Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

Penyakit Kaki Diabetes


The Center for Disease Control (CDC) telah mengonfirmasi bahwa pada tahun 2014, terdapat 29,1 juta orang, atau 9,1 % warga Amerika Serikat menderita diabetes dan 8,1 juta dari penderita tidak terdiagnosis. Sementara data internasional diabetes (IDF) menunjukkan jumlah penyandang diabetes di Indonesia diperkirakan sebesar 10 juta dan diperkirakan menempati peringkat ketujuh tertinggi di dunia.

Diabetes memang menciptakan kompleksitas multiorgan yang tinggi. Kondisi buruk akibat gula darah, kolesterol, dan tekanan darah yang tidak terkontrol dengan baik tersebut biasanya menyerang lapisan dalam pembuluh darah dan pada akhirnya menyebabkan komplikasi ke organ atau bagian tubuh tertentu yang dialiri oleh pembuluh darah tersebut. Salah satunya adalah suatu kondisi yang disebut Kaki Diabetes, yang merupakan akibat dari dua komplikasi umum diabetes: berkurangnya aliran darah akibat dari penyempitan pembuluh darah dan kerusakan saraf. Sementara kerusakan saraf menyebabkan berkurangnya sensitivitas pada kaki, berkurangnya aliran darah mengakibatkan pembentukan retakan pada kulit yang menyebabkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi. Kondisi ini merupakan masalah kesehatan utama, yang banyak terjadi di rumah sakit.

Orang yang didiagnosis dengan kaki diabetes memerlukan antibiotik untuk mengendalikan infeksi. Jika infeksi tidak dapat lagi dikendalikan, kaki yang terserang akan diamputasi untuk mencegah infeksi menyebar ke seluruh tubuh. Mengatasi diabetes ketika masih dalam tahap awal adalah jalan terbaik untuk mencegah berkembangnya kaki diabetes. Tindakan ini juga membantu pengobatan kaki untuk mencegah bakteri dan infeksi serta menghindari cidera kaki apapun, karena bahkan luka kecil pun dapat berakibat fatal.

Penyebab Kaki Diabetes
Komplikasi diabetes, seperti neuropati perifer (mati rasa), insufisiensi arteri (aliran darah yang buruk), perlawanan yang terganggu terhadap infeksi, trauma,dan kelainan bentuk kaki, merupakan penyebab umum dari kondisi Kaki Diabetes. Ulkus atau luka yang berbentuk cekungan kaki sering muncul pada telapak di bawah jempol kaki atau tepat di belakang ibujari kaki. Ulkus kaki juga dapat muncul pada samping kaki, penyebab dari ulkus ini biasanya karena penekanan pada telapak kaki yang sudah tidak pas akibat terjadinya perubahan titik tumpu pada pasien pasien dengan kencing manis (sering disebut ulkus pada daerah weight bearing).

Perlu disadari bahwa ulkus kaki perlu diperhatikan, bahkan jika tidak terasa sakit. Cara terbaik adalah melakukan konsultasi pada dokter Anda atau dokter spesialis diabetes untuk mendapatkan perawatan ulkus kaki Anda. Jangan mencoba untuk mengobatinya sendiri karena hal tersebut dapat menyebabkan ulkus kaki memburuk dan menjadi infeksi, yang membuat infeksi kaki semakin sulit ditangani. Seringkali ulkus pada telapak kaki awalnya muncul sebagai kapalan, hal terbaik adalah untuk menangani kapalan dengan benar ketika muncul. Konsultasikan dengn dokter untuk penanganan paripurna dan jangan mencoba mengobati sendiri karena pasien kadang tidak mengetahui bahwa pada saat mencoba mengorek luka tersebut kadar gula darah sedang tinggi sehingga semakin rentan untuk menjadi infeksi yang dapat berkibat fatal.

Selain masalah infeksi yang menjadi masalah pada penderita penyakit kaki diabetes adalah masalah gangguan aliran darah, berdasarkan literature lebih dari 20% penderita kencing manis disertai gangguan pembuluh darah, namun data tersebut adalah data di luar negeri. Berdasarkan pengalaman penulis lebih dari separuh penderita kencing manis yang dating diperiksa juga menderita kelainan pada pembuluh darahnya, yang berpotensi memperberat komplikasi dari kencing manisnya.

Kelaianan pembuluh darah yang sering ditemukan adalah sumbatan pada arteri atau pembuluh nadi yang menyuplai darah pada tungkai bawah dan kaki . Kelainan tersebut dapat berupa sumbatan (oklusi) atau penyempitan (stenosis) yang jika tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan penderita luka pada kaki tidak sembuh bahkan yang terburuk penderita dapat kehilangan tungkai atau kakinya. Setiap diabetes memiliki risiko semakin berkembang, yang menjadi alasan mengapa penting untuk sebisa mungkin mengendalikan diabetes. Jika Anda merawat kaki Anda dan menangani masalah secepatnya setelah muncul, risiko kondisi kaki diabetes, infeksi, dan amputasi kaki Anda akan berkurang.

Gejala Utama Kaki Diabetes
Penderita kaki diabetes biasanya datang sudah dalam keadaan yang agak terlambat, seringkali pasien datang sudah dengan luka kaki yang berbau, mengeluarkan nanah bahkan tidak jarang datang dengan jari jari kaki yang sudah menghitam dan mati. Jika pasien sudah datang dalam kondisi ini seorang ahli pembuluh darah dihadapkan hanya pada 2 pilihan kontrol infeksi dan memperbaiki pembuluh darah (revaskularisasi). Dokter akan berusaha meminimalisir kerusakan jaringan dan pembuluh darahnya, namun jika sudah terlambat pilihan terakhir adalah amputasi.

Tindakan-tindakan yang dilakukan ini jarang yang hanya satu kali tindakan, seringkali pasien harus berkali kali masuk ke ruang operasi untuk pembersihan dan mengontrol infeksi dan memperbaiki aliran darahnya sehingga biaya perawatan yang dikeluarkan pun sangat besar.

Pencegahan
“Mencegah lebih baik daripada mengobati,” peribahasa ini sangat cocok diterapkan karena dengan kewaspadaan dan perawatan yang baik penderita penyakit kaki diabetes dapat mengindari terjadinya amputasi. Penderita dapat melakukan beberapa hal, di antaranya: mengontrol kadar gula darah, karena kadar gula darah yang tinggi menyebabkan penderita rentan infeksi. Bagaimana caranya? Penderita dapat mengkonsumsi obat kencing manis dan olahraga teratur, berolahraga secara teratur, makan makanan sehat, dan menghindari merokok dan minuman beralkohol. Semuanya itu dapat meningkatkan peluang Anda untuk terhindar dari kaki diabetes.

Penderita kencing manis adalah pasien yang membutuhkan kesadaran dan ketaatan untuk menjaga kadar gula darahnya seumur hidupnya. Penderita kencing manis jika sudah mulai merasakan baal pada kakinya, maka dia harus lebih berhati-hati dalam hal memilih alas sepatu. Sepatu harus terbuat dari bahan yang empuk dan tidak keras dan jangan menempelkan “koyo” atau penghangat pada kaki, yang ternyata dapat menyebabkan luka bakar pada kaki.

Selain perubahan gaya hidup, Anda juga harus memeriksa kaki Anda setiap hari, terutama jika Anda merasa mati rasa. Luka kecil sangat mudah tidak terlihat (tidak bisa dirasakan), dan ketika tidak ditangani luka ini dapat menyebabkan infeksi. Mencuci dan melembabkan kaki serta menghilangkan mata ikan dan kapalan dengan benar membantu melindungi kaki dari penyebab infeksi. Pengguntingan kuku kaki secara teratur, mengenakan sepatu dan kaus kaki sepanjang waktu, dan memastikan bahwa sepatu yang dipakai tidak terlalu sempit juga akan membuat perbedaan besar.  (dr Londung Brisman Sitorus)

Minggu Quasimodogeniti, 8 April 2018


Minggu Quasimodogeniti
Seperti Bayi Yang Baru Lahir (1 Petrus 2:2)

Topik: Gembalakanlah Domba Allah
(Parmahani Ma Birubiru Ni Debata)

Warna Tutup Altar : Putih (Bontar)
Warna kekudusan dan kesempurnaan, lambang kekudusan Tuhan Yesus dan para malaikat.

Ev. : Yohanes 21:15-19
Ep. : Mazmur 23:1-6

PENDERITAAN SUDAH DITAKLUKKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-200:1- Di surgo do alealenta
Di surgo do alaalenta na burju roha situtu. Ndang piga di banua tonga donganta na tongtong burju, Antong ta baen ma Jesus i , tongtong ale-alenta i

PEMBACAAN FIRMAN
1Kor. 15:21 – 28 (Pagi) Yes. 60:17 -22 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 7 April 2018
2 Timotius 2: 8a
“Ingatlah ini, Yesus Kristus yang telah bangkit dari antara orang mati”

PENDERITAAN SUDAH DITAKLUKKAN
Sebagai seorang bapa rohani bagi Timotius, rasul Paulus mempunyai tugas untuk mendorong dan menasihatinya untuk tetap bertekun dalam iman. Timotius masih muda, dia kelak menghadapi berbagai kesulitan, tantangan bahkan penindasan di saat memberitakan Firman Tuhan. Itulah tujuan dari surat ini agar ia tegar, sebagaimana rasul Paulus menghadapi berbagai kesulitan itu. “Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman” (2Tim 1: 9). ”Sebab itu, hai anakku. Jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus,” Apa yang telah kau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain. Ikutlah menderita sebagai prajurit yang baik dari Kristus Yesus.”

Paulus menggambarkan seorang prajurit berjuang tanpa memikirkan kepentingan dirinya. Olahragawan akan mendapat mahkota kemenangan apabila taat kepada peraturan-peraturan olahraga. Paulus menasihati agar saat melayani Tuhan lebih mendahulukan pelayanan daripada kepentingan sendiri. Pelayan yang berjuang dan berkenan di hati Tuhan. Seperti seorang olahragawan yang melayani menurut aturan dan tidak sembarangan akan meraih kemenangan. Maka apapun yang menjadi kesulitan, kesusahan, pergumulan, sakit penyakit kita dalam hidup ini sebagai umat Tuhan; bersukacita dan bersyukurlah sebab kuasa maut sudah dikalahkan, penderitan sudah ditaklukkan Yesus Kristus dalam kuasa kebangkitan-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ-344: 1 Ingat akan nama Yesus
Ingat akan nama Yesus, kau yang susah dan sedih: Nama itu menghiburmu k’mana saja kau pergi. Indahlah nama-Nya, pengharapan dunia! Indahlah nama-Nya, suka sorga yang baka.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Partording Ni Acara Arisan – Bahasa Batak


L : Liturgi; R: Ruas; S: Sude

1. Pangaradeon (saat teduh)

2. Marende BE No. 9: 1+3 “Hupuji Holong Ni RohaMu”
Hupuji holong ni rohaMu, o Tuhan Jesus Rajangki.
Tu Ho hulehon ma tondingku, ai i do pinangidoMi.
Huhalupahon ma diringku, mamingkir holong ni rohaMu.
Huhilala ingkon martuhan, ingkon mangolu au di Ho.
Ndang jumpang au be hangoluan aut unang dipatupa Ho.
Sai Ho do paradiananhu, sai gok di Ho nama langkangku.

3. Invocatio – Tangiang
L : Marhitehite Goar ni Debata Ama dohot Goar ni AnakNa Tuhan Jesus Kristus, dohot Goar ni Tondi Parbadia na tumompa langit dohot tano on.
S : Amen
L : Halleluya! Puji ma Jahowa, hamu ale angka sian banua ginjang, puji hamu Ibana di angka banua ginjang!
R : Puji Ibana, sude hamu ale angka surusuruanna, puji Ibana, sude hamu ale angka paranganna!
L : Puji Ibana, ho ale mata ni ari dohot bulan, puji Ibana, sude hamu ale bintang angka na marsinondang i!
R : Puji Ibana, hamu ale angka langit ni langitan dohot hamu ale aek angka na di atas ni langit!
L : Ingkon pujionnasida ma goar ni Jahowa, ai mandokkon Ibana, jadi tartompa ma nasida. Haleluya
Martangiang ma hita: Ale Tuhan Debata, na marpungu do hami dibagasan punguan na pinajongjongMon, mandok mauliate do rohanami tu Ho ai tongtong do diiringiring Ho hami sahat tu sadari on. Ale Tuhan, ndang adong sipangasahononnami di ngolu on, ia so holan pangurupion dohot panogunoguonMu di hami. Antong, i do na hupangido hami sian Ho di na marsaor hami dohot Ho di partangiangan on, asa urupi jala togutogu hami mandalani ngolunami marhitehite Tuhan Jesus Kristus Tuhannami.
R : Amin

4. Marende BE No. 464 : 1 “Huboan Ma Diringku”
Huboan ma diringku, Tuhan, hibul tu Ho.
Ai au do tinobusMu, umbaen tarbaen au ro.
Pagalak ma rohangku, dison managam au.
TondiMi ma suru, na boi manggomgom au.

5. Pamujion Tu Debata. Psalmen 112: 1-9
L : Martua ma baoa na mangkabiari Jahowa, na lomo roha situtu di angka patikna!
R : Sangap ma pinomparna i sogot di tano on, dapotan pasupasu ma sundut ni angka partigor sogot.
L : Hamoraon marlobilobi di bagasan jabuna, jala hot do hatigoranna i ro di salelenglelengna.
R: Sai binsar do di partigor i hatiuron di haholomon, sian Ibana pardengganbasa, parasi roha jala na bonar.
L : Mardohar ma baoa na asi roha dohot na pasalihonsa, tarondolhonsa ma angka hatana di paruhuman.
R : Ndang tagamon humordit ibana salelenglelengna, marbarita salelenglelengna do partigor i.
L : Ndang tagamon mabiar ibana binahen ni barita hinamago, nalom do rohana marhaposan tu Jahowa.
R: Marsitiopan do rohana, ndang mabiar ibana, paima idaonna pamaloson tu angka alona i.
L : Manaburi ibana, mangalehon tu angka na pogos, hot do hatigoranna i ro di salelenglelengna, timbul ma tandukna sogot di bagasan hamuliaon.
Ido sahatna. Martua do na tumangihon Hata ni Debata jala na umpeopsa
S : Amen

6. Marende BE No. 25 : 1 “HataMi, Ale Tuhanku”
HataMi, ale Tuhanku, arta na ummarga i,
sai paian di rohangku, unang so hutiop i.
Molo so be sitiopan hata na badia i, aha nama haojahan ni haporseaon i ?

7. Renungan

8. Marende BE No. 30 : 2 “Jesus Lehon Hatorangan”
Ganup ari ma ajari Hami na di haotoon i dope.
Asa lam porsea hami Ho sambing do hangoluannami i.
Lam lumeleng, lam pasolhot Tu rohaM ma rohanami.
Hombar tu HataM ma pangalahonami

9. Tangiang Pangondianon.

10. Marende BE No. 716 : 1 … “Di Na Mamolus Sandok Ngoluon” (Pelean)
Di na mamolus sandok ngolu on, gok do na marsak gale.
Boan sinondang tu na holom i asa margogo muse.
Bahen ma ahu parhiteanMu pasupasuM ma baor ma i.
Ale Tuhan hu patupa ma au, baen pasupasu tu dongan sude.
Sai baritahon Jesus na burju, tuk manesa dosa i,
Asa porsea di Jesus tutu, denggan pambaenmu disi.
Bahen ma ahu parhiteanMu pasupasuM ma baor ma i.
Ale Tuhan hu patupa ma au, baen pasupasu tu dongan sude.
Ula na denggan tu halak sude, songon binaenNa tu ho,
Ingot urupi luhut na gale, gabe parholong ma ho.
Bahen ma ahu parhiteanMu pasupasuM ma baor ma i.
Ale Tuhan hu patupa ma au, baen pasupasu tu dongan sude.

11. Tangiang Ale Amanami – Pasupasu – Mangendehon: Amen-Amen-Amen.

Disadur dari Buku Ibadah Harian, Edisi Maret – April 2018

MENUJU HARI ESOK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-344:1 Ungkap Bahal Na Umuli
Ise do angka nasida di lambung ni Debata. Na martumpal be huida jala marsinondang do? Na marende do sude girgir pamujina be.

PEMBACAAN FIRMAN
1Kor. 15: 13 – 20 (Pagi) Hos 6: 1 – 3 (Malam)

RENUNGAN
Kisah Para Rasul 24:15
Aku menaruh pengharapan kepada Allah, sama seperti mereka juga, bahwa akan ada kebangkitan semua orang mati, baik orang-orang yang benar maupun orang-orang yang tidak benar.

MENUJU HARI ESOK
Pada saat ini tidak semua tindakan baik mendapat respon yang baik, contoh di saat kita membantu orang lain; namun kita difitnah. Ketika anak di sekolah sangat rajin dalam belajar mungkin juga akan menjadi korban bully dituduh anak yang terlalu serius oleh kawannya. Tetapi Kristen diharapkan teguh dalam iman bahwa mereka adalah orang-orang yang telah diselamatkan Tuhan Yesus. Karenanya jemaat haruslah selalu menjalankan apa yang telah diajarkan Tuhan Yesus kepada kita dalam praktik kehidupan sehari.

Hari-hari ini banyak orang tertekan dengan kepentingan masa kini: menuntut kekayaan dunia, mendambakan kemodernan dunia dan lebih mengutamakan apa yang disenangi lingkungan dan orang banyak. Kadang kita juga tenggelam dalam kegiatan-kegiatan tak berarti seperti larut dalam kesenangan sesaat dan hal yang memabukkan. Di saat lain, kita mungkin menghadiri suatu perhimpunan gereja, tetapi hati kita tidak di dalam perhimpunan karena hati kita dikuasai oleh hal-hal duniawi. Sebagai orang Kristen, saat ini dan seterusnya kita harus berjanji mengerjakan semua aktivitas kehidupan kita dengan tujuan yang sudah jelas di masa depan. Kita dibangkitkan sebagai orang yang percaya, bukan sebagai orang yang tidak beriman, karena telah menjalani kehidupan sebagai orang yang percaya dan diselamatkan. Jika tidak ada kebangkitan, kita kaum beriman tidak berpengharapan untuk masa depan dan telah menjadi orang yang paling kasihan dari semua. Kita perlu berjaga-jaga setiap saat, memohon dan berdoa agar kita bisa menang dan tahan berdiri di hadapan Kristus (Luk. 21:36). Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-364: 1 Berserah kepada Yesus
Berserah kepada Yesus tubuh, roh dan jiwaku. Ku kasihi ku percaya, ku ikuti Dia t’rus. Aku berserah, aku berserah; kepadaMu jurus’lamat aku berserah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

PEMBEBASAN DARI KRISTUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-391:4- Sotung Ditulak
Pardosa na sumalin ho, dijangkon Jesus do nang ho.Didokhon ho, ihuthon ma, sadari on mangolu ho :,:Sadari on, sadari on, paujungi sadari on:,:

PEMBACAAN FIRMAN
Yoh. 11:1– 11 (Pagi) Neh. 9:8–15 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 05 April 2018
Efesus 2:6
Dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di Sorga.

PEMBEBASAN DARI KRISTUS
Dalam meraih sesuatu hal pasti ada usaha, seperti pribahasa “hemat pangkal kaya, rajin pangkal pintar”. Namun itu berbeda dengan keselamatan, di mana “Keselamatan” bukan karena hasil usaha kita tetapi pemberian Allah. Keselamatan yang kita terima berasal dari kasih karunia Allah melalui iman kepada Kristus Yesus. Manusia tidak akan mungkin dapat keluar dari kuasa dosa jika hanya dengan kekuatannya sendiri (ay.1-3). Jatuhnya manusia ke dalam dosa membuat kekacau-balauan, kesusahan, penderitaan bahkan upah dosa adalah maut. Namun kasih Allah besar terhadap ciptaan-Nya, Ia mau memperbaharui kehidupan ciptaan-Nya agar memperoleh kembali kehidupan yang sesungguhnya sesuai dengan kehendak Allah atas ciptaan-Nya.
Allah menjadikan diri-Nya sebagai alat penyelamatan bagi kita dari kuasa dosa, yang membawa kita pada maut. Ia telah menjembatani hubungan kita dengan Allah yang terputus oleh dosa. Sehingga Tuhan telah membuka satu-satunya jalan kehidupan bagi manusia. Dia telah memperdamaikan kita dengan diri-Nya. Iman kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat memberikan kita keselamatan yang telah diperlihatkan dan disediakan Allah bagi manusia. Kita hidup beriman bukan sedang berusaha supaya memperoleh keselamatan, namun kita telah hidup dalam keselamatan itu, dan kita sedang memperlihatkan hidup sebagai orang-orang yang telah diselamatkan oleh Allah yang memberikan tempat bersama dengan Dia di sorga.

BERDOA

BERNYANYI KJ-355:1 Yesus memanggil
Yesus memanggil, “Mari seg’ra!” Ikutlah jalan s’lamat baka; jangan sesat, dengar sabda-Nya, “Hai marilah seg’ra!” Sungguh, nanti kita ‘kan senang, bebas dosa hati pun tent’ram Bersama Yesus dalam terang di rumah yang kekal.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

YESUS ADALAH KEBANGKITAN DAN HIDUP


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-94:1- Ale Tondingku Naung Hehe
Ale tondingku, naung hehe Tuhanmu, nunga ditaban do banua toru. Las ma roham, ai martua ma ho; :Rap dohot Jesus mangolu ma ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Matius 9:18-26 (Pagi) Ayub 15:14-19 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 4 April 2018
Yohanes 11:25b
Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.

YESUS ADALAH KEBANGKITAN DAN HIDUP
Kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian adalah kemenangan yang disuarakan kepada dunia. Maut tidak berkuasa lagi. Maut sudah kalah. Inilah hal yang patut kita syukuri di sepanjang kehidupan kita, karena melalui berita kebangkitan-Nya kita layak menerima janji-janji Tuhan yang akan membangkitkan setiap orang yang sudah mati, untuk memperoleh hidup. Dan hidup ini bukan hidup yang biasa tetapi hidup yang kekal. Janji ini disampaikan dalam Injil Yohanes 11:25-26 : Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati dan setiap orang yang hidup dan percaya kepadaKu, tidak akan mati selama-lamanya….” Bagaimana kita mensyukuri dan memaknai kebangkitan-Nya dalam kehidupan kita. Terutama di tengah-tengah situasi yang tidak nyaman, terbatas, terkekang, dan banyak kondisi lain yang membuat seseorang menjadi takut, kuatir, putus asa dan tak gairah melanjutkan hidup ini.
Hal yang membuat orang tidak tenang dalam hidupnya adalah ketika dia ragu mengenai keadaannya yang akan menghadapi kematian. Itu sebabnya ada begitu banyak orang berusaha mencari tahu keadaan hidupnya setelah kematian, ada yang bertanya kepada dukun, orang pintar, mereka melakukan kesalahan. Hanya kepada Yesuslah kita percaya yang dari padaNyalah keselamatan datang. Kita harus percaya kepada apa yang sudah dikatakanNya yaitu barang siapa percaya kepada-Nya, akan hidup walaupun ia sudah mati, karena sesungguhnya Dialah kebangkitan dan hidup. Datanglah kepada Yesus dan percayalah kepadaNya. Kasih karunia Tuhan menyertai kita semua. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-188:1 Kristus Bangkit Soraklah
Kristus bangkit! Soraklah; Haleluya! Bumi sorga bergema: Haleluya! Berbalasan bersyukur; Haleluya! Muliakan Tuhanmu! Haleluya!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin