita kuatir akan hari esok sehingga kita mempersiapkan segala sesuatunya untuk masa depan keluarga dan anak-anak dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya sampai menggunakan cara yang tidak layak. Karena itu Yesus berkata agar jangan kuatir akan hari esok karena hari esok ada kesusahannya sendiri (Matius 6:34). Kalau Tuhan sudah membuka pintu berkat itu kepada kita, tidak akan ada seorangpun yang dapat menutupnya kembali (Yes. 22:22). Kita harus mengimani setiap perkataan Yesus ini yang ditujukan kepada kita sehingga bisa menyadari dan jangan sampai terjerumus kepada segala bentuk ketamakan. Waspadalah terhadap segala bentuk ketamakan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-450:3 Hidup Kita Yang Benar
Apa arti hidupmu? Bukankah ungkapan syukur, kar’na Kristus, Penebus, berkorban bagimu! Dalam susah pun senang, dalam segala hal aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendak-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin