Kekuatan dari perbuatan


RENUNGAN
Matius 13 : 31-32 – Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.”

KEKUATAN DARI PERBUATAN
Penulis merefleksikan nas ini dalam kehidupan kita sehari-hari. Pertama, Tuhan memperhatikan manusia di manapun berada. Dimanapun manusia berada atau berkativitas atau pada waktu kapanpun dan usia berapapun, Tuhan senantiasa dan pasti memperhatikan. Baca lebih lanjut →

Kebenaran dan kesetiaan


RENUNGAN
1 Samuel 26 : 23 – Tuhan akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang, sebab Tuhan menyerahkan engkau pada hari ini ke dalam tanganku, tetapi aku tidak mau menjamah orang yang diurapi Tuhan.

KEBENARAN DAN KESETIAAN

Kebenaran dan kesetiaan. Dua kata yang semakin sulit kita temukan pada masyarakat belakangan ini. Kita semakin sering mendengar yang palsu-palsu: beras palsu, madu palsu, pupuk palsu, ijazah palsu, dan sebagainya. Reaksi masyarakat sepertinya biasa saja. Mungkin sudah terbiasa dengan kepalsuan. Di media sosial pun banyak yang palsu. Foto yang dipajang tak selalu menggambarkan realitas. Senyum dan tawa di sana belum tentu mewakili isi hati. Banyak kasus penipuan bermula dari media sosial. Menyatakan/mengatakan yang benar pun sering jadi batu sandungan. Akibatnya, kita memilih diam daripada membuat orang lain tersinggung atas kebenaran yang kita ungkap. Ini tentu tidak benar. Diam terhadap hal yang tidak benar bukanlah sebuah kebaikan, justru sebaliknya. Di gereja pun banyak kepalsuan. Gedung gereja yang besar, indah, lengkap dengan AC, tak serta merta membuat umatnya memiliki hati yang damai. Konflik sering terjadi, ada yang memaki, saling menyakiti hati. 

Kebenaran dan kesetiaan itu sepasang kekasih. Mereka selalu bersama. Mereka tak terpisahkan. Sebagai orang Kristen, kita mestinya hidup dalam kebenaran terus-menerus, kita harus setia pada kebenaran. Orang yang setia dalam kebenaran mungkin saja tak disukai kawan-kawannya. Tapi kita jangan menyerah. Yesus sendiri setia dalam kebenaran bahkan harus kehilangan nyawa demi kebenaran. Para nabi setia mempertahankan kebenaran sampai berkorban jiwa dan raganya. Allah akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang. Allah tidak tidur. Kapan dan bagaimana cara Tuhan membalas orang benar dan setia itu urusan Tuhan. Tugas kita adalah hidup dalam kebenaran dengan setia. Allah selalu bekerja dengan cara yang tak terduga dan kita harus selalu setia mengerjakan kebenaran.

Allah sumber segala penghiburan


RENUNGAN
2 Korintus 1 : 3-4 – Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber se-gala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderi-taan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.

ALLAH SUMBER SEGALA PENGHIBURAN

Tidak semua orang bisa menerima penderitaan yang dia alami. Padahal bisa saja penderitaan tersebut mendatangkan hal yang baik bagi dirinya maupun bagi orang lain, bahkan paling baik yang pernah terjadi di dalam kehidupannya.
Baca lebih lanjut →

TERGERAKLAH HATINYA OLEH BELAS KASIH ALLAH


Minggu VII Setelah Trinitatis, 19 Juli 2015
                                                      
Markus, 6:30 – 34 + 53–56
Saudara-saudara: Yesus sangat peduli terhadap hidup dan kehidupan umat-Nya manusia. Banyak pergumulan yang dihadapi manusia di tengah-tengah kondisi saat ini, baik secara sosial, moral dan mental, baik secara pribadi, kelompk, keluarga bahkan secara pribadi dan semuanya itu sangatlah berkembang di zaman sekarang ini. Baca lebih lanjut →

Tuhan mengenalmu


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-128:2 Ditanda Debata
Ditanda do nasida dibaen porsea do.
Nasida di HataNa naung tu nasida ro.
I do hangoluanNa, i do guruNa i.
Laos i do sinjataNa mangalo dosa i, Laos i do sinjataNa mangalo dosa i

PEMBACAAN FIRMAN
Amos 9 : 11-15 (Pagi)
Luk. 7 : 31-35 (Malam)

RENUNGAN
Yohanes 1 : 48 – Kata Natanael kepada-Nya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau dibawah pohon ara.

TUHAN MENGENALMU

“Tidak kenal maka tidak sayang.” Ini merupakan ungkapan yang sudah tidak asing lagi. Bahkan salah satu tugas yang diberikan Tuhan kepada manusia adalah menamai seluruh ciptaan. Tentu tidak sekedar menamai, tapi sekaligus di dalam penamaan itu terjalin pengenalan dan hubungan.
Kisah di Yohanes ini diceritakan bahwa Tuhan sudah mengenal dan melihat Natanael di bawah pohon ara. Percakapan antara Yesus dengan Natanael membuat Natanael percaya dan bersaksi bahwa Yesus adalah Anak Allah. Sebelumnya, dia meragukan Yesus itu adalah Anak Allah, meskipun dia sebelumnya sudah diberitahukan oleh Filipus. Baca lebih lanjut →

Takutlah akan Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-474:1 Ingkon Jesus do donganku
Ingkon Jesus do donganku, sahalangku lilu do,
raphon Jesus boi au monang, talu musu in a ro.
Ndang mabiar au disi, Tuhan Jesus donganki,
sai ihuthononku Jesus, oloankunama i.

PEMBACAAN FIRMAN
Mar. 4 : 1-20 (Pagi)
2 Raj. 14 : 1-14 (Malam)

RENUNGAN
Yosua 24 : 17 – Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.

TAKUTLAH AKAN TUHAN

Berbagai peristiwa, kejadian, dan ke-nyataan hidup belakangan ini benar-benar menggetarkan. Sebut saja kondi-si ekonomi yang tidak sehat, persoalan kesehatan, berbagai tindakan kekerasan, berbagai tindak kriminalitas, pendidikan yang mahal, persoalan keluarga, persoalan politik, dan sebagainya. Bahkan beberapa orang maupun keluarga nekad melakukan perbuatan bunuh diri untuk menghindar dan lari dari kepahitan hidup ini. Baca lebih lanjut →

Tiada yang seperti-Mu Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-185 : 2, Holan sada Debatanta
Ndang marmula Debatanta, nang ujungNa pe ndang ro.
Ndang tarida di matanta ai rupaNa Tondi do.
Holan mata ni roham tau mananda Debatam.

PEMBACAAN FIRMAN
Amos 5 : 1-9 (Pagi)
Kis. 21 : 27-39 (Malam)

RENUNGAN
Roma 11 : 33 – O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!

TIADA YANG SEPERTI-MU TUHAN

Raja Salomo adalah raja yang memimpin dengan penuh hikmat. Tuhan mengabulkan permohonan Salomo yang meminta hikmat dari Allah. Salah satu perwujudan hikmat itu, tampak saat kedua ibu yang memperebutkan anak yang manakah ibu yang asli. Baca lebih lanjut →