Bertekun Dalam Iman


BERNYANYI BE-755:1 Haposan Do Tuhan
Haposan Ho Tuhan hot do holongMu. Di las ni roha tingki arsak pe. Asi ni rohaMi nang pambaenanMu. Ho Sipalua pangondingan pe. Haposan Ho Tuhan haposan Ho Tuhan. Ndang na mansohot asi ni rohaM, nasa na ringkot di au di parade. Tung ala ni asiM do i sude.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Titus 2:11-15
Malam: Ayub 42:10-17

RENUNGAN
Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil. Kolose 1:23a

Bertekun Dalam Iman
Injil adalah berita Anugerah keselamatan yang dikaruniakan Tuhan bagi umat manusia. Jemaat di Kolose beriman dan hidup dalam terang Injil, padahal sebelumnya mereka hidup jauh dari Allah bahkan memusuhi umat-Nya. Untuk itu Rasul Paulus mengingatkan jemaat Kolose untuk bertekun dalam iman, tetap teguh, tidak bergoncang dan tidak bergeser dari pengharapan Injil. Kelimpahan hidup di sebuah kota dagang yang kaya dengan berbagai fasilitas hidup yang baik menjadi tantangan tersendiri bagi jemaat Kolose untuk taat dan hidup bertekun.

Prioritas hidup orang perorang adalah kerja dan berprestasi, mendapatkan materi atau kedudukan dan segala sesuatu yang akan dihargai, dihormati, dikagumi orang. Situasi tekanan dan godaan hidup seperti itu, bisa juga kita alami sekarang ini. Menjaga martabat, harga diri dan popularitas lewat materi atau barang berharga seakan menjadi yang pertama dan sangat penting melebihi keutamaan Kristus dan pengharapan Injil yang kita percayai. Di tahun 2019 ini kita akan melakukan pesta demokrasi. Periode yang sangat rawan kerusuhan dan pertikaian karena semua orang merasa yang paling baik dan paling benar. Seluruh rakyat akan ikut berperan dan berpartisipasi apakah sebagai pribadi, keluarga, kelompok atau organisasi. Untuk itu mari Ikut berpartisipasi dan kerjakanlah bagian kita dengan rendah hati dengan tetap bertekun dalam Iman kepada Kristus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-446: 2 Setialah
Setialah percaya Penebus, percaya janji-Nya. Setialah, berjuanglah terus di fajar merekah. Diputuskan-Nya rantai setan: kau bebas dari kesempitan. Setialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s