Arsip Kategori: Lain-lain

Mengucap syukur dan berdoa


Renungan
Kolose 1 : 12 – Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.

MENGUCAP SYUKUR DAN BERDOA

Kehidupan kekristenan kita diminta untuk mengucap syukur walaupun kita memiliki banyak masalah. Alkitab mengajak kita supaya mengucap syukur dalam segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita (1 Tes. 5:18, Fil. 4:4). Baca lebih lanjut

Kebenaran dan kesetiaan


RENUNGAN
1 Samuel 26 : 23 – Tuhan akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang, sebab Tuhan menyerahkan engkau pada hari ini ke dalam tanganku, tetapi aku tidak mau menjamah orang yang diurapi Tuhan.

KEBENARAN DAN KESETIAAN

Kebenaran dan kesetiaan. Dua kata yang semakin sulit kita temukan pada masyarakat belakangan ini. Kita semakin sering mendengar yang palsu-palsu: beras palsu, madu palsu, pupuk palsu, ijazah palsu, dan sebagainya. Reaksi masyarakat sepertinya biasa saja. Mungkin sudah terbiasa dengan kepalsuan. Di media sosial pun banyak yang palsu. Foto yang dipajang tak selalu menggambarkan realitas. Senyum dan tawa di sana belum tentu mewakili isi hati. Banyak kasus penipuan bermula dari media sosial. Menyatakan/mengatakan yang benar pun sering jadi batu sandungan. Akibatnya, kita memilih diam daripada membuat orang lain tersinggung atas kebenaran yang kita ungkap. Ini tentu tidak benar. Diam terhadap hal yang tidak benar bukanlah sebuah kebaikan, justru sebaliknya. Di gereja pun banyak kepalsuan. Gedung gereja yang besar, indah, lengkap dengan AC, tak serta merta membuat umatnya memiliki hati yang damai. Konflik sering terjadi, ada yang memaki, saling menyakiti hati. 

Kebenaran dan kesetiaan itu sepasang kekasih. Mereka selalu bersama. Mereka tak terpisahkan. Sebagai orang Kristen, kita mestinya hidup dalam kebenaran terus-menerus, kita harus setia pada kebenaran. Orang yang setia dalam kebenaran mungkin saja tak disukai kawan-kawannya. Tapi kita jangan menyerah. Yesus sendiri setia dalam kebenaran bahkan harus kehilangan nyawa demi kebenaran. Para nabi setia mempertahankan kebenaran sampai berkorban jiwa dan raganya. Allah akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang. Allah tidak tidur. Kapan dan bagaimana cara Tuhan membalas orang benar dan setia itu urusan Tuhan. Tugas kita adalah hidup dalam kebenaran dengan setia. Allah selalu bekerja dengan cara yang tak terduga dan kita harus selalu setia mengerjakan kebenaran.

TERGERAKLAH HATINYA OLEH BELAS KASIH ALLAH


Minggu VII Setelah Trinitatis, 19 Juli 2015
                                                      
Markus, 6:30 – 34 + 53–56
Saudara-saudara: Yesus sangat peduli terhadap hidup dan kehidupan umat-Nya manusia. Banyak pergumulan yang dihadapi manusia di tengah-tengah kondisi saat ini, baik secara sosial, moral dan mental, baik secara pribadi, kelompk, keluarga bahkan secara pribadi dan semuanya itu sangatlah berkembang di zaman sekarang ini. Baca lebih lanjut

Penahbisan Sintua HKBP Pos Parmingguan Gading Serpong Ressort Serpong


Pada hari Minggu ini, 24 Mei 2015 di kebaktian pukul 09.00 Wib bertempat di HKBP Pos Parmingguan Gading Serpong, Gereja kita akan mengadakan Agenda Penahbisan Sintua (Panjangkonon Sintua) kepada 7 (tujuh) orang calon sintua yang selama ini telah belajar menjadi Sintua di  Gereja HKBP Serpong. Baca lebih lanjut

Kalau Tuhan di pihak kita, siapakah lawan kita?


Minggu Jubilate, 26 April 2015
(Kisah Para Rasul 4:5-12)

Mengajar adalah pekerjaan para rasul sesuai dengan amanat Tuhan Yesus (Mat. 28). Para Imam, kepala pengawal bait Allah, dan orang Saduki marah mendengar pengajaran para rasul, dalam hal ini Petrus dan Yohanes, karena mereka memberitakan bahwa dalam Yesus ada kebangkitan orang mati. Meskipun mereka ditangkap, dipenjara, dan diadili secara tidak adil mereka tidak takut. Baca lebih lanjut

Acara Arisan (Bahasa Indonesia) – disadur dari Buku Ibadah Harian edisi Maret – April 2015


TERTIB ACARA IBADAH KUMPULAN (ARISAN)
KELUARGA/MARGA/PERKUMPULAN (BAHASA INDONESIA)
01. Persiapan
02. Panggilan Beribadah
U : Saudara/i terkasih. Adalah baik jika segala kegiatan kita dimulai dari memuliakan nama Tuhan, sehingga Allah hadir dalam setiap pergerakan kita. Karena itu, marilah kita mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Dia yang telah mempersatukan kita dalam tempat ini, semoga hari ini menjadi hari yang penuh berkat bagi kita semua. Baca lebih lanjut