Mengikut Tuhan mendapat hidup yang kekal


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-522 : 1, Surgo i sambulonta doi
Surgoi sambulonta do i ndang adong be siaeon disi,
na mamuji tongtong na disi, pinalua ni Tuhanta i.
Surgo i, surgo i, ndang adong be siaeon disi
Surgo i, surgo i, ndang adong be siaeon disi

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 2 : 5-9 (Pagi)
Kej. 3 : 14-24 (Malam)

RENUNGAN
Yesaya 25 : 8 – Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan Allah akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab Tuhan telah mangatakannya.

MENGIKUT TUHAN MENDAPAT HIDUP YANG KEKAL

Kitab Yesaya banyak menubuatkan tentang Mesias. Nubuatan ini sering dikutip dalam perjanjian Baru. Kedatangan-Nya merupakan penggenapan janji Allah yang memberikan keselamatan. Mesias digambarkan sebagai orang yang akan memerintah kerajaan Daud untuk selamanya dan membawa damai kekal.

Pada Yesaya 25:6-12 diberitakan tentang keselamatan Israel dengan penyataan bahwa Tuhan berdiam di Gunung Sion (Maz. 74:2; Yes. 8:18 Yoel 3:17) dan memerintah di sana sebagai Raja Isreal (Yes. 24:23; Yer. 8:19; Mi. 4:6-7). Digambarkan juga lewat kelahiran seorang Raja yang mangacu pada Yesus sebagai Mesias (Kristus).

Rasul Paulus memberitahukan jemaat di Korintus bahwa tubuh para pengikut Yesus akan mati, tetapi ketika Allah membangkitkan mereka untuk memasuki kehidupan baru, tubuh mereka akan berubah menjadi tubuh rohani (1 Kor. 15:35-54), selanjutnya seluruh jiwa mereka akan menjadi baru dan mengalami hidup yang kekal (setelah kematian). Saat itulah janji Allah tergenapi. Yesus menyebut diri-Nya “Akulah kebangkitan dan hidup” (Yoh 11:25-26) dan menjanjikan hidup yang kekal bagi semua orang yang percaya kepada-Nya (Yoh 3:16). Jemaat Kristen perdana percaya bahwa umat Allah akan dibangkitkan dan mengalami kehidupan yang baru, karena Allah telah membangkitkan Yesus dari kematian dan memasuki kehidupan yang baru. Kematian Kristus yang menelan kematian, Kematian Kristus adalah satu-satunya kematian yang membawa kematian kedalam kematian. Kematian itu dimatikan melalui Kristus. Wahyu 21 menggambarkan Yerusalem baru, tempat Allah akan tinggal diantara manusia dibumi dan di mana Allah akan memberi makan dan melindungi umat-Nya selamanya (Yeh 37:26-27).

BERDOA

BERNYANYI, KJ-263 : 1, Yang t’lah menang
Yang t’lah menang disambut di Firdaus dan makan buah pohon Alhayat. Tak ingat lagi duka atau maut, Kristus yang hidup Tuhannya tetap.
Ia alami nikmat sorgawi dan merasai kasih kekal dan merasai kasih kekal.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s