WASPADA TERHADAP KETAMAKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-248:5 Saleleng ho di tano on
Sai tiru Tuhan Jesus i, naung ro humophop ho. Pambaenna nang hatana i, hangoluanmu do.

PEMBACAAN FIRMAN
Maz. 112:1-6a (Pagi)
Yer. 9:23-25 (Malam)

RENUNGAN
Lukas 12:15
KataNya lagi kepada mereka: “berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung daripada kekayaan itu.

WASPADA TERHADAP KETAMAKAN
Seringkali tanpa sadar orang terjerumus kepada sebuah perilaku yang disebut ketamakan. Orang menjadi tamak karena meyakini bahwa harta memberikan keamanan & keselamatan sehingga menggantungkan hidupnya pada harta. Melalui Firman hari ini, Yesus mengingatkan kita semua agar berjaga-jaga dari segala bentuk ketamakan. Mungkin tanpa kita sadari sudah terjerumus ke dalam sebuah bentuk ketamakan akan jabatan, tamak akan nilai yang baik di sekolah, sehingga berambisi untuk menduduki jabatan, dan nilai yang bagus dengan menggunakan segala cara. Tanpa disadari mungkin kita sudah menjadi seorang yang tamak karena merasa tidak puas dengan kekayaan yang dimiliki sehingga menutup hati dan akhirnya melakukan korupsi.

Ada begitu banyak hal yang membuat kita menjadi tamak. Agar seseorang tidak terjebak kepada segala bentuk ketamakan, maka Yesus Kristus memagari kita dengan sejumlah rambu-rambu yang harus kita imani. Tuhan Yesus tahu bahwa kita kuatir akan hari esok sehingga kita mempersiapkan segala sesuatunya untuk masa depan keluarga dan anak-anak dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya sampai menggunakan cara yang tidak layak. Karena itu Yesus berkata agar jangan kuatir akan hari esok karena hari esok ada kesusahannya sendiri (Matius 6:34). Kalau Tuhan sudah membuka pintu berkat itu kepada kita, tidak akan ada seorangpun yang dapat menutupnya kembali (Yes. 22:22). Kita harus mengimani setiap perkataan Yesus ini yang ditujukan kepada kita sehingga bisa menyadari dan jangan sampai terjerumus kepada segala bentuk ketamakan. Waspadalah terhadap segala bentuk ketamakan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-450:3 Hidup Kita Yang Benar
Apa arti hidupmu? Bukankah ungkapan syukur, kar’na Kristus, Penebus, berkorban bagimu! Dalam susah pun senang, dalam segala hal aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendak-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s