a. Jemaat yang lebih dulu datang agar duduk di bangku paling depan dan memakai waktu yang ada untuk berdoa pribadi, mempersiapkan lagu dan bahan bacaan Alkitab.
b. Saat Prosesi Pelayan masuk ruangan ibadah, organis mengiringi dengan setengah suara dan membunyikan Lonceng masuk, setelah Liturgis sampai di Altar kebaktian dimulai (tidak ada lagi Doa Pribadi). Baca lebih lanjut
The Story of Buku Ende HKBP
Pagelaran Sejarah dan Lagu Buku Ende (The Story of Buku Ende HKBP)
Hari : Sabtu, 5 September 2015
Pukul : 19.00 wib s/d 22.00 wib
Tempat: Plenary Hall Jakarta Convention Centre (JHCC) Senayan Jakarta
Harga ticket sbb:
- Rp. 200.000,-, Rp. 300.000,-, Rp. 500.000,-,
- Allegretto Rp. 1.000.000,-,
- Maestro Rp. 1.500.000,-,
- Silver Rp. 2.000.000,-,
- Gold Rp. 2.500.000,-.
“KRISTOFANI“ (KRISTUS YANG MENAMPAKKAN DIRI)
PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI, BE-569:1, O Debata tung longang do rohangku
O Debata tung longang do rohangku, molo hubereng na tinompaMi.
Saluhut bintang, hilap dohot ronggur manghatindanghon hasangaponMi.
Marende au Tuhan mamuji Ho. O, Debata, sangap do Ho
Marende au Tuhan mamuji Ho. O, Debata, sangap do Ho
PEMBACAAN FIRMAN
Ul. 4 : 15-20 (Pagi)
1 Pet. 2 : 19-25 (Malam)
RENUNGAN
Wahyu 4 : 11 – “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan”.
“KRISTOFANI“ (KRISTUS YANG MENAMPAKKAN DIRI)
Kitab Wahyu merupakan kitab yang banyak memuat penglihatan yang bersifat eskhatologis. Penyajiannya penuh dengan simbol-simbol dan kiasan-kiasan, yang sulit dimengerti. Dari banyaknya maksud dari tulisan di Kitab Wahyu, setidaknya Yohanes juga memuat tentang Kristus. Baca lebih lanjut
SAMBUT RAJA YANG ADIL DAN JAYA
PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI, BE-108:2 Hata ni Jahowa
Jangkon ma Ibana, ai asi rohaNa ro tu hita on.
Asa sondangan-Na, tiur bahenonNa, parrohaon tongtong.
Jangkon ma Ibana da, asa lao sude arsakmu. Nang pardangolanmu.
PEMBACAAN FIRMAN
1 Tim. 4 : 6-10 (Pagi)
Ul. 4 : 9-14 (Malam)
RENUNGAN
Zakaria 9 : 9 – Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.
SAMBUT RAJA YANG ADIL DAN JAYA
Kita mengetahui dari Alkitab bahwa Allah menjadikan Israel sebagai umat pilihan-Nya bukan karena perbuatan mereka, melainkan mutlak karena pilihan Allah sendiri. Dalam perjalanannya, mereka banyak mengalami dan menyaksikan kehadiran Allah. Namun demikian, mereka selalu memberontak kepada Allah. Alkitab mencatat beberapa raja Israel dengan sengaja memberontak dan membelakangi Allah, melanggar hukum dan firman-Nya serta menyembah berhala. Itulah sebabnya, Allah menghukum umat-Nya termasuk dengan membiarkan mereka terbuang ke Babel selama 70 tahun. Baca lebih lanjut
BERTEKUN DAN SEHATI
PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI, BE-122 : 1, Ida hinadenggan ni
Ida hinadenggan ni Angka na saroha i
Parpambaenan na burju nang hatana pe tutu.
PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 34: 8-28 (Pagi)
Yoh. 18 : 28-32 (Malam)
RENUNGAN
Kisah Rasul 2 : 46-47 – Dengan berte-kun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
BERTEKUN DAN SEHATI
Dalam perjalanan suatu organisasi, kelompok atau perkumpulan masyarakat, pasti pernah mengalami masalah-masalah perbedaan pendapat dari sesama pengurus maupun anggotanya. Banyak contoh di masyarakat yang dapat kita lihat dan saksikan, tapi untuk jemaat HKBP sudah pernah mengalami prahara perpecahan yang sangat dahsyat daya rusaknya, namun karena Tuhan masih sayang dengan HKBP dan setelah menjalani proses mediasi yang lama dan melelahkan akhirnya bisa bersatu kembali. Dan banyak lagi contoh perpecahan seperti partai politik, kumpulan marga, organisasi olahraga, dan keluarga. Baca lebih lanjut
SERING BERKATA BAIK
PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI, BE-6:1 Puji Jahowa na Sangap
Puji Jahowa na sangap huhut marmulia.
Hamu sude na paroha na ringgas na ria.
Marpungu be, marolopolop sude, hamu sude manisia.
PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 1 : 9-16 (Pagi)
Kel. 32 : 15-35 (Malam)
RENUNGAN
Mazmur 109 : 30 – Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak.
SERING BERKATA BAIK
Nas ini mengingatkanku pada masa kecil, ketika berteman dengan seorang tuna wicara. Waktu itu perhatian dan pikiranku sangat sederhana dalam menilai dia yang memiliki keterbatasan dalam berbicara. Ternyata ada hal luar biasa yang bisa dipelajari darinya, yaitu hati yang selalu bersyukur. Dia berkomunikasi dengan menggunakan gesture, yaitu gerakan tangan atau jari tangan, raut wajah, mata dan juga mulut (meskipun tidak mengeluarkan kata-kata). Baca lebih lanjut
KITA SATU KELUARGA DI DALAM TUHAN!
PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI, BE-2 : 1, Naeng Pujionku Ho Jahowa
Naeng pujionku Ho Jahowa ai Ho do Debata na tutu i.
sai suru Tondi Parbadia tu au asa hupuji goarMi.
Marhitehite Jesus AnakMi asa lomo rohaM di endengki.
PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 32 : 1-14 (Pagi)
Yak. 1 : 1-8 (Malam)
RENUNGAN
Markus 6:2-3 – Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
KITA SATU KELUARGA DI DALAM TUHAN!
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Lalu mereka kecewa dan menolak-Nya. Sangat ironis perbuatan dari orang Nazaret, teman sekampung Yesus ini. Jikalau sekarang ini banyak orang yang bangga jika teman semarganya, segerejanya, sekampungnya hidup di jalan Tuhan dan hidup sukses. Baca lebih lanjut
