GEMBALA BAIK MENYEGARKAN JIWAKU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-188 : 2, Jahowa Siparmahan Au
Ditogu au tu na tio, aek mata hangoluan; dibaen do tondingki sio, di dalan hasonangan.
Sabam rohangku do tongtong, saleleng au di tano on, baen sangap di goarNa.

PEMBACAAN FIRMAN
Ams. 1:1-7 (Pagi)
Yak. 3:13-18 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 23 : 3 – Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

GEMBALA BAIK MENYEGARKAN JIWAKU
Mazmur 23:1-6 mengatakan bahwa Tuhan adalah gembala yang baik. Tugas seorang gembala sangat mulia dan penting. Tentu gembala yang baik berusaha memenuhi apa yang dibutuhkan domba-dombanya, men-cari bahkan menyediakan padang yang berumput hijau dan membimbing ke air yang tenang dan jernih, bukan ke air yang deras dan keruh.

Tetapi gembala yang jahat bersifat tamak, egois, tidak bertanggung jawab dan tidak benar untuk menggembalakan domba-dombanya. Yehezkiel diutus bernubuat untuk melawan gembala-gembala Israel yang jahat, yang menyiksa gembalaannya demi diri gembala itu sendiri (Yeh. 34). Mazmur 23 ini merujuk kepada Yesus sebagai Gembala yang baik, yang telah memberikan darah-Nya menjadi kesegaran bagi domba-domba-Nya dengan menghapus segala dosa dan senantiasa menuntun di jalan yang benar.

Barangsiapa yang menjadikan Tuhan sebagai gembala hidupnya, tentu tidak akan kekurangan apa pun, bahkan jiwanya disegarkan, karena: Tuhan memberi nafas-Nya, daya, semangat, kekuatan, dan sukacita hidup yang hilang. Menuntun hidupnya di jalan yang benar lawan dari jalan yang salah-sesat. Berjalan di jalan yang benar, pasti dan tujuan hidup yang baik dan benar sebagaimana umat dituntun keluar dari Mesir dan di padang gurun, juga Abraham yang dituntun selama di perjalanan menuju tempat yang akan ditunjukkan kepadanya. Tuhan yang menjadi gembala kita, bukan karena kebaikan kita, melainkan karena kasih setia-Nya bagi kita yang tidak pernah berubah (lht. Ul. 9:5) juga karena nama-Nya yang kudus. Sebagaimana Yesus Gembala yang baik yang telah menyegarkan jiwa kita dan menuntun kita di jalan yang benar melalui penderitaan, salib, kematian dan darahNya yang tercurah. “Siapakah yang menjadi gembala yang baik dalam hidupmu, yang dapat menyegarkan jiwamu dan menuntunmu di jalan yang benar?”

BERDOA

BERNYANYI, KJ-283 : 2, Gembalaku Tuhan
Gembalaku Tuhan! Jiwaku segar;
demi harga tinggi nama-Nya sendiri dituntun-Nya aku di jalan benar.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-36 : 1, Pasupasu hami
Pasupasu hami, o Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s