Arsip Kategori: Ibadah Harian

Teguh Berpegang Pada Ajaran


BERNYANYI BE-25:1 HataMi, Ale Tuhanku
HataMi, ale Tuhanku, arta na ummarga i, sai paian di rohangku, unang so hutiop i. Molo so be sitiopan hata na badia i, aha nama haojahan ni haporseaon i ?

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Yeremia 1:4-10
Malam: Galatia 1:11-16

RENUNGAN
Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu
1 Korintus 11:2

Teguh Berpegang Pada Ajaran
Ada ungkapan “lupa kacang pada kulitnya” menjelaskan bahwa ada orang yang lupa pada kebaikan seseorang yang pernah diterimanya dulu. Bahkan bukan saja lupa pada orangnya, tetapi juga lupa pada kebaikan-kebaikan yang pernah diajarkannya. Jemaat Korintus mendapat pujian dari Paulus. Pujian yang diarahkan kepada jemaat Korintus adalah karena sikap mereka yang tetap teguh berpegang pada ajaran yang disampaikan Paulus kepada mereka. Bahkan jemaat itu sendiri masih terus mengenang kebersamaan mereka dengan Paulus. Ada yang menarik dari ungkapan Paulus ini. Ia mengatakan: “teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu”. Apa yang Paulus sampaikan bukanlah ajaran dari dirinya sendiri. Paulus hanya alat di tangan Tuhan untuk meneruskan Firman Tuhan kepada jemaat Korintus. Paulus memuji jemaat Korintus itu karena dua hal yang sangat berkaitan erat. Pertama, jemaat Korintus masih mengingat kebaikan dan ketulusan iman Paulus melayani. Kedua, jemaat Korintus tetap teguh berpegang pada Firman dan ajaran yang disampaikan oleh Paulus. Hal inilah yang perlu kita teladani

Yesus juga telah memberi teladan keselamatan bagi kita. Bahkan Yesus sendiri memberikan hidupnya kepada kita. Ayat ini mengajak kita agar selalu ingat akan kebaikan-kebaikan Yesus yang pernah dan masih kita rasakan hingga saat ini. Teruslah berpegang teguh pada Firman-Nya. Itulah tandanya kita masih mengingat Yesus dan menghidupi-Nya sampai sekarang Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-438: 4 Apapun Juga Menimpamu
Cobaan apa mengganggumu? Tuhan menjagamu. Buatlah Yesus sandaranmu; Dia menjagamu. Tuhan menjagamu waktu tenang atau tegang, Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Bertekun Dalam Iman


BERNYANYI BE-755:1 Haposan Do Tuhan
Haposan Ho Tuhan hot do holongMu. Di las ni roha tingki arsak pe. Asi ni rohaMi nang pambaenanMu. Ho Sipalua pangondingan pe. Haposan Ho Tuhan haposan Ho Tuhan. Ndang na mansohot asi ni rohaM, nasa na ringkot di au di parade. Tung ala ni asiM do i sude.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Titus 2:11-15
Malam: Ayub 42:10-17

RENUNGAN
Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil. Kolose 1:23a

Bertekun Dalam Iman
Injil adalah berita Anugerah keselamatan yang dikaruniakan Tuhan bagi umat manusia. Jemaat di Kolose beriman dan hidup dalam terang Injil, padahal sebelumnya mereka hidup jauh dari Allah bahkan memusuhi umat-Nya. Untuk itu Rasul Paulus mengingatkan jemaat Kolose untuk bertekun dalam iman, tetap teguh, tidak bergoncang dan tidak bergeser dari pengharapan Injil. Kelimpahan hidup di sebuah kota dagang yang kaya dengan berbagai fasilitas hidup yang baik menjadi tantangan tersendiri bagi jemaat Kolose untuk taat dan hidup bertekun.

Prioritas hidup orang perorang adalah kerja dan berprestasi, mendapatkan materi atau kedudukan dan segala sesuatu yang akan dihargai, dihormati, dikagumi orang. Situasi tekanan dan godaan hidup seperti itu, bisa juga kita alami sekarang ini. Menjaga martabat, harga diri dan popularitas lewat materi atau barang berharga seakan menjadi yang pertama dan sangat penting melebihi keutamaan Kristus dan pengharapan Injil yang kita percayai. Di tahun 2019 ini kita akan melakukan pesta demokrasi. Periode yang sangat rawan kerusuhan dan pertikaian karena semua orang merasa yang paling baik dan paling benar. Seluruh rakyat akan ikut berperan dan berpartisipasi apakah sebagai pribadi, keluarga, kelompok atau organisasi. Untuk itu mari Ikut berpartisipasi dan kerjakanlah bagian kita dengan rendah hati dengan tetap bertekun dalam Iman kepada Kristus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-446: 2 Setialah
Setialah percaya Penebus, percaya janji-Nya. Setialah, berjuanglah terus di fajar merekah. Diputuskan-Nya rantai setan: kau bebas dari kesempitan. Setialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Bersaksi Tentang Kristus


BERNYANYI BE-14:1 Puji Hamu Jahowa Tutu
Puji hamu Jahowa tutu, Pardengganbasa, parasiroha salelengna i. Pardengganbasa i, parasiroha i.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Timotius 2:8-13
Malam: Yesaya 40:17-19

RENUNGAN
Sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. 1 Korintus 1:6

Bersaksi Tentang Kristus
Bersaksi tentang Kristus sebenarnya bukanlah sebuah pilihan tapi perintah. Artinya semua orang Kristen harus menjadi saksi-Nya. Oleh karena itu jangan pernah takut untuk bersaksi. “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita,” (band. 2 Tim 1:7-8).

Salah satu syarat mutlak untuk bersaksi tentang Kristus adalah harus memiliki kehidupan kekristenan yang kuat dan bertumbuh. Kehidupan kita harus menjadi “saksi terbuka” yang dapat “dilihat dan dirasakan” oleh banyak orang. Oleh karena itu “Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu” (1 Tim 4:12b). Dengan kebenaran dasar sebagai landasan pribadi yang kuat secara Kristen, kita tidak gentar sedikit pun dan dengan tegas berkata saat bersaksi. Dan ketika kita menjadi teladan bagi orang lain, saat itu pula kita sedang bersaksi dan nama Tuhan dipermuliakan. Dampak bersaksi tentang Kristus secara langsung adalah Gereja bertumbuh, banyak jiwa diselamatkan, dan kita akan menerima upah sorgawi. Oleh karena itu, bersaksilah sebagai gaya hidup sehari-hari. Jika ada orang Kristen yang tidak pernah bersaksi, ia sama seperti ranting yang kering dan tidak berguna. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-427: 1 ‘Ku Suka Menuturkan
‘Ku suka menuturkan cerita mulia, cerita Tuhan Yesus dan cinta kasihNya. ‘Ku suka menuturkan cerita yang benar, penawar hati rindu, pelipur terbesar. ‘Ku suka menuturkan, ‘ku suka memasyurkan cerita Tuhan Yesus dan cinta kasihNya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Iman Membawa Keselamatan


BERNYANYI BE-183:3 Na Jumpa Au
On pe holan asi ni roha sipangasa-hononhon i. Sipujionku do Jahowa, dung ro na pamanathon i. Unduk huhut las rohangki. Mamuji asiroha i. Mamuji asiroha i.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Yohanes 1:35-42
Malam: Matius 6:24-34

RENUNGAN
“Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!” Lukas 7:50b

Iman Membawa Keselamatan
Iman adalah “dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (Ibrani 11:1). Ini berarti Iman bukanlah sesuatu yang bisa kita ciptakan supaya menjadi ada. Juga, bukan sesuatu yang lahir bersama-sama dengan kita. Iman juga bukan hasil dari ketekunan seseorang dalam belajar atau mengejar kerohanian. Iman itu bersumber dari Tuhan Allah melalui firman-Nya yang Kekal. Jadi Iman merupakan sarana penghubung atau jembatan memperoleh anugerah keselamatan dari Kristus Jesus. Manfaat iman buat orang percaya adalah membawa keselamatan (lukas 7:50b), dan Iman merupakan syarat mutlak untuk mendapatkan anugerah keselamatan (Efesus 2:8-9), tanpa iman mustahil orang dapat berkenan kepada Allah (Ibrani 11:6), tanpa iman kehidupan rohani akan mati (band.Roma 1:17).

Selain dari memiliki Iman kita orang Kristen juga dituntut untuk melakukan perbuatan yang baik, bermoral yang baik. Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati (Yakobus 2:17). Itu sebabnya orang yang benar-benar yang sudah berada dalam Kristus, akan seperti benih yang sudah memiliki hidup, yang bertumbuh dan berbuah, dan pasti akan mempunyai kelakuan yang baik dan supaya kita bisa mendapat keselamatan lewat iman kita harus meninggalkan hidup lama dan mengenakan manusia baru yang telah diciptakan Tuhan menurut kehendak Allah didalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya (band. Efesus 4: 22, 24). Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-426: 1 Kita Harus Membawa Berita
Kita harus membawa berita pada dunia dalam gelap. Tentang kebenaran dan kasih dan damai yang menetap, dan damai yang menetap. Karna g’lap jadi remang pagi, dan remang jadi siang t’rang. Kuasa Kristus ‘kan nyatalah, rahmani dan cemerlang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Allah Penyelamat Yang Sejati


BERNYANYI BE-557:1 Dao Dumenggan
Dao dumenggan, asi ni rohaM. Dao ummarga sian ngolungkon. Sai pujionku ma Ho Tuhanku, Dao ummarga, asi ni rohaM.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Kolose 3:12-17
Malam: Kejadian 3:1-7

RENUNGAN
Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati. Mazmur 7:11

Allah Penyelamat Yang Sejati
Tuhan Yesus adalah Juruslamat yang sejati, Ia menebus dosa manusia. Hal ini dilakukan-Nya oleh karena kasih karunia dan belas kasihan-Nya yang tulus untuk membebaskan belenggu-belenggu dosa manusia, tanpa meminta balas budi, selain menjalankan firman-Nya dan mentaati-Nya.
Dalam Mazmur 5 : 13 dinyatakan, “Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar ya Tuhan, Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai”. Demikian juga Efesus 6:16 dinyatakan “Di dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat”. Kedua nas ini mau menyatakan bahwa Tuhan Allah senantiasa menjadi penyelamat yang sejati. Jadi segala sesuatu pertolongan datangnya dari Tuhan Allah,

Di dalam Kisah Rasul 16 : 31, dinyatakan “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu”. Ini berarti orang yang tulus hati dan jujur serta orang pembawa damai akan ada masa depan. Marilah kita dengan iman yang kuat, kehidupan kita dipenuhi dengan hati yang jujur, hati yang tulus ikhlas dan perbuatan yang benar, maka kita akan beroleh kehidupan yang selamat dan sejahtera abadi, kekal. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-388:1 S’lamat Di Tangan Yesus
S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya; dalam teduh kasihNya aku bahagia. Lagu merdu malaikat olehku terdengar dari neg’ri mulia: damai sejahtera. S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya; dalam teduh kasihNya aku bahagia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Berkata Benar Dan Jujur


BERNYANYI BE-4: 1 Sai Puji Debata
Sai puji Debata dibaen asi rohaNa. Huhut tongtong basa di nasa tinompaNa. Ria ma hita be mamuji Debata; Ai sesa do nuaeng dosanta i dibaen

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Yosua 1:8-11
Malam: Ulangan 5:1-5

RENUNGAN
Inilah yang harus kamu lakukan: “Berkatalah benar seorang kepada yang lain dan laksanakanlah hukum yang benar, yang mendatangkan damai di pintu-pintu gerbangmu. Zakharia 8:16b

Berkata Benar Dan Jujur
Dalam kehidupan sehari-hari kita seringkali mendengar orang berkata, “Zaman sekarang ini mana ada orang jujur? Orang jujur akan hancur!” Demikianlah kejujuran seperti barang langka dan teramat mahal harganya sekarang ini. Karena tuntutan ekonomi orang mengorbankan nilai-nilai kejujuran dalam hidupnya. Karena ingin mengeruk laba sebesar-besarnya orang memilih tidak jujur daripada harus berbuat benar.

Arti kata jujur adalah lurus hati, tidak berbohong, tidak curang (dalam permainan atau mengikuti aturan yang berlaku). Jujur berarti ya adalah ya, atau tidak adalah tidak. Sedangkan lawan dari jujur adalah dusta atau bohong. Berkata dusta berarti apa yang dikatakan bibir berbeda dengan isi hatinya, alias berkata ‘ya’ padahal di dalam hatinya berkata ‘tidak’. Firman Tuhan mengajarkan: “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.” (Matius 5:37). Sebagai orang percaya berkata jujur atau menjadi orang yang benar adalah harga mutlak. Kalau dalam hati ‘tidak’ tetapi yang keluar dari mulut ‘ya’ berarti kita sudah tidak jujur, alias berdusta. Alkitab menyatakan bahwa dusta adalah sifat dan perbuatan dari Iblis. “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran …” (bdk. Yohanes 8:44). Kalau kita tetap saja suka berdusta atau berbohong berarti kita sedang meneladani Iblis . Maukah kita ini disebut sebagai anak-anak Iblis? Tentu saja tidak! Oleh karena itu berusahalah untuk selalu berkata jujur dan benar mulai dari sekarang.Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-445: 1 Harap Akan Tuhan
Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan dalam susahmu. Jangan resah, tabah berserah, kar’na habis malam pagi merekah. Dalam derita dan kemelut, Tuhan yang setia, Penolongmu!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Senantiasa Bersekutu


BERNYANYI BE-772:1 Tuhanku Do Pature Dalanki
Tuhanku do pature dalanki, Tuhanku do patiur langkangki, Sian nasa rohangki hupasahat ngolungki, Tuhanku do patiur langkangki.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Yesaya 40:27-31
Malam: Mazmur 27:1-3

RENUNGAN
Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kau ketahui. Yeremia 33:3

Senantiasa Bersekutu
Kitab Yeremia sarat dengan kesedihan, sakit hati dan ratapan. Meskipun Yeremia hancur hatinya melihat pemberontakan umat terhadap Allah. Namun kesetiaannya tetap ia perlihatkan kepada Allah. Hidup jauh dari Allah akan menimbulkan perasaan tidak tenang. Semakin kita jauh dari Tuhan dan menjauhkan diri dari persekutuan bersama orang percaya, akan membuat hidup kita tidak mendapatkan damai yang sesungguhnya. Hidup yang larut dalam dosa akan semakin sepi dari berkat Tuhan. Hidup yang jauh dari persekutuan akan semakin membuat kita sunyi dari tawa dan sukacita. Untuk itu kembalilah kepada Tuhan dan datanglah dalam persekutuan, maka Tuhan akan memulihkan hidupmu yang gelisah.
Saat kehidupan kita dirundung dalam kesedihan karena terluka oleh berbagai keadaan, jangan menjauhkan diri dari hadirat Tuhan. Rasakan kuasa-Nya. Ia menjamah hidup kita dan akan memulihkan segala sesuatu yang kacau, rusak dan terpuruk. Semuanya diangkat dan dipulihkan-Nya. Percayalah bahwa tangan-Nya yang penuh kuasa sedang merenda hari-hari hidupmu yang dipenuhi nyanyian syukur kepada Tuhan semesta alam. Dengan tetap berucap bahwa “Tuhan itu baik, bahwasannya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-432: 1 Jika Padaku Ditanyakan
Jika padaku ditanyakan apa akan kub’ritakan pada dunia yang penuh penderitaan, ‘kan kusampaikan kabar baik pada orang-orang miskin, pembebasan bagi orang yang ditawan; yang buta dapat penglihatan, yang tertindas dibebaskan; sungguh tahun rahmat sudah tiba. K’rajaan Allah penuh kurnia itu berita bagi isi dunia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin