Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

BERSAMA ANUGERAH-NYA MERAIH MASA DEPAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-68 : 5, Masilelean Angka Taon
O Jesus sai urupi au di taon na ro mamboan, parbue angka na sai tau padaohon hamagoan.
Sai pargogoi ma au tongtong pasangap Ho di ngolungkon.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 8:16-21 (Pagi)
Ayub 42:10-17 (Malam)

RENUNGAN
Efesus 3 : 7– Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya.

BERSAMA ANUGERAH-NYA MERAIH MASA DEPAN
Selamat Tahun Baru! Resolusi saudara di tahun 2016 tentu sudah ditetapkan dan sebagian sudah bergelora untuk meraihnya. Bagi mereka yang mengalami kegagalan di tahun lalu, jangan bersedih, harapan dan yang terindah selalu ada bagi Tuhan, di tahun ini bagi saudara.
Bulan Januari, kata Januari berasal dari kata Janus yaitu dalam mitologi Romawi disebut dewa permulaan, yang memiliki dua wajah, yang satu menoleh ke belakang dan yang satu ke belakang. Jadi dewa ini penghubung, pintu, jembatan yang menghubungkan masa lalu dan masa sekarang. Masa lalu penting tapi kita tidak bisa tinggal di masa lalu, kita harus melangkah meraih masa depan. Kita jalani hari-hari ini untuk mencipta masa depan yang lebih baik. Baca lebih lanjut

GEMBALA BAIK MENYEGARKAN JIWAKU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-188 : 2, Jahowa Siparmahan Au
Ditogu au tu na tio, aek mata hangoluan; dibaen do tondingki sio, di dalan hasonangan.
Sabam rohangku do tongtong, saleleng au di tano on, baen sangap di goarNa.

PEMBACAAN FIRMAN
Ams. 1:1-7 (Pagi)
Yak. 3:13-18 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 23 : 3 – Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

GEMBALA BAIK MENYEGARKAN JIWAKU
Mazmur 23:1-6 mengatakan bahwa Tuhan adalah gembala yang baik. Tugas seorang gembala sangat mulia dan penting. Tentu gembala yang baik berusaha memenuhi apa yang dibutuhkan domba-dombanya, men-cari bahkan menyediakan padang yang berumput hijau dan membimbing ke air yang tenang dan jernih, bukan ke air yang deras dan keruh. Baca lebih lanjut

DIA MENYEMBUHKAN PATAH HATI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-267:1, O Tuhan Sulingkit Ma Au
O Tuhan sulingkit ma au sondangi rohangku tangkas.
Gogongku soada di au. Tu Ho au pari-nggas, tu Ho au padonok Di Ho nama au
Tu Ho paringgas Tu Ho au padonok, di Ho nama au.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Pet. 3 : 8-13 (Pagi)
Am. 9 : 7-12 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 147 : 3 – Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka;

DIA MENYEMBUHKAN PATAH HATI
Patah hati merupakan salah satu kenyataan yang paling pahit dan menyakitkan. Tidak mudah menerima sebuah persahabatan atau hubungan cinta yang mungkin sudah terjalin sekian lama, akhirnya putus. Ada banyak perasaan dan memori indah yang telah dilalui. Padahal banyak rancangan, harapan dan impian yang kandas di tengah jalan. Baca lebih lanjut

MENGERTI KEHENDAK TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 545:1, Na Saor do Hita be
Na soar do hita be dibaen Tuhanta i.
Ibana do tumobus au rap dohot dongan i

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 49 : 5-15 (Pagi)
Mat. 12 : 46-50 (Malam)

RENUNGAN
Efesus 5 : 17 – Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

MENGERTI KEHENDAK TUHAN
Seringkali timbul pertanyaan di dalam diri kita, bagaimanakah kita dapat mengerti kehendak Tuhan? Di zaman Perjanjian Lama seringkali Allah menyampaikan kehendak-Nya secara langsung kepada umat-Nya. Seperti kepada Abraham, Tuhan memerintahkan agar Abraham pergi meninggalkan negerinya Ur-kasdim (Kej. 12:1). Begitu juga Tuhan memanggil dan mengutus Musa dan para nabi-nabi lainnya.
Ada beberapa cara Tuhan menyatakan kehendaknya kepada kita:
Baca lebih lanjut

SETIA BERIBADAH KEPADA TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-792:1, Pasupasu Hami O Tuhan
Pasupasu hami O Tuhan, sai usehon dameMi.
Sai ampehon tanganMi Tuhan, lehon tu au gogoMi.
Di portibion, baen ma au Tuhan, habaoran nil as ni roha. Tu na marsak i, tu na dangol i, gabe pangapuli i.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 2 : 13-18 (Pagi)
Yer. 31 : 15-17 (Malam)

RENUNGAN
Yosua 24 : 24 – Lalu jawab bangsa itu kepada Yosua: “Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan.”

SETIA BERIBADAH KEPADA TUHAN
Perjalanan bangsa Israel mulai dari keturunan Abraham merupakan sejarah yang sangat panjang dan banyak pembelajaran yang dapat dipelajari. Semuanya itu tentu lebih dari cukup untuk menjadi pembelajaran bagi bangsa itu. Yosua yang setia beribadah kepada Tuhan menyuarakan pembaruan perjanjian bangsa itu, kepada siapakah mereka sesungguhnya beribadah, dan dengan tegas bangsa itu menyatakan memilih beribadah kepada Tuhan. Namun, sejarah menyatakan bahwa bangsa itu kembali meninggalkan Tuhan sampai terbuang begitu lama di Babel.

Perjalanan orang Kristen di jaman sekarang, khususnya kita Jemaat HKBP diperhadapkan dengan godaan kehidupan yang konsumeris, hedonis bahkan materialistis sehingga sadar tidak sadar, boleh jadi Tuhan hanya tinggal di mulut saja dan bahkan diduakan. Hidup bersama Tuhan hanya pada hari minggu saja dan hari lainnya bersama dengan tuhan yang lain.

Hari ini, kita diajak bercermin dan memperbaharui perilaku kita untuk hidup dalam ketulusan, percaya kepada Tuhan tanpa ragu-ragu. Itu berarti, komitmen kita bahwa tidak ada satu hal pun di dunia ini yang dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-318:2, Berbahagia Tiap Rumah Tangga
Berbahagia rumah yang sepakat, hidup sehati dalam kasih-Mu.
Serta tekun mencari hingga dapat, damai kekal di dalam sinar-Mu.
Di mana suka duka ‘kan dibagi; ikatan kasih semakin teguh;
Di luar Tuhan tidak ada lagi yang dapat memberi berkat penuh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

KASIH-NYA TELAH NYATA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-210:4, O Tuhan Na Marasi Roha
Mauliate ma rohangku dibaen na pinarbagaMi.
Ndang olo asi ni rohaMu mansohot salelengna i.
Sai hot do padan binaenMi, nang pe na sego sasude.

PEMBACAAN FIRMAN
Zef. 3 : 14-20 (Pagi)
Rom. 13 : 11-14 (Malam)

RENUNGAN
Lukas 15 : 20b – Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

KASIH-NYA TELAH NYATA
Kisah seorang anak perempuan yang tidak dihargai di keluarganya. Semuanya berawal ketika menyuruh adiknya untuk menolong dia, namun adiknya tidak menuruti apa yang ia pinta, terjadilah perkelahian antara dia dan adiknya. Namun karena ia perempuan, ayahnya justru marah kepadanya, bahkan terang-terangan ayahnya membela adiknya, yang laki-laki. Akhir dari semuanya itu hanya diam dalam beberapa minggu. Ia berpikiran bahwa seisi rumahnya itu tidak ada lagi yang mengasihi dia, jika pulang kerja, ia akan memilih untuk mengurung diri di kamar, bahkan ia menganggap ayah, ibu dan adiknya tersebut tidak lagi keluarganya. Sampai suatu malam ayahnya mengetuk pintu kamarnya, namun ia masih bersikeras untuk tidak membukanya, ayahnya berkata: “Ayah akan tunggu di sini sampai kamu membuka pintu boruku”, ia hanya diam lalu tidur. Pagi-pagi, ketika ia bangun, ia membuka pintu, ia melihat ayahnya tertidur di depan pintu dengan memangku sebuah kue ulangtahun, ternyata semalam adalah ulangtahunnya. Ia menangis dan memeluk ayahnya yang tertidur itu.

Saudaraku, pernahkah kita membayangkan ketika kita tidak dihargai? Situasi dan kondisi tidak berpihak kepada kita? Tiba-tiba dalam situasi yang demikian, ada seseorang yang datang kepada kita lalu berkata: “Saudaraku, aku mengasihimu!” Mungkin saat itu adalah saat yang paling bahagia dan paling sedih dalam hidup kita. Hal yang sama juga terjadi dalam hidup beriman kita, kita adalah manusia yang memberontak kepada Allah kita, sama seperti seorang anak yang memberontak kepada ayahnya. Namun Allah kita terus menunggu kapan hati kita akan kembali, Allah akan terus menunggu kapan Ia dapat memeluk kita. bahkan, kali ini Tuhan dalam Kristus mengunjungi kita di dalam dunia. Sungguh indah kasih Allah, seperti bapa yang menyambut anaknya, demikianlah kita disambut kembali oleh Allah. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-106:3 Bernyanyilah Merdu
Pada-Mu yang lembut ‘ku datang bertelut.
Kau menanggung dosa seluruh umat-Mu dan Kauberi sentosa mengganti kemelut.
Ku sembah sujud, Ku sembah sujud.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

KASIH KARUNIA DI HADAPAN ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-210:1, O Tuhan na Marasi Roha
O Tuhan na marasi roha, na so tardodo jolma i. torop do halak si pardosa na rap mamuji goarMi. Dibaen basaM na godang i marhitehite Jesus i.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 1 : 46-55 (Pagi)
Hak. 5 : 2-12 (Malam)

RENUNGAN
Lukas 1 : 30 – Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah”.

KASIH KARUNIA DI HADAPAN ALLAH
Ketika Maria didatangi oleh malaikat Gabriel untuk menyampaikan rencana Allah melalui dirinya spontan Maria terkejut dibarengi rasa waswas, dengan mempertanyakan di dalam dirinya, apa artinya salam yang diberikian malaikat itu. Malaikat itu tahu apa yang sedang dipikirkan atau sedang dipergumulkan Maria, dia melihat ada nada ketakutan di dalam diri Maria. Baca lebih lanjut