Arsip Tag: Ibadah Harian

Habis gelap terbitlah terang


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-792 : 5, Pasupasu hami o Tuhan
Pasupasu hami O Tuhan, sai usehon dameMi.
Sai ampehon tanganMi Tuhan, lehon tu au gogoMi
Di portibi on, baen ma au Tuhan, sipajongjong hatigoran.
Pargogoi ma au, raphon HuriaM, patupahon na denggan.
Pasupasu hami O Tuhan, sai usehon dameMi.
Sai ampehon tanganMi Tuhan, lehon tu au gogoMi

PEMBACAAN FIRMAN
Hos. 5 : 15 – 6 : 6 (Pagi)
2 Yoh. 1 : 1-6 (Malam)

RENUNGAN
Kisah Rasul 18 : 26 – Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah.

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG

Perkataan R. A. Kartini tentang “Habis gelap terbitlah terang” menjelaskan dengan baik, bahwa pergumulan tidak akan bertahan lama. Kisah di bawah ini menunjukkan tantangan yang dihadapi seseorang ketika berbuat baik. Baca lebih lanjut

Jawaban Tuhan adalah sukacitaku


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-754 : 1, Gok las ni roha do au
Gok las ni roha do au di ngolungkon, di ngolungkon di ngolungkon.
Gok las ni roha do au dingolungkon, tongtong di rohangkon.
Mauliate, gok las ni roha, maringan holongMi Tuhan di au.
Mauliate, gok las ni roha, maringan holongMi Tuhan di au.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Yoh. 3 : 10-16 (Pagi)
Yer. 30 : 1-11a (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 118 : 21 – Aku bersyukur kepadaMu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.

JAWABAN TUHAN ADALAH SUKACITAKU!

Doa merupakan media berkomunikasi kita kepada Tuhan. Setiap orang dapat menyampaikan permohonan, ungkapan syukur, kesaksian dan sebagainya kepada Tuhan melalui doa. Belakangan ini jawaban Tuhan dipahami umat selalu dalam tiga bentuk yaitu: ya, tidak dan tunggu. Baca lebih lanjut

TUHAN, DENGARLAH SERUANKU


Minggu Misericordias Domini
Artinya: Bumi penuh dengan kasih setia TUHAN (Mazmur 33:5b)

Mazmur 4:2-9

Ketika kita mengalami kesesakan atau keputusasaan, kita harus berseru kepada Tuhan agar mendapat kelegaan, karena hanya Tuhan yang mampu dan yang setia memberikan pertolongan. Mazmur ini menolong kita mengenali orang-orang yang doanya dijawab oleh Tuhan, yaitu mereka yang memiliki hubungan pribadi yang mengandalkan Tuhan (Ayat 6, 9); yang mempunyai keinginan yang sungguh-sungguh akan pertolongan Tuhan (Ayat 2, 4, 7) dan yang selalu hidup saleh (Ayat 4-6).

Beberapa cara untuk membangun hubungan pribadi dengan Tuhan ialah dengan rajin membaca Alkitab, mengikuti persekutuan, selalu bersyukur, berdoa, bersaksi dan berdiakonia. Dengan melakukan itu semua setiap hari, membuat iman kita bertumbuh sehingga dapat mendengar tuntunan Roh ketika menghadapi pergumulan hidup. Di dalam pergumulan itu, Allah mau menyatakan kehadiran-Nya dalam penyerahan hidup kita ke dalam kuasa-Nya. Firman Tuhan yang kita baca dan doa-doa yang kita panjatkan menjadi dasar kekuatan kita dalam menghadapai tantangan yang menghadang. Setiap firman yang kita baca mengingatkan kita akan janji Tuhan dan berkat yang disediakan-Nya bagi yang setia kepada-Nya.

Agar dapat memiliki pengertian bahwa Allah menjawab doa permohonan kita, harus hidup saleh (Ams.15:29; Yoh.9:31). Mereka yang setia mengabdikan dirinya untuk Allah akan didudukkan sebagai pewaris kerajaan-Nya. Jika kita menjadi milik Allah, maka kita mempunyai keberanian menghadap Dia untuk berseru meminta pertolongan-Nya, karena Dia adalah pelindung dan pemelihara kita (Ibr.10:22; 1 Yoh. 3:21-22). Setiap orang yang berlindung kepada Tuhan akan bersukacita dan bersorak-sorai selama-lamanya karena Tuhan menaungi mereka (Maz.5:12).
(Pdt. Krisman Sianturi-Lippo Karawaci).

Percaya dan Taat


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-753 : 1, Dipardalanan Jesus di jolongku
Dipardalanan Jesus dijolongku, holong ni tanganMi manogu au.
Nang di ngolungku Ho do sombaonku, tung sonang mardalan raphon au.
Huboto do tangkas panoguonMu, diiring-iring Ho do langkangki.
Sahat rodi ujung ni pardalanku, togu ma au jonok tu lambungMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 3 : 1-10 (Pagi)
Luk. 22 : 24-30 (Malam)

RENUNGAN
Keluaran 4 : 12 – Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kau katakan.

PERCAYA DAN TAAT

Prestasi besar sering diawali dengan pikiran dan perasaan tidak mampu. Kita pun sering merasa tidak mam-pu melakukan hal-hal besar, dan tidak berani memulainya. Kita berpikir terlalu tinggi risikonya, takut gagal. Hal ini dialami Musa, dia menolak perintah Tuhan untuk membebaskan bangsa Israel, baginya sangat sulit meloloskan bangsa itu dari kekuasaan Firaun yang sangat berkuasa pada saat itu, taruhannya nyawa dan ditolak total. Baca lebih lanjut

Jangan menghakimi sesama


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-785 : 1, Alo pangunjunan
Alo pangunjunan, sai benget ma ho, ai molo dung monang, lam togu ma ho. Angka hajahaton, sai patunduk ma, Jesus pangasahon ingkon monang ho.
Jalo pangurupion sian Tuhanta Jesus, dapot ho hagogoon mandopang musu i.

PEMBACAAN FIRMAN
Dan. 10 : 1-19 (Pagi)
1 Yoh. 2 : 26-28 (Malam)

RENUNGAN
Yakobus 4 : 12 – Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasa-kan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?

JANGAN MENGHAKIMI SESAMA

Kata “jangan menghakimi” bukan hal asing di telinga kita. Saya yakin kebanyakan orang Kris-ten pasti pernah mendengarnya, bahkan banyak yang hafal ayatnya diantaranya Mat. 7:1-2 dan lain sebagainya. Alkitab mengajarkan bahwa kita harus belajar untuk saling merendah-kan diri antara satu dengan yang lainnya, tunduk terhadap satu dengan lain, bukannya berlaku seperti orang penting di hadapan yang lainnya. Baca lebih lanjut

Kesedihan bagi pemberontak


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-149:1,Ho tontong ihuthononku
Ho tontong ihuthononku, Jesus sipangolu au.
Tung naso tadingkononku, Ho na palauahon au.
Sian sasude dosangku, dohot sian uhum i,
Na tontong habiaranku, ala pardosaonki.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Yoh. 2 : 22-25 (Pagi)
Dan. 9 : 15-19 (Malam)

RENUNGAN
Ratapan 1 : 18 – Tuhanlah yang benar, karena aku telah memberontak terhadap firmanNya; dengarlah hai segala bangsa, dan lihatlah kesedihanku; dara-daraku dan teruna-terunaku pergi sebagai tawanan.

KESEDIHAN BAGI PEMBERONTAK

Orang yang taat pada hukum akan menerima sukacita besar. Hidup orang yang bertanggung jawab sangat disenangi oleh siapapun terlebih Tuhan. Sangat perlu kita mengevaluasi dan mengkoreksi sesuatu hal yang telah terjadi, sehingga kita mengetahui penyebab mengapa peristiwa tersebut terjadi, agar peristiwa yang tidak diinginkan jangan terulang kembali. Baca lebih lanjut

Nyanyian Kelepasan Para Rasul


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-435 : 3, Marolop-olop tondingki
Tu Jesus sahat ngolungki saleleng ni lelengna i.
Rap dohot au endehon ma endengku na imbaru da.
Sonang ni tingki i, dung jumpang Jesus Tuhanki!
Tondi na mangajari au, tarbaen marlas ni roha au!
Sonang ni tingki i, dung jumpang Jesus Tuhanki!

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 26 : 1-6 (Pagi)
Mrk. 12 : 18-27 (Malam)

RENUNGAN
Kisah Rasul 16 : 25 – Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.

NYANYIAN KELEPASAN PARA RASUL

Paulus dan Silas melanjutkan perjalanan Injil ke Filipi. Di sana ia mengajar, membabtis dan mengusir roh-roh tenung dari hamba perempuan. Namun tuan-tuan perempuan itu memba-wa dan menyeret Paulus dan Silas ke pasar untuk menghadap penguasa dengan tuduhan bahwa mereka adalah provokator dan pengajar sesat yang melangkahi adat Romawi. Berdasarkan tuduhan itu, Paulus dan Silas dijebloskan ke dalam penjara. Baca lebih lanjut