Si Kikir dan Si Gila


Seorang yang dikenal amat kikir, suatu hari sedang duduk di pintu kedainya sambil menikmati secangkir kopi. Seorang gila menghampirinya dan meminta sedikit uang untuk membeli yoghurt.

Pedagang kikir itu berusaha mengacuhkannya tetapi si gila tetap tak mau pergi dan malah membuat keramaian.
Orang-orang yang lewat dan melihat hal itu lalu menawarinya uang. Tapi si gila bersikeras bahwa ia hanya menginginkan uang dari si kikir.
Akhirnya, si kikir memberinya sedikit uang receh untuk membeli yoghurt. Si gila kemudian meminta tambahan uang untuk membeli roti yang akan dimakannya bersama yoghurt itu. Pedagang kikir itu tentu saja sudah tak boleh membiarkan hal ini, dan ia tegas-tegas menolaknya.

Malamnya, orang kikir itu bermimpi. Dalam mimpinya, ia telah berjalan di dalam surga. Tempatnya sangatlah indah, penuh dengan sungai, pepohonan, dan bunga-bungaan. Setelah beberapa saat berjalan di sana, ia merasa lapar. Ia keheranan, di tengah semua keindahan surga, ia tak melihat sedikit pun makanan.

Ketika itu, muncullah seorang pemuda bewajah tampan bercahaya.
Si kikir bertanya kepadanya, “Apakah ini benar-benar surga?” Pemuda itu mengiyakan. “Lalu, di mana gerangan segala makanan dan hidangan surga yang telah sering aku dengar itu?” tanya orang kikir itu lagi.

Pemuda tampan itu permisi sebentar. Tak lama kemudian ia kembali dengan membawa semangkuk yoghurt. Pedagang kikir lalu meminta roti untuk dimakan bersama yoghurt tapi pemuda itu menjawab, “Yang engkau kirimkan kemari hanyalah yoghurt ini saja.

Seandainya engkau mengirimkan roti, tentu sekarang aku dapat menyuguhkanmu roti juga. Yang engkau tuai di sini adalah apa yang engkau tanam sewaktu di dunia.”

Si kikir terbangun dari mimpinya. Peluh membasahi seluruh tubuhnya. Sejak saat itu ia menjadi salah seorang yang paling pemurah di kotanya. Diberikannya makanan kepada setiap pengemis dan orang miskin yang dijumpainya.

BERBAHAGIA MENURUT TAURAT TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-565-1 Las Rohangku Lao Mamuji
Las rohangku lao mamuji Debata parholong i. Songon bunga na mangerbang di na binsar ari i. Arsak dosa, haporsuhon mago dibaen asiMi. Las ni roha na manongtong lehon di au Tuhanki.

PEMBACAAN FIRMAN
Gal. 5:16 – 26 (Pagi)
Zef. 1: 7 – 18 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 1: 1 – 2
“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

BERBAHAGIA MENURUT TAURAT TUHAN
Setiap orang pasti mengharapkan kebahagiaan di dalam hidupnya. Apa pun caranya pasti dilakukan untuk mendapat kebahagiaan itu, tergantung bagaimana pandangannya terhadap kebahagiaan itu. Setiap orang pandangan terhadap kebahagiaan itu berbeda, ada yang menurutnya memiliki uang, harta kekayaan adalah kebahagiaan oleh karena itu diusahakan untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. Ada juga yang memiliki prinsip bahwa kebahagiaan itu adalah kedudukan yang tinggi dalam suatu pekerjaan, atau bagi yang lain kebahagiaan itu adalah ketika memiliki keturunan dan lain sebagainya. Setiap orang memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang kebahagiaan itu.

Menurut pe-Mazmur kebahagiaan itu bukan berasal dari dunia ini, namun kebahagiaan itu adalah dari Tuhan. Bukan harta kekayaan, jabatan, atau keturunan baginya yang menjadi kebahagiaan, tetapi kebahagiaan baginya adalah ketika mampu hidup dalam Taurat TUHAN. Pe-Mazmur mengungkapkan hal yang demikian karena dengan kebenaran TUHAN maka kebahagiaan itu sempurna, tidak ada yang mengurangi atau tidak akan berlalu. Sedangkan prinsip kebahagiaan yang berasal dari kekayaan, jabatan atau keturunan akan segera berlalu, karena itu adalah fana. Oleh karena itu berbahagialah orang yang hidup dalam taurat TUHAN.

BERDOA

BERNYANYI KJ-392:1 Ku Berbahagia
‘Ku berbahagia yakin teguh. Yesus abadi kepunyaanku! aku waris-nya ‘Ku ditebus, ciptaan baru Rohol Kudus. Aku bernyanyi bahagia, memuji Yesus selamanya. Aku bernyanyi bahagia, memuji Yesus selamanya

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Nasi Kotak


Hari ini saya mendengar sebuah kisah mengharukan dari seorang teman. Ada seorang nenek setiap hari membuat nasi kotak kasih. Satu kotak nasi seharga enam ribu rupiah, dalam nasi kotak tersebut berisi daging dan empat jenis sayuran, keseluruhan nasi kotak ini terlihat mewah.

Teman saya bertanya kepada nenek itu, “Mengapa Anda jual nasi kotak itu begitu murah?”

Nenek itu berkata, sekarang situasi ekonomi sedang lesu, sangat sulit mencari uang. Banyak anak kecil tidak memiliki uang jajan untuk membeli makanan, ataupun membayar uang sekolah. Sedangkan orang dewasa sangat sulit mendapatkan pekerjaan, walaupun sudah mendapatkan pekerjaan gajinya juga sangat minim.

Oleh karenanya Nenek sangat berharap bisa membuat kelompok pekerja menghabiskan uang yang paling minim, bisa menikmati nasi kotak yang bergizi. Dia juga sangat berharap orang lain bisa meniru tindakannya, agar lebih banyak orang lagi yang bisa memberikan perhatian kepada kaum buruh dan pekerja tingkat menengah bawah.
“Lantas, berapakah modal Nenek untuk membuat satu kotak nasi? Jika uangnya tidak mencukupi siapa yang mendukung Nenek?” tanya teman saya.

Nenek itu berkata, “Sekarang ini harga barang terus naik, modal untuk membuat satu kotak nasi sebesar sepuluh ribu rupiah, berapa uang yang Nenek miliki maka sebanyak itu nasi kotak yang akan Nenek buat. Jika uang hasil penjualan tidak mencukupi, maka dia akan mengambil uang bulanan dari anaknya untuk menutupi kekurangan itu.
Akhirnya teman saya itu bertanya lagi, “Apakah keluarga Nenek mendukung kebaikan ini?”

Nenek itu mengatakan, putranya pernah menasehatinya untuk menikmati hari tua, tanpa perlu bersusah payah setiap hari membuat nasi kotak. Sibuk bekerja dari siang hingga malam. Tetapi putranya melihat nenek melakukan hal ini dengan riang gembira, akhirnya dia mendukung keinginan Nenek.

Nenek itu menambahkan, perbuatan baik bisa dan boleh dilakukan setiap orang. Asalkan semua orang bersedia mengorbankan sedikit rasa kasih, maka masyarakat ini semakin lama makin mempunyai harapan.

Seorang Ibu negara AS pernah mengatakan, “Ada orang yang memberikan waktu, ada orang yang menyumbangkan uang, ada yang menyediakan teknik dan relasi mereka, ada pula yang benar-benar mengorbankan jiwa dan raganya. Dapat dikatakan setiap orang memiliki sesuatu yang bisa didermakan. Jiwa dan kasih kesemuanya ini disulut dan membara dari lubuk hati kebaikan.”

Ketika kita hidup di tengah-tengah masyarakat, mungkin bisa merasakan realitas masyarakat, lingkungan yang dingin tidak ada kepedulian. Juga mungkin sekarang ini kita tidak bisa mengubah apapun, juga tidak bisa menuntut orang lain untuk meniru kita. Tetapi kita bisa mengubah diri kita sendiri.

Jika semua orang bisa berpikir pada sudut kebaikan, bisa lebih dulu memikirkan orang lain sebelum melakukan sesuatu, maka dunia ini akan lebih indah, sumber dari kebaikan ini akan terus mengalir selamanya. (Wen Qi/The Epoch Times)

“Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.” (Galatia 6:10)

SEHAT JASMANI & ROHANI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-12: 1. Dipuji Rohangkon Do Ho
Dipuji rohangkon do Ho, Jahowa Tuhanki. Huhut hubaritahon do sude pambaenanMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 12:16-21 (Pagi)
Kej. 3:1-7 (Malam)

RENUNGAN
1 Korintus 10: 31
Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

SEHAT JASMANI & ROHANI
Bicara tentang makan dan minum, hal yang pasti dan rutin, yang kita lakukan setiap hari. Tapi justru dalam hal ini Paulus mengingatkan kita bahwa segala sesuatu tindakan dalam kehidupan kita haruslah memuliakan Tuhan, termasuk makan dan minum. Sebelum makan dan minum, apakah saudara sudah berdoa untuk mensyukuri anugerah Tuhan untuk makan dan minum itu? Bukankah makanan dan minuman adalah berkat Tuhan dan semuanya diciptakan-Nya bagi kita? Jika kita makan dan minum, apakah juga memikirkan bahwa sebaiknya makan secukupnya? Demikian juga apakah kita memikirkan bahwa kesehatan dan kekuatan tubuh kita penting untuk memuliakan dan memuji Tuhan sehingga kita harus makan dan minum sesuai dengan kebutuhan tubuh kita dan tidak berlebihan.

Dalam segala hal dibutuhkan penguasaan diri, termasuk dalam hal makanan. Walau mungkin pilihan makanan kita sangat sederhana, berusahalah sebaik mungkin memilih makan sehat dan bernutrisi baik bagi tubuh kita. Tema HKBP tahun ini adalah kesehatan. Karenanya gereja kita mendorong jemaat untuk juga makan dan minum dengan secukupnya. Tanggung jawab besar harus diwujudkan dalam kebiasaan makan dan minum yang benar. Makanan yang dimakan harus merupakan nutrisi yang terbaik bagi pembentukan darah. Organ-organ pencernaan yang sensitif harus dijaga supaya berfungsi dengan baik. Tuhan mewajibkan kita, melalui penguasaan diri, untuk melakukan bagian kita dalam usaha menjaga kesehatan kita sendiri.

Makan dan minum sesuai dengan aturan kesehatan akan mendorong tindakan yang baik. Jika tubuh kita sehat kita akan lebih leluasa untuk bekerja dalam berbagai bidang untuk kesejahteraan hidup kita. Jika kita sehat kita akan lebih leluasa untuk bekerja memuji dan memuliakan Tuhan dalam lingkungan masyarakat dan gereja kita. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ-285: 2. Tuhankulah Gembalaku
Tuhankulah Gembalaku; oleh-Nya ‘ku tent’ram. Di padang hijau yang segar, di pinggir air tenang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

SENANTIASA BERSYUKUR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-23: 1. Jesus Hami Ro Dison
Jesus hami ro dison, asa masihangoluan. I pe ro ma Ho tuson, jala baen ma pardomuan. Ni tondiM tu tondinami, unang mampar rohanami.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 12:13-15 (Pagi)
Yes. 1:21-26 (Malam)

RENUNGAN
1 Tesalonika 5: 18
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu

SENANTIASA BERSYUKUR
Seorang anak ketika menerima sesuatu dari orang tuanya yang pastinya mengatakan “terima kasih” atau ketika berprestasi di sekolah dengan nilai yang memuaskan bahkan dapat peringkat terbaik, pastinya “bersyukur” dan hal tersebut juga disambut orangtuanya di rumah dengan “bersyukur”. Syukur kepada Tuhan atas prestasi yang diraih oleh anaknya. Itu berarti ungkapan terima kasih dan syukur biasanya karena keberhasilan atau kesuksesan, dengan kata lain karena kabar suka cita. Dan hal tersebut sangatlah wajar. Persoalannya apakah kita mampu berterima kasih dan bersyukur ketika yang kita alami adalah kegagalan atau duka cita? Tentunya tidak mudah. Pada I Tessalonika 5:18 meyakinkan kita untuk mampu bersyukur dalam segala hal.

Dalam situasi seperti apapun, tentunya kita diminta mampu bersyukur. Ketika gagal meraih prestasi, ketika mengalami kesusahan atau duka cita tetap mampu bersyukur kepada Tuhan, sebab segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Hal ini jelas telah dikumandangkan oleh para orang tua kita sejak zaman dulu: “Hotang ni bebe-bebe hotang ni pulospulos unang hamu mandele ai godang do tudostudos”. Artinya apapun yang kita alami dalam hidup ini jangan sampai menyurutkan iman percaya kita kepada Kristus. Inilah yang Tuhan inginkan dari kita. Ketika Yesus naik ke Surga para murid dan pengikutNya bersedih dan menangis, tetapi Yesus meyakinkan mereka bahwa Dia pergi untuk menyediakan tempat bagi para pengikutNya (Yoh.14:2), dan akan mengutus Penghibur yaitu Roh Kudus (Yoh. 14:26). Inilah yang menjadi dasar kita mewujudkan integritas kita sebagai pengikut Kristus. Bersekutu, melayani dan bersaksi merupakan interpretasi dari rasa bersyukur, karena itu marilah kita jadikan hidup ini selagi masih ada waktu untuk tetap bersyukur. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-287b: 1. Sekarang bersyukur
Sekarang bersyukur, hai hati mulut, tangan! Sempurna dan besar segala karya Tuhan! Dib’ri-Nya kita pun anug’rah dan berkat yang tak terbilang, t’rus, semula dan tetap.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HIDUP DI DALAM KRISTUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-4: 1. Sai Puji Debata
Sai puji Debata dibaen asi rohaNa. Huhut tongtong basa di nasa tinompaNa. Ria ma hita be mamuji Debata; Ai sesa do nuaeng dosanta i dibaen.

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 10:32-35 (Pagi)
Pengk. 11:1-8 (Malam)

RENUNGAN
2 Petrus 1: 4
Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

HIDUP DI DALAM KRISTUS
Sebagai pribadi yang telah diselamatkan dan ditebus dari cengkraman maut, seringkali kaum muda kristiani merasa sangat aman dan melupakan kewajiban utama untuk tetap menjaga iman dan hidup kudus sebagai anak-anak Allah di hadapan Kristus. Hal ini mengakibatkan kita seringkali jatuh ke dalam pencobaan bukan karena kehendak Allah, namun oleh kesalahan dan kebodohan kita sendiri. Dan saat kaum muda menyadari hal ini, justru mereka hidup dalam kekristenan yang tidak sejalan dengan ajaran Kristus yang sesungguhnya, sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk memperoleh janji anugerah yang sangat besar yaitu menjadi sama seperti Dia. Memang sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila kristus menyatakan diri-Nya kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat diri-Nya dalam keadaan yang sebenarnya (1 Yoh 3:1).

Janji dan anugerah untuk menjadi kudus, menjadi sama seperti Allah bukanlah janji yang disampaikan kepada personal tertentu saja, namun merupakan janji yang berlaku universal buat siapa saja yang menerima pernyataan diri Yesus saat kematian-Nya buat dosa kita dan pernyataan diri-Nya kelak untuk kedua kalinya. Kita, dengan kehidupan baru yang telah kudus, akan mengalami kerugian besar kehilangan kesempatan untuk memperoleh bagian didalam kodrat ilahi sebagai anak-anakNya. Bukankah tubuh kita adalah bait Roh kudus di mana Ia diam di dalam kita (1Kor 6:19). Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus juga mengingatkan umat Tuhan agar selalu menjauhkan diri dari cemar jasmani dan rohani sehingga kekudusan yang telah dimiliki sebagai umat Tuhan, dan janji-janji besar yang telah diberikan oleh Kristus tetap menjadi milik kita (baca 2 Kor 7:1). Marilah hidup didalam Kristus dengan Takut dan Taat kepada-Nya. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ-419: 1. Yesus Pimpinlah
Yesus, pimpinlah kami s’lamanya: hanya Dikau kami ikut di sepanjang jalan hidup. Tuntun umat-Mu masuk rumah-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

MELAWAN KEINGINAN DAGING


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-172: 1. O Jesus Panondang
O Jesus panondang Di portibi on. Mula ni na torang tangi hatangkon. Sai asi rohaMu Di pardosa on. Ho ma mangapuli au na marsak on.

PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 4:13-17 (Pagi)
Maz. 141:1-5 (Malam)

RENUNGAN
Galatia 5: 24
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.

MELAWAN KEINGINAN DAGING
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu seperti yang telah kubuat dahulu bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian Kerajaan Allah. Gal 5: 19-21.

Ada dua keinginan yang senantiasa bertengger dalam tubuh kita, yakni keinginan daging di satu sisi dan keinginan roh di sisi lain. Keduanya merupakan dua kekuatan yang selalu bertarung dalam diri kita. Bila kita lebih mendengarkan keinginan daging, maka kesenangan hidup kita adalah melakukan keinginan daging. Bila kita lebih mendengarkan Roh, maka kita akan sanggup melawan keinginan-kinginan daging. Keinginan daging adalah maut. Keinginan daging adalah perseteruan dengan Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah. Dan mereka yang hidup dalam keinginan daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Sebaliknya keiginan Roh adalah hidup damai sejahtera. Orang yang memelihara keinginan daging senantiasa merencanakan maut dan akan masuk dalam jurang maut itu sendiri. Namun, orang yang memelihara keinginan Roh, hidupnya akan senantiasa dipenuhi oleh damai sejahtera. Bila kita hidup dalam Roh, maka kita akan beroleh keselamatan. Kita akan terhindar dari hukuman. Bila kita hidup di dalam Roh, kita juga akan sanggup melawan dan mengalahkan segenap keinginan-keinginan daging. Roh itu akan bersama-sama dengan kita melawan keinginan daging itu sendiri. Dan semakin kita hidup dalam Roh, kita akan semakin membenci keinginan daging. Kemudian, keinginan daging itupun akan mati di dalam diri kita masing-masing. Kita pun dapat menjadi berkat. Orang lain yang bersama dengan kita senang, aman dan nyaman bergaul dengan kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-413: 1. Tuhan Pimpin Anakmu
Tuhan, pimpin anakmu, agar tidak tersesat. Akan jauhlah seteru, bila Kau tetap dekat. Tuhan pimpin! Arus hidup menderas; Agar jangan ‘ku sesat, pegang tanganku erat.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin