SIAP!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-645 : 1, Ro ma Ho Parasiroha
Ro ma Ho Parasiroha sai pagirgir rohangkon, mangendehon denggan basa nilehonMu di au on.
Tiruonhu ma suruan mangendehon sangapMi. Pujionhu Ho Jahowa partanobatoanhi

PEMBACAAN FIRMAN
Yer. 29:10-19 (Pagi)
1 Kor. 16:13-24 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 76 : 8 – 9 – Dahsyat Engkau! Siapakah yang tahan berdiri di hadapan-Mu pada saat Engkau murka? Dari langit Engkau memperdengarkan keputusan-Mu; bumi takut dan tertegun.

SIAP!
Menantikan suatu keputusan selalu men-cemaskan, apakah itu keputusan akan ke-lulusan ujian, hasil negosiasi bisnis, karir, dokter tentang status kesehatan, dan lain sebagainya. Takut dan cemas dalam menantikan suatu keputusan adalah manusiawi, tetapi ketakutan yang berlebihan malah akan menimbulkan penyakit baru yang disebut paranoid. Nas ini tidak bermaksud membuat manusia menjadi paranoid, sebaliknya menjadi penyemangat bahwa manusia harus menghargai berkat Tuhan akan kehidupan di dunia ini. Menghargai berkat Tuhan ditunjukkan dengan berprilaku “ora et labora” yaitu berdoa dan bekerja.

Kita harus tetap semangat dalam bekerja dan berusaha menghasilkan yang terbaik atas apa yang kita lakukan. Bekerja sebaik mungkin dengan usaha atau bisnis kita, belajar dengan tekun, membina kehidup-an keluarga dengan baik dan menjalani kehidupan Kristiani dengan mengasihi sesama kita. Sejalan dengan kerja dan usaha kita itu, bertekunlah dalam doa. Berdoalah senantiasa meminta penyertaan Tuhan dan menyerahkan segala yang kita kerjakan atau usahakan kepada Tuhan.

Keputusan akhir adalah milik dan otoritas Tuhan, tetapi orang yang berprilaku “ora et labora”, tahu akan keputusan yang diterimanya, yaitu keselamatan. Keselamatan dari Tuhan tidak di-kompetisi-kan dan tidak ada batasan/jatah seberapa banyak tempat bagi orang yang akan menerima keselamatan, demikian pula bagi orang yang menerima hukuman. Bila yang kita lakukan baik, kita akan diselamatkan, bila yang kita lakukan tidak baik, kita akan menerima hukuman. Jadi, meski tidak ada satupun makhluk di kolong langit yang tahu kapan pastinya kedatangan Tuhan, tetapi bagi kita yang berprilaku “ora et labora” tidak perlu menjadi ketakutan, karena kita adalah orang-orang yang siap menerima keputusan Tuhan, yaitu keselamatan, kapanpun waktu itu akan datang kelak.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-161 : 1, Segala kemuliaan
Segala kemuliaan bagi-Mu, Penebus! Pun suara anak-anak memuji Dikau t’rus.
“Hosana, Raja kami! Hosanna, Anak Daud! Utusan Tuhan Allah, mubaraklah Engkau!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI BE-36 : 1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami, O Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s