Arsip Kategori: Ibadah Harian

Hidup untuk kebenaran


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-260 : 1, Holan Jesus do hubaen donganku
Holan Jesus do hubaen donganhu, ai Ibana pasonanghon au.
Ingkon sai tongtong tiur langkangku, molo raphon Jesus i au lao;
molo raphon Jesus i au lao.

PEMBACAAN FIRMAN
Jer. 22 : 1-9 (Pagi)
Luk. 6 : 43-45 (Malam)

RENUNGAN
1 Petrus 2 : 24 – Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

HIDUP UNTUK KEBENARAN

Menanggung penderitaan yang tidak harus ditanggung. Mempunyai urusan kerja atau usaha dengan seorang yang tidak baik dan bukan peramah alias bengis. Hal-hal ini adalah situasi penderitaan yang sangat tidak kita sukai, namun sering terjadi. Reaksi spontan dan normal adalah kita menjadi tidak nyaman, marah atau berontak bahkan menyerang. Baca lebih lanjut →

Pemeliharaan Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-188 : 1, Jahowa Siparmahan au
Jahowa Siparmahan au ndang hurang manang aha. Ai nasa jea dipadao do sian dorbiana.
Tongon dibaen na lomak i, lao pangoluhon tondingki, dibaen asi rohaNa.

PEMBACAAN FIRMAN
Wah. 21:21 – 22:5 (Pagi)
Yer. 21 : 11-14 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 23 : 2-3 – Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

PEMELIHARAAN TUHAN

Pemazmur menggambarkan orang-orang percaya ibarat sekumpulan domba yang sedang digembalakan. Kehadiran dan kede-katan sang gembala membuat kita tidak perlu takut pada apapun juga, sekalipun ada di dalam bahaya dan kesulitan besar. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau (ay 2a). Membaringkan secara perlahan-lahan seperti membaringkan seorang bayi. Baca lebih lanjut →

Hati yang baik menghasilkan perkataan yang baik


❶ PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI, BE-72 : 1, Hehe ma hamu parbegu
Hehe ma hamu parbegu asa tung tiur hamu.
Ai naung binsar di ginjangmu do Panondang di hamu.
Haholomonmuna i disondangi Jesus i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yeh. 31 : 1-12 (Pagi)
Gal. 6 : 11-18 (Malam)

RENUNGAN
Matius 12 : 34-35 – Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati. Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.

HATI YANG BAIK MENGHASILKAN PERKATAAN YANG BAIK

Saudara, orang mungkin menganggap kata-kata itu tidak ada artinya. Namun tidak demikian halnya di hadapan Tuhan. Alkitab menegaskan setiap kata-kata yang sia-sia harus dipertanggungjawabkan pada hari penghakiman. Karena itu perhatikanlah dengan baik-baik setiap perkataan yang hendak kita ucapkan. Jangan ucapkan perkataan yang sia-sia tetapi hendaklah perkataan yang keluar itu berasal dari hati yang tulus dan murni. Baca lebih lanjut →

Penyertaan Allah


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-235 : 4, Tumpalhu na ummuli
O Jesuski dongani au manang tu dia pe au lao,
sondangi ma rohangku. Ho donganki, tu surgo i di ujung ni langkangku.

PEMBACAAN FIRMAN
Mar. 4 : 1-20 (Pagi)
2 Raj. 14 : 1-14 (Malam)

RENUNGAN
Yosua 24 : 17 – Sebab Tuhan, Allah kita, Dialah yang telah menuntun kita dan nenek moyang kita dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan, dan yang telah melakukan tanda-tanda mujizat yang besar ini di depan mata kita sendiri, dan yang telah melindungi kita sepanjang jalan yang kita tempuh, dan di antara semua bangsa yang kita lalui

PENYERTAAN ALLAH

Selepas menghadapi kesusahan atau pergumulan apapun, pernahkah kita bertanya “mengapa semua kesusahan atau pergumulan itu dapat selesai?” Untuk menjawab pertanyaan ini, sering kita lebih condong kepada analisa perilaku, sehingga ketika kita menyelesaikan sebuah pergumulan, kita akan berkata: “untung saja saya berbuat seperti ini atau itu,” lalu kita mulai memuji-muji diri kita sendiri atas apa yang telah kita lakukan. Baca lebih lanjut →

Suara anak menjadi berkat


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-549 : 1, Holan dakdanak
Holan dakdanak na metmet au, alai na boi au tu surgo lao.
Holan Ibana oloanki, paima sahat tu surgo i.
O Tuhan Jesus jangkon au on, tung so margogo dakdanakMon.
Di Ho ngolongku pangke ma i, tau hasangapon di goarMi.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Raj. 10:26 – 11:8 (Pagi)
Ibr. 11 : 4-7 (Malam)

❹ RENUNGAN
Matius 21 : 16 – Lalu mereka berkata ke-pada-Nya: “Engkau dengar apa yang dika-takan anak-anak ini?” Kata Yesus kepada mereka: “Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menye-diakan puji-pujian?”

SUARA ANAK MENJADI BERKAT

Anak adalah anugerah. Karena dorongan ekonomi banyak orang yang berbuat jahat, meskipun demikian masih banyak orang yang memandang dan memberi perhatian besar terhadap anak-anak. Yesus memberi perhatian yang besar terhadap anak-anak karena bagi mereka terdapat “kepolosan, kejujuran, tidak merasa takut, dan kepercayaan yang besar kepada orang tuanya.” Baca lebih lanjut →

Mengikut Tuhan mendapat hidup yang kekal


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-522 : 1, Surgo i sambulonta doi
Surgoi sambulonta do i ndang adong be siaeon disi,
na mamuji tongtong na disi, pinalua ni Tuhanta i.
Surgo i, surgo i, ndang adong be siaeon disi
Surgo i, surgo i, ndang adong be siaeon disi

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 2 : 5-9 (Pagi)
Kej. 3 : 14-24 (Malam)

RENUNGAN
Yesaya 25 : 8 – Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan Allah akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab Tuhan telah mangatakannya.

MENGIKUT TUHAN MENDAPAT HIDUP YANG KEKAL

Kitab Yesaya banyak menubuatkan tentang Mesias. Nubuatan ini sering dikutip dalam perjanjian Baru. Kedatangan-Nya merupakan penggenapan janji Allah yang memberikan keselamatan. Mesias digambarkan sebagai orang yang akan memerintah kerajaan Daud untuk selamanya dan membawa damai kekal. Baca lebih lanjut →

Nyanyian syukur atas kesembuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-9 : 1, Hupuji holong ni
Hupuji holong ni rohaMu O Tuhan Jesus Rajangki. Tu Ho hulehon ma tondingku ai i do pinangidoMi. Huhalupahon ma diringku mamingkir holong ni rohaMu.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 11 : 14-28 (Pagi)
Yes. 26:16 – 27:1 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 30 : 3 – TUHAN, Allahku, kepadaMu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.

NYANYIAN SYUKUR ATAS KESEMBUHAN

Selama kita hidup di dunia ini, kita takkan terlepas dari pergumulan dan kesulitan. Demikian juga dengan Raja Daud, sekalipun ia seorang raja, ia tidak luput dari berbagai persoalan dan pergumulan hidup. Keduduk-annya sebagai raja tidak menjamin bahwa hidupnya akan berjalan mulus-mulus saja. Hal ini menjadi contoh bahwa pergumulan dan kesulitan itu dapat datang pada siapa saja tanpa memandang kedudukan dan jabatan seseorang. Baca lebih lanjut →