Arsip Kategori: Ibadah Harian

Hidup ini Pemberian Tuhan


BERNYANYI BE 66:1 Debata Baen Donganmi
Debata baen donganmi. Lao mangula ulaonmu. Baen Ibana haposanmu. Sai paserep rohami. Debata baen dongami. Debata baen donganmi.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Lukas 8:16-21
Malam: Ayub 42:10-17

RENUNGAN
Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya. Efesus 3:7

Hidup ini Pemberian Tuhan
Selamat Tahun Baru bagi kita semua. Biarlah tahun baru ini, membawa hati dan pikiran yang baru, semangat, dan harapan yang baru dalam kehidupan kita. kita bersyukur atas penyertaan Tuhan selama tahun 2018, walau ada pergumulan yang kita alami. Untuk menjalani tahun baru 2019, kita harus yakin kepada Tuhan. Untuk menguatkan kita menjalani tahun ini, kita perlu belajar dari pengalaman hidup rasul Paulus. Dalam pelayanan dan perjalanan hidupnya ia tetap berpegang teguh kepada Tuhan sekalipun ia harus menderita. Ia telah melupakan masa lalunya, sebelum bertobat ia pernah mengejar, menyiksa bahkan membunuh orang yang percaya kepada Yesus. Tetapi setelah ia bertobat dan mengalami hidup baru ia mengakui segala dosa-dosanya (Kisah 9:1-10). Pertobatan dan hidup baru yang dialami Paulus bukanlah karena kebaikan atau jasanya, tetapi semuanya hanya karena kuasa pemberian kasih karunia Allah yang dianugerahkan kepadanya, sehingga Paulus bersyukur atas kasih anugrah itu, dan menjadikan dia seorang rasul sebagai penginjil dan pemberita firman Tuhan bagi semua orang. Paulus berkata bahwa anugrah Allah yang cuma-cuma itu telah menjadikan dia seorang pelayan. Karena itulah bagi kita orang percaya dalam menjalani hidup kita di tahun ini, janganlah kita sesekali mengandalkan akan kuasa, pengetahuan, kepintaran, pikiran, jabatan yang kita miliki, tetapi marilah kita selalu mengandalkan akan kuasa Allah, menyerahkan diri kepada Allah, terutama dalam menjalani hidup kita di tahun ini, marilah kita menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, karena hidup kita ini adalah pemberian kasih karunia Allah. Amen.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 363:1 Bagi Yesus Kuserahkan
Bagi Yesus kuserahkan, hidupku seluruhnya
Hati dan perbuatanku, pun waktuku milik-Nya
Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya
Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

TUNTUTAN TUHAN PADAKU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-68:1 Masilelean Angka Taon
Marsilelean angka taon, ro di ujung na sogot.
O Jesus lehon parrohaon, na naeng tongtong marningot
Dihalalao ni aringki, huhut manimbang ujung ni.

PEMBACAAN FIRMAN
Gal. 3:15-18 (Pagi)
Why. 3:20-22 (Malam)

RENUNGAN
Yohanes 12:48
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.

TUNTUTAN TUHAN PADAKU
Tuhan Yesus mengatakan bahwa Dia akan datang untuk keduakalinya dengan memberikan penghakiman. Dia akan menghakimi perbuatan yang kita lakukan kepadaTuhan, sesama dan diri sendiri. Dia tahu apa yang ada di dalam hati, jiwa dan akal budi kita. Tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan semuanya terang benderang.

Tuhan Yesus mengajak kita semua untuk bisa menikmati kehidupan yang kekal. Syarat yang diminta adalah mengikuti dan melakukan apa yang yang diperintahkan-Nya. Kita ambil saja yang mudah, namun sebenarnya sulit yaitu hukum kasih. Mengasihi Allah yang tidak kelihatan melalui mengasihi sesama yang kasat mata. Mungkin kita masing-masing bisa menjabarkan sendiri menurut kemampuan kita. Mengasihi tanpa syarat dan embel-embel, tidak menghitung untung dan ruginya, mengasihi bukan karena kewajiban namun kebutuhan hidup rohani kita.

Nas ini sungguh-sungguh ingin mengingatkan kita bahwa ada masa akhir zaman itu pasti akan datang dan kita semua akan mendapat pengadilan dari-Nya. Setiap orang akan mempertanggungjawabkan semua yang telah diperbuatnya selama dia hidup di dunia ini. Barangsiapa yang percaya kepada Tuhan maka dia termasuk pada kelompok yang menerima Yesus. Sebaliknya, mereka yang berbuat dosa tanpa mau bertobat maka mereka termasuk kelompok yang menolak Yesus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-110:1 Di Betlehem T’lah Lahir Seorang Putera
Di Betlehem t’lah lahir, seorang Putera
Semoga ‘ku menjadi, abadi milik-Nya
Sungguh, sungguh, abadi milik-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

TUNTUTAN TUHAN PADAKU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-201:1 Na Martungkot Sere Au
Na martungkot sere au di dalanhu tu na dao. Sian surgo i do ro, surgo i di tudu do. I ma haporseaonhu na pahothon pardalanhu na patogu langkangki sahat ro di surgo i.

PEMBACAAN FIRMAN
Gal. 3:13-14 (Pagi)
Why. 3:11-13 (Malam)

RENUNGAN
Mika 6:8
“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”

TUNTUTAN TUHAN PADAKU
Teks di atas merupakan perkataan Tuhan kepada bangsa Israel melalui Nabi Mika tentang pemberian persembahan bangsa Israel yang menganggap bahwa dengan korban persembahan tersebut maka Allah akan memaafkan dosa dan kesalahan mereka. Allah tegas menjawab bahwa yang dituntut Allah adalah perubahan sikap bangsa Israel untuk berlaku adil, setia melakukan kasih, dan bersikap rendah hati.

Apakah di saat ini tuntutan Allah itu bisa kita lakukan dengan mudah? Mari kita lihat tuntutan pertama, ADIL, secara makna artinya adalah tidak berpihak kecuali pada kebenaran. Sepertinya kita sudah terbiasa dalam melakukan sesuatu itu cenderung untuk menguntungkan diri sendiri, walaupun terkadang akan mengorbankan kepentingan orang lain bahkan terkadang yang kita lakukan itu tidak benar. Tuntutan kedua, Setia Berbuat KASIH, bermakna berbuat kebaikan dengan ikhlas tanpa berharap imbalan. Sangat sulit bagi kita untuk melakukan kasih, karena ketika seseorang berbuat kasih maka orang tersebut akan merugi karena apa yang dikeluarkan akan mengurangi apa yang dimilikinya. Tuntutan ketiga, Hidup RENDAH HATI, hal ini juga kemungkinan sulit dilaksanakan bagi orang-orang yang sudah memiliki banyak kelebihan terutama orang yang berkelebihan dalam harta, kuasa dan latar belakang pendidikan. Mereka akan cenderung tinggi hati atau sombong karena tidak mau ditandingi orang lain, sudah merasa yang paling hebat. Sekarang pilihan ada pada diri kita sendiri, Tuhan mau kita melakukan ketiganya secara bersamaan, tidak boleh dipisah-pisahkan. Dan kita harus berjuang dan bekerja keras serta terus berdoa supaya bisa memenuhi ketiga tuntutan Tuhan tersebut. Hanya dengan demikianlah kita berkenan di hadapan Allah dan siap menerima berkat dari Tuhan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ- 57:1 Yesus Lihat Umat-Mu
Yesus lihat umat-Mu yang mendamba Kau berfirman. Dan arahkan pada-Mu hati dan seluruh ind’ra, hingga kami yang di dunia Kau dekatkan pada sorga.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

CARILAH TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-353:1 Di Surgo Hasonangan i
Di surgo hasonangan i, inganan na dumenggan I; tu si naeng laho muli au, asa rap dohot Jesus au.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 2:25-32 (Pagi)
Ams. 28:13-14 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 105:4
Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!

CARILAH TUHAN
Mari sejenak berefleksi kehidupan kita di masa lalu. Renungkan, di saat manakah hidup kita mengalami kesulitan atau kebahagian. Di saat manakah kita merasakan adanya berkat dari Tuhan yang menyenangkan hati atau malah mendapat kesulitan dan seolah mendapat teguran dari Tuhan. Kemudian renungkan, di saat manakah kita taat atau tidak taat kepada Tuhan.

Mazmur 105 ini memanggil Israel untuk menyembah, memuji, menaati, dan mencari Tuhan (Maz. 105:1-4) karena Tuhan secara ajaib telah menuntun sejarah pribadi dan suku mereka, yang telah membuat besar dan memelihara bangsa Israel sebagai bangsa kudus yang mematuhi hukum-hukum-Nya yang benar (Maz. 105:5-45). Pemazmur bermaksud untuk, pertama: membangkitkan rasa syukur di dalam hati dan jiwa umat itu atas pemeliharaan Tuhan di dalam hidup mereka. Kedua, mengungkapkan sukacita karena memiliki tanah kudus yang dijanjikan, serta ketiga, agar terus menjaga kesetiaan kepada Dia dan firman-Nya.

Demikian pula, sebagai orang percaya kita harus menoleh ke belakang dan mengingat sejarah kehadiran Allah dalam hidup kita. Dampaknya membangkitkan rasa terima kasih dan kesetiaan yang meningkat kepada Dia, terutama karena Tuhan telah turun ke dunia dan telah menyerahkan nyawa-Nya karena kita.

Mazmur 105: 4 mengundang kita bukan hanya untuk mencari kehadiran Tuhan tetapi juga kekuatan dan kekuasaan dari kasih karunia-Nya, karena: 1.) Kita semua memerlukan kekuatan-Nya untuk bertekun dalam keselamatan, menjalankan hidup yang berkenan kepada Allah, dan bersaksi dengan kuasa Roh Kudus (Band Kis 1:8) dan, 2.) Kita harus setiap hari memandang kepada Allah dan kasih karunia-Nya, jika tidak kita akan mengalami kelemahan dan kekalahan rohani; karena itu kita harus senantiasa membangkitkan hasrat untuk senantiasa mencari Dia sungguh-sungguh dengan sepenuh hati (Band Mat 7:7-8) serta 3.) Berusaha untuk mengenal tanda-tanda kehadiran dan kuasa-Nya di dalam hidup kita dan dengan segenap jiwa kita memujiNya (Band Ul 4: 9).

BERDOA

BERNYANYI – KJ- 33:3 Suara-Mu Kudengar
Kaupanggil diriku, supaya kukenal iman, harapan yang teguh dan kasih-Mu kekal. Aku datanglah, Tuhan, pada-Mu; dalam darah-Mu kudus sucikan diriku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

KEHENDAK ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-12:4 Dipuji Rohangkon Do Ho
Ai ho do na margogo i Sitompa sasude. Ho do na pangoluhon i, nang marmuduhon pe.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 11:2-6 (Pagi)
Ams. 8:32-36 (Malam)

RENUNGAN
Yohanes 6:40
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.

KEHENDAK ALLAH
Sungguh kita harus mensyukuri nas hari ini, pada saat kita baru melewati peringatan Natal dan hendak memasuki tahun yang baru. Kembali kita disapa untuk mengingatkan apa yang menjadi kehendak Allah Bapa. Apabila membaca kembali ayat 39 dan 40, kehendak Allah adalah: supaya kita tidak ada yang hilang, supaya dibangkitkan pada akhir zaman dan supaya kita beroleh hidup yang kekal. Tuhan ingin sebanyak-banyaknya manusia dapat diselamatkan. Tuhan Yesus turun dari surga dan datang ke dunia ini adalah untuk melakukan kehendak Allah Bapa (ay. 38). Dan kehendak Allah Bapa yang terpenting dan terutama adalah supaya setiap orang dapat diselamatkan.

Allah kita bukanlah Allah yang penuh murka yang ingin semua manusia binasa, melainkan juga penuh kasih di dalam Yesus Anak-Nya (Luk 19:10). Namun dibalik itu semua, ada suatu standar yang harus dipenuhi oleh manusia, yaitu Allah tidak mentolerir adanya dosa sekecil apapun. Artinya, Dia tidak menginnginkan kita jatuh lagi ke dalam dosa melainkan berusaha menjaga kekudusannya karena Allah adalah suci dan kudus.
Allah itu Kasih dan Adil. Karena kasihnya kita diselamatakan sebagaiman dibahas di atas. Akan tetapi Allah juga adil, kita mau kudus dan tidak berdosa. Oleh karena itu, walaupun Allah ingin manusia diselamatkan, ada suatu standar yang harus dipenuhi oleh manusia, yaitu hidup kudus karena Allah adalah kudus (1 Ptr 1:16). Ini menunjukkan bagian yang harus dikerjakan oleh manusia. Memang keselamatan adalah gratis oleh kasih karunia, tetapi meresponi dan mengerjakan keselamatan tersebut adalah proses perjuangan seumur hidup. Hidup kudus dan menjauhi dosa adalah dengan melihat Anak artinya mengikuti dan menuruti ajaran Tuhan Yesus. Marilah kita berdoa meminta kekuatan Roh Kudus agar kita dibimbing melawan keinginan dunia ini dan tetap taat walaupun tahun berganti sampai Dia menjemput kita.

BERDOA

BERNYANYI KJ-274:1 Bila Nanti Yesus Datang
Bila nanti Yesus datang menata intan-Nya, tiap orang yang percaya, kepunyaan-Nya. Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai intan permata di mahkota-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

IMAN YANG TEGUH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE- 497:1 – Di Na Humolso Rohangki
Di na humolso rohangki pasari hangoluanki. Tibu bolongkononku pe, holsongku sasude. Ai i didokkon Jesus i Tuhanta na di surgo i, nasumarihon ngolumi denggan sasude i.

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 4:1-3 (Pagi)
Yoel 1:2-7 (Malam)

RENUNGAN
1 Tesalonika 3:13
Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.

IMAN YANG TEGUH
Tekanan dari orang-orang Yahudi kepada jemaat di Tessalonika membuat Rasul Paulus khawatir. Rasul Paulus kemudian mengutus Timotius untuk menguatkan dan menasehati jemaat Tessalonika agar tetap kuat imannya meskipun harus menghadapi banyak tantangan dan kesusahan. Melalui suratnya kepada jemaat Tessalonika, Paulus menggambarkan sukacita dan rasa syukur yang dia rasakan karena dia tahu bahwa ternyata jemaat di Tessalonika mampu menghadapi semua tantangan dan kesusahan ini. Bahkan kondisi ini justru membuat mereka saling mengasihi satu dengan yang lain. Pesan ini juga kiranya dapat kita ambil sebagai pedoman bagi kita semua, bagaimana kita harus bersikap ketika karena iman dan percaya kepada Tuhan, kita harus menghadapi kesusahan, pergumulan dan intimidasi dari orang-orang yang tidak seiman dengan kita. Seperti yang banyak terjadi di beberapa daerah belakangan ini. Banyak rumah-rumah ibadah yang disegel dan tidak diberikan izin untuk melakukan ibadah.

Puji Tuhan kita bisa memperoleh IMB untuk pendirian Gereja HKBP Serpong. Lalu sebagai jemaat yang beruntung apa yang harus kita lakukan? Sepatutnyalah kita tunjukkan rasa syukur dengan ikut serta dan ambil bagian dalam semua kegiatan pelayanan di HKBP Serpong. Mari dukung saudara-saudara kita di tempat lain yang belum mendapatkan kebebasan. Berdoa dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati kepada Tuhan, supaya mereka bisa tetap kuat dan bertahan dan tidak goyah imannya karena kondisi ini. Doakan aparat pemerintah kita supaya mereka melakukan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik dan benar sesuai undang-undang yang berlaku. Kasih Tuhan menyertai kita senantiasa. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-450:1 Hidup Kita Yang Benar
Hidup kita yang benar haruslah mengucap syukur dalam Kristus bergemar; janganlah tekebur. Dalam susah pun senang; dalam segala hal. Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendaknya!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

MARI BERIBADAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-14:1 – Puji Hamu Jahowa Tutu
Puji hamu Jahowa tutu, Pardengganbasa, Parasiroha salelengna i; Pardengganbasa i, Parasiroha i.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 24:43-44 (Pagi)
Zef. 3:14-20 (Malam)

RENUNGAN
Ibrani 10:25
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

MARI BERIBADAH
Apakah begitu penting beribadah sehingga Rasul Paulus mengingatkan kita untuk tidak pernah melupakan untuk beribadah? Kita sering mendengar perkataan “Ah malas ke gereja… minggu depan aja. Masih ada kok waktu minggu depan“ atau alasan lain. Kita sering meremehkan tentang pentingnya beribadah. Ada beberapa alasan mengapa kita ke gereja antara lain Pertama: Kita diciptakan adalah untuk menyembah Tuhan dan untuk melayani sesama, bukan untuk diri kita sendiri. Kita sering terjebak seolah-olah Tuhan yang membutuhkan kita. Kita banyak tuntutan yang sesuai dengan selera kita agar kita datang beribadah ke gereja, misalnya: musiknya, kotbahnya dan sebagainya. Kita lupa bahwa kita ke gereja adalah untuk menyembah Tuhan dan bersekutu dengan sesama. Untuk itu mari kita merubah pemikiran kita.

Kedua: Kita perlu persekutuan. Kita sebagai mahluk sosial perlu bersekutu bersama orang seiman dan dengan persekutuan ini akan lebih banyak energi yang positif yang akan kita dapatkan, kita akan saling menguatkan dan selalu berbicara dan bergaul berlandaskan firman Tuhan sehingga iman kita semakin kuat. Catatan bukan berarti kita tidak dapat bergaul dengan teman kita yang tidak seiman akan tetapi jangan lupakan persekutuan dengan teman seiman dengan datang ke gereja.

Ketiga: Skala prioritas, kita kadang menepatkan pergi ke gereja bukan sebagai prioritas utama. Bagi anak-anak yang sedang menghadapi ujian, belajar adalah prioritas utama sedangkan ke gereja kalau ada waktu. Padahal kalau beribadah menjadi prioritas utama maka pikirannya akan lebih segar dan konsentrasinya dalam belajar akan meningkat, sebaliknya kalau terus belajar menjadi stress dan hasil akhirnya menjadi jelek.

Sudah selayaknya kita sebagai umat ciptaan Tuhan menyembah Dia serta mengucapkan syukur atas segalah rahmat yang kita terima selama hidup kita, seperti yang dikatakan Daud “Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita” (Maz. 96:6).

BERDOA

BERNYANYI KJ-38:5 T’lah Kutemukan Dasar Kuat
Inilah dasar andalanku, biarpun apa kutempuh: ya Tuhan, rahmat-Mu berlaku sepanjang jalan hidupku! Sampai kekal kupujilah samud’ra rahmat yang baka!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin