MENDENGAR NASIHAT DAN DIDIKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-421:1 – Marsomba Au di JoloMon
Marsomba au di joloMon, ponjot, targogot rohangkon. Dibaen godang ni dosangkon, sai jangkon dohot au. Sai jangkon ma au on, na ramun diringkon; tung pos do rohangki di Ho, dijangkon Ho au on.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Tes. 1:1-10 (Pagi)
Ams. 8:6-13 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 19:20-21
Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.

MENDENGAR NASIHAT DAN DIDIKAN
Nasihat dan didikan sangat penting dalam kehidupan. Bila ada seseorang yang selalu cenderung menganggap diri yang paling benar, paling hebat, paling pintar, paling kuat, paling berkuasa sedang orang lain tidak, maka akan menghambat seseorang mendengarkan nasihat dan didikan orang lain. Sedang seseorang yang mau mendengar nasihat dan didikan, inilah orang yang berhikmat dan hidupnya menjadi bijak, yang mampu membedakan mana yang baik dan mana yang jahat. Mampu menyelesaikan segala masalah yang timbul dalam hidupnya.

Raja Salomo adalah Raja yang terkenal sebagai raja yang bijaksana, yang bermula saat dia meminta hikmat kepada Tuhan. Hikmat Tuhan menjadikannya mampu untuk menimbang dan menenentukan yang baik dan jahat (1 Raja 3:10-11). Oleh karena itulah, sebagai warga jemaat marilah kita selalu rindu dan setia mendegarkan nasihat dan didikan Tuhan agar kita menjadi orang yang bijak dan berhikmat mampu mengatasi segala permasalahan dan penderitaan yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang bijak tidak selalu mengandalkan akan pikirannya, pengetahuannya, kuasanya, rencananya, tetapi selalu mengandalkan akan kuasa Tuhan. Orang yang bijak selalu hidup dalam nasihat dan didikan yang selalu menyerahkan diri kepada Tuhan, sehingga apapun yang akan direncanakan, yang mau dilakukan, walaupun hal itu tidak terwujud sesuai dengan rencana dan harapanya, tetapi tidak membuat dia menjadi putus asa, justru menyadari keputusan Tuhan yang terbaik dalam hidupnya. Karena itulah yang dikatakan dalam amsal ini: Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhan yang terlaksana. Oleh karena itu marilah kita dalam hidup ini selalu menyerahkan diri kepada Tuhan yang setia membuat yang terbaik dalam hidup kita. Amen.

BERDOA

BERNYANYI KJ-363: 2 Bagi Yesus Kuserahkan
Tanganku kerja bagiNya, kakiku mengikutNya; mataku memandang Yesus; yang kupuji Dialah! Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah. Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

NASIHAT-NASIHAT TERAKHIR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-227:6 – Jesus Ngolu Ni Tondingku
Tondimi sai tong paian di au on tinobusMi./ Tung patau ma au manean pinarbagabagaMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Fil. 3:17-21 (Pagi)
Maz. 1:1-3 (Malam)

RENUNGAN
Filipi 4:4-5
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

NASIHAT-NASIHAT TERAKHIR
Dalam kondisi bagaimanakah seseorang dapat bersukacita? Jawabnya tentu saja ketika seseorang bisa menerima keadaannya, baik itu suka maupun duka, pergumulan hidup maupun dalam puncak kejayaan bahkan ketika kita sedang bergumul melawan penyakit. Ketika semua yang kita alami kita yakini adalah seturut dan sesuai kehendak Tuhan, maka semuanya dapat kita syukuri dan kita bisa bersukacita, karena kita yakin dan percaya semuanya itu adalah yang terbaik buat kita.

Paulus menulis surat ini kepada jemaat di Filipi dari dalam penjara, namun melalui suratnya ini dia mampu mengajak seluruh jemaat di Filipi agar senantiasa mengucap syukur dalam segala hal, mengajak semua jemaat agar sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa dan satu tujuan dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri. Dia menasehati Euodia dan Sintikhe untuk kembali mengingat akan tugas panggilan pelayanan yang tidak berfokus pada kehormatan dan kedudukan pribadi tetapi berfokus pada kehidupan kekal kelak di sorga, hal ini mengingatkan kita seluruh jemaat dan pelayan Tuhan untuk bisa melaksanakan tugas dan pelayanan kita hanya untuk kemuliaan nama Tuhan, kita harus ingat tujuan utama dari pelayanan kita adalah untuk Tuhan bukan untuk kepentingan pribadi. Paulus juga mengajak semua orang untuk berbuat baik, berbuat baik dalam arti benar-benar melakukannya dalam kehidupan nyata, bukan hanya melalui ucapan tetapi benar-benar melakukan kebaikan kepada semua orang, sehingga melalaui perbuatan kita dapat bersaksi tentang kebaikan dan kebenaran akan firman Tuhan, yang mengajarkan kasih terhadap sesama manusia seperti kita mengasihi diri kita sendiri. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-322:1-2 Terang Matahari
Terang matahari telah menyinari segala neg’ri, dan gunung dan padang dan sawah dan ladang senang berseri.
Gembira sekali kulihat kembali terang merekah, dan Bapa yang di sorga, yang Bapaku juga hendak ku sembah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

BERHATI-HATILAH DALAM MEMILIH TEMAN BERGAUL


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-190:3 – Las Rohangku Situtu
Las rohangku situtu ai parjambar au tutu. Di na denggan sasudena, pinarbaga ni Debata. Di sude na burju i mangihuthon Jesus i.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 17:11-19 (Pagi)
Ams. 5:20-23 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 13:20
Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.

BERHATI-HATILAH DALAM MEMILIH TEMAN BERGAUL
Ada kata bijak yang mengatakan bahwa “Bila anda bergaul dengan orang sukses, maka anda akan menjadi orang sukses.” Sebaliknya jika anda bergaul dengan orang yang memiliki sikap mental dan perilaku negatif, maka anda akan tertular”. Dalam Alkitab jelas tertulis bahwa “pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” Ini menandakan betapa kuatnya pengaruh pergaulan atau komunitas dalam membentuk kebiasaan seseorang. Ayat ini bukan mengarahkan kita untuk menjadi orang yang antisosial atau hanya bergaul dengan orang percaya saja. Namun, kita perlu menghindari persahabatan dengan orang yang memiliki kebiasaan buruk. Penulis Amsal juga menyampaikan nasihat senada, “Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang” (Amsal 13:20).

Apakah kita sudah berteman, bergaul, dan memiliki komunitas yang membangun kehidupan yang berkenan di mata Tuhan? Dalam Mazmur 119:9 tertulis “Dengan apakah seorang muda menjaga kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” Selanjutnya, sebagai orangtua, apakah kita mengenal dengan baik lingkungan pergaulan anak kita? Terakhir, namun bukannya kurang penting, sebagai teman, apakah kita dalam bergaul sudah memberikan dampak yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan? Tuhan menginginkan kita menjadi terang dan berkat bagi orang lain. Namun, kita juga perlu memiliki teman-teman yang mendukung kita secara mental. Orang-orang yang memiliki pemikiran positif dan mendorong kita untuk sama-sama bertumbuh. Bukan berarti kita menutup diri, tetapi kita harus mengerti batasan: bahwa kita tidak bisa terus bergaul dengan orang yang berkarakter buruk atau orang yang berniat jahat pada kita. Untuk itu, penting bagi kita memiliki teman-teman yang saling membangun. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-337:3 Betapa Kita Tidak Bersyukur
Bumi yang hijau, langitnya terang, berpadu dalam warna cemerlang; indah jelita, damai dan teduh, persada kita jaya dan teguh. Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa; itu semua berkat karunia, Allah yang Agung Mahakuasa.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

CARA MERAWAT GIGI PADA ANAK


Gigi yang sehat sangatlah penting untuk kesehatan anak secara keseluruhan. Dari waktu anak lahir, ada hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mencegahnya dari berlubang. Menjaga kesehatan gigi bukan hanya diperhatikan ketika gigi tetap (permanen) mulai tumbuh, melainkan sejak gigi susu pertama mulai tumbuh. Bahkan sehat atau tidaknya pertumbuhan gigi anak dipengaruhi sejak masa kehamilan ibu. Di masa kehamilan, ibu yang kekurangan kalsium dan protein bisa menyebabkan hypoplasia email pada gigi anak yang dikandung, yaitu pembentukan email gigi yang tidak sempurna. Setelah gigi susu tumbuh, maka asupan gizi yang seimbang yang dikonsumsi anaklah yang mempengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang giginya.

Tips Mencegah Masalah Gigi pada Anak
Pemeriksaan kesehatan gigi untuk anak-anak harus dimulai segera dari awal gigi pertama mereka tumbuh. Orangtua perlu tahu apa perawatan yang tepat dan kapan waktu yang tepat guna memastikan anak-anak memiliki mulut dan gigi yang sehat. Orangtua diharapkan membersihkan gusi bayi dengan kain lap (kasa) atau menggunakan kain khusus yang dirancang untuk bayi. Membersihkan gusi akan mencegah bakteri terkumpul disana. Dan setelah gigi pertama (gigi susu) muncul, mulailah menggunakan sikat gigi untuk membersihkan gigi anak. Meskipun gigi susu akan lepas/ tanggal dan akan digantikan oleh gigi permanen, gigi susu juga memegang peranan pada perkembangan wajah dan mulut. Kebiasaan mengunyah yang baik berpengaruh pada cara makan yang baik, dan kesehatan gigi berpengaruh pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Untuk itulah perawatan gigi anak sangat diperlukan sejak awal.
Hal yang tidak kalah penting adalah orangtua perlu belajar bahwa membatasi asupan karbohidrat difermentasi, seperti juice dan susu sangat penting. Ini adalah frekuensi asupan cairan manis yang erat hubungannya dengan rongga mulut dan harus dipantau, terutama dalam botol atau cangkir pada waktu tidur. Para praktisi kesehatan gigi akan memperkenalkan dan memperkuat perawatan serta kebiasaan penting terkait kesehatan gigi anak. Dokter gigi atau ahli kesehatan gigi juga dapat meninjau nutrisi yang tepat secara keseluruhan dan memberi rekomendasi untuk melindungi gigi anak-anak.

Tips Menjaga Kesehatan Gigi Anak di Rumah
Orang tua berperan penting dalam kesehatan gigi anak-anak mereka. Mereka perlu untuk memperkuat kebiasaan kebersihan mulut yang baik pada anak, sebelum muncul plak, karies, dan berbagai masalah gigi lainnya pada anak. Berikut, adalah beberapa tips untuk orangtua yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan:

Membasuh dengan air putih
Air selalu baik untuk kesehatan. Air juga merupakan salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak Anda. Ketika si kecil selesai minum susu, terutama dengan dot, para ibu dapat membasuh mulutnya dengan air putih, untuk menghilangkan sisa susu yang menempel di gigi. Selain itu, jangan membiasakan buah hati Anda minum susu dengan dot tertinggal di mulut hingga tidur. Memasuki usia 2 tahun, mulailah membuat anak untuk membiasakan meminum susu dengan gelas, bukan lagi dengan dot.

Kurangi konsumsi makanan dan minuman manis
Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis dapat memicu terbentuknya plak dan memproduksi asam oleh bakteri. Sehingga, rongga mulut menjadi lebih asam dan menyebabkan terjadinya demineralisasi email atau karies. Untuk mencegah karies, hindari penumpukan gula pada gigi. Susu mengandung gula, demikian juga dengan permen dan makanan manis lainnya. Untuk anak yang masih harus tidur sambil mengulum botol susu, sebaiknya gantilah susu dengan air putih selama tidur. Dan juga jangan mencelupkan empeng kedalam madu atau air gula untuk dikulum anak ketika tidur. Perlahan-lahan kebiasaan tidur dengan ditemani empeng dan botol susu harus dikurangi sehingga anak terbiasa tidur tanpa bantuan seperti itu.

Makan makanan padat sesuai usia
Latih si kecil untuk mengonsumsi makanan padat sesuai usia dan tahap perkembangannya, agar anak mengenal berbagai tekstur makanan. Dengan melatih anak mengunyah juga dapat merangsang proses pertumbuhan dan perkembangan rahang serta gigi.

Mencegah kebiasaan mengemut jari
Sejak awal tidak membiarkan si kecil memasukkan ibu jari atau jari lainnya ke dalam mulut. Pembiaran akan menjadi kebiasaan. Kebiasaan ini dapat mengganggu pertumbuhan rahang dan gigi.

Biasakan anak tidak memasukkan benda asing ke dalam mulut
Ajarkan kepada si kecil untuk tidak memasukkan benda apapun ke rongga mulut, selain makanan dan minuman bergizi. Alihkan perhatian anak dengan mengajaknya bermain, agar ia tak sembarangan menggigit benda di sekitarnya. Pasalnya, sembarangan menggigit benda dapat menyebabkan maloklusi (susunan gigi yang berantakan) dan akan mengganggu pencernaannya.

Hindari transfer bakteri dari orangtua
Banyak kerusakan gigi anak yang diakibatkan karena transfer bakteri dari orangtua yang memiliki karies. Untuk menghindarinya, hindari penggunaan mug, gelas, sendok dan peralatan makan yang sama ketika makan. Jangan menjilati atau mengulum dot anak untuk membersihkannya. Orangtua juga harus memiliki kebiasaan merawat gigi yang baik. Selain untuk menghindari transfer bakteri penyebab karies, anak cenderung mencontoh kelakuan dan kebiasaan dari orangtuanya.

Sikat gigi selama 2 menit
Ajarkan anak menyikat gigi dengan benar dari gusi ke gigi. Lakukan ini selama dua menit dan minimal dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Gunakan sedikit pasta gigi, kira-kira sebesar kacang polong untuk anak usia balita. Sebelum anak berusia 2 tahun, hindari pemberian pasta gigi yang mengandung fluoride karena khawatir akan tertelan. Sebagai gantinya gunakan pasta gigi khusus untuk anak-anak. Penelitian menunjukkan, bahwa risiko gigi berlubang pada anak berkurang secara signifikan, pada anak yang mendapat pendampingan menyikat gigi dari orangtua mereka.

Pemeriksaan gigi secara teratur
Perawatan gigi anak sehari-hari harus dibarengi dengan pemeriksaan gigi anak secara teratur. Perhatikan apakah pada gigi anak muncul plak berwarna cokelat atau hitam. Periksakan gigi anak anda segera apabila menemukan hal ini. Sebaiknya pemeriksaan gigi rutin dilakukan sekali 6 bulan ke dokter gigi. (drg. Rebecca Situmeang)

GARAM DUNIA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-227:1 – Jesus Ngolu Ni Tondingku
Jesus ngolu ni tondingku, Ho do haporusanki. Gok di Ho nama diringku,
ro di nasa langkangki.

PEMBACAAN FIRMAN
Roma 12:2-3 (Pagi)
Kel. 12:24-27 (Malam)

RENUNGAN
Matius 5:13
“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

GARAM DUNIA
Fungsi garam adalah menghambat pembusukan dan memberikan rasa. Sungguh terasa hambar jika makanan yang kita jumpai tidak dibubuhi garam dan tentu cepat busuk. Fungsi inilah yang diharapkan dari kita sebagai orang Kristen. Kita sebagai umat-Nya harus dapat menjaga dan memelihara ajaran-Nya tidak akan busuk dengan memberikan dampak yang baik, memberikan keindahan dalam kehidupan di masyarakatnya. Tuhan memanggil murid-murid-Nya hadir di dalam dunia untuk memberikan dampak, yaitu: damai, kasih, sukacita kepada orang-orang sekitar kita. Namun ada banyak dari kita yang justru memberikan kepedihan kepada dunia. Misalnya ketika orang-orang yang mengaku Kristen ini dengan gampang menghakimi sesamanya, gampang menuduh, suka menghina, dan lain-lain.

Apakah mungkin garam kehilangan rasa asinnya? Yang namanya garam tentunya tetap asin. Akan tetapi jika garam sudah banyak bercampur dengan lumpur atau tanah, tentu akan menjadi hambar dan tidak berguna. Garam tersebut akan dibiarkan untuk diinjak orang. Apabila kita gagal menjadi menjadi saksi Tuhan yesus, tidak besikap kasih, tidak mengambarkan firman Tuhan, maka kita gagal dan akan kehilangan rasa asin. Kita minta kekuatan Roh Kudus agar kita dikuatkan di dunia ini melaksanakan fungsi kita sebagai garam dunia. Rasa asin kita akan terlihat dari kata-kata kita sehari-hari. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar (diasinkan dengan garam-versi terj lama), sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. Kolose 4 ayat 6. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-240a:1 Datanglah, Ya Sumber Rahmat
Datanglah, ya sumber rahmat, selaraskan hatiku menyanyikan kasih s’lamat yang tak kunjung berhenti. Ajar aku madah indah, gita balai sorga-Mu. Aku puji gunung kokoh, gunung pengasihan-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Menari ditengah hujan


“PenyertaanMu sempurna, rancanganMu penuh damai, aman dan sejahtera walau ditengah badai…”

Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9:30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu-jarinya. Aku menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi.

Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya. Aku merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang aku sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, aku putuskan untuk melakukannya sendiri..

Sambil menangani lukanya, aku bertanya apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari. Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat di sana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer.

Lalu kutanya apakah istrinya akan marah kalau dia datang terlambat. Dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mengenalinya sejak 5 tahun terakhir. Aku sangat terkejut dan berkata, ? Dan Bapak masih pergi ke sana setiap hari walaupun istri Bapak tidak kenal lagi ??? Dia tersenyum ketika tangannya menepuk tanganku sambil berkata….
“ Dia memang tidak mengenali saya, tapi saya masih mengenali dia, kan ? “

Aku terus menahan air mata sampai kakek itu pergi, tanganku masih tetap merinding. Cinta kasih seperti itulah yang aku mau dalam hidupku?

“ Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis. Cinta sejati adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah terjadi, yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi. “

Bagiku pengalaman ini menyampaikan satu pesan penting: Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, mereka hanya berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki.
Hidup bukanlah perjuangan menghadapi badai, tapi bagaimana tetap menari di tengah badai hujan……?

MENJADI TELADAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-248:5-”Saleleng Ho Di Tano On”
Sai tiru Tuhan Jesus i Naung ro humophop ho
Pambaenna nang hataNa i Hangoluanmu do.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Pet. 5:2-3 (Pagi)
Ul. 4:5-10 (Malam)

RENUNGAN
1 Timotius 4:12
Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

MENJADI TELADAN
Tentu kita pernah melihat dan memperhatikan iklan yang mempertanyakan tentang keaslian dari “Uang”. Ada ungkapan yang dinyanyikan oleh pengisi suara: “Dilihat, diraba, diterawang”; ungkapan ini dipercayai sebagai cara paling mudah dan paling baik untuk menentukan keaslian dari uang tersebut dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Sama halnya dengan kehidupan kekristenan, kita perlu melihat keaslian dari kekristenan seseorang.

Seseorang yang menjadi jemaat Kristen, selalu dipertanyakan keasliannya menjadi Kristen; sehingga setiap orang Kristen haruslah menjadi teladan. Keteladanan itu dimulai dari perkataan, tingkah laku dan kesucian. Ketiga hal ini memiliki hubungan yang erat; yaitu apa yang kita pikirkan dan pendam dalam hati akan terungkap dari perkataan dan dinyatakan dalam tingkah laku. Oleh karena itu untuk menjadi teladan dalam kehidupan tentu kita harus berfokus kepada Sang Teladan hidup, yaitu Yesus. Yesus telah memberikan kesempurnaan keteladanan, yakni perkataan yang penuh kasih yang terungkap di dalam berbagai pengajaran yang dilakukan. Tingkah laku yang tidak bercacat dan bercela serta kesucian. Kita dapat menjadi teladan jika kita hanya berfokus melihatnya, oleh karena itu tetaplah memohon bimbingan kepada-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-426:1“Kita Harus Membawa Berita”
Kita harus membawa berita pada dunia dalam gelap, tentang kebenaran dan kasih dan damai yang menetap, dan damai yang menetap. Karna g’lap jadi remang pagi, dan remang jadi siang t’rang. Kuasa Kristus ‘kan nyatalah, rahamani dan cemerlang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin