MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-248:2 Saleleng ho di tano on
Sai songon hau na denggan do, ramos parbue ni. Bulungna pen a uli do antong sai tiru i.

PEMBACAAN FIRMAN
3 Yoh. 1: 1-15 (Pagi) Zakh 1: 7-17 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Senin 20 Nopember 2017
Lukas 8.21
Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN TUHAN
Mendengar dan melakukan firman adalah dua hal yang berbeda namun harus dilakukan bersamaan agar memberikan dampak. Seorang yang sedang mengalami sakit sedang diberi petunjuk oleh dokter agar ia tidak merokok lagi, istirahat yang cukup dan menghindari makan makanan berlemak. Dengan sopan dan santun ia mengatakan iya kepada sanga dokter. Akan tetapi dalam pelaksanaannya dia tidak melakukan perintah dokter tersebut. Jelas sekali petunjuk dokter tersebut tidak berakibat apa-apa baginya.

Firman Tuhan adalah petunjuk hidup bagi manusia agar manusia dapat hidup di dalam damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11) dan yang paling penting lagi adalah menuntun manusia tetap dalam Anugerah Keselamatan yang sudah Tuhan berikan. Apapun yang Tuhan katakan dalam FirmanNya bila tidak dilakukan maka Firman tersebut tidak dapat bekerja memberi kekuatan hidup. Lalu dengan apa mereka hidup bila tidak melakukan Firman Tuhan? Ya dengan dirinya sendiri yang penuh keterbatasan. Biasanya orang yang tidak melakukan Firman Tuhan walaupun sudah mendengar Firman Tuhan hidup sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan dirinya sendiri, itu sebabnya bila ada ketidak sesuaian dengan pikirannya dia mudah marah, tersinggung, putus asa, menyalahkan orang lain, suka bertengkar dan lain sebagainya. Tidak sedikit dari mereka yang kelihatan baik dan bersahaja tetapi dia tidak pernah merasakan kepenuhan hidup dalam Tuhan. Sulit baginya dengan sungguh-sungguh menyaksikan kebesaran Tuhan dalam hidunya kecuali kebesaran dirinya sendiri. Sebagaiakibatnya dia selalu menyisih dari orang-orang yang hidup dalam mendengar dan melakukan Firman Tuhan apalagi merasakan suatu persaudaraan.

BERDOA

BERNYANYI KJ-344:4 Ingat akan nama Yesus
Bila mendengar nama-Nya, baiklah kita menyembah dan mengaku Dia Raja kini dan selamanya. Indahlah nama-Nya, pengharapan dunia! Indahlah nama-Nya, suka sorga yang baka!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s