MENGUTAMAKAN KRISTUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-221 : 1, Saleleng Jesuski
Saleleng Jesuski na mandongani au.
Maporus holsoholsonghi, sai di Ibana au.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoel 2:1-2, 12-17 (Pagi)
2 Kor.5:20b-6:10 (Malam)

RENUNGAN
Markus 1 : 35 – Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

MENGUTAMAKAN KRISTUS
Kalau kita memperhatikan kehidupan seseorang pastilah kita dapat melihat kemana dia sering pergi. Waktu saya masih berusia muda, maka tempat yang paling sering saya kunjungi, adalah toko buku. Setiap ada kesempatan waktu luang maka saya suka nongkrong di toko buku. Tanpa saya disadari, saya juga memperhatikan bahwa anak saya juga sering pergi ke toko buku untuk mengisi waktu luangnya.

Tidak selalu harus membeli buku tetapi ada rasa senang berada di toko buku. Mungkin kami sama-sama orang yang suka membaca buku. Demikian juga halnya dalam berhubungan dengan orang lain, pasti kita dapat memperhatikan seseorang itu sering datang kepada siapa, apakah kepada orang tua, guru, pembimbing rohani, teman-teman atau kepada siapa saja yang dia merasa aman untuk berbicara dan berbuat. Hal yang sama juga dapat terjadi dalam hubungan kita dengan Kristus, apakah kita sering datang kepada-Nya baik dalam waktu khusus ataupun dalam waktu luang? Bahkan lebih jauh lagi, apakah kita menyediakan waktu khusus untuk datang kepada Tuhan Yesus Kristus?

Apa yang kita lakukan pertama sekali di waktu pagi hari akan sangat menentukan apa yang kita dapatkan pada hari itu. Bila kita mulai dengan kemarahan maka sepanjang hari itu kitapun akan selalu mengingat-ingat orang yang kita marahi itu. Bila kita mulai dengan rasa gembira, maka kitapun ingin tetap mempertahankan kegembiraan itu sepanjang hari. Demikian pula bila kita memulai bersama Kristus dalam doa yang sungguh-sungguh maka sepanjang hari itu kita ingin melakukan segala sesuatu yang dapat menyenangkan hati Kristus. Bisakah kita bayangkan akan menjadi apa kita kelak, bila kita memilih untuk terus mengutamakan Kristus dalam kehidupan doa kita? Kita akan menjadi serupa dengan gambar Kristus (2 Korintus 3: 18).

BERDOA

BERNYANYI KJ-8 : 6, Bagi-Mu Tuhan nyanyianku
Betapa aku bahagia dan sukacita hatiku penuh: ‘ku yakin,
Kau memperhatikan semua yang kumohon pada-Mu.
Berkelimpahan pemberian-Mu, jauh melebihi perkiraanku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-36 : 1, Pasupasu hami
Pasupasu hami, o Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s