Acara Arisan (Bahasa Indonesia) – disadur dari Buku Ibadah Harian edisi Maret – April 2015


TERTIB ACARA IBADAH KUMPULAN (ARISAN)
KELUARGA/MARGA/PERKUMPULAN (BAHASA INDONESIA)
01. Persiapan
02. Panggilan Beribadah
U : Saudara/i terkasih. Adalah baik jika segala kegiatan kita dimulai dari memuliakan nama Tuhan, sehingga Allah hadir dalam setiap pergerakan kita. Karena itu, marilah kita mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Dia yang telah mempersatukan kita dalam tempat ini, semoga hari ini menjadi hari yang penuh berkat bagi kita semua.

H : Datanglah kehadapan Tuhan yang telah menjadikan kita, di dalam hati yang penuh dengan syukur. Sebab Allah kita adalah Allah yang penuh kasih sampai selama-lamanya.
U : Terlebih lagi, mari kita menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, agar segala yang kita perbuat menjadi berkat bagi sesama kita ditengah-tengah kumpulan ini.
H : Ia adalah Allah yang memenangkan setiap orang yang datang kepadaNya. Ia telah memberikan waktu bagi kita untuk beribadah kepadaNya, bahkan memberkati kita dalam setiap pekerjaan kita. Ia telah menjadikan usaha kita berhasil.
U : Allah telah menjadi sukacita bagi kita, karena itu, layaklah kita memuji Dia. Maka dari kemurahan Tuhan, marilah kita menyembah Dia dalam sukacita, kita bernyanyi!

03. Bernyanyi KJ-367 : 1, 3 “PadaMu Tuhan dan Allahku”
1. PadaMu, Tuhan dan Allahku, kupersembahkan hidupku: dariMu jiwa dan ragaku, hanya dalamMu ‘ku teduh. Hatiku yang Engkau pulihkan padaMu juga kuberikan.
3. Kumuliakan kuasa kasih, yang dalam Yesus terjelma; ‘ku berserah sebulat hati di dalam arus rahmatNya. Diriku tak kuingat lagi, lautan kasih kuselami.

04. Invocatio
U : Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus, dan dalam Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi.
H : Amin.
U : Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudusNya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!
H : Pujilah Dia karena segala keperkasaanNya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!
U : Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!
H : Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!
U : Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang! Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan! Haleluya!
Marilah kita berdoa: Ya Tuhan Allah kami, kami berkumpul saat ini di tengah-tengah persekutuan dan perkumpulan yang telah Engkau jadikan bagi kami, kami mengucap syukur kepada-Mu sebab sesungguhnya telah kami rasakan tuntunan dan penyertaan Tuhan dalam hidup kami. Tidak ada yang dapat memberikan hal yang begitu besarnya kepada kami, hanya karena kasih dan anugerah-Mulah yang membuat kami dalam keadaan sehat sampai saat ini. Karena itu kami meminta, berikanlah berkat-Mu kepada kami yang berkumpul saat ini di dalam nama PutraMu Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.

05. Bernyanyi KJ-376 : 1, 3 “Ikut Dikau saja Tuhan”
1. Ikut dikau saja, Tuhan, jalan damai bagiku; Aku s’lamat dan sentosa hanya oleh darah-Mu Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi pada-Mu: Dalam Dikau, Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!
3. Ikut dan menyangkal diri, aku buang yang fana, hanya turut kehendak-Mu dan pada-Mu berserah. Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi pada-Mu: Dalam Dikau, Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!

06. Mewartakan Kebaikan Allah (Mazmur 112:1-9)
U : Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
H : Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.
U : Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.
H : Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil.
U : Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.
H : Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya.
U : Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada Tuhan.
H : Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya. Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya.
U : Berbahagialah orang yang mendengar Firman Tuhan, serta memeliharanya. Amin.

07. Bernyanyi KJ-454 : 2, 3 “Indahnya saat teduh”
2. Indahnya saat yang teduh dengan bahagia penuh. Betapa rindu hatiku kepada saat doaku. Bersama orang yang kudus kucari wajah Penebus; Dengan genbira dan teguh kunanti saat yang teduh.
3. Indahnya saat yang teduh penampung permohonanku kepada yang Mahabenar yang bersedia mendengar. Sejak kulihat wajah-Nya, ‘ku yakin pada firman-Nya dan menyerahkan bimbangku di dalam saat yang teduh.

08. Doa syafaat

09. Bernyanyi KJ-235 : 1 – 2 “Ku dengar berkatMu turun”
1. Kudengar berkat-Mu turun bagai hujan yang lebat, menghidupkan padang gurun dan menghibur yang penat. Aku pun, aku pun, ya, berkati aku pun!
2. Bapa, jangan Kaulewati aku, walau ‘ku cemar; ‘ku tak layak Kaudekati namun rahmat-Mu besar. Aku pun, aku pun, kasihani aku pun!

10. Renungan (Khotbah Singkat)

11. Bernyanyi KJ-436 : 1 – 2 “Lawanlah godaan”
1. Lawanlah godaan, s’lalu bertekun; tiap kemenangan kau tambah teguh; nafsu kejahatan harus kautentang; harap akan Yesus: pasti kau menang. Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan; Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.
2. Tinggalkan yang jahat, dosa dicegah; tindakanmu tulus tiada bercela: junjung kebenaran, hidup dalam t’rang, harap akan Yesus: pasti kau menang. Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan; Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.

12. Doa Bapa Kami, berkat dan Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s