Arsip Kategori: Ibadah Minggu

Mati, bangkit dan hidup


MINGGU AKHIR TAHUN GEREJAWI, 23 NOPEMBER 2014
Minggu Peringatan Orang Yang Telah Meninggal
Yohanes 11:25-26

Sampai saat ini, kematian sangat ditakuti oleh banyak orang. Seorang penyair yang kondang mengatakan “Kematian itu indah, seperti indahnya hidup tanpa dunia penghalang, tidak ada martabat yang harus di jungjung, tidak ada sakit yang harus dialami. Kita kembali seperti seorang bayi, yang hidup dalam rahim seorang ibu, demikianlah kematian bagi setiap orang, ia akan tidur dan tetap hidup dalam rahim dunia.” Baca lebih lanjut

Menyukakan Tuhan


Minggu XIX Setelah Trinitatis, 26 Oktober 2014
1 Tesalonika 2:1-8
Telah sekian lama kita menjadi Kristen, percaya kepada Kristus. Kita mengkleim diri kita sendiri sebagai pengikut Kristus. Pertanyaan bagi kita semua, apakah kita menyukakan hati Tuhan. Sama halnya ketika ditanyakan, sebagai anak apakah kita menyukakan hati orangtua? Tentu pertanyaan ini berlaku juga untuk semua orang, apakah kita menjadi kesukaan bagi sesama kita? Rasul Paulus berusaha menjadikan hidupnya, pelayanannya menjadi kesukaan bagi Tuhan. Pertama-tama Rasul Paulus menerima pelayanan yang ia kerjakan datangnya dari Tuhan. Pelayanan itu bukan karena dia memang pantas untuk tugas pelayanan itu, tetapi karena Allah melayakkannya. Baca lebih lanjut

Kebun Anggur Allah


Minggu XVI Setelah Trinitatis, 05 Oktober 2014
(Yesaya 5:1-7)

Yesaya dipanggil Allah menjadi seorang nabi di tengah-tengah umatNya Israel. Karena itu Yesaya sangat memahami kehidupan umat Israel. Selain itu Yesaya juga memahami pekerjaan dan karya Allah bagi umatNya Israel. Dalam nas ini Nabi Yesaya menggambarkan betapa Allah itu sungguh memperhatikan umatNya Israel. Baca lebih lanjut

Hidup atau mati kita milik Tuhan


Minggu XIII Setelah Trinitatis, 14 September 2014
Roma 14:1-12

Dalam nas ini Rasul Paulus pertama-tama mengingatkan jemaat di Roma agar saling menghormati satu sama lain. Memperlakukan semua orang sama, baik yang kuat imannya maupun yang lemah imannya. Karena bagi Tuhan semua orang sama, baik lemah dan kuat, miskin dan kaya, muda dan tua. Rasul mengajak semua jemaat agar menghindarkan sikap yang jatuh pada penghakiman menghina dan mencerca saudara sendiri. Rasul menegaskan bahwa semua orang dijaga oleh Tuhan. Tidak ada hak siapapun menjadi hakim atas orang lain. Baca lebih lanjut

Tidak ada manusia super


Minggu X Setelah Trinitatis, 24 Agustus 2014
Roma 12:1-8
Paulus menjelaskan dengan baik, bahwa kehidupan manusia kita tidak terlepas dari berkat dan anugerah Tuhan. Ketika pernyataan ini dilontarkan kepada kita, tentu kita akan menjawab: “ya, saya tahu”. Namun dalam pelaksanaannya kita tidak melakukan pernyataan tersebut. Kita bekerja agar kita mendapat makan, dan kita makan agar mendapat kekuatan untuk bekerja. Baca lebih lanjut

Bersyukurlah sebab Tuhan memberikan berkatNya kepada semua orang


Minggu IX Setelah Trinitatis, 17 Agustus 2014
Mazmur 67:2-8

Saat ini banyak orang menjadi atheis di negara-negara maju, karena menganggap kemampuan merekalah yang membuat mereka mapan, mampu, sejahtera dan berkecukupan, khususnya di negara-negara Eropa atau Barat. Mereka menjadi sombong. Awalnya dari sanalah kekristenan menyebar ke seluruh dunia. Tetapi pada saat mereka menghadapi krisis finansial dan ekonomi, dan sampai saat ini pun mereka masih gagal memulihkan keadaan ekonomi mereka, mereka juga tetap tidak percaya pada campur tangan Tuhan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Baca lebih lanjut

Tenanglah, dalam rasa takut Tuhan selalu ada


Minggu VIII Setelah Trinitatis, 10 Agustus 2014
Matius 14:22-33

Banyak hal yang menyebabkan kita takut, misalnya kegelapan, terombang-ambing karena gelombang, takut pada hantu, dan lain-lain. Pergumulan, kesulitan ekonomi, sakit penyakit, dan kematian membuat seolah-olah kita berjalan dalam kegelapan. Cobaan, ketidakpastian dan keragu-raguan dapat membuat kita terombang-ambing dalam jalan kehidupan kita. Baca lebih lanjut