Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

TUHAN SANG PENCIPTA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-10:1 Hupuji Hupasangap Ho
Hupuji, hupasangap Ho, Amang Pardengganbasa! Ai jadijadianmu do sude angka na masa. Ditompa Ho do sasude, dagingku ro di tondi pe. Pinuji ma GoarMu.

PEMBACAAN FIRMAN
Maz. 96:11-13 (Pagi)
Yes. 32:12-15 (Malam)

RENUNGAN
Kejadian 2:9a
Lalu Tuhan Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya.

TUHAN SANG PENCIPTA
Tuhan dalam menciptakan kehidupan berdasarkan apa dibutuhkan, termasuk memenuhi keteraturan dan keindahan. Sebagai orang beriman, kita yakin Tuhan sangat menyukai ciptaan-Nya. Kisah penciptaan pada Kitab Kejadian menjelaskan sebuah karya Tuhan yang terjadi karena Firman Tuhan. Tuhan begitu berkuasa. Dia hanya mengucap untuk menciptakan alam semesta. Kita sebagai umat-Nya harus yakin karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat (Ibrani 11:3).

Tuhan menjadikan dan menata langit serta bumi begitu teratur dan indah. Lalu Dia memberi kuasa kepada kita agar memelihara dan merawat yang sudah tertata rapih dan indah. Namun banyak kejadian yang kita temukan berkaitan dengan pengrusakan alam, seperti menebang pohon secara liar, atau membakar hutan sembarangan, sehingga terjadi kekeringan dimana-mana, menyebabkan banjir, tanah longsong, dan erosi yang berkepanjangan. “Allah mengambil manusia itu dan menepatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu“ (Kej. 2:15). Kita harus merawat bumi serta isinya agar kita memperoleh berkat untuk kesejahteraan dan kelangsungan hidup anak cucu kita.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 2:1 Suci, Suci, Suci
Suci, suci, suci Tuhan maha kuasa. Dikau kami puji di pagi yang teduh. Suci, suci, suci murah dan perkasa
Allh Tri Tunggal, Agung nama-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

ALLAH MENGHENDAKI PERTOBATAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-467:1 Asi Ni Roham Hupuji
Asi ni rohaM hupuji ala Ho manobus au. Dipaias Ho rohangku, gabe soranganMu au. IngananMu rohanami, TondiMi manggohi i, Pangke dohot ngolunami gabe ula-ulaMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Why. 7:2-3 (Pagi)
Yes. 51:1-5 (Malam)

RENUNGAN
Yoel 2:21-22
Jangan takut, hai tanah, bersorak-soraklah dan bersukacitalah, sebab juga TUHAN telah melakukan perkara yang besar! Jangan takut, hai binatang-binatang di padang, sebab tanah gembalaan di padang gurun menghijau, pohon menghasilkan buahnya, pohon ara dan pohon anggur memberi kekayaannya.

ALLAH MENGHENDAKI PERTOBATAN
Bangsa Yehuda mendapat hukuman karena pemberontakan dan ketidaktaatannya kepada Allah. Kehancuran terjadi, Tuhan menghukum dengan tulah belalang. Akibatnya ladang tidak menghasilkan apa-lagi lagi, semua tanaman menjadi kering, padang rumput tidak ada lagi akibatnya lumbung-lumbung kosong, manusia dan semua hewan-hewan gembalaan kelaparan (Yoel 1:1-20). Jikalau umat berbalik dari dosa-dosa mereka kepada Allah, Ia akan mengasihani mereka.

Sifat Allah ialah menunjukkan belas kasihan dan kemurahan kepada umat dengan pertobatan yang sungguh-sungguh, Allah yang mengasihi, tidak menginginkan hidup umat-Nya dalam penderitaan dan Tuhan tidak untuk selamanya menghukum umat yang tidak taat atau melawan perintah-Nya. Nabi Yoel meminta umat bertobat yaitu meningkatkan perkabungan, bersyafaat kepada Allah dengan puasa dan doa siang dan malam. Allah menjawab doa-doa umat-Nya yang dipanjatkan dengan rendah hati dan dari hati yang bertobat. Buah dan hasil pertobatan mereka inilah nas bacaan kita hari ini. Bumi memberikan hasil yang melimpah sehingga kehidupan umat sejahtera kembali.
Setiap manusia tidak lepas dari kesalahan dan dosa dan akibatnya tentu akan mengalami penderitaan. Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat (Rm 2: 9a ). Karena kasih-Nya Tuhan Allah tidak menghendaki kita hidup dalam penderitaan dan kuasa dosa maka Dia rela mengorbankan Anak-Nya Yesus Kristus untuk keselamatan kita dan yang mempercayai-Nya akan memperoleh hidup yang kekal. Marilah kita bertobat meninggalkan perbuatan yang tidak berkenan di hati Tuhan karena itulah yang dikehendaki-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 375: 1 Saya mau ikut Yesus
Saya mau ikut Yesus, saya mau ikut Yesus sampai selama-lamanya. Meskipun saya susah, menderita dalam dunia, saya mau ikut Yesus sampai selama-lamanya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

BERSERAH DIRI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-769: 1. Tu Debata Do Panghirimon
Tu Debata do panghirimonki, Di tano laut nang awangawang i, Ibana do haposanki, tongtong do di ramoti langkangki. Torop pe mara manahopi au, Debatangki do sumarihon au, pos rohangki, sonang do au Ibana do na mandongani au

PEMBACAAN FIRMAN
Kej. 1:29-31 (Pagi)
Yes. 41:19-20 (Malam)

RENUNGAN
Zakaria 11:2
Merataplah, hai pohon sanobar, sebab sudah rebah pohon aras dan sudah dirusakkan pohon-pohon yang hebat! Merataplah, hai pohon-pohon tarbantin Basan, sebab telah rata hutan yang lebat itu !

BERSERAH DIRI
Nas ini adalah nubuatan nabi zakharia kepada umat Israel yang selalu melukai hati Tuhan. Zakharia menubuatkan bahwa segala sesuatu yang ada di wilayah tanah Israel akan menjadi rusak, termaksud pohon aras dan pohon sanobar akan terbakar habis oleh api. Pohon aras dan sanobar digambarkan sebagai simbol kekuatan. Pohon ini memiliki ketahanan dan kekuatan yang begitu luar biasa, sehingga sering dijadikan bahan untuk pembangunan rumah ibadah dan peralatan perang. Selain itu pohon ini juga memiliki bau aroma yang sangat harum. Alkitab mengatakan istana Salomo yang sangat megah dipenuhi dengan bahan-bahan yang terbuat dari pohon aras (1 Raj 5:10, 1 Raj 7:3, 11).

Kesuksesan dan kekayaan yang kita miliki di dunia ini hanyalah sementara, sebentar saja bisa lenyap. Apa yang bisa kita banggakan? Siapakah kita ini sehingga harus bermegah dalam kekuatan, kepandaian, dan kekayaan kita? Oleh karenanya tidak patut bagi kita untuk menyombongkan diri dengan prestasi yang kita raih, harta yang berlimpah, gelar yang kita miliki, sebab semuanya tidak berarti apa-apa di pemandangan Tuhan, sebab “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati.” (1 Sam. 16:7b). Hati yang tulus adalah tempat yang tepat untuk Roh Kudus tinggal, sebab dari situlah terpancar kehidupan. Jika kita dapat menjaga hati untuk tetap taat dan setia pada perintah-Nya, kita akan merasakan betapa tidak berartinya hidup ini tanpa Tuhan. Untuk itu kita harus sadar bahwa hidup kita ini sangat ditentukan oleh perkataan dan kuasa Tuhan semata; Dia yang meninggikan dan merendahkan juga. Jadi, di luar Dia, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Karena itu jangan sekali-kali kita menyombongkan diri! Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-64 : 2 Bila Kulihat Bintang Gemerlapan
Ya Tuhanku, pabila kurenungkan pemberianMu dalam Penebus, ‘ku tertegun: bagiku dicurahkan oleh PutraMu darahNya kudus. Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!” Maka jiwaku pun memujiMu: “Sungguh besar Kau, Allahku!”

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Minggu Sesudah Trinitatis, 24 Juni 2018


Minggu Sesudah Trinitatis
Ketritunggalan Tuhan

Tema: Allah Berkuasa Atas Seluruh Ciptaan-Nya
(Huaso ni Debata Maradophon Saluhut Na Tinompa)

Warna Tutup Altar : Hijau (Na Ratarata)
Warna kehidupan dan pertumbuhan. Lambang perilaku kehidupan orang Kristen yang telah penebusan dan keselamatan dari Tuhan Allah.

Ev. : Mazmur 104:19-30
Ep. : Kolose 1:15-23

KUASA DARI ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-504:1 Ditogu Tuhan Jesus Au
Ditogu Tuhan Jesus au, ido na mangapuli au. Di ganup dalan nang tung maol tanganNa do tongtong huhaol. Ditogutogu Jesus au tanganNa sai maniop au. Tongtong ma siseanNa au, paima boi tu surgo lao.

PEMBACAAN FIRMAN
Yes 19:5-8 (Pagi)
Habakuk 3:17-19 (Malam)

RENUNGAN
Kejadian 1:26
Berfirmanlah Allah : ”Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.

KUASA DARI ALLAH
Ayat renungan di atas bagian dari kisah penciptaan manusia oleh Allah Yang Maha Kuasa. Manusia diberi tugas untuk beranak cucu, penuhi dan taklukkan bumi dan berkuasa atas segala binatang ciptaan Tuhan di alam semesta ini. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling unik dan istimewa, karena manusia itu diciptakan menurut gambar Allah. Sejarah perjalanan manusia menunjukkan bahwa keistimewaan tersebut banyak disalahgunakan oleh manusia dengan menggunakan kekuasaan tersebut untuk kepentingan diri atau kelompok sendiri, menindas manusia lainnya, merusak alam dan binatang ciptaan Tuhan, dan juga ada yang menghilangkan keistimewaan menurut gambar Allah itu dengan melakukan dosa dengan bertingkah seperti binatang yang tidak menggunakan akal dan pikiran yang sehat tapi menggunakan naluri binatang dalam kehidupannya. Bagaimana dengan kehidupan kita di saat ini? Yang tanpa kita sadari, sekarang ini sudah berada di pertengahan tahun 2018, serasa waktu itu berjalan sangat cepat, dan kita terkadang lupa mengevaluasi apa yang telah kita perbuat sebagai manusia ciptaan yang istimewa dari Allah Sang Pencipta. Nas hari ini mengingatkan kita untuk segera mengadakan evaluasi total terhadap apa yang telah kita hasilkan sebagai pertanggung jawaban kita atas kuasa yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Apapun dosa atau pelanggaran yang telah kita lakukan di masa lalu hingga hari ini, mari bertobat kepada Tuhan, mari kita perbaiki, mari kita fokus kepada kuasa itu sendiri, mari kita fokus kepada keistimewaan menurut gambar Allah. Artinya mari kita lakukan segala sesuatu dalam kehidupan ini seturut Firman Tuhan yang disimpulkan dalam satu kata yaitu “KASIH” dan jaga tubuh dan pikiran kita jangan sampai jatuh ke dalam dosa. (Rm 5:12). Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-446:4 Setialah
Setialah kepada Yang Menang, meski maut kautempuh. Setialah sehabis berperang terima upahmu: mahkota hidup diberi-Nya, kau masuk dalam t’rang ceria setialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin, Amin, Amin.

MENJADI SAKSI KRISTUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-515:2 Ringgas ma Tapaboa
GoarNa tapaboa tu liat tano on, ai Ido na manggohi tongtong rohanta on. Taiithon ma gogona I na so dung talu i. Goarna tapaboa naung monang Kristus i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 24:1-3 (Pagi)
Zakaria 11:1-3 (Malam)

RENUNGAN
Markus 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

MENJADI SAKSI KRISTUS
Saudara, peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus dicoba ditutup-tutupi oleh imam Kepala dengan meminta kepada serdadu yang pulang dari menjaga kubur Kristus, karena kubur Yesus sudah kosong. “Kamu harus mengatakan bahwa murid murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.” Artinya, Yesus bukan bangkit melainkan dicuri oleh murid-murid-Nya. Ucapan ini bahkan hingga sekarang masih tetap digemakan oleh Antikris. Namun karena kuasa Roh Kudus jauh lebih besar dari kuasa manusia termasuk kuasa Imam-Imam Kepala, maka berita kebangkitan Kristus tidak dapat ditutup-tutupi, ia segera tersebar sampai ke ujung bumi. Permasalahannya, banyak orang mendengar tentang Kristus tetapi mereka masih tidak percaya akan keselamatan yang diberitakan oleh Kristus, yang berakibat dia sendiri terhalang untuk beroleh Hidup Kekal.

Sebagai orang yang sudah mengalami keselamatan sudah sepatutnya kita menjadi Saksi Kristus. Setiap saksi akan menerima kuasa, yaitu Roh Kudus yang memberi kekuatan untuk bersaksi di seluruh Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi. Ada kenyataan yang saat ini kita hadapi, banyaknya orang meninggalkan imannya adalah karena sudah tidak banyak lagi orang yang sedia menceritakan tentang Kristus. Di sisi lain antikris semakin giat-giatnya menyampaikan kebohongan Imam-Imam Kepala bahwa Yesus tidak bangkit melainkan dicuri. Manusia lebih cenderung menyelesaikan persoalan maupun kebutuhan dirinya sendiri lebih daripada menceritakan tentang keselamatan. Di Eropa banyak orang menarik diri dari Gereja dan memproklamirkan diri sebagai kafir supaya tidak harus membayar pajak (persembahan untuk) Gereja. Dalam dunia yang semakin jauh dari berita Injil ini, Firman hari ini mengingatkan kita untuk jangan lengah, pergilah dan beritakan injil agar semua orang mendapat keselamatan itu. Bila tidak maka pasukan antikrislah yang akan menang.

BERDOA

BERNYANYI – KJ-376:1 Ikut Dikau Saja Tuhan
Ikut Dikau saja Tuhan, jalan damai bagiku. Aku s’lamat dan sentosa hanya oleh darah-Mu. Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi pada-Mu: dalam Dikau Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HANYA TUHAN YANG JADI PELINDUNG


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin

BERNYANYI BE-280:1 Tongtong tutu na denggan do
Tongtong tutu na denggan do Pambaen ni Debatanta. Matua so solsolan do sude do i marhata.Pos ma roham di Debatam, ihuthon ma Ibana. Na bonar do rohaNa.

PEMBACAAN FIRMAN
Why. 16:17-21 (Pagi)
Yoel 1:12-20 (Malam)

RENUNGAN
Yesaya 31:8
Asyur akan rebah oleh pedang, tetapi bukan pedang orang, dan akan dimakan habis oleh pedang, tetapi bukan pedang manusia; mereka akan melarikan diri terhadap pedang, dan teruna-terunanya akan menjadi orang rodi.

HANYA TUHAN YANG JADI PELINDUNG
Nas ini menggambarkan kisah para pemimpin Yehuda yang telah lupa sejarah perjalanan Israel, di mana Allah pernah membenamkan seluruh pasukan berkuda terbaik dari Mesir bersama-sama dengan rajanya ke dalam laut. Yehuda telah menghina Allah, akibat dari kebodohan pada pemimpinnya yang meminta pertolongan kepada bangsa kafir yaitu bangsa penyembah berhala. Tindakan mereka membuat bangsa Yehuda semakin terpuruk dan binasa dalam dosa, oleh karena kesalahan dari pimpinan mereka. Namun, di antara bangsa Yehuda yang tercemar, masih ada yang tetap setia kepada Allah. Yesaya mengatakan bahwa kemenangan yang diterima Yehuda itu adalah pemberian Allah atas kebijakan-Nya, bukan karena kehebatan mereka, tetapi Allah mengingat janji-Nya kepada Raja Daud hamba-Nya yang taat, bahwa dari keturunannya Yesus Kristus akan lahir sebagai penyelamat manusia. Pelindung musuh Yehuda akan lenyap karena gentar, dan panglimanya akan lari terkejut meninggalkan panji-panji, demikianlah Firman Tuhan yang mempunyai api di Sion dan dapur perapian di Yerusalem. Yang telah membinasakan 185.000 prajurit Asyur terpilih dan terlatih dalam satu malam. Karena itu, sebagai umat Kristen marilah kita menjadi pengikut Kristus yang setia. Tinggalkan semua kebiasaan yang mencemarkan nama baik Tuhan, yang membuat kita jauh dari-Nya. Jika kita memiliki masalah, berlindunglah hanya kepada Tuhan yang menjadi gembala kita, dan bukan kepada manusia. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-339:1 Maju, Laskar Kristus
Maju, laskar Kristus, lawan kuasa g’lap. Ikut salib Yesus, sungguh dan tetap. Rajamu sendiri jalan di depan. Majulah iringi panji cemerlang. Maju, laskar Kristus, lawan kuasa g’lap. Ikut salib Yesus, sungguh dan tetap.

DOA BAPA KAMI

BERNYANYI
Amin-amin-amin.