MENDENGAR NASIHAT DAN DIDIKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-421:1 – Marsomba Au di JoloMon
Marsomba au di joloMon, ponjot, targogot rohangkon. Dibaen godang ni dosangkon, sai jangkon dohot au. Sai jangkon ma au on, na ramun diringkon; tung pos do rohangki di Ho, dijangkon Ho au on.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Tes. 1:1-10 (Pagi)
Ams. 8:6-13 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 19:20-21
Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.

MENDENGAR NASIHAT DAN DIDIKAN
Nasihat dan didikan sangat penting dalam kehidupan. Bila ada seseorang yang selalu cenderung menganggap diri yang paling benar, paling hebat, paling pintar, paling kuat, paling berkuasa sedang orang lain tidak, maka akan menghambat seseorang mendengarkan nasihat dan didikan orang lain. Sedang seseorang yang mau mendengar nasihat dan didikan, inilah orang yang berhikmat dan hidupnya menjadi bijak, yang mampu membedakan mana yang baik dan mana yang jahat. Mampu menyelesaikan segala masalah yang timbul dalam hidupnya.

Raja Salomo adalah Raja yang terkenal sebagai raja yang bijaksana, yang bermula saat dia meminta hikmat kepada Tuhan. Hikmat Tuhan menjadikannya mampu untuk menimbang dan menenentukan yang baik dan jahat (1 Raja 3:10-11). Oleh karena itulah, sebagai warga jemaat marilah kita selalu rindu dan setia mendegarkan nasihat dan didikan Tuhan agar kita menjadi orang yang bijak dan berhikmat mampu mengatasi segala permasalahan dan penderitaan yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang bijak tidak selalu mengandalkan akan pikirannya, pengetahuannya, kuasanya, rencananya, tetapi selalu mengandalkan akan kuasa Tuhan. Orang yang bijak selalu hidup dalam nasihat dan didikan yang selalu menyerahkan diri kepada Tuhan, sehingga apapun yang akan direncanakan, yang mau dilakukan, walaupun hal itu tidak terwujud sesuai dengan rencana dan harapanya, tetapi tidak membuat dia menjadi putus asa, justru menyadari keputusan Tuhan yang terbaik dalam hidupnya. Karena itulah yang dikatakan dalam amsal ini: Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhan yang terlaksana. Oleh karena itu marilah kita dalam hidup ini selalu menyerahkan diri kepada Tuhan yang setia membuat yang terbaik dalam hidup kita. Amen.

BERDOA

BERNYANYI KJ-363: 2 Bagi Yesus Kuserahkan
Tanganku kerja bagiNya, kakiku mengikutNya; mataku memandang Yesus; yang kupuji Dialah! Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah. Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s