Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

SADAR TELAH DIKASIHI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-716: 3 Di na Mamolus Sandok Ngolu on
Ula na denggan tu halak sude, songon na binaenNa tu ho. Ingot urupi luhut na gale, gabe parholong ma ho. Bahen ma ahu parhiteanMu pasupasuM mabaor ma i. Ale Tuhanhu patupa ma au bahen pasupasu tu dongan sude.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 4:17-19 (Pagi)
Yes. 61:1-3 (Malam)

RENUNGAN
Roma 12:13
Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!

SADAR TELAH DIKASIHI
Sebagai orang percaya dan diselamatkan, hal pertama yang harus disadari adalah bahwa kita adalah milik Allah. Kita diberikan Allah berkat berupa harta benda, pekerjaan, waktu, maupun kelebihan lainnya dalam hidup ini. Kita bisa sekolah dan menjadi pintar, kita bisa bekerja sehingga bisa leluasa memenuhi kebutuhan kita, itu adalah rahmat Allah. Rumah kita juga adalah kepunyaan Allah. Jika kita mengakui bahwa hal-hal tersebut semuanya adalah dari Allah, maka sangat mudah mengerti akan makna ayat ini.

Kesadaran di atas mendasarkan bagaimana kita menolong orang lain. Kita berbagi, menolong dan mengasihi karena Allah, di dalam Allah, dan bersumber dari Allah. Akan tetapi kadang iman kita tidak begitu kuat, ragu dan takut bahwa dengan memberi kita malah kekurangan. Kita meragukan kebaikan Allah memberikan berkat bagi kita. Kita harus belajar dari kasus Elia dan janda di Sarfat (1Raj. 17: 11-12). Justru di masa sulit dan tidak mungkin untuk membantu, Allah melalui Elia memberikan berkat sehingga kebutuhannya akan tercukupi hingga musim paceklik berakhir.
Saudara, kita diajarkan untuk membantu dalam dua cara: satu, dengan membantu secara langsung karena memang sangat mendesak dan perlu dibantu saat itu juga seperti bantuan makanan dan tinggal sementara. Tapi cara kedua lebih baik: baik: dengan memberikan bantuan agar di masa depan sesama yang dibantu bisa merdeka dan berdiri sendiri. Seperti bantuan beasiswa pendidikan, memberikan arahan dan dukungan untuk dapat bekerja. Jika kita telah membantu orang sekitar kita dan berbuah, maka akan lebih mudah dan lebih banyak orang yang bisa membantu sesama dalam membagikan berkat Allah dalam jumlah yang lebih besar, dan itu membuktikan kita bisa menjadi garam dan terang dunia. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-424:2 Yesus Menginginkan Daku
Yesus menginginkan daku menolong orang lain, manis dan sopan selalu, ketika ‘ku bermain. Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus; bersinar, bersinar, aku bersinar terus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HAL MEMBERI DAN MENERIMA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-467:2 Asi Ni RohaM Hupuji
Sai ramoti ma rohangku asa boi gohanMu au. Sai mabaor ma pasupasu, nang marhite sian au. IngananMu roha nami, TondiMi manggohi i. Pangke dohot ngolu nami gabe ula-ulaMi

PEMBACAAN FIRMAN
Rom. 12:6-8 (Pagi)
Ul. 15:7-11 (Malam)

RENUNGAN
Kisah Para Rasul 20:35
Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”

HAL MEMBERI DAN MENERIMA
Melalui ayat ini Paulus ingin menekankan agar kita semua tidak menggantungkan hidup kita kepada orang lain, sebaliknya dengan talenta, kemampuan dan kekuatan yang ada dalam diri kita mari masing-masing kita bekerja dan berkarya untuk mencukupkan kebutuhan hidup kita. Secara khusus kepada orang-orang yang sudah terpanggil dan terpilih menjadi pelayan di ladang Tuhan, kita dituntut untuk tidak melakukan tugas panggilan kita dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan materi. Paulus tidak sekedar mengucapkannya tetapi dia sendiripun melakukannya, di mana selain memberitakan firman Tuhan, kita juga tahu bahwa Paulus juga bekerja sebagai tukang kemah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (Kis. 18 : 3).

Di dalam Amsal 11:24-25 dikatakan “ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.” Artinya kita tidak akan jatuh miskin hanya karena kita mau memberi dan membagikan berkat yang kita terima kepada orang lain. Kesusahanlah yang akan semakin ringan atau sedikit ketika kita membaginya kepada orang lain, sebaliknya berkat akan semakin melimpah ketika kita mau membagikannya kepada orang lain. Sebagai umat Kristus, apakah yang sudah kita lakukan bagi sesama kita? Sebagai contoh adalah korban bencana gempa bumi yang melanda Lombok ? Apakah cukup kita hanya mengungkapkan keprihatinan kita tapi tidak melakukan apapun? Mari kita menolong mereka dan juga saudara-saudara yang lain yang sedang membutuhkan bantuan. Bantulah mereka dengan rasa bersyukur, tulus, dan jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita (2Kor. 9:7).

BERDOA

BERNYANYI NKB 200:1 Di Jalan Hidup yang Lebar, Sempit
Di jalan hidup yang lebar, sempit,orang sedih mengerang.
Tolong mereka yang dalam gelap;bawalah sinar terang!
Pakailah aku, jalan berkat-Mu, memancarkan cahaya-Mu!
Buatlah aku, saluran berkat, bagi siapa yang risau penat.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

TAKUT AKAN TUHAN DENGAN BENAR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-162:1 O Debata Mansai Balga
O Debata mansai balga huhut dokdok dosangku. Naso adong di tano on na tau haporusanhu.

PEMBACAAN FIRMAN
Fil. 4:8-9 (Pagi)
Maz. 100:1-5 (Malam)

RENUNGAN
Ulangan 10:12
“Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.

TAKUT AKAN TUHAN DENGAN BENAR
Satu waktu Hitler ingin membuktikan loyalitas rakyat Jerman kepadanya. Pada satu malam, ia menyamar sebagai orang biasa dan masuk ke gedung bioskop. Sebelum film diputar, terdengar sebuah pengumuman, “Para penonton yang terhormat, film ini melukiskan kegiatan terakhir pemimpin besar kita, “Adolf Hitler!” Penonton pun serentak berdiri dan menghormat ke arah layar. Hitler begitu terharu sampai ia lupa berdiri. Tiba-tiba penonton di sampingnya berkata, “Hai Bung, cepat berdiri! Saya tahu bagaimana perasaan Anda terhadap orang kejam dan tak beradat itu. Tapi, kita sedang diawasi polisi rahasia!” Anekdot itu menggambarkan penghormatan yang tidak tulus. Penghormatan yang terpaksa, dilakukan karena takut akan hukuman.

Dalam iman percaya kita kepada Tuhan, apakah kita bersikap takut akan Tuhan seperti cerita di atas? Ada orang yang taat bukan karena mengasihi Tuhan, melainkan karena takut mendapat hukuman jika ia tidak taat. Orang itu membayangkan Allah sebagai sosok diktator kejam yang siap menghukum setiap ketidaktaatan. Allah bukanlah diktator yang kejam. Sebaliknya, Dia adalah Bapa yang sangat baik dan bijaksana terhadap kita. Memang, Dia mendisiplinkan kita ketika kita melakukan kesalahan. Namun, Dia melakukannya bukan dengan ancaman dan menakut-nakuti kita. Dia terkadang harus mendidik kita agar kita semakin bertumbuh dalam iman dan pengenalan akan Dia dan semakin terlatih untuk hidup di dalam kebenaran. Bila kita memiliki pengertian yang benar ini, maka kita akan memiliki sikap “takut akan Tuhan” dengan benar pula. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-18:1 Allah Hadir Bagi Kita
Allah hadir bagi kita dan hendak memb’ri berkat,
melimpahkan kuasa Roh-Nya bagai hujan yang lebat. Dengan Roh Kudus, ya Tuhan, umat-Mu berkatilah! Baharui hati kami; o, curahkan kurnia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

SEMBAHLAH TUHAN ALLAHMU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-24:3 Tuhan Debata
Sai ramoti be hami on sude. Maradophon musunami, asa unang mago hami. Sai ramoti be hami on sude.

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 12:28-29 (Pagi)
Ul. 5:6-10 (Malam)

RENUNGAN
Lukas 4:8b
“Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

SEMBAHLAH TUHAN ALLAHMU
Dalam kehidupan di dunia ini, seringkali kita mendapatkan pencobaan seperti yang dialami Yesus pada perikop kita ini. Tawaran dan cobaan yang sama sering datang di saat kondisi kita lemah, terdesak, bergumul dan menderita. Di saat itu Iblis menawarkan pertolongannya dengan mengatakan: “Bagaimana jikalau engkau menggadaikan keyakinanmu, tinggalkan Tuhan Yesus, ikut saya, kamu akan memperoleh apa yang kau inginkan”. Kebutuhan sembuh dari penyakit yang berkepanjangan, sukses dalam karir, lulus ujian, dan sebagainya. Iblis akan menawarkan untuk memenuhi semuanya asalkan kita mau menyembah dan tunduk kepadanya.

Selama kita hidup di dunia ini godaan dan cobaan tetap akan datang setiap saat. Akan tetapi cobaan tersebut akan memperkuat keteguhan kita, meyakini yang kita sembah Tuhan Allah. Sadrakh, Mesakh, dan Abednego adalah tiga orang anak muda Israel merupakan contoh bagaimana keteguhan iman mereka untuk tidak menyembah ilah lain berupa patung emas yang di buatkan oleh Raja Nebukadnezar. Titah pertama dan kedua pun menjadi cermin, pedoman dan penjaga agar kita tidak jatuh menyangkal Tuhan Allah.

Bagaimana kita agar kuat melawan cobaan Iblis? Hiduplah dekat dengan Tuhan dan selalu merindukan dia melalui mendengarkan firman-Nya. Seperti kita yang rajin ke persekutuan di gereja, hadir kebaktian wijk, dan bertekun berdoa. Kita tidak perlu bimbang dan takut karena Tuhan menyertai kita dalam kehidupan ini, Yousa 1 ayat 9 : “Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi” Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-436:1 Lawanlah Godaan
Lawanlah godaan, s’lalu bertekun; tiap kemenangan
kau tambah teguh; nafsu kejahatan harus kautentang;
harap akan Yesus: pasti kau menang. Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan; Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

MENYEMBAH DALAM ROH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-462:1 Ale Tondi Parbadia
Ale Tondi Parbadia sai songgopi hami on. Rohanami ma paria lao mamuji Ho tongtong. Ho tongtong, Ho tongtong laho mamuji Ho tongtong.

PEMBACAAN FIRMAN
Mrk. 7:6-9 (Pagi)
Maz. 2:11-12 (Malam)

RENUNGAN
Yohanes 4:23-24
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

MENYEMBAH DALAM ROH
Roh Tuhan tidak akan pernah berhenti bekerja untuk memberi kekuatan dan penghiburan kepada setiap orang yang hidup di dalam Tuhan dan mencari orang, yang sungguh-sungguh ingin menyembah Tuhan dengan benar, namun mereka belum mengenal Tuhan. Kuasa Roh yang diturunkan kepada manusia sebagai pengganti kehadiran Yesus setelah Ia naik ke surga merupakan suatu keistimewaan iman Kristiani yang tidak dimiliki oleh iman yang lain. Tidak sedikit orang mengalami kesulitan untuk membayangkan bagaimana kehadiran Roh dalam hidupnya. Hanya ada satu cara yang dapat dilakukan untuk memahami hal ini yaitu dengan mengimani-Nya secara kokoh. Karena Allah yang mengatakan bahwa Ia akan mengirimkan Roh-Nya kepada manusia setelah Ia naik ke sorga, maka imanilah itu. Roh Allah inilah yang bekerja dan memampukan kita untuk menghasilkan buah-buah Roh yaitu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.

Roh Allah ini jugalah yang mengingatkan kita bila kita berjalan menyimpang dari jalan Tuhan. Roh itu mengajar kita untuk berseru dan memanggil Tuhan: “ya Abba, ya Bapa”. Bahkan Roh itu sendiri yang bekerja menyampaikan doa-doa kita, yang tak terucapkan. Artinya Rohlah yang bekerja dalam hidup orang-percaya. Bagi mereka ini, maka saat ia berdoa, ia akan berdoa di dalam Roh. Sudahkah kita mengimani bahwa Roh Allah ada didalam kita dan bekerja untuk kita? Bila jawabnya “ya” maka ketika kita berdoa, kita juga sudah sedang berdoa dalam Roh dan Kebenaran. Bila masih ragu, maka ambil langkah iman “Karena Roh Allah ada di dalam saya maka saya juga sedang berdoa dalam Roh Allah dan Kebenaran-Nya” dan percayalah kuasa Roh akan dapat kita rasakan dalam hidup sehari-hari. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ-237:1 Roh Kudus Tetap Teguh
Roh Kudus, tetap teguh Kau Pemimpin umat-Mu. Tuntun kami yang lemah lewat gurun dunia. Jiwa yang letih lesu mendengar panggilan-Mu. “Hai musafir, ikutlah ke neg’ri sejahtera!”

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

BERIBADAHLAH KEPADA TUHAN ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-697:1 Molo Ho do Huihuthon
Molo Ho do huihuthon, dame sonang rohangki
Sai horas jala martua nasa nahinophop-Mi
Ho tontong ihuthononku, Jesus napalua au
Ho sambing do oloanku ala nii martua au.

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 9:13-14 (Pagi)
1 Sam. 7:3-4 (Malam)

RENUNGAN
2 Tawarikh 30:8
Sekarang, janganlah tegar tengkuk seperti nenek moyangmu. Serahkanlah dirimu kepada TUHAN dan datanglah ke tempat kudus yang telah dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya, serta beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu, supaya murka-Nya yang menyala-nyala undur dari padamu.

BERIBADAHLAH KEPADA TUHAN ALLAH
Pengalaman bangsa Israel yang dituntun, dipelihara, diberkati, ditopang oleh Allah dalam segala perjalanan hidup mereka, rupanya tidak cukup untuk menumbuhkan kesetiaan yang teguh kepada Tuhan Allah. Begitu banyak berkat dan kasih serta penyertaan Tuhan yang tidak pernah berhenti sepanjang sejarah bangsa ini, namun bangsa ini sering lupa, berpaling dari Tuhan, memberontak, mengeraskan hati dan menyimpang dari jalan Tuhan Allah sehingga Allah sering murka dan menghukum bangsa-Nya. Belajar dari pengalaman inilah Hizkia berupaya mengembalikan keadaan itu. Hizkia belajar jika nenek moyangnya jauh dari Tuhan maka Tuhan murka, sebaliknya jika beribadah kepada Tuhan maka Tuhan menyertai hidup bangsa Israel. Sebagai raja yang usianya masih sangat muda, ia menetapkan hati untuk hidup benar di hadapan Allah (1-2). Perhatian hidupnya tertuju kepada ibadah untuk memuji Tuhan. Hizkia menyadari tanpa berserah dan hidup kudus di hadapan Allah, maka Allah tidak akan mendatangkan berkat Allah. Itulah yang mendasarkan Hizkia berusaha merevolusi mental bangsanya yang sudah rusak dan jauh berpaling dari Tuhan Allah. Ia mempelopori memusnahkan tempat-tempat pemujaan berhala (31:1). Ia mengadakan pembaharuan mental yang bersifat menyeluruh terhadap kehidupan bangsa Yehuda dan memerintahkan seluruh suku Lewi menguduskan dirinya di hadapan Allah dan meninggalkan dosa supaya ibadah mereka berkenan kepada Tuhan Allah. Nasihat dan perintah raja Hizkia diikuti oleh seluruh bangsa itu, sehingga doa-doa mereka didengar Tuhan kembali (27).
Saudara, nas ini mengingatkan kondisi kerohanian kita saat ini. Selagi masih diberi kesempatan beribadahlah kepada Tuhan dengan segenap hati dan jiwa. Reformasilah hidupmu, cara beribadahmu dan beribadah dengan sungguh-sungguh agar Tuhan memberkatimu. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ No-29 : 3, Di Muka Tuhan Yesus
Di muka Tuhan Yesus, ’ku insaf akan salahku;
Bertobat kini hatiku, di muka Tuhan Yesus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tata Ibadah Arisan (Bahasa Indonesia)


1. Saat Teduh

2. Bernyanyi KJ. No. 38: 1, 5 T’lah Kutemukan Dasar Kuat
T’lah kutemukan dasar kuat, tempat berpaut jangkarku.
Kekal, ya Bapa, Kau membuat Putra-Mu Dasar yang teguh:
biar pun dunia lenyap, pegangan hidupku tetap.
Inilah dasar andalanku, biar pun apa kutempuh:
ya Tuhan, rahmat-Mu berlaku sepanjang jalan hidupku!
Sampai kekal kupujilah samud’ra rahmat yang baka!

3. Invocatio – Doa
L : Di dalam Nama Allah Bapa dan Nama Anak-Nya, Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus, yang menciptakan langit dan bumi!
J : Amin!
L : Haleluya! Pujiilah nama Tuhan, pujilah, hai hamba-hamba TUHAN,
J : Hai orang-orang yang datang melayani di rumah Tuhan, di pelataran rumah Allah kita!
L : Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik, bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah!
J : Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi-Nya, Israel menjadi milik kesayangan-Nya. Sesungguhnya, aku tahu, bahwa Tuhan itu maha besar dan Tuhan kita itu melebihi segala allah.
L : Tuhan melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi, di laut dan di segenap samudera raya. Haleluya.
Marilah kita berdoa: Ya Tuhan Allah Mahapengasih, kami bersyukur atas kasih Tuhan yang telah kami terima di dalam kehidupan kami. Kami juga bersyukur karena Tuhan mempersatukan hati kami, sehingga kami berkumpul untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan. Kami memohon kiranya Tuhan semakin melimpahkan kasih Tuhan di dalam hidup kami, agar kami semakin mengasihi saudara-saudari kami sebagai bukti bahwa kami mengasihi Tuhan. Kiranya Tuhan mendengar doa permohonan kami di dalam Nama Anak-Mu Tuhan Yesus Kristus.
S : Amin!

4. Bernyanyi KJ. No. 40: 1,4 Ajaib Benar Anugerah
Ajaib benar anugerah, pembaru hidupku! ‘
‘Ku hilang, buta, bercela; oleh-Nya ‘ku sembuh.
Kudapat janji yang teguh, kuharap sabda-Nya
dan Tuhanlah perisaiku tetap selamanya.

5. Mazmur Pujian : Mazmur 98: 1 – 9 (Responsoria)
L : Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan-Nya oleh lengan-Nya yang kudus.
J : TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang daripada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
L : Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.
J : Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!
L : Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring.
J : Dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!
L : Biarlah gemuruh laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya!
J : Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama,
L : Di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran. Demikian Firman Tuhan; Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memelihara-Nya.”
S : Amin!

6. Bernyanyi KJ. No. 282: 1, 3 Seluruh Umat Tuhan oleh-Nya Dikenal
Seluruh umat Tuhan, oleh-Nya dikenal, besar kecil semua, sekarang dan kekal.
Mereka dijagai di dalam dunia; baik hidup maupun mati mereka milik-Nya.
Baik hidup maupun mati mereka milik-Nya.
Mereka dikenal-Nya yang harapnya teguh mengaku Yesus saja Tuhannya yang kudus. Mereka disinari sabda-Nya yang benar; dan tumbuh tiap hari menghijau dan segar. Dan tumbuh tiap hari menghijau dan segar.

7. Renungan

8. Bernyanyi KJ. No. 379: 1, 4 Yang Mau Dibimbing Oleh Tuhan
Yang mau dibimbing oleh Tuhan dan yang berharap tak henti,
akan mendapat pertolongan, bahkan di saat terpedih.
Tuhanlah dasar imannya, bukanlah pasir alasnya.
Pada-Nya ada sukacita; nantikan saja waktunya.
Bila kau tulus dan setia, Tuhan menolong segera.
Ia beri berkat penuh yang tak terduga olehmu.

9. Doa Syafaat

10. Bernyanyi KJ. No. 424: 1 . . . Yesus Menginginkan Daku
Yesus menginginkan daku bersinar bagi-Nya,
di mana pun ‘ku berada, ‘ku mengenangkan-Nya.
Bersinar, bersinar, itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
Yesus menginginkan daku menolong orang lain,
manis dan sopan selalu, ketika ‘ku bermain.
Bersinar, bersinar, itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
Kumohon Yesus menolong, menjaga hatiku,
agar bersih dan bersinar meniru Tuhanku.
Bersinar, bersinar, itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.

11.Doa Penutup: Doa Bapa Kami – Berkat (menyanyikan) Amin – Amin – Amin