Arsip Kategori: Ibadah Harian

PENGAMPUNAN DARI TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 686:1 Ramun do au
Ramun do au di joloMi, gok dosangki, urasi au, o Jesus Biru-biru i; dison do au, patau ma au.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 10 : 6 – 11 (Pagi) Bil. 21: 4-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 31 Januari 2018
Mazmur 103: 12
Sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.

PENGAMPUNAN DARI TUHAN

Utara dan Selatan, Timur dan Barat, adalah belahan dunia ini yang kita tahu betapa jauhnya itu satu sama lain dan satu sama lain tidak akan pernah bertemu. Demikianlah Tuhan akan membuang jauh-jauh pelanggaran kita kepada-Nya. DIA tidak mengingat-ingat lagi akan kesalahan kita.

Hal inilah yang dirasakan oleh Daud dalam hidupnya. Daud mencapai puncak kejayaan dalam pemerintahannya namun di satu sisi dia juga melalui begitu banyak persoalan dan pergumulan dalam hidupnya. Daud menyadari dan mengakui bahwa semuanya itu dapat terjadi dalam hidupnya hanyalah berkat pengasihan Tuhan. Daud sangat bergumul akan dosa yang dia lakukan terhadap Batsyeba dan dia mengakuinya di hadapan Tuhan dan Tuhan mengampuninya.

Ayat ini menggambarkan ungkapan syukur Daud akan kemurahan hati Tuhan dan mengajak kita semua sebagai umat pilihan Tuhan untuk hidup saling mengasihi, saling mengampuni dan saling menerima satu sama lainnya. Kita tidak menyimpan dendam dan amarah terhadap sesama. Sebagaimana tertulis dalam 1 Yohanes 1:9 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Hal yang sama juga diminta dari kita dalam Matius 6:14–15 “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 467:1 Tuhanku, Bila Hati Kawanku
Tuhanku, bila hati kawanku, terluka oleh tingkah ujarku, dan kehendakku jadi panduku, ampunilah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin, Amin, Amin

IMAN DAN PERBUATAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 783: 1 Tuhan sitompa saluhut
Tuhan sitompa saluhut, Ho do na marmulia i, ndang tarasam saluhut nilehonMi.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Tim. 2:14-19 (Pagi) 1 Raj. 18 : 16 – 19 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 30 Januari 2018
Yakobus 2: 17
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati

IMAN DAN PERBUATAN
Di dalam kehidupan sehari hari, kita sering menjumpai orang yang berperilaku bermacam-macam dan biasanya perilaku yang bermacam-macam itu adalah cerminan dari latar belakang orang tersebut. Kalau kita menjumpai sesorang berperilaku buruk dan kita mengenalnya mempunyai latar belakang juga kurang baik misalnya malas ke sekolah, tidak pernah pergi ke sekolah minggu, tidak pernah atau jarang pergi ke gereja sehingga jarang mendengar firman Tuhan, kita tidak akan menganggap aneh perilaku tersebut. Akan Tetapi akan menjadi “aneh” apabila kita mengenal seseorang yang mempunyai latar belakang sebaliknya yaitu rajin kegereja, rajin berdoa, rajin mendengar firman Tuhan dan mampu bercerita dengan baik tentang Alkitab tetapi berperilaku kasar, pembohong, penjudi dan lain sebagainya. Orang tentu akan bertanya tanya apakah begini pengajaran di gereja?

Firman Tuhan pada hari ini menyatakan kepada kita “….iman tanpa perbuatan adalah mati”. Orang yang beriman akan taat menjalankan perintah-perintah-Nya, jika kita berbicara tentang iman tanpa disertai dengan perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan yang kita imani maka kita hanya akan ditertawai dan diolok-olok oleh masyarakat sekitar, orang akan berkata “ngomong doang” atau “holan hata”. Kita hidup dengan penuh retorika, seolah-olah hanya menyampaikan firman Tuhan sudah cukup. Kita sekarang hidup dijaman yang sangat canggih, orang dengan mudah menemukan perbuatan kita yang tidak sejalan dengan perkataan dan menjadi “viral” di medsos. Juga perbuatan kita yang sejalan dengan Firman Tuhan dapat menjadi “Viral” dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dan pada akhirnya menjadi kemuliaan bagi Allah. Iman yang sejati bukanlah hanya sekedar perkataan, akan tetapi harus diwujudkan dalam segala aspek kehidupan kita. Untuk itu, marilah kita hidup sesuai dengan Firman Tuhan dan jangan biarkan iman kita menjadi mati, akibat kita tidak dapat berbuat sesuai iman kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ 406: 1 Ya Tuhan, bimbing aku
Ya Tuhan, bimbing aku di jalanku, sehingga ‘ku selalu bersama-Mu. Engganlah ‘ku melangkah setapak pun, ‘pabila Kau tak ada di sampingku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin, Amin, Amin

KENDALIKAN AMARAHMU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 275: 1 O Jesus Tuhanki
O Jesus Tuhanki Ho Siparmonang i Raja tongtong. Ndang na margogo au Molo so Ho di au, I pe dongani au Di tano on.

PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 1: 19-27 (Pagi) Ams. 10: 17-21 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Senin 29 Januari 2018
Efesus 4: 26-27
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.

KENDALIKAN AMARAHMU
Kemarahan adalah reaksi terhadap peristiwa-peristiwa yang menyakit-kan atau yang tidak sesuai dengan harapan. Setiap orang tidak dapat menghindari kemarahan. Cepat atau lambat, semua orang akan menghadapi pengalaman menyakitkan dan terdorong untuk marah.

Akankah kemarahan membawa hasil yang positif? Kemarahan membuat orang tidak lagi bisa berpikir jernih, dan pada akhirnya bukan saja kemarahan itu bisa merugikan orang lain, tetapi untuk diri sendiripun kemarahan bisa menimbulkan banyak masalah yang pada suatu ketika kelak akan kita sesali. Benar, ada saat-saat di mana kita bisa marah, sebagai “output” dari perasaan atau emosi yang terdapat di dalam diri kita. Tetapi biar bagaimanapun kemarahan tidak dianjurkan sama sekali di dalam Kekristenan. Sedapat mungkin kita harus menghindarinya. Kalaupun memang harus marah jangan sampai kita membiarkan kemarahan itu terus menguasai diri kita berlarut-larut. Dengan membiarkan kemarahan, itu artinya kita memberi ruang gerak seluas-luasnya bagi iblis untuk menari dan berpesta pora untuk membinasakan kita.

Alkitab mengingatkan dalam begitu banyak kesempatan agar kita tidak membiarkan amarah menguasai diri kita. Daud mengingatkan: “Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.” (Mazmur 37:8). Dan biarlah kita tetap dapat menguasai diri pada saat kita marah. Sehingga tidak jatuh dalam dosa yang tidak kita inginkan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 412: 1 Tuntun aku, Tuhan Allah
Tuntun aku, Tuhan Allah, lewat gurun dunia. Kau perkasa dan setia; bimbing aku yang lemah. Roti sorga, Roti sorga, puaskanlah jiwaku, puaskanlah jiwaku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI,
Amin, Amin, Amin

ALLAH SUMBER SEGALANYA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 248: 1 Saleleng ho di tano on
Saleleng ho di tano on Patigor ma roham. Paingotingot ma tongtong. Nidok ni Debatam.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat 15: 13-20 (Pagi) Ams. 19: 18-21 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 27 Januari 2018
1 Korintus 3: 6
Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.

ALLAH SUMBER SEGALANYA
Ada kisah sesama jemaat, sebuah gereja, bertikai karena mengistimewakan para pelayan firman. Konteks seperti ini pula yang terjadi di jemaat di Korintus ketika itu. Mereka menempatkan Paulus dan Apolos sebagai tuan dari iman mereka dan pencipta “agama” mereka. Untuk itu, Paulus mengingatkan agar mereka berhati-hati dan jangan mendewa-dewakan pelayan Tuhan atau menempatkannya sebagai pengganti Allah, tetapi harus tetap memberi penghormatan kepada Allah.

Situasi di atas menjadi pelajaran bagi kita, agar kita memahami bahwa para pelayan Tuhan memang telah diberi Tuhan kuasa untuk menyatakan dan menyebarkan firman-Nya. Mereka juga diberi karunia dan talenta yang berbeda-beda, seperti Paulus menanam dan Apolos menyiram (ay. 6). Pelayan yang satu pintar berkotbah, yang lain terampil dalam pendekatan kepada jemaat, semuanya itu penting untuk menguatkan iman percaya jemaat. Keberhasilan pelayanan mereka berasal dari berkat Ilahi, karena itu yang penting bukanlah yang “menanam” atau yang “menyiram”, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan (ay. 7). Oleh sebab itu, para pelayan harus sadar bahwa keberhasilan pelayanan mereka, bukan karena usaha seorang diri saja, tetapi memerlukan karunia dan talenta pelayan lain, dan jemaat jangan mendewa-dewakan pelayan. Sebab Tuhanlah sumber segalanya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 415: 1 Gembala baik, bersuling nan merdu
Gembala baik, bersuling nan merdu, membimbing aku pada air tenang dan membaringkan aku berteduh di padang rumput hijau berkenan. O, Gembalaku itu Tuhanku, membuat aku tent’ram hening. Mengalir dalam sungai kasihku kuasa damai cerlang, bening.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI,
Amin, Amin, Amin

ROH KEBENARAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 462: 1 Ale Tondi Porbadia
Ale Tondi Porbadia, sai songgopi hami on. Rohanami ma paria lao mamuji Ho tongtong. Ho tongtong, Ho tongtong, lao mamuji Ho tongtong.

PEMBACAAN FIRMAN
Ibrani 1: 1-4 (Pagi) Amsal 30: 24-33 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 26 Januari 2018
Yohanes 16: 13
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal

ROH KEBENARAN
Saat ini dunia sedang dilanda demam kemudahan komunikasi. Internet merambah kehidupan di semua bidang. Media sosial dan transaksi online menguasai kehidupan dan membuat ketergantungan banyak orang, setiap waktu, dan di setiap tempat. Sisi positifnya, dengan mudah kita bisa belajar sendiri tentang apa pun yang dimaui. Sisi negatifnya para remaja, pemuda/i dininabobokkan dengan pergaulan bebas dan kurang bertanggung jawab tentang masa depannya. Para orang tua terhipnotis untuk mencari kesuksesan dengan berguru kepada para motivator. Pantaslah ada kekhawatiran, banyak orang terpengaruh dan dibimbing ajaran-ajaran yang sama sekali bertentangan dengan ajaran Kristus dalam mencari kebahagian kekal dan mengatasi kesulitan hidup mereka. Ternyata hal ini sudah diperkirakan Tuhan kita sebelumnya. Sebelum terangkat ke surga Tuhan sudah mengingatkan muridNya untuk waspada pada tantangan yang dihadapi jika Tuhan tidak ada bersama mereka. Tapi, karena Dia mengasihi kita, Tuhan berjanji akan mengirim Roh Kudus.

Kesombongan untuk menjauh dan tidak melakukan apa yang dikehendaki Tuhan, merupakan awal dari kehancuran. Untuk itu kita harus mengakui dan merendahkan diri di hadapan Tuhan bahwa kita adalah manusia lemah; kita perlu kuasa Roh Kudus mencerahkan pikiran kita untuk dapat mengerti kebenaran Firman Tuhan. Mari menggumuli dan mendalami Alkitab untuk mencari sumber kebahagiaan dan keselamatan sejati yaitu, Kristus yang telah mengorbankan diri-Nya untuk kita. Berdoalah selalu untuk meminta kekuatan dan pertolongan Roh Kudus. Hendaklah kita dengan rendah hati memohon ampunan Tuhan jikalau selama ini kita telah melenceng dari jalan Tuhan. Biarlah kita dengan rela hati taat dipimpin Tuhan menuju kebenaran. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ 419: 1 Yesus, pimpinlah
Yesus, pimpinlah kami s’lamanya: hanya Dikau kami ikut di sepanjang jalan hidup. Tuntun umatMu masuk rumah-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI,
Amin, Amin, Amin

USIRLAH IBLIS YANG MENGGODA KITA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 268: 1 Debatangku do donganku
Debatangku do donganku Ganup ari ganup taon. TumpahanNa do langkangku urupan-Na au manaon. Pos do rohangki disi Debata do donganki Salelenglelengna i.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Tes. 2: 1-12 (Pagi) Ulangan 18: 18-22 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, 25 Januari 2018
Matius 4: 10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

USIRLAH IBLIS YANG MENGGODA KITA
Iblis berusaha memikat Yesus agar mau “menjual” keyakinan-Nya. Cobaan datang ketika Yesus sedang letih dan lapar. Iblis menawarkan kepuasan sesaat; roti segar yang bisa diciptakan dalam hitungan detik, kelepasan yang ajaib, dan seluruh kerajaan dunia beserta kemegahannya. Tiga kali Yesus mengatakan, ‘ada tertulis’, Dia tetap teguh berpegang pada keyakinan akan kebenaran Allah dan firman-Nya.

Nas ini memberi petunjuk bagaimana mengatasi cobaan. Yesus menunjukkan bahwa Dia tidak mencari pemuasan bagi kebutuhan sesaat. Dia juga tidak membuat sesuatu yang spektakuler dari kedudukan dan kemampuan-Nya, apalagi sampai bersahabat dengan iblis demi kekuasaan. Yesus tahu bahwa jalan pintas adalah musuh yang berbahaya. Jalan pintas mungkin menawarkan suatu pilihan tanpa penderitaan, tetapi pada akhirnya jalan itu mendatangkan penderitaan yang jauh lebih dalam dari yang pernah kita bayangkan.
Sikap Yesus sebagai ketaatan hanya kepada Allah adalah teladan bagi kita yang mungkin juga dicobai hanya untuk memperhatikan kepentingan pribadi maupun kelompok bahkan untuk mencari pengaruh dan kekuasaan tanpa memperhatikan keadilan dan moralitas. Jadilah orang yang setia kepada Allah di dalam Kristus. Usirlah iblis yang menggoda kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 436: 1 Lawanlah Godaan
Lawanlah godaan, s’lalu bertekun; tiap kemenangan kau tambah teguh; nafsu kejahatan harus kautentang; harap akan Yesus: pasti kau menang. Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan; Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI,
Amin, Amin, Amin

DITARIK DAN DISELAMATKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 432: 1 Sian Hurungan ni Dosangki
Sian hurungan ni dosangki ro au tu Ho, ro au tu Ho. Tu haluaon di mudarMi, Jesus au rot u Ho. Nasa rohangku malum hipas, gabe mamora nang pe pogos. Sian jeangku ro au tu Ho, Jesus au ro tu Ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Kisah 4: 8-12 (Pagi) Kel. 7: 1-7 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 24 Januari 2018
Yohanes 6: 44
Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

DITARIK DAN DISELAMATKAN
Dosa membuat manusia begitu hina, bobrok dan rusak, sehingga tidak mungkin dan tidak akan ada manusia yang mampu datang kepada Kristus tanpa ditarik oleh Allah. Nas ini menjelaskan bagaimana caranya Allah Bapa “menarik” orang. Dia tidak menarik dengan paksaan, melainkan dengan suatu proses ajaran rohani yang lembut. Allah menarik (memanggil) semua orang kepada Yesus Kristus melalui Roh Kudus. Aku akan menarik semua orang (Yoh. 12:32). Dorongan yang kuat dari Roh Kuduslah, yang membuat manusia yang tadinya tidak mau menjadi mau. Namun tarikan ini sering ditolak oleh manusia. Manusia lebih tertarik dengan kebahagiaan dunia yang sesaat yang seolah-olah membawa keselamatan tetapi pada akhirnya adalah kehancuran. Sekarang kita diperhadapkan kepada pilihan yaitu maukah kita ditarik untuk diselamatkan atau kita lari dari tarikan?

Allah Mahakasih, Dia tidak mau manusia mati dalam dosanya. Kasih Allah itu lebih besar dari murka-Nya, sehingga Allah berinisiatif untuk menyelamatkan manusia dengan mengutus anakNya Yesus Kristus untuk menyelamatkan dunia. Jika Allah sedang menarik kita maka kita dengan mudah akan datang kepada Yesus. Istilah “datang kepada Yesus” berarti meninggalkan kebenarannya sendiri dan berbalik kepada Yesus, menerima kematian-Nya sebagai penebusan kita dan mengenakan pakaian kebenaran-Nya. Jadi datanglah kepada Yesus dan percaya akan panggilan-Nya, sehingga dosa-dosamu disucikan oleh Darah-Nya.Yesus akan menyelamatkan setiap orang yang datang kepada Dia. Untuk itu jangan keraskan hatimu. Sambut uluran tanganNya yang dengan lembut menarik dan memanggilmu ikut serta dalam anugrah keselamatanNya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 19: 5 Tuhanku Yesus
Apa yang indah dalam dunia ini nampak dalam diri-Mu. Yang Mahaindah, Harta sorgawi, hanya Engkau, ya Tuhanku!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI,
Amin, Amin, Amin