Arsip Kategori: Ibadah Harian

ANAK-ANAK ALLAH DIBERI KUASA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-227 : 3, Jesus ngolu ni tondingku
Jangkon au baen siseanMu, na girgir tu podaMi.
Sai surdukkon ma tanganMu, asa tong hutiop i.

PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 6:1-13 (Pagi)
Kis. 7:35-42 (Malam)

RENUNGAN
Yohanes 1 : 12 – Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

ANAK-ANAK ALLAH DIBERI KUASA
Allah adalah Alfa dan Omega. Artinya adalah Allah Tritunggal, yang awal dan yang akhir, sumber segala sesuatu (causa prima). Segala sesuatu tidak ada tanpa Dia. Alkitab satu-satunya kitab suci yang menjelaskan secara komprehensif bahwa pada mulanya adalah Firman (logos). Rasul Yohanes begitu sistimatis dan lugas mengungkapkan, bahwa tanpa Allah tidak ada sesuatu pun akan jadi. Firman (logos) menjelma menjadi manusia dan diam di antara manusia. Yohanes menjelaskan keunikan kedatangan Tuhan ke dunia untuk menebus manusia. Semua manusia sudah berdosa, akibat kejatuhan Adam dan Hawa. Manusia sudah berdosa dan hanya bisa selamat jika menerima terang yaitu Kristus. Baca lebih lanjut

PUJILAH TUHAN SETIAP WAKTU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-580 : 1, Ro do au Tuhan tu Ho
Ro do au Tuhan tu Ho, ro au lao mamuji Ho.
Ro do au lao mandapothon Ho, ro au lao mamuji Ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 7:30-34 (Pagi)
Kel. 5:10-23 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 13 : 6 – Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.

PUJILAH TUHAN SETIAP WAKTU
Orang bijak berkata, adalah manusiawi jika seseorang cenderung kehilangan semangat ketika didera penderitaan dan kesusahan, sementara tidak ada tanda-tanda adanya harapan atau pertolongan. Itulah yang digambarkan oleh Pemazmur, yang merasa muram dan kehilangan semangat; ketika dia sedang dalam kesulitan besar, namun dia merasa bahwa Allah begitu jauh dan tidak bersedia untuk memberikan pertolongan praktis. Perasaan ditinggalkan oleh Tuhan, ini boleh jadi kita rasakan pada saat sakit berkepanjangan, kebutuhan keuangan mendesak atau persoalan besar yang melibatkan keluarga, pekerjaan, atau gereja, dan lainnya. Namun kita diajak untuk memperhatikan hal penting, bahwa; 1) Pemazmur tidak henti-hentinya berseru kepada Allah 2) Pemazmur tidak melupakan pertolongan baik dari Tuhan yang telah diterimanya, dan 3) Pemazmur tetap berharap pada kasih setia-Nya. Itulah yang mendorongnya mampu bernyanyi dan hatinya beroleh sukacita dalam penantian jawaban Tuhan.

Sikap seperti itulah yang diajarkan kepada kita, untuk meng-amin i bahwa doa orang benar tidak selalu langsung dijawab Allah atau jawaban-Nya tidak selalu sesuai dengan keingin-an kita. Kita boleh belajar dari kehidupan Ayub dan pemazmur Daud. Jawaban terhadap apa yang tampak sebagai penundaan Allah ialah mengandalkan janji kasih-Nya yang tidak pernah terlambat dan akan tampak pada saat dan cara-Nya sendiri dan indah pada waktunya. Kita percaya bahwa Tuhan dapat memakai orang lain menolong kita sebagai alat-Nya dan jangan menutup diri bahwa kita sendiripun dapat dipakai-Nya untuk menolong orang lain. Berdoalah memohon penyertaan Roh Kudus untuk menguatkan imanmu. Pujilah Tuhan dan percayalah bahwa tidak ada satupun yang dapat memisahkanmu dari kasih Yesus, bahkan kematian. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-367 : 1, Pada-Mu Tuhan dan Allahku
Pada-Mu Tuhan dan Allahku, kupersembahkan hidupku.
Dari-Mu jiwa dan ragaku, hanya dalam-Mu ‘ku teduh.
Hatiku yang Engkau pulihkan pada-Mu juga kuberikan.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-36 : 1, Pasupasu hami
Pasupasu hami, o Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

MENGUTAMAKAN KRISTUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-221 : 1, Saleleng Jesuski
Saleleng Jesuski na mandongani au.
Maporus holsoholsonghi, sai di Ibana au.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoel 2:1-2, 12-17 (Pagi)
2 Kor.5:20b-6:10 (Malam)

RENUNGAN
Markus 1 : 35 – Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

MENGUTAMAKAN KRISTUS
Kalau kita memperhatikan kehidupan seseorang pastilah kita dapat melihat kemana dia sering pergi. Waktu saya masih berusia muda, maka tempat yang paling sering saya kunjungi, adalah toko buku. Setiap ada kesempatan waktu luang maka saya suka nongkrong di toko buku. Tanpa saya disadari, saya juga memperhatikan bahwa anak saya juga sering pergi ke toko buku untuk mengisi waktu luangnya. Baca lebih lanjut

JIKA ALLAH DI PIHAK KITA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin

BERNYANYI, BE-217 : 1, Jahowa do donganki
Jahowa do donganku tung ise alongki?
Tangiang ni rohangku padaohon musu i
Hasian ni Debata au Kristus ulungki.
Tung aha hatahata Ni panginsahi i?

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 14:34-35 (Pagi)
Ams. 5:1-23 (Malam)

RENUNGAN
Roma 8:31 – Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

JIKA ALLAH DI PIHAK KITA
Di Indonesia kita sering melihat kelompok masyarakat yang radikal. Mereka menjadi kelompok organisasi masyarakat yang memiliki kekuatan jauh melebihi ormas-ormas yang lain. Mereka semaunya saja, misalnya membersikan (sweeping) lapisan masyarakat, yang bagi mereka tidak bermoral sesuai dengan doktrinnya. Sikap mereka begitu arogan dan berani mati demi ajaran yang dianutnya. Yang menjadi pertanyaan adalah, siapakah oknum atau kelompok dibalik mereka sehingga mereka begitu berani untuk melakukan suatu tindakan sekalipun melawan hukum? Rupanya setelah diteliti ternyata ada kelompok penyandang dana mereka di luar negeri. Bahkan ada negara yang mem-back-up segala aktivitas mereka. Jadi ada pihak lain yang menyokong mereka. Gambaran seperti ini dapat membimbing kita untuk memahami nas hari ini. Baca lebih lanjut

SIAP!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-645 : 1, Ro ma Ho Parasiroha
Ro ma Ho Parasiroha sai pagirgir rohangkon, mangendehon denggan basa nilehonMu di au on.
Tiruonhu ma suruan mangendehon sangapMi. Pujionhu Ho Jahowa partanobatoanhi

PEMBACAAN FIRMAN
Yer. 29:10-19 (Pagi)
1 Kor. 16:13-24 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 76 : 8 – 9 – Dahsyat Engkau! Siapakah yang tahan berdiri di hadapan-Mu pada saat Engkau murka? Dari langit Engkau memperdengarkan keputusan-Mu; bumi takut dan tertegun.

SIAP!
Menantikan suatu keputusan selalu men-cemaskan, apakah itu keputusan akan ke-lulusan ujian, hasil negosiasi bisnis, karir, dokter tentang status kesehatan, dan lain sebagainya. Takut dan cemas dalam menantikan suatu keputusan adalah manusiawi, tetapi ketakutan yang berlebihan malah akan menimbulkan penyakit baru yang disebut paranoid. Nas ini tidak bermaksud membuat manusia menjadi paranoid, sebaliknya menjadi penyemangat bahwa manusia harus menghargai berkat Tuhan akan kehidupan di dunia ini. Menghargai berkat Tuhan ditunjukkan dengan berprilaku “ora et labora” yaitu berdoa dan bekerja. Baca lebih lanjut

KRISTUS MEMULAI DAN MENGAKHIRI YANG BAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-17 : 1, Raja na tumimbul
Raja na tumimbul, sigomgomi hami, jalo ma pujiannami.
Denggan ni basaM do, pangolu-hon hami, atik pe mardosa hami.
Sai apoi pargogoi hami mangendehon, sangapMi o Tuhan

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 16:1-12 (Pagi)
Yer.24:1-10 (Malam)

RENUNGAN
Filipi 1:6 – Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

KRISTUS MEMULAI DAN MENGAKHIRI YANG BAIK
Salah satu ungkapan bijak dan relevan adalah: ”Hidup adalah perjuangan.” Rasul Paulus sangat handal dalam memberitakan firman Tuhan. Ia rajin, tekun, berani, meski mengalami banyak penderitaan, seperti penyakit, caciani, ditolak, bahkan dipenjarakan secara tidak adil. Namun imanya tidak kendor. Suratnya kepada jemaat di Filipi ini sendiri dikirim saat dia berada di penjara di Roma sekitar tahun 60 M. Bagi Paulus, penderitaan karena memberitakan kebenaran Kristus tidak menjadi hambatan untuk tetap bersyukur dan berdoa. Baca lebih lanjut

KESAKSIANKU DAN KESELAMATANKU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-125 : 1, Marlas ni roha hita on
Marlas ni roha hita on, mamuji Debata. Ai asi ni rohaNa i do bongot tu rohanta i.
Umbaen nuaeng mardomu i. Dison sadarion, Dison sadarion

PEMBACAAN FIRMAN
1 Tes. 4:13-18 (Pagi)
Ams. 15:1-9 (Malam)

RENUNGAN
Zakharia 8 : 23 – Beginilah firman TUHAN semesta alam: “Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!”

KESAKSIANKU DAN KESELAMATANKU
Pada Zak 8 ayat 13 dinyatakan bahwa dahulu kaum Israel dan Yehuda adalah menjadi “kutuk” di antara bangsa-bangsa maka setelah Tuhan menyelamatkannya, maka mereka berubah menjadi “berkat” bagi bangsa-bangsa. Alkitab mengisahkan, bahwa ternyata kemudian bahwa keselamatan yang dinubuatkan ini, juga berlaku bagi bangsa-bangsa lain, dan sampai sekarang termasuk kita dari suku bangsa Batak, yaitu memperoleh keselamatan dalam Yesus Kristus Sang Juruselamat dunia. Baca lebih lanjut