“KRISTOFANI“ (KRISTUS YANG MENAMPAKKAN DIRI)


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-569:1, O Debata tung longang do rohangku
O Debata tung longang do rohangku, molo hubereng na tinompaMi.
Saluhut bintang, hilap dohot ronggur manghatindanghon hasangaponMi.
Marende au Tuhan mamuji Ho. O, Debata, sangap do Ho
Marende au Tuhan mamuji Ho. O, Debata, sangap do Ho

PEMBACAAN FIRMAN
Ul. 4 : 15-20 (Pagi)
1 Pet. 2 : 19-25 (Malam)

RENUNGAN
Wahyu 4 : 11 – “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan”.

“KRISTOFANI“ (KRISTUS YANG MENAMPAKKAN DIRI)
Kitab Wahyu merupakan kitab yang banyak memuat penglihatan yang bersifat eskhatologis. Penyajiannya penuh dengan simbol-simbol dan kiasan-kiasan, yang sulit dimengerti. Dari banyaknya maksud dari tulisan di Kitab Wahyu, setidaknya Yohanes juga memuat tentang Kristus.

Sedikitnya ada dua Kristofani yang dilihat olehnya yaitu: pertama, Kristus yang menampakkan diri di tengah tujuh kaki dian, (di tengah-tengah gereja-Nya). Kedua, Kristus yang menampakkan Diri sebagai Anak Domba yang duduk di pusat 24 tahta. Kita diajak untuk melihat kedua Kristofani ini, agar kita tidak hanya melihat kaki-kaki dian saja, akan tetapi agar kita melihat Anak Domba yang duduk di pusatnya. Allah patut disembah dan dipuji karena Ia dahsyat Maha Besar dan Mulia yang telah menciptakan segala sesuatu.

Ungkapan “Ya Tuhan dan Allah kami” merupakan kritikan keras kepada kaisar Domitianus yang lalim dan kejam menindas orang Kristen (81-96). Ada banyak gelar yang diberikan kepada Domitianus, salah satunya “Dominus ac Deus Noster” (Tuhan dan Allah kami). Penglihatan Yohanes ini ingin menyatakan bahwa bukan Domitianus yang layak diberi gelar tersebut, tetapi hanya kepada Allah yang melampaui segala kuasa dunia, termasuk melampaui seorang kaisar yang bernama Domitianus. Nas ini juga merupakan penghiburan bagi umat Tuhan yang sedang menghadapi penindasan, penghambatan, pembunuhan, dan penganiayaan orang percaya. Tapi, janganlah tawar hati, karena Tuhan Allah masih tetap duduk dan berkuasa di atas tahta-Nya.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-60:1 Hai Makhluk Alam Semesta
Hai mahluk alam semesta, Tuhan Allahmu pujilah:
Haleluya, haleluya!
Surya perkasa dan terang, candra, kartika cemerlang, puji Allah tiap kala:
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s