DIA MENYEMBUHKAN PATAH HATI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-267:1, O Tuhan Sulingkit Ma Au
O Tuhan sulingkit ma au sondangi rohangku tangkas.
Gogongku soada di au. Tu Ho au pari-nggas, tu Ho au padonok Di Ho nama au
Tu Ho paringgas Tu Ho au padonok, di Ho nama au.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Pet. 3 : 8-13 (Pagi)
Am. 9 : 7-12 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 147 : 3 – Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka;

DIA MENYEMBUHKAN PATAH HATI
Patah hati merupakan salah satu kenyataan yang paling pahit dan menyakitkan. Tidak mudah menerima sebuah persahabatan atau hubungan cinta yang mungkin sudah terjalin sekian lama, akhirnya putus. Ada banyak perasaan dan memori indah yang telah dilalui. Padahal banyak rancangan, harapan dan impian yang kandas di tengah jalan.
Patah hati itu semakin dalam ketika hubungan itu berakhir dengan tidak baik-baik. Bumi seakan jungkir balik, kita merasa tidak lagi punya semangat untuk melakukan apapun. Rasa sakit hati pun mungkin bisa menetap di dalam diri kita, menorehkan luka menjadi sebuah akar pahit. Luka-luka tersebut perih, tidak terobati dan jika bisa bertahan tetap menyisakan goresan. Orang seperti ini biasanya sulit untuk memulai hubungan lagi dalam waktu dekat.

Nas Firman Tuhan hari ini kita diingatkan; dalam keadaan seperti apapun Tuhan sebenarnya selalu menyertai kita. Hidup ini memang tidak akan pernah seratus persen tanpa masalah. Rasa sakit terkadang datang, namun Tuhan senantiasa memberikan pertolongan, pemulihan dan peneguhan kepada kita. Dia hadir dan memberikan pertolongan, membalut luka kita dan menjagai kita hingga sembuh. Dia sanggup menyembuhkan setiap hati yang terluka. Hal terpenting adalah “membersihkan” hati dari segala emosi negatif. Cara yang ampuh untuk sembuh dari sakit hati yang telah menjadi akar pahit adalah dengan memberi pengampunan kepada setiap orang yang telah melukai hatimu. Cara itu mampu membuang sakit hati, menyembuhkan akar pahit dan segera mendatangkan damai sejahtera kita. Oleh karena itu, berdamailah dengan masa lalu, sepahit apapun itu (Yes. 43:18-19) berilah pengampunan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-438:1, Apapun Juga Menimpamu
Apapun juga menimpamu, Tuhan menjagamu. Naungan kasih-Nya pelindungmu, Tuhan menjagamu.
Tuhan menjagamu waktu tenang atau tegang, Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s