Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

Ruang kosong


Ayat bacaan: Yesaya 59:2

“tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.”

Ketika saya kecil, saya pernah menangkap seekor lebah dalam botol. Saya ingat persis ketika itu saya sangat terpesona melihat gerakan terbangnya ke segala arah dalam botol itu. Betapa anggun dan indah terbangnya, seperti sebuah tarian gembira. Saat ini ketika saya mengingat hal tersebut, sebenarnya tidak ada tarian disana. Lebah tersebut mungkin sedang kalut, terbang mencari jalan keluar yang hasilnya sia-sia. Jika tutup botol tidak dibuka, cepat atau lambat lebah tersebut akan mati lemas kehabisan oksigen.

Banyak orang yang merasa kesepian, meskipun dia sedang berada ditengah-tengah gemerlap pesta. Tekanan demikian berasal dari sebuah ruang hampa di hati manusia. Bagian hati yang sunyi, sepi dan senyap, kosong dan hampa. Banyak orang yang mencoba lepas dari hal tersebut dengan lari pada hal-hal yang mereka pikir bisa melepaskan diri mereka dari kehampaan. Pesta narkoba, free sex, clubbing, dugem, kekerasan dan sejenisnya, sering menjadi pelarian. Tapi, sama seperti lebah diatas, sebenarnya tidak ada pesta apalagi sukacita. Ketika semuanya selesai, mereka akan kembali berhadapan dengan kehampaan.

Francis Blaise Pascal, seorang ahli fisika pernah berkata bahwa dalam hati manusia terdapat ruang kosong yang tak dapat diisi oleh apapun. Bagian ini seharusnya adalah milik Yesus. Hanya Yesus yang mampu memberikan sukacita terus menerus, memberikan rasa damai dan nyaman yang sesungguhnya. “Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.” (Kis 2:28). Jika bagian itu masih kosong, mungkin itu disebabkan oleh dosa-dosa kita. Ya, kita bisa terpisah dari Tuhan kala kita dilingkupi dosa-dosa. Lihat ketika Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden, dosa memisahkan mereka dari Tuhan. Jika saat ini ruang hampa dalam hati anda terasa begitu menyiksa, bertobatlah, dan terima Yesus sebagai Juru Selamat pribadi anda. Dan nikmati sukacita, damai sejahtera dan kasih karunia berkelimpahan mengalir dari ruang di hati anda yang tidak lagi hampa.

Hanya Yesus yang sanggup mengisi kekosongan dalam hati kita dan melimpahi kita dengan sukacita tanpa henti.

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-248:2 Saleleng ho di tano on
Sai songon hau na denggan do, ramos parbue ni. Bulungna pen a uli do antong sai tiru i.

PEMBACAAN FIRMAN
3 Yoh. 1: 1-15 (Pagi) Zakh 1: 7-17 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Senin 20 Nopember 2017
Lukas 8.21
Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN TUHAN
Mendengar dan melakukan firman adalah dua hal yang berbeda namun harus dilakukan bersamaan agar memberikan dampak. Seorang yang sedang mengalami sakit sedang diberi petunjuk oleh dokter agar ia tidak merokok lagi, istirahat yang cukup dan menghindari makan makanan berlemak. Dengan sopan dan santun ia mengatakan iya kepada sanga dokter. Akan tetapi dalam pelaksanaannya dia tidak melakukan perintah dokter tersebut. Jelas sekali petunjuk dokter tersebut tidak berakibat apa-apa baginya.

Firman Tuhan adalah petunjuk hidup bagi manusia agar manusia dapat hidup di dalam damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11) dan yang paling penting lagi adalah menuntun manusia tetap dalam Anugerah Keselamatan yang sudah Tuhan berikan. Apapun yang Tuhan katakan dalam FirmanNya bila tidak dilakukan maka Firman tersebut tidak dapat bekerja memberi kekuatan hidup. Lalu dengan apa mereka hidup bila tidak melakukan Firman Tuhan? Ya dengan dirinya sendiri yang penuh keterbatasan. Biasanya orang yang tidak melakukan Firman Tuhan walaupun sudah mendengar Firman Tuhan hidup sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan dirinya sendiri, itu sebabnya bila ada ketidak sesuaian dengan pikirannya dia mudah marah, tersinggung, putus asa, menyalahkan orang lain, suka bertengkar dan lain sebagainya. Tidak sedikit dari mereka yang kelihatan baik dan bersahaja tetapi dia tidak pernah merasakan kepenuhan hidup dalam Tuhan. Sulit baginya dengan sungguh-sungguh menyaksikan kebesaran Tuhan dalam hidunya kecuali kebesaran dirinya sendiri. Sebagaiakibatnya dia selalu menyisih dari orang-orang yang hidup dalam mendengar dan melakukan Firman Tuhan apalagi merasakan suatu persaudaraan.

BERDOA

BERNYANYI KJ-344:4 Ingat akan nama Yesus
Bila mendengar nama-Nya, baiklah kita menyembah dan mengaku Dia Raja kini dan selamanya. Indahlah nama-Nya, pengharapan dunia! Indahlah nama-Nya, suka sorga yang baka!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Terperangkap dalam botol


Roma 12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna

Di Afrika menangkap monyet menangkap monyet merupakan sebuah hal yang lumrah. Ada berbagai cara yang dilakukan untuk menangkap monyet. Apakah itu dengan memasang perangkap, dengan jaring dan lain-lain. Hari ini di radio saya mendengar salah satu cara yang terbilang unik untuk menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup agar bisa dijual ke kebun binatang atau sirkus-sirkus di Amerika. Metode penangkapannya adalah dengan menggunakan botol-botol berat berleher panjang yang berisikan kacang. Botol-botol itu cukup diletakkan di tanah, dan keesokan harinya ketika si pemburu kembali, ia akan mendapatkan monyet terperangkap didekat setiap botol. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Aroma kacang akan menarik minat monyet. Mereka akan mendekat, memasukkan tangannya ke dalam botol dan menggenggam kacang sebanyak-banyaknya. Karena tangan mereka telah berisi kacang, tangan itu tidak muat lagi untuk ditarik keluar dari botol. Sangat gampang sebenarnya bagi si monyet untuk lolos, yakni cukup dengan melepaskan kacang dalam genggaman dan menarik tangannya keluar. Namun yang terjadi, monyet tidak mau melepaskan kacang dan terus berusaha menarik tangannya berikut kacang-kacang yang ada. Akibatnya monyet-pun terperangkap.

Kita bisa menertawakan kebodohan monyet-monyet itu, tapi sebenarnya kalau kita mau jujur, kita pun sering terperangkap dengan cara yang sama. Seringkali kita sulit melepaskan diri dari dosa-dosa kedangingan seperti harta, tahta, wanita dan lain sebagainya, meskipun kita tahu hal itu tidak berkenan di hadapan Allah bahkan bisa berujung pada hukuman kekal. Banyak juga yang sulit lepas dari belenggu masa lalu, dan terus berjalan tanpa arah dengan membawa “botol berat” itu.

Yeremia 36:26 menuliskan: “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.” Disini kita melihat bahwa pembaharuan adalah merupakan karya Allah melalui Roh Kudus. Artinya Allah akan senantiasa siap untuk memberikan kelepasan dari belenggu apapun yang mengikat anda. Tapi ingatlah bahwa kita pun mempunyai peran dalam proses itu. Kita harus rela untuk memberikan diri kita diperbaharui oleh Tuhan. Tidak seperti hewan, kita memiliki akal budi, yang tidak lain adalah kemampuan kita untuk membedakan hal baik dan buruk, kemampuan untuk bersikap akan sebuah keadaan berdasarkan hati nurani kita. Semua itu telah dipersiapkan Tuhan kepada setiap anda dan saya.

Jika ada diantara anda masih terperangkap pada botol-botol ini, sadarlah bahwa jalan keluar akan anda temukan apabila anda mau melepaskan hal-hal yang membelenggu anda.

Sebuah pertobatan dan pengakuan sunguh-sunguh dihadapan Tuhan bisa menjadi langkah pembuka. Kemudian beri diri anda untuk diubahkan, diperbaharui dan dibentuk kembali oleh Roh Kudus. Ingatlah bahwa semua itu telah disediakan Allah buat kita semua tanpa terkecuali.

Sebuah pembaharuan budi melalui pertobatan akan melepaskan anda dari perangkap yang selama ini mengikat anda.

MESIAS MEMBERI TERANG HIDUP


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-435:1 – Marolopolop Tondingki
Marolopolop tondingki ai naung ditobus Jesus i. Hamu sude, bege ma i, sai las rohangku mandok i. Sonang ni tingki i, Dung jumpang Jesus Tuhanki! Tondi na mangajari au, tarbaen marlas. Ni ro ha au! Sonang ni tingki i, dung jumpang Jesus Tuhanki.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Yoh. 1:13 (Pagi) Yehez. 7: 10-27 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 18 Nopember 2017
Yesaya 9.2
Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan.

MESIAS MEMBERI TERANG HIDUP
Yesaya berbicara tentang nubuat yang menyatakan akan datangnya seorang yang akan menuntun umat Allah kepada sukacita, damai sejahtera, kebenaran, dan keadilan; orang itu adalah Mesias — Yesus Kristus, Anak Allah. Sebagai orang yang beriman, saat ini kita telah menjadi umat yang merdeka, walapun sepanjang menjalani hidup ini pastinya kita menghadapi ‘kuk’ masing-masing. Setahun penuh bekerja keras, ketika tiba Natal semua jerih payah itu terbayar lunas ketika berkumpul bersama di suasana malam Natal. Natal bisa menjawab pergumulan kita. Suka duka yang kita lalui tetap berpengharapan sebab Dia sudah lahir ke tengah-tengah kita, dan Dia telah menjadi terang untuk kita.

Yesaya menyapa kita dengan terang yang bukan buatan manusia. Terang itu bercahaya selamanya dan terang itu adalah sumber kehidupan itu sendiri. Terang ini adalah Tuhan kita Yesus Kristus, dan sudah seharusnya kita hidup dalam terang, karena terang itu adalah Allah sendiri. “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup” (Yoh. 8:12). Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan terang itu menjadi redup atau menjadi gelap, tetapi usahakanlah biarlah terang yang diberikan Tuhan kepada kita itu tetap mampu menerangi dunia ini. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ-425:1 Berkumandang Suara Dari Seberang
Berkumandang suara dari seberang, “Kirimlah cahyamu!” Banyak jiwa dalam dosa mengerang, “Kirimlah cahyamu!” Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap. Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

SEORANG PUTRI KERAJAAN, DILAMAR OLEH TIGA PANGERAN


Kisah zaman dahulu, dimana seorang putri kerajaan yang cantik, dilamar oleh tiga orang pangeran dari kerajaan yang jauh dan berbeda-beda satu sama lain

Ketika penerima tamu kerajaan menerima mereka , heran karena tiga orang pangeran sekaligus itu dari kerajaan yang berbeda datang pada hari yang sama tapi jam yang berbeda untuk melamar putri kerajaan yang cantik ini

Ketiga pangeran ini diberi tantangan untuk menabrak sebuah tembok putih yang kelihatannya kekar dan kuat, sampai roboh untuk masuk pada tantangan berikutnya.

Masing-masing diberi kesempatan yang berbeda, sesuai dengan waktu tiba dan mendaftarkan diri pada penerima tamu kerajaan

Pangeran yang tiba duluan diberi kesempatan pertama untuk masuk, setelah ia tiba ditembok putih itu , ia masih pikir, kalau menabrak tembok ini dan berusaha untuk merubuhkannya bisa membawa kematian, lalu ia mundur teratur.

Sekarang giliran pangeran yang tiba nomor dua, iapun diberi kesempatan untuk menabrak tembok putih itu, agar dapat masuk pada tantangan berikutnya, guna mendapatkan putri kerajaan ini, ia berkata, “kalau saya menabrak tembok ini sampai roboh, alhasil saya akan mati, percuma bukan mendapatkan putri raja ini, tetapi justri mati konyol” , akhirnya ia mundur teratur juga

Kini kesempatan bagi pangeran yang tiba belakangan dengan tantangan yang sama, ia tanpa pikir dan tanpa perhiitungan langsung lari dengan kencang dan menabrak dirinya pada tembok putih besar ini sampai tembus ke dalam.

Ternyata tembok besar yang kelihatan kokoh ini terbuat dari kertas putih, dan dibalik tembok ini sedang duduk putri kerajaan yang sudah siap untuk dinikahinya dan mengadakan resepsi dengan si pemenang atau pangeran yang menang dalam ujian ini

Ia langsung menggendong putri raja dan dibawa ke tempat resepsi dimana para tamu kerajaan itu sedang menanti kedua mempelai, untuk dimulainya resepsi pernikahan

Hidup dalam dunia ini banyak pergumulan dan tantangan yang siap mengganjal kita sebagai ujian iman, jika kita hadapi dengan iman yang teguh , pasti akan mendapat kemenangan, karena telah tersedia anugerah keselamatan bagi setiap orang yang percaya dan mengambil tindakan sebagai respons dalam melewati pergumulan dan tantangan tersebut.

Dalam Yesus ada jawaban dan kemenangan disepanjang kehidupan kita, Setialah dalam perkara-perkara yang kecil maka Allah akan menambahkan tanggung jawab dalam perkara-perkara yang besar, dan orang yang setia sampai akhir, ialah yang selamat.

KEBAHAGIAAN DALAM TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-519:1- Tarbege Do Panjou Ni Kristus
Tarbege do panjou ni Kristus torus ditano batak i: Ise na sumeahon hosa, ise mangkophop dongan i? Hita sude, naeng marade Nang dileleda, Haposanna di Debata.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Yoh. 5: 6-21 (Pagi) Yehez. 7: 1-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, 17 Nopember 2017
Wahyu 14.13
Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.” “Sungguh,” kata Roh, “supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.

KEBAHAGIAAN DALAM TUHAN

Nas ini berbicara penglihatan Yohanes yang memberi penghiburan di hari esok. Kelak orang Kristen, yang telah bekerja dengan lelah mendapatkan perhentian dengan sukacita, seumpama tuan yang empunya tuaian berkata kepada pekerja yang kelelahan, “Engkau telah setia dalam pekerjaanmu, marilah dan duduklah di beranda istanaku dan beristirahat dari jerih lelahmu, masuklah sekarang ke dalam sukacita Tuhanmu.”

Dalam Alkitab juga dikatakan bahwa kematian itu merupakan suatu pemahkotaan. Gambarannya seumpama seorang putera yang pulang ke tanah air dan kampung halamannya untuk dimahkotai dan dihargai setelah berjuang dan bertarung di negeri asing. Orang-orang percaya milik Allah tidak banyak menikmati istirahat di dunia ini. Mereka tak henti-hentinya sibuk bagi Tuhan. Beberapa dari mereka menyelesaikan lebih banyak dalam beberapa tahun dari pada yang dikerjakan sebagian orang lain selama hidup mereka. Tetapi jerih lelah dan kerja keras mereka pada suatu hari akan berakhir. Selama masih hidup di dunia inilah kesempatan melakukan perbuatan-perbuatan seturut kehendak Tuhan.
Saudara, marilah kita “menaati perintah-perintah Allah ,tinggal setia dan tetap percaya kepada Yesus Kristus”. Oleh karena kesetiaan mereka kepada Kristus, barangkali mereka akan mati. Mereka yang mati karena iman pada Kristus selama masa kesengsaraan itu diberkati secara khusus. Mereka berbahagia dilepaskan dari penganiayaan, siksaan, dan penderitaan serta akan diangkat untuk tinggal selamanya bersama dengan Kristus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ 274:1” Bila Nanti Yesus Datang”

Bila nanti Yesus datang menata intan-Nya, tiap orang yang percaya, kepunyaan-Nya. Reff: Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai intan permata dimahkota-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Demi Nama Baik


Bagi sebagian orang, nama baik sangatlah penting.. Mereka akan melakukan apapun supaya nama baiknya dikenal banyak orang. Ironisnya, ada orang yang mengupayakan nama baiknya dengan cara-cara tidak terpuji. Seperti, menjelek-jeleka­n orang lain, berpura-pura/­berlagak ‘sok rohani‘ agar mendapatkan pengakuan dari orang lain, dan banyak lagi usaha-usaha lainnya untuk meraih simpatik bahkan pujian dari orang lain.

Kisah Para Rasul 5:4b
“Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”
Pertanyaannya : mana yang lebih penting, terlihat baik dan terhormat di hadapan orang atau di hadapan Tuhan??

Yohanes 5:44
“Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?”
Ingatlah bahwa Tuhan senantiasa mengetahui perbuatan kita, bahkan isi hati kita, dan Ia pun menyediakan balasan yang setimpal sesuai rancangan hati serta perbuatan kita!!

Yeremia 17:10
“Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”

(sahabat doa)